<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Zaman Gelap Akan (Sudah) Tiba</title>
	<atom:link href="http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/</link>
	<description>Where Indonesia's online branding, social media, and creativity is talked about</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 10:23:46 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: puma</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/comment-page-1/#comment-175915</link>
		<dc:creator>puma</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Dec 2010 02:24:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/#comment-175915</guid>
		<description>baca dari judulnya aja udah ngeri... </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>baca dari judulnya aja udah ngeri&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: indra</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/comment-page-1/#comment-147897</link>
		<dc:creator>indra</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2008 10:17:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/#comment-147897</guid>
		<description>you tube tube aja....wakakakak kick</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>you tube tube aja&#8230;.wakakakak kick</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fikri</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/comment-page-1/#comment-106932</link>
		<dc:creator>fikri</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Apr 2008 19:33:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/#comment-106932</guid>
		<description>jangan sampai indonesia yang di blokir sama youtube</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jangan sampai indonesia yang di blokir sama youtube</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Boyke Bader</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/comment-page-1/#comment-106206</link>
		<dc:creator>Boyke Bader</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 03:24:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/#comment-106206</guid>
		<description>Mungkin sudah saatnya kita buat suatu grand design yang mengatur semua bentuk kampanye positif bangsa kita (atau tentang Islam, untuk kasus Fitna) melalui Internet.

Saya rasa Media-Ide yang banyak mengamati &amp; memahami praktik2 viral marketing, dsb bisa memberikan panduan dan contoh buat kita2 yg awam supaya bisa ikut berpartisipasi.

Saya yakin dalam hal semangat idealisme, blogger2 kita selaku ujung tombak bangsa ini di dunia maya pasti akan antusias untuk terlibat, tinggal diberikan sedikit edukasi masalah technical &quot;how-to&quot; saja.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin sudah saatnya kita buat suatu grand design yang mengatur semua bentuk kampanye positif bangsa kita (atau tentang Islam, untuk kasus Fitna) melalui Internet.</p>
<p>Saya rasa Media-Ide yang banyak mengamati &amp; memahami praktik2 viral marketing, dsb bisa memberikan panduan dan contoh buat kita2 yg awam supaya bisa ikut berpartisipasi.</p>
<p>Saya yakin dalam hal semangat idealisme, blogger2 kita selaku ujung tombak bangsa ini di dunia maya pasti akan antusias untuk terlibat, tinggal diberikan sedikit edukasi masalah technical &#8220;how-to&#8221; saja.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kalam</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/comment-page-1/#comment-105990</link>
		<dc:creator>Kalam</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 06:36:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/#comment-105990</guid>
		<description>dear all,
siapa bilang zaman kegelapan sudah tiba...? dimana-mana tidak ada yg namanya kebebasan absolut. semua kebebasan pasti ada batasan-batasan dan rambu2nya. nah tugas pemerintahlah membuat batasan,rambu2 dan kebijakan, termasuk pemblokiran situs tersebut. Memang sayang karena satu conten situsnya yg diblok, adakah cara yg lebih elegan misalkan hanya conten itu saja yg diblok? 

Mohon kepada anda-anda semua yg cerdas, paham dan expert di it, adakah cara pemblokiran conten negatif dari sebuah situs, tanpa harus memblokir situsnya?? Nah ajukanlah solusi teknis tersebut kepada pemerintah cq menkominfo. 

Satu lagi, kenapa anda-anda yg cerdas2 ini dan jago2 ini tidak bikin sendiri sih layanan sekelas youtube, rapidshare, etc...? sudah hemat bandwith nasional, dapet duit, nama bangsa harum lagi...

aahh...memang pro kontra akan selalu ada.
itulah dinamika. tp mohon ya jangan saling meng-goblok-kan satu sama laen...

