Home » Online Communities

Perempuan Memang Doyan Ngerumpi

1 July 2009 3,593 views 13 komentar

Ini bukan gosip kok, serius! Coba saja cek sendiri ke situs Ngerumpi. Situs ini adalah besutan baru dari sahabat Dagdigdug. Yang sebelumnya sudah pernah bergabung di Politikana, tentu akan langsung familiar melihat Ngerumpi, karena memang dibuat dengan basis engine yang sama. Bedanya adalah pada topik bahasannya. Kalau di Politikana, para anggotanya bebas menyumbang artikel yang erat hubungannya dengan dunia politik (meski kadang ekonomi pun masuk juga di dalamnya). Di Ngerumpi ini, topik bahasannya erat dengan dunia perempuan.

Juragan utama situs Ngerumpi ini adalah Simbok Venus dan Silly yang ikut terlibat dalam pengelolaan kontennya sejak awal, sementara di balik layar, yang terlibat dalam desain dan pengembangan situs ini adalah Herman Saksono. Jadi kalau melihat sesuatu yang aneh-aneh atau membaca konten yang mencurigakan, hubungi saja mereka ya.

Lalu apa yang menarik dari Ngerumpi ini? Kebanyakan tulisan dalam situs ini disumbangkan oleh para perempuan (yang umumnya juga seorang narablog/blogger). Namun bukan berarti para laki-laki tidak boleh menyumbang artikel ya. Silakan saja, asalkan bahasannya memang menarik disimak dari sudut pandang perempuan. Topik bahasannya beragam, dari hubungan laki-laki dan perempuan, keluarga, kehidupan single, atau boleh juga kalau ada yang topiknya agak-agak di luar itu. Ada yang membahas dengan ringan, ada yang berat. Kalau mau, Anda bisa pula menjadikan media ini sebagai ajang curhat Anda. Mudah-mudahan anggota lainnya bisa merespon dan memberikan Anda masukan. Kalau tidak ada solusi, setidaknya rasa lega bisa muncul setelah Anda bercurhat via tulisan.

Selain curhat, Ngerumpi juga bisa dipakai sebagai salah satu cara membangun e-narcism Anda. Anda bisa menjadikan media ini sebagai alat untuk menunjukkan bahwa Anda paham akan dunia perempuan. Anda bisa menceritakan pengalaman Anda saat menjalin hubungan. Anda juga bisa bercerita tentang ibu Anda. Untuk para laki-laki, Anda bisa pula bercerita tentang konflik dan penyelesaian yang terjadi antara Anda dengan istri Anda. Perlu juga bagi Anda untuk ikut memberikan tanggapan terhadap tulisan-tulisan anggota lain. Bila Anda memberikan jawaban yang serius, dipastikan tanggapan Anda seterusnya akan ditunggu oleh para anggota lain.

Seperti Politikana, setiap artikel yang dikirim bisa diberi peringkat. Dalam beberapa hari, artikel dengan peringkat tertinggi akan dinaikkan sebagai artikel utama (headline). Moderator situs juga akan menyeleksi artikel-artikel yang dianggap menarik dan layak ditayangkan di sidebar halaman utama. Fitur-fitur lainnya persis sama dengan Politikana, jadi cek saja sendiri ya.

Ya sudah, jangan baca blog ini terus! Ayo mampir di Ngerumpi dan aktiflah berkontribusi di sana ya!

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

13 komentar »

  • Dita Firdiana :

    ngerumpi… Rock!!

    asik loh… soalnya disini ngerumpinya pake hatii… :D

  • venus :

    ihiiiiiy…..ngerumpidotcom emang keren, tauuuuuu….:D

    thx, pit :)

  • silly :

    hihihi, thanks for this post pitra. Iya, ngerumpi keren, ringan dan gak bikin mumet.

    Yang lain, yuk pada ikutan, seru loh, bisa pada nulis, bisa sekaligus posting ke blog (crossposting) sambil tetep ngerumpi. Tertarik? yukkk, ditunggu disana yahhh :)

  • dilla :

    asik bgt! Ngerumpi bisa kapan aja (dance) dan dijamin ketagihan :lol:

  • Obi-Wan :

    Semoga ngerumpi makin rame, makin banyak yang nulis dan makin ngetop!!

  • masoglek :

    budayakan ngerumpi yuk…

  • Chic :

    ngerumpi pake hatiiiii (dance)

  • arham blogpreneur :

    kira kira ngerumpi yang bagai mana yah ? saya malah ngerasa negrumpi yang bebas , bakal ada unsur politik ringan, tentang seleb, tentang masalah ekonomi rumah dan hal hal ringan lainnya…

  • Bang Del :

    Kalo ga ngerumpi, bukan wanita namanya.. Eh, benar ga sih. Hi.hi..

  • Billy Koesoemadinata :

    trus..trus.. kalo misal ada cowok yang ikutan ngerumpi di situ, bakal disangka perempuan juga? atau, gimana?

  • Anggun Prasetya :

    Akhirnya saya bisa tahu apa aja sih yang ada di benak para perempuan itu :evil:

  • Bisnis :

    he he iya juga tuh saya setuju soalnya depan rumah di saung tiap hari di pake ngerumpi terus ibu ibu tentunya ampe pusing dengernya pada lupa ngurus suami tuh

  • putra wali :

    swargo nunut neroko katot

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge