Menghidupkan Karakter untuk Brand
Pengenalan suatu brand banyak dilakukan melalui beragam bentuk visual. Khususnya untuk brand yang ditargetkan untuk konsumsi anak-anak dan remaja, beberapa brand mencoba menampilkan suatu karakter khusus (atau maskot) yang mewakili citra brand tersebut.
Produk Kellog’s dan Nestle selalu menampilkan maskot untuk setiap brand serealnya. Pendekatan yang dilakukan adalah menggunakan karakter hewan. Karakter hewan memang paling banyak dipakai untuk desain sebuah maskot. Desain maskot ini umumnya didasarkan atas karakteristik hewan itu sesungguhnya. Misalnya: karakter harimau jingga yang lincah, garang, namun baik hati untuk salah satu produk keluaran Kellog’s. Atau, singa yang pintar, petualang, dan cerdas, yang menjadi maskot Paddle Pop dari Walls.

Pendekatan lainnya adalah dengan menggunakan karakter yang tidak nyata atau tidak pernah ada. Biasanya, berupa obyek diam atau benda mati, namun memiliki kesan hidup karena adanya karakteristik manusia (misal: adanya tangan dan kaki). Salah satu contohnya adalah maskot PLN yang berbentuk lampu. Atau, maskot Pepo dan Sigi dari Pepsodent yang merepresentasikan produk odol dan sikat gigi.
Alternatif lainnya adalah menggunakan karakter manusia untuk mewakili maskot brand. Pendekatan ini paling banyak dilakukan. Dalam memilih karakter manusia, perlu dipertimbangkan gaya visualnya. Apakah bergaya kartun? Anime Jepang? Realistik? Tentunya, setiap gaya visual memiliki pertimbangannya sendiri-sendiri. Tokoh Neros dan Jazzmin yang mewakili brand Fristi memiliki gaya anime yang kuat. Hal ini didasarkan atas pertimbangan target pasar Fristi adalah anak-anak, yang sangat dekat dengan bacaan terjemahan Jepang. Tokoh Clear Warriors untuk Clear juga memiliki gaya anime yang kuat. Namun berbeda dengan Fristi, anime Clear Warriors terlihat lebih serius dan dewasa, karena targetnya pun remaja.

Tidak semua maskot identik dengan produk anak-anak. Produk L.A. Lights pada kampanye terakhirnya, di TVC dan ruang luar, menggunakan 3 karakter manusia yang terlihat lebih funky, hip, dan cool, sehingga berkesan jauh sekali dari kesan anak-anak.
Lalu, apa sebetulnya manfaat menggunakan maskot untuk mewakili brand? Tak jauh berbeda dengan logo, maskot harus jelas merepresentasikan brand yang diwakilinya. Citra sebuah brand akan mudah ditangkap dengan maskot. Maskot menarik, dan disajikan dengan cara menarik pula, akan membuat brand semakin mudah diingat konsumennya.

Oleh karena itu, pembuatan desain sebuah maskot tidak bisa sembarangan. Segala aspek visual dalam diri maskot sangat berperan. Dari pemilihan karakter, bentuk fisik, pakaian, properti yang dikenakan, gaya visual, semuanya harus merepresentasikan brand dengan benar. Kepribadian suatu brand juga harus bisa terwakilkan melalui kepribadian maskot, yang harus terus dijaga hingga maskot ini dieksekusi dalam media berbeda. Saat maskot ini muncul dalam bentuk animasi, komik, atau game, harus bisa tetap terasa kalau itu adalah maskot dari brand yang sama. Citra positif yang ditampilkan melalui maskot akan mengangkat citra brand pula.









Tks, untuk artikelnya.
Ada ide untuk dunia pendidikan tinggi ???
ITB dengan Ganesha
UPH dengan Rajawali/Elang
ITHB dengan mercu suar
Untuk suatu PT dengan nilai integritas, kepedulian dan keprimaan : ada ide
Tks untuk perhatian Anda
mungkin, ini mungkin ya.. namanya juga baru ide awal: bisa lumba2, bisa semut, bisa berang2, bisa juga kuda… tinggal abis itu didevelop lagi, lumba2 yg kayak apa? ato semutnya beraksesoris apa?
plus, penggalian konsep lebih dalam lagi… Semut bisa terlihat integritasnya saat mereka saling bekerja sama demi tujuan mereka bersama (kelangsungan hidup). Atau,kuda terlihat prima, dari postur tubuh yg tegap, seperti siap menghadapi segala sesuatu.
Ya, lebih detilnya, perlu develop n diskusi lebih lanjut, yg dikaitkan dengan nilai2 si PT. Untuk PT apa ya ini?
Bagus bagus artikelnya,Klu bisa kasih tentang Branding dunk bukan cuman Brand aja,seperti pergantian warna pada logo.
Makasih,
makasih tas tambahan idenya. eh mbok kalo bisa di lengkapin tentang segalan macam artikel yang berhubungan dengan branding, otreeh.sekali lagi teng iu
ko jekek sih ga spt yg aq liat di komix atau d tv
Desainnya lumayan juga, tapi koq gak bisa kayaq rata- rata anime, yach??? Masih rata- rata bawah. Gak ada ilustrator yg baek???
Maaf kalo menyinggung….
bagus nih infonya….
salam
infonya bagus banget…
ngomong2 bisa didapat di mana yah komik yang ada maskot brandnya ?
Trims
Tinggalkan komentar Anda!
Tag
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck requires Flash Player 9 or better.
Kategori
Arsip
Artikel Terakhir
Artikel Acak
Komentar Terakhir
Komentar Terbanyak
Setiap materi dalam blog ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.
© 2005-2008 Media Ide. Didukung oleh PT Strategi Optima, menggunakan WordPress dengan theme modifikasi dari Arthemia.