peace...
kalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dear all,<br />
siapa bilang zaman kegelapan sudah tiba&#8230;? dimana-mana tidak ada yg namanya kebebasan absolut. semua kebebasan pasti ada batasan-batasan dan rambu2nya. nah tugas pemerintahlah membuat batasan,rambu2 dan kebijakan, termasuk pemblokiran situs tersebut. Memang sayang karena satu conten situsnya yg diblok, adakah cara yg lebih elegan misalkan hanya conten itu saja yg diblok? </p>
<p>Mohon kepada anda-anda semua yg cerdas, paham dan expert di it, adakah cara pemblokiran conten negatif dari sebuah situs, tanpa harus memblokir situsnya?? Nah ajukanlah solusi teknis tersebut kepada pemerintah cq menkominfo. </p>
<p>Satu lagi, kenapa anda-anda yg cerdas2 ini dan jago2 ini tidak bikin sendiri sih layanan sekelas youtube, rapidshare, etc&#8230;? sudah hemat bandwith nasional, dapet duit, nama bangsa harum lagi&#8230;</p>
<p>aahh&#8230;memang pro kontra akan selalu ada.<br />
itulah dinamika. tp mohon ya jangan saling meng-goblok-kan satu sama laen&#8230;</p>
<p>peace&#8230;<br />
kalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Soni</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/comment-page-1/#comment-105720</link>
		<dc:creator>Soni</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 07:07:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/#comment-105720</guid>
		<description>Entah siapa yang bodoh...
Menterinya kah ?
ISP kah ?
hanya karena satu film saja, maka semua hal yang positif di berangus, sama seperti hanya karena pisau membuat luka penggunanya, maka pisau itu dilarang untuk di pakai...

Turut Berdukacita untuk matinya informasi di Indonesia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Entah siapa yang bodoh&#8230;<br />
Menterinya kah ?<br />
ISP kah ?<br />
hanya karena satu film saja, maka semua hal yang positif di berangus, sama seperti hanya karena pisau membuat luka penggunanya, maka pisau itu dilarang untuk di pakai&#8230;</p>
<p>Turut Berdukacita untuk matinya informasi di Indonesia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: MK</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/comment-page-1/#comment-105662</link>
		<dc:creator>MK</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 04:22:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/#comment-105662</guid>
		<description>kalau situs - situs yang kebetulan menyinggung, ditutup lalu apa yang disebut demokrasi berpendapat? katanya demokrasi, wong kita tidak turun kejalan - jalan sambl bawa bendera2 bodoh. katanya kalau demonstrasi secara tertib diperbolehkan, gmn sih? mulut kok mencla mencle, kayak pelacur aja. kenapa gak diubah aja sekalian, sistem pemerintahan indonesia dengan sistem pemerintahan kerajaan, buat seperti majapahit yg dulu, yang menguasai seluruh nusantara dan masayarakatnya tunduk dan setia, aman, tentram &gt;&gt; &quot;gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo&quot;. kalau masyarakatnya ingin patuh, ya ganti pemerintahanya dg kejaan. nanti kalau ada pejabat lewat, mereka akan tertunduk. Tapi, jika pemerintah sewena-wena seperti kerajaan dulu. Maka jangan heran jika masyarakat angkat pedang. Hanya gara-gara film bodoh, tak bermutu aja sudah seperti kebakaran jenggot aja, hoooooooooo! jadi pemimpin itu memang harus terima omongan2 pahit, kalo gak mau denger omongan pahit, ya jgn jadi pemimpin. baru kenak angin kecil aja dah goyang, kalah ma rumput di lapangan, &quot;walau diterjang badai dia tidak akan terhanyut&quot;. 
