Pemasaran Viral? Bagaimana Caranya?
Pemasaran viral merupakan salah satu metode pemasaran online yang murah dan efektif. Tujuannya, menciptakan buzz tentang produk atau jasa yang ditawarkan. Pemasaran ini ditujukan pada beberapa pihak, yang diharapkan pihak tersebut akan menyebarkannya ke rekan-rekannya, demikian seterusnya, sehingga jumlahnya meningkat terus secara eksponensial.
Pemasaran viral bisa dianalogikan dengan word of mouth (dari mulut ke mulut) di dunia pemasaran umum. Di dunia online penyebarannya umumnya melalui e-mail. Bentuknya bisa beragam. Yang paling sederhana berupa newsletter berisikan artikel menarik. Biasanya di bawah newsletter tersebut disertakan tautan ke website tertentu untuk pembaca e-mail mencari informasi lebih lanjut tentang jasa atau produk yang ditawarkan.
Bentuk lainnya berupa media interaktif. Di US, dimana bandwidth bukan menjadi kendala, penyebaran video pendek sudah biasa. Namun di Indonesia hal ini belum dimungkinkan. Penyebaran viral dibatasi oleh besarnya ukuran file. Biasanya masih bisa ditolerir bila ukuran e-mail tidak lebih daripada 400 Kbyte. Di Indonesia, umumnya viral berupa aplikasi interaktif sederhana. Contohnya seperti pengukur timbangan ideal dari produk WRP, atau ramalan cinta dari Metro Department Store.
Viral juga bisa berupa teaser dari aplikasi interaktif sebenarnya. E-mail yang diterima hanya berisikan sedikit cuplikan. Untuk memainkan aplikasi interaktif sebenarnya (biasanya berupa advergame), pembaca harus mengklik tautan di e-mail untuk masuk ke suatu website dan memainkan atau men-download aplikasi interaktif dari website tersebut. Cara ini yang dilakukan brand Clear saat mempromosikan advergame Clear Warriors.
Terlepas dari bentuknya newsletter atau media interaktif, yang paling krusial adalah desain konten viral itu sendiri. Desain konten viral harus membuat seseorang tertarik untuk membaca dan menyebarkannya ke rekan-rekannya. Kuncinya, viral tersebut harus lucu, sangat menarik, atau sangat menggugah emosi pembacanya.
Yang sulit saat mengirim viral pertama kali adalah menemukan target penerima e-mail yang memang sesuai dengan karakteristik jasa atau produk yang ditawarkan. Biasanya hal ini didapat dengan menelusuri anggota mailing list yang relevan, atau dengan menyebarkannya ke beberapa relasi yang dikenal. Jangan sampai viral yang disebar malah berkesan spam, yang sebetulnya bisa dihindari bila e-mail tersebut diterima oleh relasi yang memang dikenal.
Pemasaran viral untuk berikutnya akan lebih mudah bila pengirim viral itu sudah memiliki database e-mail. Hal ini bisa didapat saat penerima e-mail diminta (secara sukarela) untuk memasukkan data dirinya di website, saat menerima viral pertama. Hal ini terutama terjadi saat pengunjung tertarik dengan produk atau jasa yang disebarkan via viral, memasuki website, dan mengisi data diri melalui form serta bersedia menerima informasi lebih lanjut tentang produk atau jasa tersebut.









pemasaran viral secara tidak langsung akan memberikan suatu pengurangan terhadap biaya promosi yang terjadi secara kontinyu tetapi terdapat suatu efek negatif yang mungkin akan timbul secara tiba2 yang mungkin tidak dapat diketahui oleh pihak pemasar secara langsung. Suatu contoh yang paling mudah adalah ketika terjadi kesalahan terhadap suatu produk yang dijual namun tidak diketahui pihak produsen / penjual dan opini yang beredar dimasyarakat terlanjur menyebar sehingga akan mebuat langkah antisipasi dari pihak produsen / penjual menjadi lambat.
Setuju dgn pendapat diatas tetapi untuk mendapatkan market yang tepat dibutuhkan pengelola informasi yang mana membutuhkan biaya untuk mendapatkannya. Kebanyakan lembaga yang menjual bahwa mereka telah memiliki data base atas produk/jasa tertentu tidak bisa dipertanggung jawabkan. Pernah saya membeli data ternyata hanya berupa kumpulan email/telp saja yang mana merupakan kumpulan nomor dan tidak ada segmentasi/informasi lainnya.
Jadi untuk produk saya pun berupa air bio berenergi yang kemasan (Air Bio Berenergi) saya lakukan dengan akses internet via mailing list (biasanya yahoo) dan iklan di kompas (surat kabar nasional)
Maybe ada yang punya ide pemasaran untuk saya dan yang membutuhkan info produk ini sekalian akses ke web diatas
Tq
Deny H 021 70709291
Tinggalkan komentar Anda!
Tag
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck requires Flash Player 9 or better.
Kategori
Arsip
Artikel Terakhir
Artikel Acak