Website-nya Pria Punya Selera
Mendengar ini pasti orang langsung tahu kalau yang dimaksud adalah Gudang Garam. Sudah lihat website-nya? Website yang ditujukan untuk para pecinta Gudang Garam ini lebih mirip seperti website majalah dibandingkan sebuah website perusahaan rokok. Malah bisa dikatakan, hampir seluruh kontennya tidak menyebutkan produk rokoknya sama sekali. Bahkan banner iklan pun tidak ada.

Gayanya memang ditargetkan untuk para segmen Gudang Garam yaitu para pria petualang yang juga doyan gadget. Plus, ada model bulanannya lagi (kok malah jadi mirip FHM ya?). Tapi harap bersabar ya kalau membuka website ini. Mungkin karena ingin branding-nya kuat, jadi setiap halaman utamanya menggunakan Flash dan sound effect. Agak boros bandwidth memang. Jangan lupa untuk meramaikan forumnya yang masih sepi (kenapa sih, selalu harus ada forum? Dengan format desain yang standar pula. Apa tidak ada alternatif lain untuk menggalang komunitas?).
Di website ini juga bisa ditemukan advergame My Room. Sayangnya, sebelum bermain, Anda wajib untuk registrasi terlebih dahulu. Yang menyebalkannya, persyaratan ini baru diketahui setelah game yang loading-nya lama sekali ini terbuka di browser (ukurannya 2 MBytes). Setelah selesai registrasi, untuk memainkannya, Anda harus mengulang loading-nya kembali.
Untung game-nya menarik. Anda diminta untuk menelusuri seluruh kamar yang berantakan dengan barang-barang khas pria. Sebelum bertualang, Anda diminta untuk mencari beberapa barang sesuai permintaan. Saking ruwetnya kamar ini, dijamin dalam waktu 5 menit pun belum tentu bisa beres.










eh memangnya nyambung ya .. rokok sama olahraga adventure gitu?
kok iklan-iklan rokok banyak yang menampilkan olahraga-olahraga gitu ya?
bukannya kalo ngerokok katanya nafasnya jadi setengah?
lah kalo nafas aja setengah.. gimana mau asyik ber adventure ria?
..
Dendi: kalau ndak salah iklan rokok memang tidak boleh menampilkan aktivitas merokok. Alhasil ditampilkan aktivitas orang-orang sehat, yang tidak merokok.
Mas Pitra, gimana nih pengunaan flash di Indonesia? Mengingat koneksi kita lambat dan pengguna internet Indonesia gak banyak yang online lama-lama, status flash untuk website Indonesia ‘Disarankan’ apa ‘Tunggu dulu’?
Soalnya saya nggak betah buka website yang murni flash lama-lama.
Kapan ya indonesia akan mempunyai koneksi internet yang cepat tapi dengan biaya yang murah????
dengan begitu mungkin perkembangan website2 di indonesia mungkin akan lebih “liar” dan design website2 full flash indonesia tidak akan kalah dengan luar negeri.
Dendi: bener kata Herman, karena rokok/bir gak boleh menampilkan produk.. makanya yg dikejar itu biasanya karakteristik perokoknya.. ato kalo nggak, diharapkan dengan merokok merk X maka ia akan merasa menjadi seperti seorang yang bla bla bla..
Herman: hehe.. kalo gw pribadi sih sebisa mungkin menghindari flash. apalagi kalo itu utk flash intro. Selain nggak baik utk SEO (nggak bisa dilacak Om Google), juga lambat. Kalo utk website korporat, hindari aja deh Flash. Sebisa mungkin main di CSS dan XHTML aja. Manfaatin juga AJAX di bbrp tempat (misal: sistem comment, registrasi, dll) biar lebih cepet.
Tapi kalo itu utk website yg ada branding-nya, itu yg agak susah. Soalnya penggunaan Flash itu sangat bisa membantu visual branding sih. Paling yah diatur2 aja manajemen filenya. Coba manfaatin loadmovie.
Kayak yg Gudang Garam ini, semua header halamannya beda2 file flash. Sayang, jadi setiap kali buka halaman baru, kudu buka file flash baru. Padahal masih bisa diakalin dengan loadmovie (misal: dibedain antara file flash background, flash audio, n flash text). Text di header jg bisa main di XML spy bisa lebih cepat.
Ariesw: hehe.. tanya aja deh sama petinggi2 telkom sana (yg menguasai arus informasi di negeri tercinta ini)
Hai Pit,
wah iklan rokok memang selalu jadi sembilu.
Selalu standar ganda, di manapun itu.
Oh iya, flash kayaknya lebih tepat jika ditaruh di CD.
Masalahnya, clients kadang suka sok tau tentang penggunaan Flash, walau kita udah bief mereka mengenai kekurangan dan kelebihannya. Hehe… saya sebut kekurangannya dulu, karena konteksnya bandwidth di Indonesia kan?
Kontennya lumayan bagus, sayang penggarapannya sangat ngga based on pemahaman terhadap online behaviour dan ngga sadar sama kondisi bandwith di indo.
eh ada yang tahu website resminya gudang garam gak? saya nyari-nyari gak ketemu. niatnya saya mau nanya2 lamaran di gudang garam via website tsb. makasih ya
ide gamenya sama kayak hauntsville ya?! oke sih..tapi kurang..
website sudah bagus dengan content yang lumayan lengkap.masukan aja,tapi kurang menggambarkan gudang garamnya,logo aja kecil2.emang kurang pede dengan design logo rumah ditepi rel kereta?
mmm mo tanya aja sih.. gimana caranya agar iklan rokok bisa masuk ke website kita…
yang tau tolng kirim ke http://www.belajarmarketiva.com atau di kevin_dab@yahoo.com
lumayan bagus oge, tapi kapana kok lambat banget!!!!
kalo bisa gudang garam ngadain kegiatan ke sekolah-sekolah, tapi kegiatan seperti ini akan memberikan nilai positif kesekolah2 dari gudang garam.
contoh SMK MERDEKA SOREANG KAB. BANDUNG
Tinggalkan komentar Anda!
Tag
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck requires Flash Player 9 or better.
Kategori
Arsip
Artikel Terakhir
Artikel Acak
Komentar Terakhir
Komentar Terbanyak
Setiap materi dalam blog ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.
© 2005-2008 Media Ide. Didukung oleh PT Strategi Optima, menggunakan WordPress dengan theme modifikasi dari Arthemia.