Beberapa bulan lalu 2 seri game terkenal sempat mendapat sorotan tajam karena unsur seksualitas di dalamnya. Ada bagian cerita dalam game Grand Theft Auto: San Andreas yang menampilkan seks konsensual, meski karakternya tetap mengenakan pakaian. Unsur ketelanjangan yang diberi efek blur dalam game Sims 2 juga mendapat kritikan. Penggunaan efek blur ini katanya memberi kesan kalau ada sesuatu yang disembunyikan di baliknya. Terlepas dari sorotan kritik ini, kedua game tersebut tetap laris dalam pemasarannya.
Tak jauh berbeda dengan game umumnya, advergame pun sering tak lepas dari unsur seksualitas. Namun, penggunaan unsur seks sebagai penarik perhatian dalam advergame umumnya hanya dilakukan untuk produk-produk yang ditujukan untuk usia dewasa.

T-Mobile yang menawarkan jasa menonton bola FIFA 2006 melalui telepon selular, menampilkan advergame Beautiful Game di website-nya. Di advergame ini, Anda akan menjadi seorang perempuan eksibisionis yang harus lari ke tengah lapangan untuk menendang bola, sambil menghindari pemain dan polisi. Advergame ini sungguh menghibur. Unsur ketelanjangan memang menjadi tawaran utama untuk menarik perhatian.





















