Menjaga Kerahasiaan Pribadi di Ranah Maya
Untuk Anda yang aktif ber-online-ria, misalnya sering ngeblog, aktif di Twitter, Plurk, hingga berjejaring sosial, ada baiknya Anda membatasi informasi data pribadi Anda. Apalagi kalau informasi yang Anda tuliskan itu tidak berada dalam ranah yang aman, kelihaian seseorang dalam memanfaatkan Google saja memungkinkannya untuk mendapatkan informasi tersebut.
Berikut beberapa tips yang perlu Anda perhatikan:
-
Jangan pernah menuliskan nomor telepon dan alamat rumah di blog, microblog, hingga jejaring sosial. Meski Facebook dan Friendster bisa membatasi hanya teman Anda yang melihat profil Anda, Anda tidak akan pernah tahu apa yang mungkin terjadi. Lebih baik tidak menuliskannya sama sekali, daripada rugi di kemudian hari. Kalau Anda menemukan rekan Anda yang menuliskan nomor telepon dan alamat rumah di suatu halaman situs, mohon minta ia untuk segera menghapusnya. Hal ini bisa terjadi, misalnya, ada seseorang yang niatnya sebetulnya baik, dengan menuliskan data angkatan sekelasnya supaya teman lainnya bisa tahu. Masalahnya, ia tidak sadar kalau informasi itu sebetulnya juga bisa dibaca oleh orang-orang lain yang tidak berkepentingan.
-
Saat meregistrasi dalam suatu situs, hindarilah mengisi informasi yang sangat pribadi. Batasi informasi hanya pada nickname, email, dan mungkin hanya nama Anda. Kalau memang Anda harus meregistrasi lengkap dalam suatu situs, karena Anda akan melakukan pembelian melalui kartu kredit atau PayPal, pastikan tombol secure di browser Anda aktif. Biasanya akan muncul logo kunci di browser Anda, yang memastikan kalau situs itu aman.
-
Jangan menuliskan alamat email Anda di blog dalam format nama@yahoo.com, karena ini akan mengundang robot-robot tidak bertanggung jawab yang akan meng-harvest alamat email dan menjadikan alamat email Anda sasaran spam. Buatlah dengan variasi lain, seperti nama [at] yahoo [dot] com, atau nama AT yahoo DOT com, atau variasi lainnya.
-
Menggunakan nama lengkap juga sebaiknya harus berhati-hati. Untuk Anda yang memang hanya sekedar bergaul, dan tidak peduli akan personal branding Anda di dunia maya, jangan tulis nama Anda dengan lengkap. Kalau nama Anda generik (misal: Andi Setiawan atau Budiono) mungkin tidak apa-apa, namun untuk nama-nama yang unik, hindari menuliskan nama lengkap. Kalau perlu, dalam setiap eksistensi Anda di dunia maya, gunakan nama panggilan Anda saja.
-
Untuk Anda yang aktif berjejaring sosial, jangan ragu untuk menolak ajakan pertemanan dari orang-orang yang tidak Anda kenal. Saat Anda menambahkannya sebagai teman, ia akan bisa melihat informasi yang Anda sajikan dalam profil Anda. Ia bisa “mengenal” Anda melalui testimoni atau komentar yang diberikan teman Anda kepada Anda. Keaktifan Anda di jejaring sosial, akan memungkinkannya melakukan profilisasi diri Anda. Semakin ia “kenal” dengan Anda, semakin Anda dalam ancaman bahaya.
-
Hindari chat dengan orang yang tidak Anda kenal di YM atau mIRC, apalagi bila ia secara obsesif meminta Anda menampilkan foto Anda. Nggak usah khawatir soal etika. Kalau dirasakan orang yang mengajak Anda chat mulai terasa ambisius, putuskan saja hubungan dengannya, dan hindari berkomunikasi lagi dengannya.
Mudah-mudahan sedikit tips ini bisa bermanfaat bagi Anda. Komunikasikan tips-tips ini kepada rekan dan saudara Anda, terutama mereka yang masih ABG, yang ingin eksis di dunia maya tanpa sadar bahaya yang mengancamnya.









makasih tipsnya.
makasih jg tipsnya.
aprikotmanis[thinks]plurkertampan sudah ahli dalam menyembunyikan identitas (woot)
Wow, nice tips!
ach kalo aku masih bloon dengan masalah seperti ini.
eh eh bythewaybusway
sekarang udah ada scanner yahoo [dot] com lho….
Mengenai nick kalau sudah lama di dunia online rasanya seperti sudah paten saja ya… jadi orang pasti nangkep ow si xxx itu dia… hahaha…
wah kalau saya udah kebablasan ya..secara pakai nama kumplit. Mau ngibul udah nggak bisa.Bilang nggak kopdar., ketahuan…tinggal ngecek ke google, eh ,muncul tret postingan berikut photo..
ya… sudah terlambat tuh, gimana dong. nomor tlp,photo, alamat, nomor kartu kredit sudah ditulis di semua layanan jaringan sosial
plurkertampan™ [tendang] @kukuhtw (angry)
hehehe… ini yang mau dibahas kemaren di FreSh 2 tentang narsism
makasih maaasss…makasiiiiihhh….*dijambak*
Makasih atas informasinya via email ke pak Gatot nih pak, tindak lanjut permasalahannya sudah saya tuliskan juga di blog saya (http://khalidmustafa.info)
thank for infonya
Nice tips .. penting buat beginner dan yg masih belum experience. Bagi yg udah, ya sekedar peringatan.
apa ya…
maaf sebelumnya
aku cuma bingung ngakses kegiatan sosial djarum
denger-denger di kudus dajarun ngadain les buat anak-anak sekitar lingkungan yaa
lalu siapa yang menjadi pelakunya, maksudnya yang ngajar gituh….
apa dari pihak karyawan atao gmn
#15 Mas tejo, salah alamat kali mas tanyanya. Jangan tanya ke blog ini dunk. Tanyanya ya ke pihak Djarum..
Artikel yang bagus…
waduh, mas tejo komentarnya gak nyambung
Hmm, tips yang bagus. Salam ke….
*melirik*
[ Jangan ragu untuk menolak ajakan pertemanan dari orang-orang yang tidak anda kenal ]
….Salam kenal ya mas Pitra
Thanks utk artikelnya, sangat bermanfaat.
baiklah… tulisan ini semakin menunda niat saya untuk memencet tombol [approve] pada 128 friend requests, 20 alerts pada plurk, dan 15 alert permohonan berteman di koprol.com
*minta ditendang ke madagascar*
Tinggalkan komentar Anda!
Facebook Page
Books
Media Ide Facebook Friends
Ayo gabung!Login
Media Ide Friends
Kategori
Arsip
Tag
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
Artikel Terakhir
Komentar Terakhir
Komentar Terbanyak
Setiap materi dalam blog ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.
© 2005-2008 Media Ide. Didukung oleh PT Strategi Optima, menggunakan WordPress dengan theme modifikasi dari Arthemia.