Info dan artikel baru seputar advergame, animasi, komik, video, viral, dan website.
Menjual Konten di Metacafe.com
Kategori: Website, Animation, Video/TV — Pitra @ Thursday, November 30, 2006, 12:27 pm

Setelah membaca tulisan Boediputra di blog-nya, rasanya ada masukan baru bagi para sineas muda dan animator muda Indonesia. Sejak dahulu, banyak studio animasi di Indonesia yang mengeluhkan betapa rendahnya penghargaan atas karya mereka bila dijual ke stasiun televisi. Biaya pengerjaan sebuah episod animasi memang memakan biaya tinggi, yang bisa dikatakan lebih besar pasak daripada tiang, kalau seandainya episod animasi itu dijual hak tayangnya ke stasiun televisi lokal. Di lain pihak, stasiun televisi lokal juga hanya sanggup untuk membayar program animasi dengan harga tinggi kalau program tersebut menduduki rating tinggi (seperti acara-acara sinetron televisi pada umumnya).

Di dunia internet, lebih dulu dikenal YouTube yang menyajikan berbagai video kiriman dari pengunjung. Kesuksesan YouTube - sehingga membuatnya dibeli oleh Google - menggugah website-website video lainnya untuk menunjukkan keunikannya. Salah satunya adalah Metacafe yang menawarkan program lisensi tayang kepada para produser video. Setiap 1.000 pengunjung yang melihat video tersebut, Metacafe akan menghargainya $5. Metacafe baru akan melakukan pembayaran bila video itu sudah dilihat oleh 20.000 pengunjung.

Bentuk videonya bisa apa saja. Dari animasi, video pendek, video liputan, atau apapun, asalkan kontennya tidak melanggar hak cipta orang lain. Biarkan pengunjung yang menilai seberapa menarik video tersebut. Sebagai gambaran, Metacafe pernah melakukan transaksi sebesar $24.000 kepada seorang produser video belakangan ini.

Sebagai langkah awal, kami menampilkan video Asia: Bleak or Bright karya Studio Bajing Loncat di Metacafe. Jumlah pengunjungnya masih sedikit sih. Tapi kita lihat saja beberapa bulan lagi. Siapa tahu kami ikut kebagian rejeki pula dari Metacafe.


Asia: Bleak Or Bright - video powered by Metacafe

Now I Feel…
Kategori: Advergame — Pitra @ Tuesday, November 28, 2006, 2:14 pm

Tema itulah yang diangkat dalam kampanye Sony belakangan ini. Melalui advergame-nya, kita diajak untuk merasakan beragam produk Sony, dari Bravia, PSP, Vaio, Handycam, Cybershot, dan Walkman. Intinya, segala kebutuhan hiburan kita bisa dipenuhi oleh Sony, hingga kita akhirnya bisa merasakan… (sesuatu yang bisa kita isi sendiri).

Melalui advergame berhadiah ini, Anda diajak untuk menyelesaikan 6 tingkat permainan. Setiap tingkatan diikuti dengan potongan pendek TVC dan mini game yang berbeda-beda. Tema mini game disesuaikan dengan cerita dalam TVC-nya. Bila Anda berhasil menyelesaikan seluruh tingkatan permainan, maka Anda berkesempatan untuk mendapatkan hadiah dari Sony. Yah, lumayan lah…

Now I Feel

Bisnis Web di Era Web 2.0
Kategori: Knowledge — Pitra @ Sunday, November 26, 2006, 2:34 pm

Hari Kamis lalu, pihak Intimedia sempat mengundang beberapa pelaku bisnis web untuk mengikuti Seminar Bisnis Web di Era Web 2.0. Pada kesempatan ini, Mas Adri memberikan penjelasan tentang perbedaan penting antara Web 1.0 dan Web 2.0.

Kalau di era 1995-1997 dulu, saat era Web 1.0, semua portal dot com menyediakan konten, dan pengunjung portal hanya menerima suguhannya saja, dengan interaksi yang cenderung pasif. Semua portal sibuk memberikan konten berita, liputan, artikel, tak berbeda jauh dengan surat kabar cetak. Nah, di era Web 2.0 ini, tren bisnis mulai berubah. Sekarang adalah eranya partisipasi dari konsumen. Pengelola dot com lebih bersifat sebagai fasilitator atau agregator saja.

Salah satu contoh peninggalan Web 1.0 adalah Britannica Online, salah satu website ensiklopedia terlengkap di jagad maya. Seluruh konten redaksi dipegang oleh pihak Britannica sendiri. Bandingkan dengan ensiklopedia ala Web 2.0 yang kini sudah banyak dikenal dan menjadi referensi banyak murid dan mahasiswa, Wikipedia. Di Wikipedia, seluruh pengunjung website ini bisa memberikan sumbangan, mengkoreksi, dan melengkapi seluruh konten pengetahuannya. Aplikasi pendukung Wikipedia yang gratis ini bahkan bisa dijadikan alat pembelajaran yang baik untuk lingkungan internal kampus.

Partisipasi dari pengunjung website juga terlihat pada website MySpace dan YouTube. Kedua website ini yang masing-masing dibangun oleh sepasang remaja ini dihargai gila-gilaan oleh konglomerasi besar. website MySpace yang menjadi pionir website komunitas pertemanan (seperti Friendster) dibeli oleh Rupert Murdoch, salah satu raja media. Website YouTube, yang konsepnya diadaptasi dari acara televisi America’s Funniest Home Videos, dimana setiap anggota bebas memamerkan videonya, kini sudah menjadi milik Google.

