Info dan artikel baru seputar advergame, animasi, komik, video, viral, dan website.
Tiga Game dari Lux
Kategori: Advergame — Pitra @ Thursday, November 29, 2007, 6:29 pm

Mendengar iklan Lux White Glam Fest diputar di radio, disebutkan microsite yang relevan dengan kampanye tersebut. Sayangnya microsite ini tidak se-wah yang terbayang di benak. Isinya sederhana saja. Anda diminta untuk memilih beberapa kesukaan, dan akhirnya akan keluar potongan baju seperti apa yang cocok dengan pribadi Anda. Anehnya, meski dicoba beberapa kali, kok hasilnya selalu jatuh ke desain yang sama ya, Boho Chic. Cobain juga deh.

Lux

Website utama Lux pun ternyata mengalami perubahan desain, mengikuti tema White Glam. Desainnya pun sederhana. Sekarang juga dilengkapi dengan 2 game yang cewek banget. Yang pertama, Match the Shoes. Seperti judulnya, Anda diminta mencocokkan sepatu, antara bentuk asli dan siluetnya. Silakan coba, karena rasanya game ini tidak masuk akal untuk dimainkan, karena durasi permainannya yang sebentar. Nggak kebayang, apa ada cewek yang sabar main game seperti ini ya?

Lux

Lalu di game kedua, Play with Beauty, dimana Anda diminta mencocokkan pakaian yang sesuai dengan pribadi Anda. Nggak orisinil sih, karena sudah banyak game serupa seperti ini. Yang janggal adalah, saat awal bermain, Anda diminta untuk memilih 3 tema: office, hangout, dan party. Nah, yang bisa diklik cuma yang hangout. Kesal nggak sih?

Hayo, bagaimana nih yang mengembangkan website-nya. Jangan sampai maunya fun, yang bermain malah kesal loh.

Lux

Artikel lalu yang relevan:

Si Hebring, Jagoan Penolong Busway
Kategori: Animation — Pitra @ Monday, November 26, 2007, 8:40 pm

Superhero yang tinggal di rumah susun, jalanan busway yang nggak rata, hingga seorang nenek yang menyeberang jalan sambil mendengarkan lagu Kucing Garong dari iPodnya. Itulah penggalan animasi 3D pendek berdurasi 4 menit karya Main Games Studio. Daripada diceritain, mendingan lihat langsung sendiri saja animasinya ya.


Rich Media Banner, Apa Lagi Nih?
Kategori: Knowledge — Pitra @ Thursday, November 22, 2007, 11:14 am

Ini masih ilmu yang didapat dari Rich Media Workshop minggu lalu. Terlepas dari kegiatan workshop itu adalah sarana jualannya MDAS (Microsoft Digital Advertising Solution), ada beberapa hal baru yang menarik dipresentasikan di sana. Salah satunya adalah tentang rich media banner, yang tentunya berbeda dengan banner standar yang sering kita lihat di Detik.com atau Okezone.com.

Banner standar biasanya hanya berupa animasi tanpa ada interaksi sama sekali. Rich banner memungkinkan terjadinya interaksi langsung di dalam banner, baik berupa permainan interaktif sederhana, hingga memfungsikan banner sebagai sebuah mini website dengan audio dan video streaming di dalamnya.

Berikut beberapa istilah yang muncul saat mendengar rich media banner.

  • Expandable banner. Banner yang saat mouse digerakkan di atasnya, ukurannya akan melebar dan meninggi lebih besar daripada ukuran aslinya. Dengan dimensi banner yang lebih besar memungkinkan lebih banyak ruang untuk konten di dalamnya. Ini contohnya.

  • Polite banner. Ini adalah istilah untuk rich media banner yang cukup memanfaatkan dimensi banner aslinya, tidak melebar, tidak meninggi. Bisa dilihat contohnya seperti banner Maxxibilities yang sedang tayang di Friendster sekarang. Atau bisa lihat ini juga.

  • Floating video banner. Mirip expandable banner, hanya bedanya kalau floating video banner langsung menguasai seluruh tampilan di layar. Misalnya: karakter yang tadinya diam di dalam polite banner, saat mouse digerakkan di atasnya, langsung keluar dari posisinya dan berjalan di atas halaman website. Ini contohnya.

  • Peel back banner. Meski jarang digunakan, tapi ada baiknya diketahui juga. Diawali dengan ukuran banner yang keci, selanjutnya saat mouse digerakkan di salah satu ujungnya, ukuran banner membesar. Contohnya ini.

  • Synchronized banner. Ini istilah bila ada 2 jenis banner di halaman yang sama, lalu saat kita berinteraksi dengan banner A, dampaknya bisa terlihat di banner B, atau sebaliknya. Dan ini dia contohnya.

  • Behavioral sequencing. Banner ini menarik, karena mencoba melihat perilaku pengunjungnya melalui ragam pilihan tautan di dalam banner. Ini contohnya.

Karena interaktif, sudah tentu menggunakan rich media banner akan memberikan dampak positif lebih besar daripada sekedar banner standar. Tentunya ukuran file dalam banner pun ikut menentukan. Meski lebih interaktif, kalau ukuran menjadi lebih besar, bisa jadi malah menurunkan popularitas website tempat banner ditayangkan, karena waktu loading yang lebih lama.