   Saran saya, sebaiknya yang ditutup itu bukan situs, tetapi tempat 2 pelacuran/prostitusi, seperti gang DOLLI di sby, yang besar se ASEAN. itu kan jelas tur dekat, itu perlu ditutup. Jangan cuma segelintir url address, yang tidak 100% salah, dijadikan kambing hitam. Itu tandanya pemerintah sudah termakan hasutan orang asing yg tdk suka dg indonesia, dengan memanas-manasi pejabat2-nya, sehingga mereka marah dan akhirnya menutup apa yg mereka kira tidak baik untuk mereka sendiri. Tidak memikirkan orang lain. Padahal sisi positifnya dari situs2 yg ditutup itu kan banyak. pengetahuan2 itu kan langka di indonesia. Wong belum bisa buatkan suatu situs yg bermanfaat, kok udah main tutup aja. Jangan kira dg tidak ada yg demo ke jalan2, lantasan masyarakat diam. Pasti akan ada yg ambil tindakan, dg kebijakan pemerintah yg tidak bijak itu. solanya yg memakai / memanfaatkan situs ini, bukan kalangan orang2 bodoh aja. Tp dari semua lapisan masyarakat. Kenapa repot2 ngurusi masalah yg tidak mungkin, kenapa gak ngurusi perekonomian indonesia yg semakin hari, semakin parah. Kalau ekonomi masyarakt indonesia sudah stabil seperti negara2 lain, pasti tdk ada yg iseng2 lagi. soalnya mereka akan sibuk sendiri dg urusan bisnis mereka2 sendiri. Negara indonesia yg dibutuhkan saat ini adalah kestabilan perekonomian dan pendidikan. Kalau situs2 yg berguna bagi masyarakt yg ingin belajar maju itu, ditutup, masyarakt indonesia tidak ubahnya seperti katak dalam tempurung alias kuperrrrrrrrrrrrrrr. kalau dah begitu, akan mudah bagi bangsa asing untuk menjajah masyarakat kita. Contohnya banyak, seperti MLM, sudah masuk ke pelosok desa2, dah banyak yg menjadi korban MLM. kenapa itu gak dibasmi, atau jgn2 pejabat2 dah terima uang tips nya.......... kacau kalo gitu. MLM yg masuk ke indonesia itu kan sgat merugikan. Terutama bagi pelajar2 sekolah, banyak yg terjerat, sampai sampai, berhenti sekolahnya gara2 MLM. contohnya temanku sendiri, dia berhenti sekolah gara2 MLM. tp setelah 1 thn dia terus sadar dan kembalisekolah lagi. lebih bahaya MLM 2 itu daripada Youtube, rapidshare, dll. contoh manfaatnya youtube, dia menyediakan tutorial secara video , shg mudah untuk dicerna masyarakat kita drpd tulisan. Apa pemerintah sanggup membuat semua tutorial berbentuk video dan disediakan secara gratis, wong mau ngasih uang bbm aja, masih disuruh bangun jalan, mmmmmmmmmmm.......... masih mata duwitan , gaya sok perhatian. itu malah akan ngehabiskan uang pemerintah, secara percuma. nambah utang negara. mending pikirkan nasig anak2 jalanan yg tidak karuan itu. bukan ngurusi film porno aja, asal tau aja, semakin lama jagat (bumi yg kita tinggali) semakin maju, maka manusianya akan semakin bejat saja. itu sudah ditulis di kitab suci AL-Qur&#039;an. 