Konsep partisipasi seperti inilah yang seharusnya dipertimbangkan oleh para pengelola bisnis dot com di masa mendatang. Mungkin saja teman-teman dot com yang datang pada seminar itu, seperti: Bulutangkis.com, Eventku.com, Rumah-ku.com, Waralaba.com, bisa menerapkan konsep serupa di portal masing-masing.

Tambahan, bagi para dotcomers lain yang mau berdiskusi lebih lanjut, boleh tuh bergabung di milis baru: dotcomersATyahoogroupsDOTcom.

Tujuh Hari di dalam Sentra
Kategori: Video/TV, Blog — Pitra @ Sunday, November 26, 2006, 1:36 pm

Katanya Sentra bisa memenuhi seluruh kebutuhan kita sehari-hari. Sebagai buktinya, Sentra meminta seorang blogger, Marc Horowitz untuk menjurnalkan setiap kegiatannya di dalam Sentra selama 7 hari penuh. Ia harus tidur di dalam Sentra. Ia harus terus berjalan dan mendokumentasikan setiap tempat ia parkir. Ia mentargetkan untuk berkenalan dengan wanita minimal satu orang per hari. Seluruh kegiatannya ini diliput oleh kru Sentra, dan ditayangkan di blog-nya.

Ide ini cukup menarik (meski tidak dijamin orang yang tinggal terus menerus dalam mobil itu bisa hidup sehat). Konsumen Sentra diajak untuk melihat sendiri aktivitas pribadi seseorang dengan sebuah mobil Sentra. Mungkin harapannya, konsumen bisa melihat betapa menarik (dan menyedihkannya) tinggal dalam sebuah Sentra. Setidaknya upaya kampanye ini terlihat lebih jujur karena melibatkan seseorang yang tidak dikenal (yang mungkin setipe dengan kenalan kita sehari-hari). Segala kebaikan dan keburukan aktivitas Marc Horowitz ini cukup bisa memberikan gambaran yang mungkin terjadi pada konsumen saat menggunakan Sentra.

7 Days in Sentra

Untuk Apa Nge-Blog?
Kategori: Knowledge, Blog — Pitra @ Wednesday, November 22, 2006, 12:29 am

Blog MarketingSetelah membaca buku Blog Marketing karangan Jeremy Wright, rupanya ada beberapa hal menarik untuk disampaikan. Salah satunya adalah cuplikan tulisan dari Paul Chaney, seorang konsultan blog (wah.. rupanya ada ya profesi seperti ini) dari Radiant Marketing Group. Paul mengungkapkan beberapa alasan perlunya blog untuk sebuah bisnis.

  1. Search Engine Marketing.
    Blog
    memberikan semakin banyak kenaikan hadirnya bisnis Anda di dunia maya.

  2. Direct Communications.
    Blog memungkinkan Anda untuk berkomunikasi secara langsung dan jujur dengan konsumen.

  3. Brand Building.
    Blog menjadi salah satu kanal untuk membangun brand Anda di mata konsumen.

  4. Competitive Differentiation.
    Blog memungkinkan Anda untuk terus bercerita berulang-ulang tentang brand Anda, dan akan membantu Anda meningkatkan keunggulan kompetitif.

  5. Relational Marketing.
    Blog memungkinkan Anda membangun hubungan yang bersifat personal jangka panjang dengan konsumen, karena melalui blog, Anda akan membangun kepercayaan konsumen.

  6. Exploit the Niches.
    Blog akan membantu Anda mengisi celah industri bisnis Anda.

  7. Media & Public Relations.
    Blog bisa menjadi alat humas yang baik.

  8. Reputation Management.
    Blog akan membantu meningkatkan reputasi Anda di dunia maya.

  9. Position You as Expert.
    Blog
    memungkinkan Anda untuk menyampaikan pandangan, pengetahuan, dan keahlian Anda dalam bidang yang Anda geluti.

  10. Intranet & Project Management.
    Blog
    bisa menjadi alat komunikasi internal yang mudah dalam suatu organisasi.

Untuk Anda yang mulai berbisnis di dunia maya, tidak ada salahnya memulainya dari blog. Bangunlah relasi Anda dan kembangkan jaringan klien Anda dengan mengawalinya dengan blog. Tunjukkan pada rekan bisnis Anda kalau Anda memang ahli di bidangnya. Setiap tulisan Anda akan menunjukkan citra, pandangan, dan pengetahuan Anda dan bisnis yang Anda bangun.

ragam sponsor
Join the GMI panel and get paid for your opinions! Floor FX A-BOX Rank My Wall Eye Pleasure
komentar terakhir
  • dephwaduu , ngurus rambut tiap hari , oke deh , timbang nganggur .
  • Retty“Ketika blogging sudah dikompetisikan, menurut saya sudah bertentangan atau melunturkan the nature of...
  • Entink2 nyar bucu Peliatan, BaliKaMi ENTINK2 NYAR BUCU meRaSa peRLu adanYa wEbSite ini KareNa bAnYak mAnFat yg...
  • Waisnawa (west)Dg aDanYa DUNIA ONLINE REMAJA, pAra RemJa dAPat MengeTahui dUnia yG c0cok Utk rEmaJa. Jadi bISA...
  • Tuhu Nugraha DewantoWahhh kok malah jadi saling kenalan yahhh. Pusing mode on…
  • muwsithjika pacar kita jelek bagai mana jadinya nanti kan kita tidak bisa pacari dia lagi
  • HendravinciAku dah punya komiknya saat pertama kali diterbitkan… Dan saat itu juga aku gak bisa ngelepasin tuh...
  • hermanKomunikasi marketing yang brilian……
ragam tautan
dari blog lain

dunia yang gatal

  • Tunggu...

eye pleasure

  • Tunggu...

RSSKQF