Home » Creative Works

Evolusi Model Dove

19 October 2006 1,967 views 3 komentar

Dove EvolutionDove mengatakan kalau ternyata hanya 2% wanita di US yang merasa nyaman akan kecantikan diri apa adanya. Lainnya, mereka merasa tidak puas dan selalu ingin melakukan perubahan, seperti: merasa perutnya gemuk, badannya kurang tinggi, kulitnya kurang putih, dll.

Kecantikan yang sifatnya semu ini menjadi kampanye Dove kali ini di US. Salah satu TVC-nya yang menarik adalah tentang seorang model wanita yang dipoles make-up habis-habisan untuk menjadi terlihat cantik. Lalu, hasil jepretan foto itu dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga si model terlihat jauh lebih cantik lagi. TVC Dove ini menceritakan kalau kecantikan fisik yang sebetulnya diidam-idamkan banyak wanita itu sebenarnya hanyalah ilusi belaka.

3 komentar »

  • Dino :

    Menurut saya Dove mempunyai rencana pemasaran yang sangat kental dibalik iklan ini. Dengan semakin cerdasnya perempuan modern, maka Dove ingin mengikuti trend wanita yang modern, professional, dan cerdas sehingga Dove seakan-akan membuat iklan yang cerdas dan menyelamatkan perempuan. Intinya tetap menjual Dove dan menghasilkan profit, saya setuju-setuju aja, namanya juga bisnis, namun tetap masyarakat jangan terbodohi bahwa ini hanyalah iklan untuk menjual Dove. Contoh yang paling dekat di Indonesia adalah AMild yang kesannya cerdas dengan bertanya “tanya kenapa” padahal yang mereka jual adalah barang yang secara logika tidak cerdas untuk dibeli.

  • SHINTA :

    menurut saya dove dalam iklannya telah melakukan counter hegemoni. iklan tersebut telah coba mematahkan anggapan wanita selama ini bahwa wanita cantik itu adalah yang berkulit putih, beranbut lurus, bertubuh langsing dan dove mencoba mengcounternya bahwa kecantikan itu milik semua orang.bagaimana tanggapan Anda?

  • Fenny :

    saya kira itu sah-sah saja, asalkan promosi iklan itu tidak kalah dengan kwalitas produknya sendiri.

Tinggalkan komentar Anda!