Tentunya tidak semua iklan bisa berjalan mulus saat ditayangkan. Saat sebuah iklan menyinggung batasan susila, pasti akan selalu muncul kritikan pedas terhadap iklan tersebut. Bahkan, tidak jarang berakhir dengan ditariknya iklan tersebut dari peredaran.

Iklan cetak produk jam Accurist baru saja mendapat protes keras dari Advertising Standar Authority. Salah satu varian iklan bertema “Me Time” ini mengundang kontroversi karena pose model yang berkesan sedang bermasturbasi. Iklan yang dimaksud adalah iklan yang menampilan seorang wanita duduk santai di kursi, sementara tangan kirinya menyentuh selangkangannya.

Masalah sama juga muncul dalam iklan cetak Elle Macpherson Intimates di majalah Vogue. Produk lingerie ini menampilkan seorang wanita yang dilirik dari sebuah lubang kunci. Oleh Advertising Standard Authority, pose wanita ini dianggap memberikan kesan sugestif kalau ia bermasturbasi.

Beberapa bulan lalu, retailer online Bluefly mengalami hal yang hampir sama. Baik di TVC maupun iklan cetaknya, Bluefly menampilkan seorang wanita yang telanjang menatap berbagai baju di dalam lemari pakaiannya. Hal ini menjadi masalah saat terlihat garis pantat dalam iklan tersebut. Perdebatan sempat terjadi untuk menentukan sampai seberapa jauh bagian belakang seorang wanita bisa dieskpos.
Untuk yang tertarik melihat beragam jenis iklan cetak kontroversial lainnya, silakan kunjungi website Best Rejected Advertising.


















nice.. thanks for the link
Pembatasan kreatifitas dong namanya! perlu ada pembelajaran masalah telanjang dan seni, indonesia tau sendirikan !
Telanjang… itu hanya untuk seni beda tipis dengan mengumbar nafsu. Ini yang perlu ditekankan pada masyarakat Indonesia.
Seni itu indah,tapi yang bertanggung jawab donk,.masalahnya selalu mengeksploitasi wanita,ingat “WANITA”…
yup setuju banget ama belinda
wanita itu bukan barang mainan, yg bisa diapa2in. wanita juga punya harga diri, kreativitas juga ada porsinya sendiri. jangan jadikan seni sebagai tameng buat pornografi
Hmm…Selalu az ntar wanita yang disalahin…tul gak?? Oiii…..Inget peranan na wanita dunkz…
Ngeliat iklan kayak gitu sih kalo mnrt ku tergantung persepsi dan dari sdutu mana orang ngeliat, kan yang bikin udah mempertimbangkan target marketnya. Jadi kalo aku sih oke-oke aja, emang rada-rada pornografi sih, tapi that’s creativity
ada poto yg lebih bagus ga ?
heheheheh
kenapa banyak yang belum tahu yang benar benar seni dan pornografi?baiknya bukan pada pihak tertentu tapi efek lainnya harusnya telah dipikirkan.wanita indah bila berbusana.
pendekatan seksualitas dalam beriklan sangat sensitif.Maka dari itu seharusnya bukan eksploitasi seksual (body) yang dilakukan tetapi eksplorasi seksual (mind) karena dinilai lebih aman meskipun menyinggung masalah seksualitas.
Yang namanya porno tetap porno tidak ada alasan. Lebih baik kamu-kamu semua berobat ke psikiater biar otak nggak gila seks. Dasar bodoh……………
seni dan porno itu beda tipis…….
tapi, tetep aja ada bedanya!! walaupun tipis ya…
nah, perbedaan ini yang biasanya ditutup2i dan dimanipulasi pihak2 tertentu demi tujuan tertentu (komersil mungkin)
padahal kalo mau melepas kenaifan dan kemunafikan, perbedaan antara seni dan porno tetep bisa keliatan jelas kok…orang2 aja yang gak mau.. ya kan?! ngaku deh…
seni dan porno itu kakak beradik…mereka tak bisa dipisahkan…..
udah deh…..kalian…janagn munafik lah
INGAT!JANGAN MUNAFIK……
kalo soal dampak negatif..yah itu terserah pribadinya dong….makanya teguhkan iman dong….jgn menyalahkan orang.kalo lo langsung ‘pengen’ kalo ngliat yang begituan berarti iman lo ga ada………..
TAUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU!
merendahkan martabat perempuan pdhl msh byk nilai positif yg dpt diangkat dalam diri perempuan.citra perempuan dlm iklan berkonotasi negatif dan sll berasosiasi erotis dgn tampilan yang spr itu perempuan spr dijadikan simbol seks
kenapa shee klo membuat iklan tuch yang kayak gicu….gicu….!!!!mang ga ad yang lain pa………..???tyus klo iklanya gicu ap mesti laku produknya?? jangan-jangan nhee iklan bukan nawarin produk tapi malah nawarin modelnya. iyaaaaaaaaa kali
[…] Bluefly Bingung mau mengenakan pakaian apa? Bagaimana kalau tidak usah memakai pakaian sama sekali? Tentang kampanye TVC ini bisa dibaca di tulisan terdahulu. […]
[…] Bluefly Bingung mau mengenakan pakaian apa? Bagaimana kalau tidak usah memakai pakaian sama sekali? Tentang kampanye TVC ini bisa dibaca di tulisan terdahulu. […]
Gilee Beneeeeer
Masih Ada Nggak Gambar Yang Lebih Hot Lagi
kita kembalikan lagi pada manusia-manusia yang terlibat di dalam iklan tersebut!mulai dari perusahaan nya,biro iklan nya,model nya sampai lembaga sensornya.kalau salah satu nya ga mau iklan kontroversi kayak gitu…pasti iklan nya ga bakal jadi dibuat!…gitu aja kok repot!!!!!
Melihat iklan di atas…buat saya itu sah-sah saja sejauh itu mengandung makna yang sebenarnya…… . buat saya pribadi ekspresi seseorang dalam menunjukkan kekreativitasannya tidak dapat di batas i…mungkin ini yang membuat indonesia terpuruk dalam hal periklanan…karena terlalu banyak batasan…..
damn creativity…..
serendah itukah kreatifitas kita….
kalau memang kreatif… buat dong yg lbh kreatif…
sebuah iklan dibuat agar menyampaikan pesan kepada khalayak…selagi iklan itu dapat dimengerti itu wajar2 saja…seksualitas kan hanya ada didalam pikiran kita saja..pekerja kreatif tak mungkin berpikir tentang seksualitas selain bagaimana cara menyampaikan pesan dar produk tersebut supaya dapat dimengerti..namun harus diingat norma-norma dimana iklan itu akan beredar dan dimana iklan itu akan dipublikasikan…
Kbanyakan org berpendapat tentang benar dan salah, dan itu bersumber dari hasil pikiran manusia yang trbtas. Tp kita lupa, dan kita gak prnah mliht ada hal yang terpnting dari benar dan salah tsb. yaitu norma yang berlaku di msyrkat, norma susila, kesopanan, budaya, hukum & terutama agama. Jika seni dijunjung tinggi dan sbg pijakan tratas, bisa jd hal2 yang bersifat kriminalpun klu dilihat dari seni menjadi wajar (benar). “waduh bahaya euy…”. Ingat… qta dianugrahi nafsu bukan unt digunakan semena2, tapi unt dikendalikan….. “buat pembuat iklan, berkreatiflah yang sehat”
Seni dan Art fenomena yang dari dahulu selalu di bahas tapi ndak ada ujungnya. dalam melihat sebuah iklan kembali kepada pribadi, orang yang bisa menghargai seni akan sll berpandangan bahwa segala sesuatu yang dibuat dgn creatif akan menciptakan Art yang tak ternilai. Iklan tsb kan sudah tersegmented jd ya . . .
sukses buat orang2 kreatif
gile..mang g’ ada obyek lain selain perempuan?
kacian deh kaum hawa dieksploitasi bgt rupa.
gombal dg yg namanya telanjang itu seni, bisa-bisanya leleki aja tuh.
tp kok bnyk yg g’ sadar ya?!
he perempuan sadar donk!