sudah seginin dulu komentarnya, ananti tak sambung lagi..... 

tolong kepada bpk2 pejabat, jgn ambil kebijakn sembarangan, itu malah tidak menjadi suatu kebijakan, tetapi suatu fanatisme yg kurang beralasan. 

Jika ini dikonsultasikan ke para alim ulama indonesia mereka jg akan berpendpat sama, bahwa bukan medianya yg salah tetapi manusianya yang rusak. jadi bukan situsnya yg ditutup, tetapi manusianya yg perlu dibina. 

wasalam ....................</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau situs &#8211; situs yang kebetulan menyinggung, ditutup lalu apa yang disebut demokrasi berpendapat? katanya demokrasi, wong kita tidak turun kejalan &#8211; jalan sambl bawa bendera2 bodoh. katanya kalau demonstrasi secara tertib diperbolehkan, gmn sih? mulut kok mencla mencle, kayak pelacur aja. kenapa gak diubah aja sekalian, sistem pemerintahan indonesia dengan sistem pemerintahan kerajaan, buat seperti majapahit yg dulu, yang menguasai seluruh nusantara dan masayarakatnya tunduk dan setia, aman, tentram &gt;&gt; &#8220;gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo&#8221;. kalau masyarakatnya ingin patuh, ya ganti pemerintahanya dg kejaan. nanti kalau ada pejabat lewat, mereka akan tertunduk. Tapi, jika pemerintah sewena-wena seperti kerajaan dulu. Maka jangan heran jika masyarakat angkat pedang. Hanya gara-gara film bodoh, tak bermutu aja sudah seperti kebakaran jenggot aja, hoooooooooo! jadi pemimpin itu memang harus terima omongan2 pahit, kalo gak mau denger omongan pahit, ya jgn jadi pemimpin. baru kenak angin kecil aja dah goyang, kalah ma rumput di lapangan, &#8220;walau diterjang badai dia tidak akan terhanyut&#8221;.<br />
   Saran saya, sebaiknya yang ditutup itu bukan situs, tetapi tempat 2 pelacuran/prostitusi, seperti gang DOLLI di sby, yang besar se ASEAN. itu kan jelas tur dekat, itu perlu ditutup. Jangan cuma segelintir url address, yang tidak 100% salah, dijadikan kambing hitam. Itu tandanya pemerintah sudah termakan hasutan orang asing yg tdk suka dg indonesia, dengan memanas-manasi pejabat2-nya, sehingga mereka marah dan akhirnya menutup apa yg mereka kira tidak baik untuk mereka sendiri. Tidak memikirkan orang lain. Padahal sisi positifnya dari situs2 yg ditutup itu kan banyak. pengetahuan2 itu kan langka di indonesia. Wong belum bisa buatkan suatu situs yg bermanfaat, kok udah main tutup aja. Jangan kira dg tidak ada yg demo ke jalan2, lantasan masyarakat diam. Pasti akan ada yg ambil tindakan, dg kebijakan pemerintah yg tidak bijak itu. solanya yg memakai / memanfaatkan situs ini, bukan kalangan orang2 bodoh aja. Tp dari semua lapisan masyarakat. Kenapa repot2 ngurusi masalah yg tidak mungkin, kenapa gak ngurusi perekonomian indonesia yg semakin hari, semakin parah. Kalau ekonomi masyarakt indonesia sudah stabil seperti negara2 lain, pasti tdk ada yg iseng2 lagi. soalnya mereka akan sibuk sendiri dg urusan bisnis mereka2 sendiri. Negara indonesia yg dibutuhkan saat ini adalah kestabilan perekonomian dan pendidikan. Kalau situs2 yg berguna bagi masyarakt yg ingin belajar maju itu, ditutup, masyarakt indonesia tidak ubahnya seperti katak dalam tempurung alias kuperrrrrrrrrrrrrrr. kalau dah begitu, akan mudah bagi bangsa asing untuk menjajah masyarakat kita. Contohnya banyak, seperti MLM, sudah masuk ke pelosok desa2, dah banyak yg menjadi korban MLM. kenapa itu gak dibasmi, atau jgn2 pejabat2 dah terima uang tips nya&#8230;&#8230;&#8230;. kacau kalo gitu. MLM yg masuk ke indonesia itu kan sgat merugikan. Terutama bagi pelajar2 sekolah, banyak yg terjerat, sampai sampai, berhenti sekolahnya gara2 MLM. contohnya temanku sendiri, dia berhenti sekolah gara2 MLM. tp setelah 1 thn dia terus sadar dan kembalisekolah lagi. lebih bahaya MLM 2 itu daripada Youtube, rapidshare, dll. contoh manfaatnya youtube, dia menyediakan tutorial secara video , shg mudah untuk dicerna masyarakat kita drpd tulisan. Apa pemerintah sanggup membuat semua tutorial berbentuk video dan disediakan secara gratis, wong mau ngasih uang bbm aja, masih disuruh bangun jalan, mmmmmmmmmmm&#8230;&#8230;&#8230;. masih mata duwitan , gaya sok perhatian. itu malah akan ngehabiskan uang pemerintah, secara percuma. nambah utang negara. mending pikirkan nasig anak2 jalanan yg tidak karuan itu. bukan ngurusi film porno aja, asal tau aja, semakin lama jagat (bumi yg kita tinggali) semakin maju, maka manusianya akan semakin bejat saja. itu sudah ditulis di kitab suci AL-Qur&#8217;an. </p>
<p>sudah seginin dulu komentarnya, ananti tak sambung lagi&#8230;.. </p>
<p>tolong kepada bpk2 pejabat, jgn ambil kebijakn sembarangan, itu malah tidak menjadi suatu kebijakan, tetapi suatu fanatisme yg kurang beralasan. </p>
<p>Jika ini dikonsultasikan ke para alim ulama indonesia mereka jg akan berpendpat sama, bahwa bukan medianya yg salah tetapi manusianya yang rusak. jadi bukan situsnya yg ditutup, tetapi manusianya yg perlu dibina. </p>
<p>wasalam &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sopan</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/comment-page-1/#comment-105653</link>
		<dc:creator>Sopan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 03:27:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/#comment-105653</guid>
		<description>#12
Mungkin sedikit perlu diluruskan bahwa pemblokiran Youtube, Myspace dan Rapidshare dilakukan berkaitan dengan beredarnya film Fitna dan bukan berhubungan dengan UU ITE seperti yang disebut-sebut tadi.

