Home » Online Branding

Rextreme Protection: Microsite-nya Rexona

10 February 2009 4,490 views 9 komentar

Rexona for Men baru saja meluncurkan produk terbarunya, dengan promosinya melalui sebuah microsite. Desainnya futuristis karena memang tema kampanye Rexona kali ini memang “Siap untuk Masa Depan,” yang diterjemahkan menjadi konsep teknologi. Desain halaman situsnya kalau dilihat dari sisi grafis sih bagus, namun sayangnya sangat tidak bagus kalau dilihat sisi usability. Ternyata hampir semua halaman di situs ini menggunakan gambar (image). Bahkan, teksnya pun menggunakan image. Sungguh memberatkan, dan kurang sebanding dengan hasil yang disuguhkan.

Agak sayang juga hal seperti ini masih saja terjadi pada situs di era tahun 2009. Seperti tidak ada pembelajaran pada kasus-kasus serupa yang pernah terjadi sejak 5 tahun lalu. Kejadian seperti ini menunjukkan kalau keputusan desain situs masih dipegang oleh pihak yang hanya paham dunia grafis cetak saja. Sekali lagi, desain untuk sebuah situs tidak sama dengan desain untuk sebuah majalah atau poster.

Btw, situs ini ternyata juga menyajikan kompetisi kreatif. Sepertinya menarik juga kalau ikutan mendaftar. Cek saja di sini.

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

9 komentar »

  • Obi-Wan :

    Kadaang penggunaan gambar gitu kemauan klien yang bikinin site-nya bukan? Takut di-copas kali. :D

  • Dita Firdiana :

    makjrot… hadiahnya okeh banget… ikutan gih pitra… daku nonton ajah… *kalem* hihihihi

  • fahmi! :

    dikejar deadline kali ya? material desain poster aja langsung ditayangkan, pokoknya website segera online. eh tapi kalo teks pun dirender jadi gambar gitu ya lumayan ancur.

  • gagahput3ra :

    *kata desainernya*

    Usability? Pasti kita akan perhatikan itu….*lanjut desain animasi flash dan button png with no compression* :D

  • pinkparis :

    sepaham sama fahmi!, maksa online buat kejar tayang ….. beraat bgt bukanya …

  • Takhta Padmanegara :

    waduh klo dibuka di warnet.. lambretta

  • GML :

    Saya nggak percaya hari gini, pekerja web design masih sukarela pake cara image-based. Kecuali terpaksa.

    Hmmm… Deadline super mepet-kah latar belakangnya?

    Kalau buat sebuah website dianggap proyek a la Roro Jonggrang yang minta dibuatkan 1000 candi dlm semalam, yah jadinya gini deh, “candi”-nya…

    Tapi di sisi lain, karena net saya lagi lancar, dan ke-”berat”-an website ini nggak jadi masalah buat saya: I like this site. :)

  • jokamer :

    ha..ha..ha..

  • Hd :

    yaahh…

    wajar klo berat dibuka..

    seharusnya kalau ingin seluruh konsumen melihat website perusahaan atau website event, yah harus di permudah supaya yang ingin melihat nya lebih gampang mendapatkan informasi….

    betul gak…

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge