Komunitas Sebuah Brand di Dunia Online
Tulisan ini sebenarnya dimulai dari diskusi dengan Iim Fahima via YM, yang berlanjut dengan tulisannya tentang web community. Memang kenyataannya, beberapa brand besar di Indonesia mulai mencoba meraih segmen pengguna internet, yang kebanyakan berusia 18-35 tahun. Kebanyakan memang dari produk consumer good dan otomotif.
Berbicara tentang komunitas online, cakupannya sebenarnya sangat luas. Dari percakapan yang berlangsung melalui forum-forum, mailing list, group chat, social network, dating, social bookmark, blog aggregator, turnamen, online game, hingga bahkan perjudian. Mungkin masih banyak lagi jenis media lain yang belum terpikirkan hingga saat ini. Namun saat ini di Indonesia, aktifitas komunitas brand terlihat lebih banyak berfokus pada forum dan social network.
Membuat aplikasi untuk forum atau social network itu mudah. Aplikasinya sudah ada, tinggal beli atau unduh secara gratis. Eksekusi pengembangannya menjadi sebuah komunitas mandiri, mau aktif berpartisipasi, mau berbagi informasi, tanpa adanya iming-iming jelas sangat sulit. Jangan sampai setelah aktivitas berhadiah selesai, traffic website turun drastis, alias tidak ada lagi yang mengunjungi.
Berikut, rangkuman dari forum Sitepoint tentang beberapa tips mengembangkan komunitas online melalui forum:
-
Mengembangkan sebuah komunitas tidak melulu dimulai dari forum. Pastikan kalau website utama Anda memiliki konten yang menarik, dan layak dikunjungi terus-menerus. Bila forum sudah ada sejak awal, tapi aktifitasnya sedikit dalam rentang waktu yang lama, besar kemungkinan pengunjung tidak akan datang ke forum itu lagi. Lebih baik tiadakan dulu forum, dan fokuskan pembaca Anda pada konten website terlebih dahulu.
-
Tentukan topik yang akan Anda sajikan dalam forum. Apakah topik yang niche atau topik yang melebar? Forum dengan banyak topik belum tentu bisa berhasil dibandingkan topik dengan cakupan tema tertentu. Di Indonesia sudah banyak forum dengan topik melebar, yang memang memiliki traffic tinggi. Mereka yang tergabung sebuah forum itu cenderung loyal akan forumnya, dan malas bergabung di forum lain yang sejenis.
-
Ajak moderator yang memiliki jaringan luas, namun tetap memiliki pengetahuan yang relevan dengan topik yang dibahas. Setiap moderator ingin terus memperluas jaringannya, dan forum bisa jadi merupakan salah satu caranya agar semakin dikenal dan diapresiasi.
-
Memulai percakapan dalam forum merupakan hal yang sulit. Untuk apa mereka mendaftar di forum? Untuk apa mereka harus aktif di forum? Hal yang umum dilakukan adalah meminta rekan-rekan sendiri untuk memulai percakapan, dan ikut berpartisipasi di dalamnya. Dan seperti media lainnya, kalau mau populer dengan lebih cepat, coba iming-imingi dengan hadiah, atau buat topik-topik kontroversial (misal: IPDN, Playboy, skandal DPR, dll).
-
Saat forum mulai aktif (biasanya sekitar lebih dari 100 posting per hari), Anda mulai bisa berlega hati, karena para anggota sudah mulai berpartisipasi aktif. Cobaan berikutnya bagi pengelola forum adalah memastikan tidak ada spam dan menghindari anggota yang beriklan (jualan) berlebihan. Banyaknya spam dan iklan akan membuat anggota forum semakin enggan untuk berpartisipasi.
-
Saat forum diisi aktif oleh anggota, secara tidak langsung forum ini menjadi bagian dari kehidupan online anggota. Pendapat dan saran dari mereka sangat berarti, dan usahakan agar bisa diakomodasi dalam forum. Para anggota forum yang loyal pun pasti akan terus membantu agar forum tetap bisa hidup dan eksis lebih lama.
-
Terakhir, jangan berharap bisa mengembangkan forum dalam waktu cepat. Butuh waktu sangat lama hingga sebuah forum bisa hidup dengan konten swadaya dari anggotanya.
Beberapa hal di atas sebetulnya perlu mendapat perhatian dari para pengelola brand, advertising agency, hingga web developer. Masing-masing pihak harus aktif memantau dan terlibat langsung dalam forum. Tidak harus melulu dari web developer (seperti terjadi dalam website brand selama ini), karena bisa saja ada pertanyaan dalam forum yang sangat berhubungan dengan aktivitas brand yang jelas-jelas tidak mungkin dijawab oleh web developer.
Seperti juga telah disebutkan di atas, anggota forum enggan aktif dalam forum yang penuh dengan spam dan iklan. Meski sebuah forum dimiliki oleh brand tertentu, kegiatan menjual nama brand terus-menerus dalam forum juga akan berdampak serupa terhadap anggota. Orang cenderung antipati kalau melihat komunitas tempat ia aktif tiba-tiba dipenuhi oleh rentetan iklan (kecuali kalau forum itu berisikan anggota pecinta brand yang loyal ya). Kalau brand Anda belum sekelas Coca-Cola atau Harley Davidson, ada baiknya lebih berhati-hati dalam beriklan (meski di forum sendiri). Mungkin, pertimbangkan juga kalau alamat website forum berbeda dengan alamat website brand.
Membangun sebuah forum butuh waktu lama. Hal ini juga kurang dipertimbangkan oleh brand dalam mengelola sebuah komunitas. Membangun sebuah komunitas forum yang dilakukan pihak independen seperti forum Kaskus atau Kafegaul butuh waktu bertahun-tahun. Akan lebih baik, bila website komunitas sebuah brand dibuat terpisah dari website kampanyenya, mengingat membangun komunitas bersifat abadi, sementara kampanye hanya berlangsung selama 2-3 bulan.
Mungkin masih banyak faktor lain yang perlu dipertimbangkan, agar brand tidak sekedar ikut-ikutan membangun komunitas, hanya karena melihat kesuksesan Friendster atau MySpace. Bukannya tidak mungkin sih, hanya saja perlu alasan dan tujuan lebih matang dan mendalam saat brand berkata kalau ia hendak mengembangkan sebuah komunitas online.









Saya pernah terlibat kampanye marketing lewat blog. gak ada evaluasi resmi setelah kampanye (atau mungkin saya tidak dikasih tau), tapi menurut saya banyak bolongnya. setelah membaca tulisan ini, saya banyak tercerahkan. terima kasih ya.
salam,
zaky
menurut saya perkembangan teknologi cukup pesat jadi sarana internet itu lebih cepat sampai ke brain orang bahkan sekarang kebanyakan orang 2 sibuk atau executive muda lebih jarang menonton televisi .. dan berita yang aktual tau nya dari internet..
kalau sarana kampanye marketing lewat blog itu syah aja apa lagi kalau sudah punya banyak teman pasti akan banyak yang merespon juga brati otomatis sukses..
jujur saya sendiri pun lebih senang segala sesuatunya melihat dari internet.. tx info nya mba..
Buy tramadol, 180 tabs $109.
Buy tramadol, 180 tabs $109.
Tinggalkan komentar Anda!
Facebook Page
Books
Media Ide Facebook Friends
Ayo gabung!Login
Media Ide Friends
Kategori
Arsip
Tag
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
Artikel Terakhir
Komentar Terakhir
Setiap materi dalam blog ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.
© 2005-2008 Media Ide. Didukung oleh PT Strategi Optima, menggunakan WordPress dengan theme modifikasi dari Arthemia.