dari hati nurani kita masing-masing, sebenarnya kita tahu batasan seni dalam iklan dan “eksploitasi” perempuan dalam iklan. persoalannya adalah model iklan perempuan itu yang mau karena butuh uang, ketenaran, dan ada kesempatan, sedangkan biro iklan membutuhkan perempuan, sehingga hubungan mutualisme ini berjalan lancar. jika pembuat iklan punya kesadaran dan tahu akibat dari apa yang diperbuat, maka sebaiknya silakan berkreasi secara cerdas, karena anda adalah kreator yang bisa membuat anak Indonesia maju, atau terpuruk dengan gambar/model iklan perempuan yang anda pilih/buat. bagaimana kalau yang menonton iklan tersebut anak, ibu atau istri anda sendiri. perempuan! marilah menyadari eksploitasi, masih banyak jalan untuk menjadi tenar dan dapat uang…
tidak sesuai untuk masyarakat kita
wah.. sebenernya iklan itu media paling bebas. emang tujuannya bikin sugesti orang yang ngeliatnya. kalo sugesti udah nempel pasti apa yang diiklankan akan laku. minimal brandnya akan keiget terus. kalo soal susila sih tergantung dari mana kita ngeliatnya…
iklan gendheng…
bnr2 mengeksploitasi wanita
tapi, wanitanya kok ya mau gtu lo…jd gmn?
di sisi lain banyak yg berkoar-koar itu eksploitasi, tp di sisi lainnya, wanitanya sendiri ngerasa itu bukan eksploitasi. tapi gak adil juga klo menuduh wanita mau dieksploitasi seperti itu. masih banyak kaum hawa yg “normal” dan bermoral
jadi, kebebasan tu milik sapa aj. tapi…kebebasan tu yg responsible gitu lo…
media sekarang dah gak bermoral lagi.
di mana fungsi media sebagai pendidik masyarakat?
keren….
good idea…
kritikan hanya karena didasarkan agama, indonesia negara republik tapi kenapa selalu menyangkutkan segala hal dengan agama ya . . . .
menurut saya, seni dan porno itu memang jelas-jelas berbeda…yang satu aja naman6ya”porno”, sedangkan yang lain namanya “seni”..(dari kata aja udah beda jauh kan?)Jadi, jangan sekali-kali mencampurkan antara seni dan porno..Seni itu harus indah, dan keindahan itu bukan harus porno..iya kan?……Tapi, perdebatan tentang seni dan porno ini jangan sampe jadi anarkis.karena kalo anarkis,dunia ini tidak indah lagi.. berhenti dong kekerasan….Tapi kalo menurut saya, porno itu anarkis..tapi secara moral..
Semua hal yang kita anggap indah memang bisa disebut sebagai “seni” (semua kategori seni). Bahkan hal yang berbau pornopun bisa dianggap seni, jika itu memang benar-benar indah dan patut disebut sebagai seni.Itu jika kita menomor duakan agama. Dalam artian kita tidak menyangkut pautkan masalah seni dengan agama.
Tapi kita kan hidup sebagai orang yang beragama, tentunya kita faham mana yang disebut seni, mana yang disebut porno. Dalam agamapun diajarkan tentang seni ataupun keindahan karena agama memang mengajarkan semua hal tentang kehidupan, termasuk “seni”.
Jadi seni itu tidak harus selalu berbau porno (menampilkan bentuk tubuh pria/wanita). Masih banyak hal lain yang bisa kita gali aspek seninya.
Kreatifitas sebuah iklan bisa saja disebut tidak terbatas, namun, kita sebagai insan yang berketuhanan, insan yang beragama, tetap harus memperhatikan norma-norma yang ada di dalam masyarakat. Seni itu indah, tapi jangan diartikan keindahan itu sejajar dengan hal-hal berbau pornografi. Masih ada kan ide versi lain yang sekiranya sesuai dengan produk yang direklamekan…?
emang gak akan pernah nyanbung kalo ngomongin kreatifitas dan norma-norma, apalagi kalo berhubungan dengan sex appeal, wajar2 aja kalo iklan itu kontroversi, lha wong isi kepala setiap orang itu beda2…
gak ada yang salah dengan persepsi…yang ada hanya perbedaan!!!
emmmmmmmm bias aja,,
yang ga pantas direalita, belum tentu ga pantes didunia iklan
so,yang porno di kehidupan kita,belum tentu porno didunia iklan
jadi pikirkan baik-baik!!!
Au ah! biasa aja deh! Itu seni kannn?
Kalo yang liat cowo gue? Bisa naek kali libido nya!!
iklan lingerie dengan menampilkan tubuh seksi wanita hampir tanpa busana apalagi lagi masturbasi itu tidak kreatif seperti iklan sampo menampilkan rambut yang indah. iklan2 rokok di Indonesia sudah cukup kreatif dengan menampilkan produk dengan citra tersendiri.
asssssssssssssssssssssssssssssssiiiiiiiiiiiiiikkkkkkkkk
atiiii2X D O S A
terserah orang yang menilainya kan kalau ternyata produknya tidak laku berarti iklannya tidak efektif kan. tapi memang untuk batasan indonesia memang nggak bagus, tapi kalau iklan di luar seperti parfum atau busana dan aksesoris lumrah aja. lihat aja iklan2nya fesyen eropa.
bagi orang barat, mungkin hal itu sah2 saja, tapi bagi indonesia yang agamis JANGAN!!!.di luar negeri aja, udah tau sendiri kan?! kena cekal, di Indonesia harus lebih dari sekedar di cekal. Indonesia selama ini mengaku negara religius namun rangking 3 terporno di dunia.seni ya seni, namun apakah seniman boleh tidak beragama?!
bukan nya orang yang menolak hal seperti iklan di atas munafik, pasti syahwat juga naik, namun bagi iman yang terjaga akan tetap berusaha menahan diri dari hal seperti itu. saya brasa yang bilang munafik udah terlanjur gefans ama yang gituan kali… hhmm
saya minta yang TELANJANG itu anak SMA semuaaaaa!seperti artis-artis yang lagi naik daun sekarang.
ahhh……tu Model kok mau aj ye seperti itu!
apa seorang Model mengerti arti SENI dan PORNO???
gambar yang gak beradab
bisa dibilang ne gambar “gambar biadab”
n orang yang masukin gambar kayak gini ne
berhati bejat
oke…….
kalo ada yang setuju ma gue…..
kirim juga yang kayak gini….
oke friends
!!!!!!!
Tuhan juga bri pilihan, klo foto bejat begitu pilihan terlarang
gitu aja kok repot….!!!
menurut gue.. kebanyakan dari kalian yang isi komen nih cuman cari kebenaran ttg eksploitasi manusia yang bergender wanita, tidak lebih.. dan bila kalian2 yang pria2 ini merasa iklan ini ‘memancing’ pertamanya sih wajar aja.. normal lah.. tapi kalo udah mupeng trus kepingin, jadi yang gak gak.. nah itu yang perlu dipertanyakan tuh pikiran kalian itu sendiri..
buktinya iklan ini di luar negri juga banyak.. cuman mungkin ini agak parah.. tapi benernya kalo di indo kuar yang agak kurang ‘kain’ aja, langsung katanya menghujat wanita.. bla bla bla.. apaan sih.. jadi orang punya otak dan mata dibuka lebar.. bukan malah mencari pihak untuk disalahkan.. apaan sih??! gak beres banget orang2 ini.. jangan munak lah.. buat apa juga
seni dan porno sangat jauh berbeda!!!
Lightingnya bagus…fokus gambar tepat dan akurat. Proporsi dan lay out udah pas. Ada jiwanya…makna dan pesan butuh wawasan untuk memahami, artinya emang butuh pengetahuan untuk memahami pesan yang tersirat. Overall…bagus banget.
ak saiank banged ma dhita
dah abis yang komentar neh…… yang pasti pada ngaca aja semua lah pada bener ga seh, ga usah bicara iman…moral atau agama lah…. ga stuju ga usah liat atau dipikirin….. yang stuju ya lanjutkan kreatifitasnya!! Republik ini demokratis katanya……
hidup Indonesia Raya…………………..
bersatu kita teguh bercerai kita runtuh……………
good idea………………………
berasal dari cita rasa yang tinggi..
jdi ga ad masalah dengan pornografi
yang jdi mslah adalah budaya indonesia yang mengadung ketimuran