Itu sebabnya, khusus untuk target pasar Indonesia yang dominan masih menggunakan dial up, interaksi dalam rich media banner belum bisa memanfaatkan unsur audio dan video (apalagi streaming). Khawatirnya, efektifas iklan dalam banner malah turun karena tidak ada pengunjung website yang mau melihatnya (malah mungkin jadi tambah sebal, karena menghabiskan bandwidth-nya).

Artikel lalu yang relevan:

Advertiser VS Consumer
Kategori: Video/TV — Pitra @ Tuesday, November 20, 2007, 10:46 am

Loh kok VS, bukannya mereka seharusnya berteman?

Pesan ini yang menjadi awal presentasi MDAS (Microsoft Digital Advertising Solution) di Rich Media Workshop minggu lalu. Awalnya, mereka memutar TVC MDAS yang bercerita tentang perilaku para pengiklan dan konsumennya sekarang. Iklannya memang sudah tayang lebih dari 6 bulan lalu, tapi konteks yang diceritakan masih relevan dengan kondisi di Indonesia kini. Di TVC ini diceritakan tentang sepasang suami istri yang dulu mesra, namun kini ingin bercerai karena keduanya makin lama makin hidup di dunia yang berbeda.

Advertiser VS Consumer

Menariknya, semua jargon pengiklan saat mereka berjualan muncul sebagai bagian dari dialog. Si wanita yang mengenakan baju bertuliskan “consumer” mengeluh karena mereka sudah lama tidak ngobrol. Si pria yang mengenakan baju bertuliskan “advertiser” merasa sudah melakukan itu semua, dengan cara menunjukkan cintanya melalui iklan di billboard, TVC, print ad, dll. Si pria juga merasa cukup bisa memanjakan istrinya melalui kupon diskon, voucher, hingga kesempatan meraih hadiah liburan. Tentu saja si istri pun kesal. Ia merasa dapat segalanya, tapi itu semua tidak seperti yang ia inginkan. Dan sepertinya si suami tidak peduli akan itu semua. Apakah itu hubungan yang diinginkan?

Mudah-mudahan saja, melalui pesan komunikasi yang dilancarkannya via TVC ini, benar-benar diwujudkan nyata oleh MDAS melalui media yang mereka miliki. Seperti biasa, mengeksekusi ide komunikasi lebih susah daripada sekedar mempromosikannya. Dan siapa tahu pula, banyak pengelola brand, terutama yang masih berpikir tradisional, mulai terenyuh hatinya dan sadar bahwa sebagai konsumen, kita nggak mau dicekoki iklan jualan terus-menerus.

Perambah Bernama Flock
Kategori: Desktop — Pitra @ Tuesday, November 13, 2007, 6:36 pm

FlockBaru saja coba sebuah perambah (browser) baru. Namanya Flock, bisa diunduh langsung dari website-nya. Di versi 1.0 ini, perambah ini sudah menampilkan lebih daripada sekedar perambah pada umumnya. Bagi yang doyan nonton di YouTube, majang foto di Flickr, bermain di Facebook, hingga menulis blog di Blogger, pasti senang pakai perambah ini.

Melalui satu aplikasi ini, Anda bisa langsung mencari gambar di Flickr atau video di YouTube, menampilkannya, lalu meng-copy paste-nya dengan fitur clipboard, hingga kemudian melakukan posting dengan foto atau video itu di blog Anda di Blogspot, Wordpress, atau blog yang Anda host sendiri. Semua cukup di satu tempat.

Yang juga menarik, Anda bisa menampilkan semua teman Anda di Facebook di sidebar. Anda lalu bisa memanfaatkan aplikasi yang ada di Facebook langsung di perambah ini. Anda juga bisa menampilkan jaringan Anda di YouTube, Flickr, dan Twitter langsung di perambah ini. Seperti Mozilla, kesempatan untuk mengembangkan ekstensi-ekstensi aplikasi lainnya terbuka melalui Flock. Jadi, bisa saja dalam waktu dekat ekstensi-ekstensi jaringan sosial lainnya akan terintegrasi dalam Flock.

Silakan dicoba sendiri! (btw, ini nggak dibayar oleh Flock loh untuk menulisnya).

Flock

ragam sponsor
Join the GMI panel and get paid for your opinions! Floor FX A-BOX Rank My Wall Eye Pleasure
komentar terakhir
  • dephwaduu , ngurus rambut tiap hari , oke deh , timbang nganggur .
  • Retty“Ketika blogging sudah dikompetisikan, menurut saya sudah bertentangan atau melunturkan the nature of...
  • Entink2 nyar bucu Peliatan, BaliKaMi ENTINK2 NYAR BUCU meRaSa peRLu adanYa wEbSite ini KareNa bAnYak mAnFat yg...
  • Waisnawa (west)Dg aDanYa DUNIA ONLINE REMAJA, pAra RemJa dAPat MengeTahui dUnia yG c0cok Utk rEmaJa. Jadi bISA...
  • Tuhu Nugraha DewantoWahhh kok malah jadi saling kenalan yahhh. Pusing mode on…
  • muwsithjika pacar kita jelek bagai mana jadinya nanti kan kita tidak bisa pacari dia lagi
  • HendravinciAku dah punya komiknya saat pertama kali diterbitkan… Dan saat itu juga aku gak bisa ngelepasin tuh...
  • hermanKomunikasi marketing yang brilian……
ragam tautan
dari blog lain

dunia yang gatal

  • Tunggu...

eye pleasure

  • Tunggu...

RSSKQF