<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Saat Brand Berkampanye Melalui Channel Social Media</title>
	<atom:link href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/07/08/saat-brand-berkampanye-melalui-channel-social-media/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/07/08/saat-brand-berkampanye-melalui-channel-social-media/</link>
	<description>Where Indonesia's online branding, social media, and creativity is talked about</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 09:06:26 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Astho</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/07/08/saat-brand-berkampanye-melalui-channel-social-media/comment-page-1/#comment-169172</link>
		<dc:creator>Astho</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 14:09:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2630#comment-169172</guid>
		<description>our customers are our marketer...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>our customers are our marketer&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Pandu</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/07/08/saat-brand-berkampanye-melalui-channel-social-media/comment-page-1/#comment-169133</link>
		<dc:creator>Pandu</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 07:19:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2630#comment-169133</guid>
		<description>benar sekali, oh yah tapi bagaimana ya mengukur keberhasilan e-advertising 2.0 tersebut baik secara kuantitatif dan kualitatif?

mungkin klo kuantitatif dengan melihat statistik web, jumlah hit, visitors, dll...

klo dengan kualitatif, pembicaraan/diskusinya bertone positif. 

atau mungkin diadakan e-survey?

^_^ada pendapat lain?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>benar sekali, oh yah tapi bagaimana ya mengukur keberhasilan e-advertising 2.0 tersebut baik secara kuantitatif dan kualitatif?</p>
<p>mungkin klo kuantitatif dengan melihat statistik web, jumlah hit, visitors, dll&#8230;</p>
<p>klo dengan kualitatif, pembicaraan/diskusinya bertone positif. </p>
<p>atau mungkin diadakan e-survey?</p>
<p>^_^ada pendapat lain?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Pitra</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/07/08/saat-brand-berkampanye-melalui-channel-social-media/comment-page-1/#comment-169132</link>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 01:04:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2630#comment-169132</guid>
		<description>@Andy:
Iya ini contoh kasusnya pake brand BNI, yg keinget cepet pas nulis ini, brand itu soalnya. Social media marketing memang susah sih, banyak faktor yang harus dilihat. Kalau dulu cuma mantau 1 microsite, sekarang yang dipantau banyak site, masing2 dengan cara mengukur yang beda2 pula.

@Raffaell:
hihi, kalau B2B sepertinya kurang relevan dengan model di atas, karena di atas lebih tepat kalau untuk B2C sebetulnya.

@Arham:
Ini masih sambil nyusun draft pemikiran kok. Makanya nggak detil. Kalau detil per kasus pasti akan ada di buku yang (masih berencana) mau disusun.
Kalau dilihat dari kemarin, dan berdasar perkataan tim sukses salah satu capres kemarin, menggunakan internet utk kampanye pilpres masih jauh dari berhasil. Wong kita ini gak sampai 10% penduduk Indonesia kok. Grass rootnya jauh lebih banyak, dan suara mereka lebih dominan. Untuk grass root, kampanye pun masih tetap berfokus pada pencitraan figur, dan bukan enrichment materi kampanye. 
Namun kalau melihat pertumbuhan pengguna internet, saya sih optimis 2014 kampanye politik di di era 2.0 benar2 akan terwujud.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Andy:<br />
Iya ini contoh kasusnya pake brand BNI, yg keinget cepet pas nulis ini, brand itu soalnya. Social media marketing memang susah sih, banyak faktor yang harus dilihat. Kalau dulu cuma mantau 1 microsite, sekarang yang dipantau banyak site, masing2 dengan cara mengukur yang beda2 pula.</p>
<p>@Raffaell:<br />
hihi, kalau B2B sepertinya kurang relevan dengan model di atas, karena di atas lebih tepat kalau untuk B2C sebetulnya.</p>
<p>@Arham:<br />
Ini masih sambil nyusun draft pemikiran kok. Makanya nggak detil. Kalau detil per kasus pasti akan ada di buku yang (masih berencana) mau disusun.<br />
Kalau dilihat dari kemarin, dan berdasar perkataan tim sukses salah satu capres kemarin, menggunakan internet utk kampanye pilpres masih jauh dari berhasil. Wong kita ini gak sampai 10% penduduk Indonesia kok. Grass rootnya jauh lebih banyak, dan suara mereka lebih dominan. Untuk grass root, kampanye pun masih tetap berfokus pada pencitraan figur, dan bukan enrichment materi kampanye.<br />
Namun kalau melihat pertumbuhan pengguna internet, saya sih optimis 2014 kampanye politik di di era 2.0 benar2 akan terwujud.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arham blogpreneur</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/07/08/saat-brand-berkampanye-melalui-channel-social-media/comment-page-1/#comment-169128</link>
		<dc:creator>arham blogpreneur</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 16:30:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2630#comment-169128</guid>
		<description>selamat ya Pit... kayakna mau bikin buku E-advertising :) 

sekadar saran, tampaknya perlu dipertajam dan diperbanyak study case nya.

namu perbedaan E-advert, buat saya sendiri online startegy mengarah ke sifat 2.0 yang mana berbasis community. Persisnya dengan Community ini, efek viral dan mouth to mouth marketing berlipat lipat lebih dahsyat dibanding marketing / adverts 2.0 yang hanya bersifat vertikal..lebih dari itu lewat &lt;a href=&quot;http://road-entrepreneur.com/online-strategy-segmentasi-pemasaran/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;social media marketing dan menemukan segmentasi&lt;/a&gt;, akan lebih manusiawi dan warmly untuk prosumer.  

