Home » Online Branding

Kampanye Online Susu HiLo untuk Remaja

1 April 2008 8,714 views 19 komentar

HiLoIklan situs ini cukup gencar memang disiarkan di radio. Penasaran dong jadi ingin lihat. Lagi pula sudah lama Media Ide nggak membahas situs brand (hihi.. gara-gara kebanyakan buat interview kali ya?). Nah, silakan berkunjung lebih dahulu ke situsnya, dan mari kita sama-sama tertawa di sini.

Loh, kok tertawa? Ya iya, soalnya banyak banget hal teknis dan mendasar tentang desain web yang tidak dipakai di situs ini. Hal ini bukan hal baru. Yakin deh, kalian semua juga pasti sudah tau. Namun entah kenapa, kok ya dilanggar habis-habisan oleh situs ini. Entah siapa yang salah di sini. Desainer webnya kah? Orang advertising-nya kah? Atau malah brand manager-nya?

Mari kita bahas satu-persatu:

  • Mendesain situs tidak sama dengan mendesain majalah. Lihat semua teaser dari setiap fiturnya. Semuanya image. Apakah sedemikian pentingnya menggunakan tipe huruf tersebut (baik untuk judul maupun konten, hingga tulisan ‘more‘) sehingga harus digunakan image?
  • Header sebuah situs merupakan bagian penting, karena bagian atas halamanlah yang dilihat pertama kali oleh pengunjung. Nah, di sini masalah terbanyak yang bisa ditemukan. Pertama, borosnya penggunaan ruang untuk main menu (sampai 2 baris) dan menghabiskan sekitar 125 pixel. Asumsi resolusi tampilan perambah kalian 1024 x 768, yang berarti menyisakan tinggi tampilan dalam perambah sekitar 620 pixel. Lihat, 1/4-nya sudah habis oleh main menu saja (tanpa ada informasi lain).
  • Permasalahan kedua dari header, informasi banner ‘Ngaku Narsis’ terpotong. Pengunjung harus men-scroll perambahnya bila ingin melihat informasi lebih lengkap. Padahal banner yang segede gajah ini bisa dinaikkan sekitar 50 pixel ke atas, dan tentunya diperkecil.
  • Perhatikan konten sidebar kiri. Kalau mau melihat animasi flash yang disajikan, pengunjung terpaksa lagi harus men-scroll perambahnya ke bawah. Kenapa nggak dipindahin lebih ke atas saja sih? Daripada sekarang, yang terlihat malah cuma bintang-bintangnya saja.
  • Bagian terakhir ini yang akan paling sering dikomentari para desainer web. “Loh, situsnya kok masih pake table?”
  • Kalau lihat halaman-halaman dalamnya, wah, langsung malas baca. Isinya padat teks, tanpa ada line-height yang enak. Yang paling mendingan, mungkin halaman blognya saja.
  • Sekali lagi fitur yang nggak akan ramai dikunjungi tapi selalu ada di situs-situs brand, yaitu: forum. Entah kenapa, selalu ada fitur forum. Padahal siapa sih yang mau meramaikan? Anggotanya? Hehe, mending main ke forum lain deh.

Maaf ya untuk desainer situsnya kalau komentarnya kelewatan. Mudah-mudahan kritiknya berkenan. Padahal Nutrifood, produsen HiLo ini, sudah pernah berkampanye online sebelumnya. Dulu pernah membuat kampanya online Soulmateku untuk Nutrisari, dan itu luar biasa bagus. Kenapa yang ini sangat berbeda jauh ya?

Artikel lalu yang relevan:

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

19 komentar »

  • funkshit :

    hehehe.. iyah.. terlalu banyak gambar nya..
    lha itu gambar semua je malahan

  • Andy OrangeMood :

    Ga tau mo ngomong apa lihat situsnya… kek gini neh yang bikin g mesti berbusa2 nerangin media online ke client… mereka dah trauma duluan…:p

    “Andy OrangeMood is Online Advertising Consultant”

  • Yeni Setiawan :

    Old school :D

  • andrias ekoyuono :

    Yang terjadi kadang adalah komunikasi dan edukasi terhadap pemilik brand tentang karakter online campaign yang berbeda. Itulah yang sering gak berhasil :-D

  • mirza :

    kadang memang seorang web designer dan web programmer harus dihadapkan kepada klien or atasan yg ga ngerti dunia maya sama sekali. its happen with me, jadinya kia juga harus belajar mengkomunikasikan cara-cara yang berlaku didunia maya. sometimes they (client or boss) just want us to do what they want, and we (web designer/programmer)do it because they pay us.

