Pixel Advertising, Tren Baru Setelah Banner?
Beberapa bulan yang lalu, seorang mahasiswa Inggris bernama Alex Tew meluncurkan website Millian Dollar Homepage untuk membantu biaya kuliahnya. Di website ini, pengunjung bisa melihat 1 juta pixel yang dijual seharga $1 per pixel-nya. Idenya yang unik ini ternyata menjadi tren baru. Desain pixel advertising yang berukuran mikro ini menjadi sesuatu yang menarik saat dikolase satu sama lain. Pengunjung dibuat penasaran saat menelusuri setiap pixel-nya.
![]()
Banyak website lain yang meniru ide Alex Tew ini. Semua memberikan jaminan yang serupa. Setiap orang yang tertarik cukup membayar minimal 10 x 10 pixel, yaitu 100 pixel yang identik dengan $100, dan banner seukuran pixel tersebut akan ditayangkan di website itu selama minimal 1 tahun. Sungguh biaya yang sangat murah dibandingkan biaya penempatan banner standar yang bisa mencapai ribuan dolar per bulan.
Beberapa peniru mencoba mengadaptasi konsep pixel advertising dengan strategi lain. Ada website Beer Homepage yang mengkhususkan penjualan pixel untuk produk bir. Ada pula Pixel Banner Ads yang berinovatif mengadaptasi sistem banner advertising menjadi pixel advertising. Jadi, saat pengunjung memasuki website tertentu, ia tidak mendapati banner berisi 1 iklan, tapi sebuah banner yang terdiri dari kumpulan iklan.
Ide inovatif (bahkan bisa dibilang gila) lainnya muncul saat Jason Gunther membutuhkan dana $500.000 untuk membangun sebuah bar. Di website Smash My Viper-nya, ia tidak sekedar menjual pixel, melainkan memberi penawaran bagi siapapun yang membeli paket pixel darinya, orang tersebut berhak merusak mobil Viper yang dimilikinya. Tentunya, semakin banyak paket pixel yang dibeli, orang tersebut berhak memberi kerusakan lebih parah pada badan mobil Viper tersebut.
![]()
Sepertinya, tren advertising ini akan terus berkembang, karena bisa menjadi alternatif murah dibanding model pay per click, banner advertising, atau bahkan mungkin Google AdSense.









tren banget. alias bentar lagi juga bosen
hebat, orisinil,sekaligus aneh. koq ada yang mau yang ngiklan disitu. nggak segmented, terlalu luas, dan membingungkan sebetulnya. tapiya itu, semakin aneh semakin menguntungkan. hehehe
Media iklan Pixel
Media Iklan Pixel Din Indonesia http://www.pixeladvertisingmedia.com
Tinggalkan komentar Anda!
Media Ide Facebook Friends
Ayo gabung!Media Ide Friends
Kategori
Arsip
Tag
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck requires Flash Player 9 or better.
Artikel Terakhir
Artikel Acak
Komentar Terakhir
Komentar Terbanyak
Setiap materi dalam blog ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.
© 2005-2008 Media Ide. Didukung oleh PT Strategi Optima, menggunakan WordPress dengan theme modifikasi dari Arthemia.