Cerita dari Jerman
Maaf, kalau sejak kepulangan dari Jerman belum sempat membuat tulisan baru di blog ini. Bukan malas, bukan, tapi memang selama seminggu ini fokus perhatian lebih tertuju pada penulisan “petualangan” di Jerman. Selama 8 hari di Jerman (10 hari kalau dihitung dari keberangkatan hingga kepulangan ke Indonesia), banyak kisah yang tak bisa diceritakan pendek dalam tulisan sebuah blog.
Oleh karena itu, akan lebih baik kalau cerita itu dirangkum dalam sebuah ebook PDF. Total halaman cerita ini mencapai 90 halaman (hihihi, jangan capai bacanya ya), lengkap dengan foto-foto dan gambar pendukung.
Selamat membaca, semoga Anda semua terpuaskan! Untuk komentar atau pertanyaan seputar Global Media Forum, Deutsche Welle, ataupun kegiatan berjalan-jalan di Jerman, monggo ajukan di sini.
Yang mau mengunduh, silakan, tautannya ada di sini atau di situ. Ukuran: 4 MB.
Ssst!! jangan lupa dengarkan wawancara menarik dengan radio Deutsche Welle, tentang “Tren Penggunaan Blog dan Jaringan Sosial di Internet” di sini.









Sip gan, saya donlot PDFnya! Kado ultahnya keren amat jalan2 ke Jerman
PDF bukumu yang dua itu ndak sekalian diunggah? *dicekek*
Lhooo… kok downloadnya pake register dulu
Anggun, register-nya cepat kok, lagian juga berguna karena bisa mendownload banyak materi bagus di sana. Tidak rugi.
donlooootttt… pengen lihat poto2 indah dan keren…
)
@Anggun:
Awalnya mau diunggah ke Slideshare.net, tapi entah kenapa error terus. Akhirnya pindah ke Scribd.com, yang ternyata kalau mau mengunduh butuh registrasi. Saya kasih pilihan unduhan sekarang, satu lagi langsung dari server Media Ide. Cek update posting.
Siaaaap!
oke, siap download.
untung udah daftar scribd
Wow, speechless, cuma iri aja :p
Salut! Semenjak buku pertama jadi justru semakin produktif. Terus berbagi ya, Prit, eh Pit. :p
Sedang download … Ih, kenceng amat.
Baca dulu ya
kalimat terakhirnya itu lho
..
Foto wanita yang di kereta itu, kalo gak salah ada videonya ya.. gak di unggah sekalian?? :p..
mari kita donlot…..
Numpang sedot Gan!
Dah selesai baca! Bagusss ceritanya jadi kebayang-bayang ^^ Kapan yah gue berpetualang lagi…
Btw Pit bisa dijadiin buku ketiga tuh haha
@Isman:
Kalau ada jalan2 lagi (n dibayarin) pasti jadi 1 buku lagi
@riawan:
Ada kok MP4 nya. Banyak sebetulnya video shoot beberapa lokasi yg saya datangi, tapi belum diedit.
@Ollie:
Boleh aja, Ol. Draftnya titip disampaikan saja ke teman publishermu. Kalau ok, nanti saya revisi lagi beberapa detil lagi, karena ternyata ada yang datanya salah (berdasarkan masukan dari teman saya di Jerman, si Yuniman, setelah membaca ini).
Enaknya dibaca dengan kindle nih…..
Wonderful story Gan.
udah kelar diriku membacanya. menarik juga tapi kok jadi takut ke Eropa ya? Asia sepertinya lebih bersahabat :p
Ah, Bonn memang kota yang cantik. Dulu pernah ramai waktu jadi ibukota Jerman Barat, sekarang sepi…
thx buat cerita nya dari jerman
udah berbagi tentang jerman
pitra, suka baca seri STOP ga? nama Petra itu emang nama perempuan di sana, artinya salam.
ke tekapeh gan !!
@avianto:
Bonn sepi di pinggiran, meski di tengah kota, dekat stasiun ramai juga. Cuma jam 21.00 di sana sudah mati suri.
@Winy:
Di versi aslinya, judul seri bukunya bukan STOP, tapi TKKG, yang masing-masing juga singkatan dari nama mereka masing-masing (tapi lupa namanya). Kemarin sempat lihat juga tuh versi aslinya di toko buku sana.
jadi pengen jalan jalan ke jerman ..
. laen kali ajak yah kalo ada event
Wew,,keren juga ebooknya…
Udah diterbitin? Kalo belum sekalian aja terbitin jadi buku…
Bagus tuh… ^^
itu bikin PDF-nya pake aplikasi apa?? keren!
dan kampret. jadi ngiri nih!
@arham:
Tunggu aja Kompetisi The BOBs Award akhir tahun ini. Siapa tahu menang, dan pemenangnya dapat kesempatan pula jalan-jalan untuk acara Global Media Forum di bulan Juni 2010.
@MossackAnme:
Nggak akan diterbitkan sebagai buku. Kalau mau beli buku saya, hihihi, belinya 2 buku ini saja:
http://media-ide.bajingloncat.com/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/
dan
http://media-ide.bajingloncat.com/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/
@zam:
Bikinnya pakai Adobe InDesign. Gampang kok.
doh! aku pake Linux, jeh..
langsung unduh..
baca di rumah sajaa..
bagus nih buku. udah diterbitin blm mas? sebelum dijual di gramed, saya ambil yg gratisannya dulu ah…
thanks, salam kenal dari orang yg koyan (ber)komunikasi….
Biarpun saya belum tuntas membaca, namun rasanya sudah seperti dibawa bertamasya ke jerman sana. Oh, iya mas trims buat cokelat dari jermannya, biar pake cokelat Papua
salam kenal
@iskandarjet:
Ndak akan diterbitkan. Cuma dibagikan gratis saja.
@tongki:
Salam kenal juga. Cokelat Papua kayak gimana ya?
mau nyoba donlod juga ahh, pasti bagus2 foto disana, kalau dapat hadiah kejutan pengen juga travelling kesana…masa cuma liat di internet doang…
lha itu yang mas pitra bawa ke wetiga waktu mas pitra ultah itu kan cokelat jerman yang bahan bakunya pakai cokelat dari papua :p
waah keren nih dibuat buku gue baru liat hehehe
pingin nyoba download juga ah biar tahu petualangan si mas
kapan ya bisa ke sanaaaa
pengen bangeeeeeeeet
[...] format buku. Kalau bulan Juni lalu, sempat ada buku PDF gratis dari Media Ide yang berjudul “8 Hari di Jerman,” maka di bulan November ini ada lagi buku kedua, yang juga gratis, berjudul “Hong Kong – [...]
[...] cerita menarik ini dipaparkan dalam sebuah tulisan di blog. Jadi seperti perjalanan waktu itu ke Jerman dan Hong Kong, disusunlah cerita ke Lombok dan Gili Trawangan ini dalam format ebook setipis 48 [...]
[...] yang luar biasa. Karena acara ini pula, jadi sempat mengikuti Global Media Forum dan kesempatan berjalan-jalan ke Jerman di bulan Juni 2009 [...]
See yaa…….!!!
Tinggalkan komentar Anda!
Facebook Page
Books
Media Ide Facebook Friends
Ayo gabung!Login
Media Ide Friends
Kategori
Arsip
Tag
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
Artikel Terakhir
Komentar Terakhir
Komentar Terbanyak
Setiap materi dalam blog ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.
© 2005-2008 Media Ide. Didukung oleh PT Strategi Optima, menggunakan WordPress dengan theme modifikasi dari Arthemia.