Info dan artikel baru seputar advergame, animasi, komik, video, viral, dan website.
Game dari Intel®: Berantas Hacker!
Kategori: Advergame — Pitra @ Friday, March 31, 2006, 2:31 am

Setelah game sebelumnya sukses, Intel® kembali mengeluarkan seri game berikutnya, Intel® IT Manager 2. Total akan ada 4 macam game, namun kini baru saja dikeluarkan game pertamanya, Play Hacker Invasion!

Seperti seri sebelumnya, game ini memerlukan pemikiran mendalam untuk menyelesaikannya. Anda diminta menempatkan panah-panah untuk mengatur arus pergerakan tape dari komputer client ke server. Hambatannya, jangan sampai arus pergerakan ini dihambat oleh aplikasi hacker yang siap menyerang.

Jika Anda pecinta game yang memutar otak, mungkin ini game yang tepat untuk Anda. Tapi kalau Anda lebih mencintai game bergenre action, sepertinya Anda tidak akan cocok untuk memainkan game ini.

Play Hacker Invasion!

Apakah Era Iklan Televisi Tradisional akan Berakhir?
Kategori: Knowledge, Video/TV — Pitra @ Thursday, March 30, 2006, 2:27 am

Beberapa saat lalu Joseph Jaffe melalui buku terbarunya, “Life After The 30-second Spot,” menyatakan kalau industri advertising mulai mengalami kejatuhan karena hanya berpikir sempit pada pemanfaatan iklan televisi dan majalah semata untuk membangun sebuah brand. Dikatakan, sebaiknya advertising agency mulai mengembalikan posisinya sebagai penggagas ide kreatif dan memikirkan alternatif media lain yang bisa membangun brand dengan dampak yang sama.

Komentar ini diperkuat lagi melalui laporan penelitian kerja sama antara Forrester Research dan ANA (Association of National Advertisers) yang menyatakan kalau 78% pengiklan merasakan kalau iklan televisi sudah semakin tidak efektif sejak dua tahun terakhir. Riset juga menyatakan kalau kini pemasar mulai mengeksplorasi perkembangan teknologi terbaru untuk menghabiskan bujet iklan televisinya.

Meskipun jaringan televisi US banyak menunjukkan data-data betapa masih ampuhnya beriklan di televisi, ternyata pengiklan tetap mencari alternatif media lain di luar iklan televisi tradisional 30 detik. Sebanyak 61% tertarik untuk mengalokasikan bujetnya di program hiburan yang ber-branding, 55% tertarik untuk mensponsori program acara televisi, 48% tertarik untuk membuat interactive advertising di tengah berlangsungnya program, 45% tertarik untuk beriklan di internet video, dan 44% tertarik untuk mengalokasikannya melalui penempatan produk (product placement) sebagai bagian dari program.

Hal lain yang menarik adalah semakin berkembangnya internet video streaming. Perkembangan internet broadband akan merevolusi cara kita melihat televisi. Yahoo!, Google, dan Microsoft terus menyiapkan platform yang kuat untuk mencari dan menikmati internet video. Setiap klip video dari HGTVKitchenDesign.com, misalnya, selalu diawali dengan iklan dari produsen ternama seperti P&G dan Kohler. Beberapa website bahkan “memaksa” pengunjungnya untuk melihat iklan ESPN.com sebelum mereka bisa mengakses konten gratisnya.

(lanjut?)

CloseUp Planet
Kategori: Website — Pitra @ Wednesday, March 29, 2006, 7:03 am

Terkait dengan peluncuran produk terbarunya, CloseUp Milk Calcium, website CloseUp Planet diluncurkan kembali dengan konsep desain yang sama sekali berbeda. Seperti tren website brand belakangan ini, website CloseUp ini dibangun juga dengan tujuan mendekatkan diri secara emosional melalui fitur-fitur interaktif.

Inner Strength merupakan tema kampanye keseluruhannya, yang diadaptasi di website melalui berbagai fitur yang memancing audiens untuk berinteraksi. Pendekatan akan membangun jaringan sosial untuk menjadi komunitas terlihat kuat di website ini. Dengan menjadi anggota secara gratis, pengunjung bisa berbagi rasa, komentar, curhat, hingga me-review film. Tentunya hal ini tidak akan menarik minat pengunjung, seandainya CloseUp tidak menjanjikan hadiah-hadiah menarik setiap minggunya kepada pengunjung yang aktif berbagi.