  • mirza :

    satu lagi, mungkin juga pihak hilo ingin mem-break the rule.tapi malah ancur2an.

  • antown :

    saya kok nggak bisa ngelink ke situsnya ya, bos

  • Agarigi :

    keliatan banget lowress-nya….

  • Stevanus :

    hmm… yup hancur ini website.

  • Thomas Arie :

    Wah.. keren! ihhihihihi….

    Keren karena bisa bernostalgia ke tahun ’90-an. :)

    Disain pake Corel Draw kah? Hehehe…

  • Tamacrea :

    Apakah ini wujud dari nilai proposal “ter ekonomis” yang ada pada pitching mereka…., hehe gak ikut2x ahhh, buat developer / atau clientnya ini cuma prasangka gw aja loh part of my criticism

  • toro :

    yah… beda developer/designer kalii… sama yang bikin nutrisari soulmateku dulu. mungkiiin yg dulu di anggap ‘pemborosan anggaran’, makanya ganti.
    tapi sekarang kok malah jadi ‘pemborosan brand’???
    kwak kwauawww.. ntar ‘nama’nya abis looh… cacimaki kan harganya mahal skrg ya?..

    soal design,… “break the rule?” ya boleh aja, bagus kalo bisa. tapi gw pikir lo musti tau bener dulu ‘rule itu apa aja’> baru bisa di ‘break’. kalo ini sih … eemmm… maap, hampir aja ngomong jelek :) )

  • Tuhu :

    Hmmmm warna cerianya sih ok khas remaja, tapi desainnya itu lho beneran sangat nggak bangettt

  • entah_siapa_ini :

    wah…emang ancur bgt desainnya….yg lebih parah…situsnya masih pake table :p…huahahahaha…

  • qoqo :

    Hai…,
    gimana brow, gw c ga tau bnyak tentang situs n bla,bla, bla.. …,>>, ..tapi yang jelas gw suka minum susu c, kebetulan gw suka HiLo, palagi da HiLo teen, wah jd banyak pilihan ni gw, tapi gw paling suka HiLo green tea. ..yummi deuh.. ,,tehnya dapet!!
    Okehh..

  • shinta :

    salam kenal. aku shinta, salah satu mahasiswi komunikasi UI. aku ga ngerti sih untuk urusan permasalahan teknis semacam pembuatan web dsb. tapi aku ko melihat justru desain ini nyampe ko ketarget marketnya yaitu anak SMP dan SMA. yangt paling penting kan target market dapat ngerti inti pesannya secara positif. buat apa desain bagus2 juga kalo ga sesuai dengan karakteristik Target marketnya.

    cheers

  • parikesit :

    hmm web ini kampungan menurut hemat saya. sangat disayangkan brand sebesar hilo teen yg katanya market leader di susu remaja memiliki web seperti ini. image apa yg ingin mereka sampaikan ke konsumen yg notabene teen dgn segala kreatifitas,kritis dan ngerti teknologi ini?? image brand norak?kampungan?murahan?

    seringkali tim marketing menganggap web adalah channel media yg jarang terekspose ke konsumen. ya ini benar jika produk anda memiliki target market usia 60+ yang melihat keyboard saja sulit. tp tidak dengan hilo teen yg memiliki target market anak muda belia.

    dengan design web pas2an seperti ini terlihat tim marketing hilo sangat low budget dengan tim web architect yg kurang pengalaman. sangat jauh kualitasnya denngan tvc yg tayang saat ini walaupun masih dikerjakan di thailand bukan karya anak negeri..hiks

    saran utk tim marketing hilo dgn low / tight budget: buatlah kompetisi design web hilo. saya yakin konsumen anda yg masih muda dengan kreatifitas tinggi pasti mampu lebih baik dr tim anda sendiri. atau kompetisi utk para web designer utk memperbaiki konsep web anda. dengan hadiah uang tunai dan 1 set Mac saya yakin banyak pesertanya.

    Low budget tidak selamanya kampungan kok, tp harus lebih ide kreatif saja!

  • dede :

    hi….. w cwo pelajar dapi smkn 1 pandeglang.
    klo mengenai susu hilo w suka yang coklat coz eeeeeeeeeenaakkkk.

  • Krisna :

    kira-kira hilo di anjur kan untuk anak umur 4thn ga yah…???

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge