Film Pendek Pantene Chrysalis
Baru hari ini melihat film iklan Pantene Chrysalis Shampoo produksi Thailand ini, meski film iklan ini sudah muncul di Thailand bulan September 2008. Menurut tulisan di blog ini, awalnya film berdurasi 4 menit ini ditayangkan di bioskop, namun akhirnya melebar ke televisi dan media daring.
Film ini bercerita tentang seorang perempuan bisu dan tuli yang terinspirasi dari seorang musisi jalanan. Ia dengan giat berlatih biola, instrumen musik yang sangat sulit dilakukan, apalagi oleh mereka yang tidak bisa mendengar. Lagu klasik “Canon in D Major” dari Johann Pachelbel yang menjadi pengiring film ini turut membangun emosional cerita.
Berbeda dengan standar iklan shampoo yang umumnya menggunakan selebriti sebagai endorser-nya, di film ini tidak ada selebriti sama sekali. Melalui cerita yang emosional, Pantene berusaha membangun kedekatan dengan audiensnya. Logo Pantene sendiri hanya muncul di akhir film, dan kekhasan kibasan rambut (seperti iklan shampoo pada umumnya) muncul saat si anak perempuan bisu dan tuli ini dengan ekspresif membawakan biolanya di konser. Tema “You Can Shine” terasa kena sekali dengan cerita ini, dimana semua orang, dengan keterbatasannya masing-masing tetap bisa bersinar asalkan punya niatan kuat.









iyah, tadi pagi liyat di blognya Paman Tyo…
keren, bikin mata berkaca-kaca…
Bagus film-nya, pengarahannya mampu nyalurin emosi ke penonton.
keren pelemnya pit,,, pesannya nyampe banget… :’-(
Sekarang ini uda byk brand yang menampilkan iklan dgn cerita yg emosional. Bgs nih. Iklan kaya gini kl dr pengamatan saya lbh mendapat perhatian dr masyarakat. Bnr ga tuh kang pitra?
sumpah keren iklannya.. harusnya iklan kayak gini. aku paling suka film yang inspiratif kayak gini yang tidak asal menampilkan bintang berbody dan berface aduhai..
Kalau ngeliat bahasan ini dan 2 singer social media @ youtube yang pitra bahas, jadi membayangkan apakah nantinya pemain iklan tidaklah harus ber-fisik artist ….?
langsung ingat sancai begitu liat pemainnya,,
sayang, iklan ini dikotori dengan kekerasan. kenapa untuk menunjukkan sebuah kebaikan harus menonjolkan keburukan?
saya malah sangsi kalau artis yang digunakan sebagai penyalur di iklan ini, apakah feelnya akan seperti ini…
salam, posting yang bermanfaat, sorry ngikut thread komentar ini sebagai salam kenal… sy Agus Suhanto
[...] Kakak beradik Audrey dan Gamaliel bisa menunjukkan kelihaian mereka bernyanyi di YouTube. Sebuah cerita iklan yang membuat terharu pun bisa beredar dengan cepat, karena meskipun berformat iklan, konten ceritanya sangat menggugah [...]
Tinggalkan komentar Anda!
Facebook Page
Books
Media Ide Facebook Friends
Ayo gabung!Login
Media Ide Friends
Kategori
Arsip
Tag
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
Artikel Terakhir
Komentar Terakhir
Komentar Terbanyak
Setiap materi dalam blog ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.
© 2005-2008 Media Ide. Didukung oleh PT Strategi Optima, menggunakan WordPress dengan theme modifikasi dari Arthemia.