Home » Online Branding

Api Cinta

5 November 2005 137 views 5 komentar

Website Api Cinta ini adalah website dari Bayer Indonesia untuk melakukan promosi online secara tidak langsung produk Levitra, sebuah produk konsumsi dewasa. Konten materi website berisikan hal-hal seputar topik seks dan hubungan suami istri, yang memang relevan dengan produk Levitra sendiri.

Api Cinta

Sayangnya, upaya branding website ini jauh dari sempurna. Desain website sangat standar, tidak mencerminkan kelas produknya sendiri. Kontennya sendiri hampir seluruhnya terjemahan dari buku atau internet, tidak orisinal. Penggunaan foto stock yang menampilkan model orang asing semakin tidak merepresentasikan brand Levitra. Bisa dikatakan, desain website bukanlah hasil karya desain profesional.

Upaya Levitra untuk memperkenalkan karakter Levi dan Vitra melalui media komik sudah lumayan baik. Sayangnya komunikasi dalam komik tersebut kurang baik. Seharusnya, karena pembaca komik ini adalah orang dewasa (yang sudah bersuami istri), cerita dalam komik bisa jauh lebih terbuka. Kata “ereksi” seharusnya sudah bisa menjadi kata yang wajar, bukan malah disembunyikan/tidak diungkapkan, seperti yang muncul dalam cerita tersebut. Jangan sampai malah pembaca bingung akan fungsi Levitra sebenarnya.

Api Cinta
Akan lebih baik lagi, kalau karakter Levi dan Vitra ini juga diintegrasikan dalam desain website secara keseluruhan. Bisa dibuat kesan, kalau Levi dan Vitra-lah yang mengantarkan pengunjung melihat-lihat seluruh konten website. Lebih jauh lagi, Levi dan Vitra bisa divisualkan sebagai tokoh virtual yang pakar dalam hal yang terkait dengan seks. Misalnya, Levi dan Vitra menuliskan “pengalaman pribadi” mereka melalui sebuah jurnal (blog). Tentunya blog ini adalah rekaan, yang penulisnya sendiri adalah seorang pakar seks, hanya namanya disamarkan. Melalui blog juga, Levi dan Vitra bisa menjawab berbagai pertanyaan pengunjung seputar “pengalaman pribadi” mereka. Jadi, branding Levitra bisa secara tidak langsung terwakilkan dalam website ini melalui kedua karakternya.

Hal yang mengangkat citra website hanyalah penyajian forum diskusi dengan tema-tema dewasa. Hal ini terlihat dengan aktifnya komunikasi antar-pengunjung di topik-topik betema seksual. Sayangnya, tidak ada moderator di forum ini! Hal ini sangat berbahaya bila topik-topik yang diangkat tiba-tiba mengarah ke hal-hal berbau SARA.

5 komentar »

  • bujNG LAPOOK :

    porno loooooooooooooooooooo ah,kalau bikin web jgn tanggung20 x………..

  • umi hanik :

    DI dlm dunia ini siapa sih yg ndak butuh sex hanya orang yg ndak tahu aja yg ndak butuh,kukira itu ok juga sex itu bukan datang dengan sendirinya tapi hrs di pelajri dng seksama tanpa ilmu kita nanti bisa tersesat lho,makanya dunia tanpa sex bagai mlm tanpa bintang,,,,gelap,,,,website sex ok asal yg bermanfaat ok

  • alfred :

    kalau mo bikin web, bikin yg panas donk!!! so, bisa mengenal sex lebih dalam.

  • arizona :

    Kalo maksudnya web site ini buat promosiin produk levitra, koq produk levitra nya malah di tawarkan kepada orang awam (umum), itu obat kan obat keras, so pake’ resep dokter dong. Lagian emang apa kita kalo dah ngerti obatnya trus bisa minta ma dokter buat ngeresepin ? Huh ..,orang yang anehhhh…………..

  • Daeng :

    website tentang dunia seks sebenarnya akan bermanfaat apabila diisikan dengan berita atau info-info yang bermanfaat bagi para pembaca, saya pikir gak usah pake gambar yang hikmanya bermanfaat bagi pembaca, OK

Tinggalkan komentar Anda!