Home » Online Living

Suara Remaja di Twitter

18 February 2010 2,108 views 20 komentar

twitterstudentMemang nggak ada data jumlah yang pasti, tapi yang pasti suara remaja di Twitter sangat banyak. Buktinya, suara-suara mereka sudah beberapa kali menggaung menjadikan suatu topik menjadi trending topic. Suara mereka sangat berbeda karakternya dengan suara pengguna Twitter dewasa (ya iyalah). Kalau yang dewasa, topik yang hangat dibicarakan cenderung serius, seperti #tolakRPMkonten yang masih hangat belakangan ini. Mereka yang remaja (kebanyakan SMU dan kuliah tingkat awal) cenderung membahas hal-hal yang sifatnya remeh (atau setidaknya remeh di mata kita yang dewasa).

Kasus Marsha yang bisa dibaca di artikel ini sebagai salah satu contohnya. Kasus Rana dan alay beberapa bulan lalu juga serupa. Entah kenapa “pertengkaran” seperti ini gampang sekali menghangat di antara mereka. Bisa jadi, karena hal-hal seperti ini sangat mudah menyentuh ego mereka. Belum lagi kalau ada orang dewasa yang ikut tersinggung akan pernyataan ini dan memperparah keadaan. Tanpa sadar, bullying yang biasanya terjadi di sekolah jadi ikut merambah ke ranah daring.

Sebenarnya tidak semua trending topic tentang mereka bernada negatif. Pernah pula muncul trending topic #kelasguebanget yang menghibur. Mereka saling bercerita tentang hal-hal menarik, lucu, dan menyebalkan yang pernah mereka alami di kelas. Mereka punya dunianya sendiri yang menarik di mata mereka. Bisa jadi mereka tidak tertarik membahas topik seperti #tolakRPMkonten karena topik itu kurang relevan di mata mereka.

Jangan berpikir pula untuk mengatur mereka. Terkadang sebagai seorang dewasa, kita gatal melihat perilaku mereka. Gatal ingin mengatur mereka mana yang benar mana yang salah. Ingat saja waktu kita masih remaja dulu, memang kita suka kalau diatur-atur? Apalagi yang mengatur bukan orang tua, bukan guru, bukan anggota keluarga, tapi orang-orang yang nggak dikenal di Twitter.

Kalau mau mengajak para remaja untuk lebih banyak berkontribusi positif, ya cobalah mendekati remaja yang paling berpengaruh. Nggak sedikit loh pengguna Twitter remaja yang punya follower lebih dari 500, seperti @gadisghaliaa, @nengratna, @ilovenavy. Jumlah ini akan terus bertambah, seiring popularitas Twitter di kalangan remaja. Ajak para influencer untuk ikut berbagi topik yang lucu dan menarik seputar dunia mereka. Kita yang dewasa nggak usahlah sok mengatur-ngatur para remaja ini di Twitter. Mereka toh lebih senang mendengarnya dari suara teman yang sepantaran.

Kredit foto: David Silver

20 komentar »

  • uberVU - social comments :

    Social comments and analytics for this post…

    This post was mentioned on Twitter by anakcerdas: new post: Suara Remaja di Twitter http://bit.ly/8YNRgA summon: @gadisghaliaa, @nengratna, dan @ilovenavy…

  • mawi wijna :

    efek samping dari meramaikan trending topic, ujung-ujungnya malah ikut campur urusan pribadi orang lain…

  • eka nugraha :

    wah bener juga sarannya? untuk merubahnya memang dibutuhkan remaja yang bisa memberikan pengaruh positif :D

  • nengratna :

    ” … Mereka toh lebih senang mendengarnya dari suara teman yang sepantaran” –> saya ngetwit untuk denger dunia, kalo denger suara teman-teman mah udah di sekolah. heheheee :D

  • Pandu Truhandito :

    Setuju untuk langkah merangkul remaja influencer, Pit

    Ini gue dapet dari tweetnya @ariauakbar tapi rasanya memang waktunya diimplementasi: “etika berinternet harus masuk kurikulum pelajaran TIK. karena gak semua orang bisa otodidak belajar soal etika.”

  • Arham Blogpreneur :

    Kalau begitu bisa dibilang, para remaja sebenarnya punya tribe sendiri. Kayaknya gaung 4L bakal sedikit berkurang nih :P

  • -goenrock- :

    Eeeng… Gimana mau mau ngatur-ngatur apa yg mereka omongin di Twitter, lha wong baca tweet mereka yg rata2 nge-abuse RT aja udah pusing hihihi…

  • tongki :

    sebenarnya kita sama saja, yang membedakan cuma kapan kita lahir kok, hidup ABEGE! :D

  • dita.gigi :

    mereka ngetwit kan buat chating berjamaah… :|

  • maydina :

    gimana mas pit? sudah merasakan bahasa ‘Alay’ ? tuh dah ada aplikasi ‘twit4alay’ buatan juniorku @mhaykal n temen2nya..katanya dia sih ngegaul ama alay asyik juga kalo dah tau karakternya…so?

  • Darin :

    twitter dan facebook memang digilai remaja masa kini. setuju dengan mas, kudunya ada twitter remaja yg berpengaruh untuk penyeimbang.
    salam kenal :)

  • podelz :

    yups segement youth-lah yang hobby beginian. kemarin pas acara #langitmusik pada hobby semua ngejunk. :D

  • si Rusa Bawean :

    kalo remaja tweetnya banyakan hal yg gak penting kadang. namanya juga remaja **sok dewasa** haha

  • andrie-SekolahVirtual :

    Setiap masa memiliki trend-nya masing-masing…
    ya jangan juga harus dipaksa mereka untuk dewasa lebih cepat (walau harus ada edukasi yang membuat remaja lebih peduli bangsanya).
    Tapi juga jangan yang dewasa berlaku seperti anak-anak…

  • BERBAHAYA :

    Tergantung orangnya juga, positif negatif bukan pada sarana, melainkan pada pengguna.

    Kami muda, beda dan berbahaya…

    http://www.berbahaya.org

  • Dadan @ KuLacak.com :

    betul..tergantung ke diri kita masing2,.pengguna harus lebih hati-hati dan cerdas menggunakan teknologi.

  • el afiq :

    (jadi) masing-masing punya cara masing-masing.. :D

  • BaNi MusTajaB :

    kaum dewasa memang musti lebih bijak…

  • kharis sulistiyono @blog jadul nya :

    mungkin karena mereka narsis kali ya.. hingga kenarsisan mereka dinggap menjadi satu hal yang jauh dari aturan sebut saja “suka suka gue gitu loh”. :D

Tinggalkan komentar Anda!