Kalo mau dilihat kronologisnya, penutupan situs-situs ini berawal dari permintaan presiden SBY yang disampaikan kepada Menkoninfo yang selanjutnya ditindak lanjuti dengan membuat surat kepada pengola ISP untuk memblokir situs-situs yang memuat film Fitna tersebut. 

Langkah ini menurut saya sangat konyol karena meskipun akses masyarakat Indonesia (yang memang bisa dibilang tidak menyetujui adanya film tersebut) ditutup tetapi 
akses pengguna internet dari wilayah lain  tetap terbuka lebar sehingga adanya efek negatif secara global dari film tersebut masih tetap ada dan bahkan meluas. Bukankah lebih baik kalau pemerintah membuat sebuah video yang memuat kehidupan umat beragama yang rukun di Indonesia atau kalau perlu melakukan bokit produk Belanda agar secara tidak langsung bisa memaksa pihak produsen Belanda menuntut pelaku pembuatan film itu, dari pada melakukan penutupan membabi buta terhadap situs-situs seperti You tube yang lebih banyak memberikan manfaat positif kepada masyarakat Indonesia ??? 

Saya pribadi telah melakukan flag untuk film tersebut kepada pihak Youtube dan juga telah mengajak rekan-rekan yang lain untuk melakukan hal yang sama. Hal yang sama juga bisa dilakukan kepada situs lain seperti rapidshare agar memblok beredarnya file-file yang merugikan umat beragama tersebut. Bayangkan kalo imbauan untuk flag ini dilakukan oleh Menkominfo dan dilaksanakan oleh seluruh ISP dan warnet yang ada di Indonesia. Saya sangat yakin jumlah lebih dari cukup untuk menghentikan peredaran film tersebut. Apalagi pada kenyataannya memang sebagian besar pengguna internet di Indonesia baik Islam ataupun dari agama lain memang tidak menyetujui beredarnya film tersebut. 

Pertanyaan saya yang paling ingin saya sampaikan kepada Menkominfo adalah, apakah beliau atau mungkin presiden SBY mengetahui mekanisme flag atau complaint semacam itu atau tidak ???? Kalo melihat langkah-langkah radikal yang  dilakukan Menkominfo, saya koq hampir yakin bahwa beliau tidak cukup mengetahui hal tersebut (walaupun saya tidak kaget kalu memang pada kenyataannya banyak petinggi-petinggi kita memang wawasan Iptek-nya terutama menyangkut tehnologi informatika sangat sempit)

