Info dan artikel baru seputar advergame, animasi, komik, video, viral, dan website.
Bagaimana Brand Berpartisipasi di Era Web 2.0?
Kategori: Website, Knowledge, Viral — Pitra @ Friday, September 8, 2006, 4:46 pm

Semakin banyak brand yang melakukan kampanye online-nya dengan semangat Web 2.0. Salah satu inti dari Web 2.0 sendiri adalah pengunjung bisa berpatisipasi aktif di website, tidak sekedar dicekokin pesan satu arah oleh brand. Justru, brand menyiapkan aplikasi atau permainan yang mengajak pengunjung untuk terlibat dan menyebarkannya ke orang lain.

Intinya adalah berbagi. Beberapa website yang kini mendulang kesuksesan karena memungkinkan pengunjung atau anggotanya berbagi, antara lain: Flickr!, YouTube, del.icio.us, MySpace, dll. Flickr! memungkinkan anggotanya berbagi foto. Mirip dengan konsep mailing list untuk e-mail, demikian pulalah Flickr! untuk foto. Setiap foto bisa tergabung dengan kelompok/grup tertentu.

Sementara YouTube sendiri adalah tempat berbagi video. Video ini dikirimkan oleh anggota dan bisa disaksikan streaming oleh pengunjung lainnya. Untuk kita di Indonesia yang berat menyaksikan video streaming, bisa memanfaatkan website Keepvid untuk mengunduhnya dan memainkannya setelah selesai diunduh. Pola YouTube ini diikuti oleh pemain-pemain lain yang menyajikan hal serupa, seperti Google Video, Metacafe, Vimeo, dll. Beberapa di antaranya bahkan menjadi tempat promosi brand, karena menjadi tempat brand menyebarkan TVC-nya secara viral.

Girl on YouTubeKasus menarik yang masih menjadi misteri hingga sekarang adalah kisah seorang remaja cewek yang curhat tentang kehidupan sehari-harinya di YouTube. Kualitas editing video ini terlihat terlalu bagus untuk seorang amatir. Tapi, belum diketahui apakah ini murni kisah remaja yang berbagi cerita, ataukah ada brand tertentu mensponsori di baliknya.

Ada lagi yang disebut dengan social bookmark. Seseorang yang menjadi anggota del.icio.us misalnya, bisa menyimpan bookmark dari berbagai website menarik yang dikunjunginya. Setiap bookmark bisa dikategorikan dan diberi penjelasan. Salah satu manfaatnya, bookmark ini memudahkan anggota yang sering berganti-ganti komputer saat berkoneksi internet. Bookmark ini juga bisa di-share ke pengunjung lain. Dengan ini, kita bisa mengetahui selera website yang dikunjungi seseorang. Alternatif social bookmark lainnya adalah Digg dan Magnolia.

Berbagai website ini umumnya bertujuan sama, membangun komunitas. Bahkan, website komunitas sosial seperti MySpace atau Friendster melakukan lebih jauh lagi. Di US, MySpace menjadi andalan, karena jumlah anggotanya yang mencapai 68 juta pengguna. Sedikit demi sedikit banyak brand melirik MySpace dan memanfaatkannya, dengan cara membangun profil brand dan menjaring pertemanan dengan anggota lainnya. Karena sifatnya yang customized, setiap anggota (termasuk brand yang menjadi anggota) bisa mendesain profil mereka sebebas yang mereka suka. Hal ini yang menarik minat brand untuk membuat profil dengan gaya sesuai gaya brand mereka.

Karena kedekatannya dengan remaja, dan remaja sangat erat hubungannya dengan musik, MySpace bahkan menggelar jadwal konser musisi US, dan membuat profil mereka masing-masing. Beberapa musisi (baik profesional maupun amatir) bahkan mengenalkan lagu-lagu baru mereka melalui jaringan MySpace.

Lebih lengkap tentang berbagai website di era Web 2.0 ini bisa dilihat daftarnya di sini.

Meski banyaknya website yang memungkinkan anggotanya berbagi satu sama lain (termasuk brand), bukan berarti mengecilkan kemampuan brand untuk membangun komunitasnya sendiri. Atau minimal, membangun aplikasi atau permainan yang memungkinkan pengunjung leluasa memasukkan tulisan, gambar, atau materi apapun, yang disukainya, dan menunjukkannya ke teman-temannya.

Kalau diperhatikan, beberapa bulan belakangan ini, kebanyakan website promo brand selalu menampilkan interaksi dalam bentuk permainan ataupun sekedar lucu-lucuan. Di setiap interaksi ini, pengunjung bisa memasukkan konten tertentu, yang memungkinkan konten ini dilihat pengunjung lainnya. Misalnya, di website promonya, brand Sundown memungkinkan pengunjung untuk memainkan piano di atas punggung wanita yang sedang berjemur di pantai. Hasil musik ini bisa direkam, dan dikirimkan ke teman-temannya. Hal serupa dilakukan brand Tampax Compak di website-nya, yang memungkinkan pengunjung menyusun ringtone-nya sendiri dari kombinasi lagu yang ada.

(lanjut?)

Pianographique
Kategori: Advergame — Pitra @ Wednesday, September 6, 2006, 4:02 pm

PianographiqueBeberapa minggu yang lalu, sempat diceritakan tentang bagaimana permainan musik interaktif online yang mempromosikan brand. Meski idenya serupa, apa yang dilakukan Pianographique lebih canggih lagi. Kali ini, selain pengunjung bisa melakukan mix berbagai elemen suara dengan keyboard, setiap elemen bunyi akan diikuti dengan visual. Visual berupa animasi dan video akan bercampur sesuai tombol keyboard yang ditekan.

Seperti biasa, di era Web 2.0, pengunjung bisa menyimpan hasil mix musik yang dimainkan, dan mengirimkannya ke orang lain untuk didengarkan. Rekomendasi untuk dilihat dan dicoba, terutama untuk pengunjung yang punya bandwidth besar.

ragam sponsor
Join the GMI panel and get paid for your opinions! Floor FX A-BOX Rank My Wall Eye Pleasure
komentar terakhir
  • JonruPak, BelajarMenulis.com juga sedang mengadakan lomba blog, dengan konsep yang agak beda. Info selengkapnya di...
  • Widi Asmoromas pitra.. ini bagus nih :D thanks for sharing! sharing is not stealing
  • santiwow. gini dech, klo jadi kapitalis yang mukanya tebel. bilangnya cari duit buat kemanusiaan, tapi cari profit...
  • tungdeblang pool resto & loungedi kos2an temen saya,daerah pengadegan ada stiker kayak gitu…hehe… di...
  • simple_lifech4mL3yQHUMzZ,,LOwWw gUyZzz…gW Lgi biNgUn9 b4n93tzz nieEE..? 4d4 y6 m4w b4ntUin gw g4k???gw l4gy ad4...
  • wibigimana sih cara liat story board tvc . . . gw butuh bgt story boardnya baygon yang versi demam...
  • ulung prabowoDear Bajing Loncat, saya ulung dari Initiative media-saya sedang mengumpulkan data tentang perkembangan...
  • harryd.renaissance = keren!
ragam tautan
dari blog lain

dunia yang gatal

  • Tunggu...

eye pleasure

  • Tunggu...

RSSKQF