CloseUp Planet

Secara desain, website ini terlihat sangat berbeda dibandingkan website brand lokal pada umumnya. Grafis lingkaran biru dan putih yang sebelumnya muncul sebagai teaser di beberapa billboard kota, menjadi elemen desain utama website yang memperkuat karakteristik produk CloseUp Milk Calcium.

Namun sayangnya, promosi website sendiri tidak terlalu ditonjolkan di aktivitas ATL dan BTL-nya, dan sepertinya malah terlihat berdiri sendiri dan kurang diintegrasikan satu sama lain. Seandainya ada fitur website yang bisa dikombinasikan dengan kegiatan event BTL-nya, tentunya akan memancing lebih banyak lagi pengunjung untuk mendatangi website ini, sehingga komunitas yang terbentuk pun juga akan menjadi semakin luas.

Promosi Peluang Karir
Kategori: Website — Pitra @ Tuesday, March 28, 2006, 1:28 am

Mempromosikan peluang karir ternyata tidak harus dengan cara yang serius. Salah satu penyedia layanan kerja di US, Kelly Services, mewujudkannya dalam website yang atraktif dan menghibur. Salah satunya, website Find Frank A Job, mengisahkan seseorang bernama Frank yang mencoba mencari peluang kerja di setiap rumah atau gedung yang dilewatinya. Lucunya, tidak ada satu pun dari tempat-tempat ini bisa membuat Frank bertahan kerja. Pasti saja ada hambatannya (meskipun konyol). Kisah Frank ini divisualkan dalam animasi interaktif flash yang menarik.

Find Frank A Job

Website lainnya, Virtual Break Room, dimaksudkan sebagai tempat dimana kita bisa berkunjung saat bosan bekerja. Di sini, kita bisa membuat nama-nama ejekan (yang mungkin bisa menjadi panggilan “sayang” untuk rekan kerja). Di website ini, kita juga bisa menikmati kumpulan lagu streaming yang semuanya bertemakan tentang dunia kerja. Tapi, apakah sebetulnya hal ini yang dibutuhkan? Di saat orang penat kerja, tentu ia butuh hiburan yang jauh dari lingkungan kerja. Bukannya malah dibebani oleh hiburan yang mengingatkannya akan dunia kerja.

Virtual Break Room

Pamer Celana Dalam untuk Iklan
Kategori: Ambient — Pitra @ Monday, March 27, 2006, 1:36 am

Kapan penempatan suatu iklan menjadi terasa keterlaluan? Jawabnya, saat ditempatkan sebagai bagian dari tubuh kita atau pakaian yang kita kenakan. Sebuah klub di US pernah menyajikan kampanye Booty Call, dengan menempelkan pesan kampanye tersebut di celana dalam model pria dan wanita. Selanjutnya, para model itu memamerkan celana dalamnya ke pengunjung yang lalu lalang di jalan. Hal serupa pernah dilakukan Kodak melalui SPG-nya yang berpakaian rok mini, yang berpura-pura mengambil barang jatuh, dan secara “tidak sengaja” memamerkan celana dalam beriklan Kodak di balik rok mini tersebut.

Mudah-mudahan model kampanye seperti ini tidak dilakukan di Indonesia. Bisa-bisa terjerat RUU APP nanti!

Iklan di Celana Dalam

ragam sponsor
Join the GMI panel and get paid for your opinions! Floor FX A-BOX Rank My Wall Eye Pleasure
komentar terakhir
  • DaifieMenurut w gay tu sbnr ny cm slah pmikiran ja,. N di sebab kn faktor sikologis,. Krna gk mgkn ada asap klo gk da...
  • mumuwaa… ada gw… aseeek…
  • Ratih AprilianiWahhh!!!! ……. Kalau dah jelek ms hrs lbh jelek lg!!!! Tapi blh deh dicoba,...
  • fenderakapan neh ada u wilayah palembang? padahal banyak loh band indie palembang yang kreatiffffff band gue musti...
  • jedwhoaalaaaahhhhhhhhh
  • StrinefoxSuperhero..?? tiap orang pasti pengen jadi superhero lah pastinya….tapi apa siap nanggung...
  • Antonius SetiawanGw tuch suuuukaaa banget dech ama ristynya…..Oke….Gi le….dech pokoknye.
  • OllieSaya pernah nyasar beneran dan ‘melakukannya’ beneran di toilet cowok T_T Tolong pengelola gedung...
ragam tautan
dari blog lain

dunia yang gatal

  • Tunggu...

eye pleasure

  • Tunggu...

RSSKQF