Sebagai tambahan, hari ini rekan saya yang menggunakan jalur internet dari telkom, melaporkan bahwa situs Youtube dan  Rapidshare sudah tidak bisa diakses lagi. Saya hanya bisa mengelus dada dan sepertinya upaya saya menggalang upaya flag massal terhadap situs tersebut tidak akan berhasil, lha wong situsnya aja tidak bisa diakses apalagi mau melakukan komplain kepada pihak Youtube ?????? Saya hanya berdoa semoga Tuhan mau lebih mencerdaskan para pemimpin-pemimpin kita tersebut (yang  mungkin dengan terpaksa tidak akan saya pilih lagi dimasa mendatang)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#12<br />
Mungkin sedikit perlu diluruskan bahwa pemblokiran Youtube, Myspace dan Rapidshare dilakukan berkaitan dengan beredarnya film Fitna dan bukan berhubungan dengan UU ITE seperti yang disebut-sebut tadi.</p>
<p>Kalo mau dilihat kronologisnya, penutupan situs-situs ini berawal dari permintaan presiden SBY yang disampaikan kepada Menkoninfo yang selanjutnya ditindak lanjuti dengan membuat surat kepada pengola ISP untuk memblokir situs-situs yang memuat film Fitna tersebut. </p>
<p>Langkah ini menurut saya sangat konyol karena meskipun akses masyarakat Indonesia (yang memang bisa dibilang tidak menyetujui adanya film tersebut) ditutup tetapi<br />
akses pengguna internet dari wilayah lain  tetap terbuka lebar sehingga adanya efek negatif secara global dari film tersebut masih tetap ada dan bahkan meluas. Bukankah lebih baik kalau pemerintah membuat sebuah video yang memuat kehidupan umat beragama yang rukun di Indonesia atau kalau perlu melakukan bokit produk Belanda agar secara tidak langsung bisa memaksa pihak produsen Belanda menuntut pelaku pembuatan film itu, dari pada melakukan penutupan membabi buta terhadap situs-situs seperti You tube yang lebih banyak memberikan manfaat positif kepada masyarakat Indonesia ??? </p>
<p>Saya pribadi telah melakukan flag untuk film tersebut kepada pihak Youtube dan juga telah mengajak rekan-rekan yang lain untuk melakukan hal yang sama. Hal yang sama juga bisa dilakukan kepada situs lain seperti rapidshare agar memblok beredarnya file-file yang merugikan umat beragama tersebut. Bayangkan kalo imbauan untuk flag ini dilakukan oleh Menkominfo dan dilaksanakan oleh seluruh ISP dan warnet yang ada di Indonesia. Saya sangat yakin jumlah lebih dari cukup untuk menghentikan peredaran film tersebut. Apalagi pada kenyataannya memang sebagian besar pengguna internet di Indonesia baik Islam ataupun dari agama lain memang tidak menyetujui beredarnya film tersebut. </p>
<p>Pertanyaan saya yang paling ingin saya sampaikan kepada Menkominfo adalah, apakah beliau atau mungkin presiden SBY mengetahui mekanisme flag atau complaint semacam itu atau tidak ???? Kalo melihat langkah-langkah radikal yang  dilakukan Menkominfo, saya koq hampir yakin bahwa beliau tidak cukup mengetahui hal tersebut (walaupun saya tidak kaget kalu memang pada kenyataannya banyak petinggi-petinggi kita memang wawasan Iptek-nya terutama menyangkut tehnologi informatika sangat sempit)</p>
<p>Sebagai tambahan, hari ini rekan saya yang menggunakan jalur internet dari telkom, melaporkan bahwa situs Youtube dan  Rapidshare sudah tidak bisa diakses lagi. Saya hanya bisa mengelus dada dan sepertinya upaya saya menggalang upaya flag massal terhadap situs tersebut tidak akan berhasil, lha wong situsnya aja tidak bisa diakses apalagi mau melakukan komplain kepada pihak Youtube ?????? Saya hanya berdoa semoga Tuhan mau lebih mencerdaskan para pemimpin-pemimpin kita tersebut (yang  mungkin dengan terpaksa tidak akan saya pilih lagi dimasa mendatang)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mirza</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/comment-page-1/#comment-105450</link>
		<dc:creator>mirza</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 14:24:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/#comment-105450</guid>
		<description>mungkin ini test case RUU pornografi yg kemaren gagal. tapi apa yg dilakukan dengan pasal-pasal karet di UU-ITE akan berdampak sama dengan apa yg dilakukan di malaysia, wal hasih ga ada manfaat nya juga dari apa yg pemerintah lakukan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mungkin ini test case RUU pornografi yg kemaren gagal. tapi apa yg dilakukan dengan pasal-pasal karet di UU-ITE akan berdampak sama dengan apa yg dilakukan di malaysia, wal hasih ga ada manfaat nya juga dari apa yg pemerintah lakukan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Thomas Arie</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/comment-page-1/#comment-105398</link>
		<dc:creator>Thomas Arie</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 09:59:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/05/zaman-gelap-akan-sudah-tiba/#comment-105398</guid>
		<description>Ulasan yang sangat menarik. Saya sepakat untuk urusan YouTube ini media yang terbuka, bisa digunakan oleh siapa saja. Kenapa tidak &quot;dibalas&quot; dengan memberikan konten yang meng-counter argumen tidak benar tersebut di YouTube juga?

Saya masih optimis bahwa masyarakat bisa memilah mana yang baik dan mana yang kurang baik. Kalau ternyata yang kurang baik lebih muncul, ya gimana yang lebih baik dimunculkan donk ah... bukan malah dengan &#039;mematikan&#039; yang kurang baik dari perspektif beberapa orang saja.

*keluh...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ulasan yang sangat menarik. Saya sepakat untuk urusan YouTube ini media yang terbuka, bisa digunakan oleh siapa saja. Kenapa tidak &#8220;dibalas&#8221; dengan memberikan konten yang meng-counter argumen tidak benar tersebut di YouTube juga?</p>
<p>Saya masih optimis bahwa masyarakat bisa memilah mana yang baik dan mana yang kurang baik. Kalau ternyata yang kurang baik lebih muncul, ya gimana yang lebih baik dimunculkan donk ah&#8230; bukan malah dengan &#8216;mematikan&#8217; yang kurang baik dari perspektif beberapa orang saja.</p>
<p>*keluh&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