tapi kalau ngeliat pilpres kita baru baru ini,apa consumer kita sudah benar2 mampu digiring dengan advert 2.0 ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>selamat ya Pit&#8230; kayakna mau bikin buku E-advertising <img src='http://media-ide.bajingloncat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
<p>sekadar saran, tampaknya perlu dipertajam dan diperbanyak study case nya.</p>
<p>namu perbedaan E-advert, buat saya sendiri online startegy mengarah ke sifat 2.0 yang mana berbasis community. Persisnya dengan Community ini, efek viral dan mouth to mouth marketing berlipat lipat lebih dahsyat dibanding marketing / adverts 2.0 yang hanya bersifat vertikal..lebih dari itu lewat <a href="http://road-entrepreneur.com/online-strategy-segmentasi-pemasaran/" rel="nofollow">social media marketing dan menemukan segmentasi</a>, akan lebih manusiawi dan warmly untuk prosumer.  </p>
<p>tapi kalau ngeliat pilpres kita baru baru ini,apa consumer kita sudah benar2 mampu digiring dengan advert 2.0 ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Raffaell</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/07/08/saat-brand-berkampanye-melalui-channel-social-media/comment-page-1/#comment-169124</link>
		<dc:creator>Raffaell</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 07:44:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2630#comment-169124</guid>
		<description>Yoi, yang ke 2.0 lebih multi koneksyen yah, hehehehehe saya sih senang yang b2b aja langsung, biar jger...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yoi, yang ke 2.0 lebih multi koneksyen yah, hehehehehe saya sih senang yang b2b aja langsung, biar jger&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andy OrangeMood</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/07/08/saat-brand-berkampanye-melalui-channel-social-media/comment-page-1/#comment-169119</link>
		<dc:creator>Andy OrangeMood</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 16:44:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2630#comment-169119</guid>
		<description>Weeesss, brand besutan gua di sebut disini... :p

Terus terang gua pribadi bisa bilang BNI itu berhasil, untuk sebuah brand yang not sexy, old, corporate, sound bulky dan berbau-bau goverment, BNI berhasil merangkul audience di Facebook. 9,000 ++ fans dalam 4 minggu is WOW!... coba bandingkan dengan brand lain yang bahkan lebih sexy dan sudah lebih dulu bermain... (ngga perlu sebut lah yaw...:p )

Banyak faktor yang perlu dipelajari, tetapi yang paling penting adalah sangat &quot;open mind&quot; nya mereka yang gua salut... berbeda dengan beberapa pihak yang sering menganggap social media marketing mudah dilakukan dan bisa dilakukan sendiri yang pada akhirnya ketika mereka melakukan mereka gagal atau lebih parahnya tidak melakukannya dan competitor selangkah lebih maju.

The point is when you want to jump to social media, make sure you learn and listen your audiences. Get an expert on your side will be much better who already understand and experience. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Weeesss, brand besutan gua di sebut disini&#8230; :p</p>
<p>Terus terang gua pribadi bisa bilang BNI itu berhasil, untuk sebuah brand yang not sexy, old, corporate, sound bulky dan berbau-bau goverment, BNI berhasil merangkul audience di Facebook. 9,000 ++ fans dalam 4 minggu is WOW!&#8230; coba bandingkan dengan brand lain yang bahkan lebih sexy dan sudah lebih dulu bermain&#8230; (ngga perlu sebut lah yaw&#8230;:p )</p>
<p>Banyak faktor yang perlu dipelajari, tetapi yang paling penting adalah sangat &#8220;open mind&#8221; nya mereka yang gua salut&#8230; berbeda dengan beberapa pihak yang sering menganggap social media marketing mudah dilakukan dan bisa dilakukan sendiri yang pada akhirnya ketika mereka melakukan mereka gagal atau lebih parahnya tidak melakukannya dan competitor selangkah lebih maju.</p>
<p>The point is when you want to jump to social media, make sure you learn and listen your audiences. Get an expert on your side will be much better who already understand and experience. <img src='http://media-ide.bajingloncat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lex dePraxis</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/07/08/saat-brand-berkampanye-melalui-channel-social-media/comment-page-1/#comment-169116</link>
		<dc:creator>Lex dePraxis</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 12:57:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2630#comment-169116</guid>
		<description>Tepat sekali. Give the megaphone, eh? ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tepat sekali. Give the megaphone, eh? <img src='http://media-ide.bajingloncat.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hendrik Yulianto</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/07/08/saat-brand-berkampanye-melalui-channel-social-media/comment-page-1/#comment-169114</link>
		<dc:creator>Hendrik Yulianto</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 11:54:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2630#comment-169114</guid>
		<description>siip lah saya setuju sekarang era E-advertising 2.0..mantabz....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>siip lah saya setuju sekarang era E-advertising 2.0..mantabz&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ierone</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/07/08/saat-brand-berkampanye-melalui-channel-social-media/comment-page-1/#comment-169110</link>
		<dc:creator>ierone</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 05:03:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2630#comment-169110</guid>
		<description>saatnya memperkenalkan ierone sebagai brand</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saatnya memperkenalkan ierone sebagai brand</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jidat</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/07/08/saat-brand-berkampanye-melalui-channel-social-media/comment-page-1/#comment-169108</link>
		<dc:creator>jidat</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 04:29:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2630#comment-169108</guid>
		<description>wah saya setuju kalo sekrang adalah masa E-Advertising 2.0. 
lanjoedkan!lebih cepat lebih baik yang pro rakyat! he</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah saya setuju kalo sekrang adalah masa E-Advertising 2.0.<br />
lanjoedkan!lebih cepat lebih baik yang pro rakyat! he</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

