Rejuvenasi Plasa.com
Bisa jadi semua orang sudah kenal dengan situs Plasa.com. Eh, ada yang belum? Kalau begitu, mungkin Anda masih terlalu muda untuk mengingatnya. Pada masanya dulu di sekitar tahun 2000-an tumbuh banyak situs portal. Bahkan saat itu sempat ada pameran komputer, dan para pemain situs portal itu ikut bereksibisi di sana. Pernah dengar Kopitime.com? Kitakita.com? Lipposhop.com? Kalau pernah dengar tiga situs ini, berarti Anda memang sudah tidak muda lagi. Tiga situs ini hanya sebagian dari puluhan situs portal berbasis konten lainnya yang ambruk di era dotcomer tahun 2000-an.
Di antara situs-situs itu ada yang beradaptasi, mengubah konsep, dan tetap bertahan hingga kini. Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi ternama tentu nggak mau ikut ketinggalan tren. Plasa.com sempat menjadi salah satu portal populer saat itu. Portal yang tak hanya menyajikan konten berita, juga menjadi ajang kumpul komunitas di forum. Kalau nggak salah, saat itu ada 3 situs forum yang populer. Selain Plasa.com, ada Kafegaul.com dan versi lamanya Kaskus.us. Tiga forum ini selalu ramai. Pembicaraannya pun beragam, seakan-akan sebuah mal, segala topik bisa ditemukan di sini. Jual beli barang juga ditemukan di ketiga forum, termasuk Plasa.com (sempat pula dulu ikut berjualan barang di ketiga forum ini).
Namun itu tahun 2000-an. Sekarang masanya sudah jauh berubah. Tidak semua forum bisa mempertahankan eksistensinya. Kini Kaskus.us diakui sebagai forum terpopuler dan menjadi situs komunitas lokal yang paling banyak pengunjungnya setiap saat. Hal ini terjadi karena proses rejuvenasi yang berhasil dilakukan Kaskus.us, dengan melahirkannya kembali dengan semangat yang lebih positif (dan membuang topik-topik yang berbau dewasa dan SARA).
Demikian pula dengan Plasa.com, meski dengan cara yang berbeda dengan yang dilakukan oleh Kaskus.us. Jumlah anggota forum lebih dari 78.000 pengguna, meski bisa dikatakan aktivitas mereka di forum ini kuran terlihat. Mungkin itu sebabnya Plasa.com lalu mengubah positioning-nya secara bertahap. Tidak lagi memposisikan diri sebagai forum segala ada, tapi mencoba memfokuskannya pada e-commerce (transaksi jual beli), sembari menggaet kerja sama dengan para pedagang toko daring lainnya. Versi baru situs ini bisa dilihat versi Beta-nya di sini. Forum sepertinya akan tetap dipertahankan, terutama untuk memberi kesempatan para pedagang toko daring di sana untuk membangun loyalitas pelanggannya.
Ibarat sebuah mal, Plasa.com ini menjadi pusat perbelanjaan, dan toko-toko pendukungnya sebagai “penyewa”-nya. Salah satu permasalahan krusial dari sebuah situs e-commerce (yang membuat situs lipposhop.com gagal) adalah perasaan tidak aman saat bertransaksi. Pembeli cenderung takut menggunakan kartu kreditnya saat bertransaksi. Meski kekhawatiran ini sudah lebih berkurang (buktinya, semakin banyak yang belanja aplikasi daring dan buku di situs luar dengan kartu kredit), tetap saja keraguan akan tetap ada.
Pola “e-commerce” yang terjadi di berbagai situs saat ini masih tradisional. Pesan barang, transfer uang manual ke bank, fax/email bukti transfer untuk konfirmasi, lalu barang dikirimkan. Tidak semudah kita melakukan pembayaran via PayPal, misalnya. Plasa.com sepertinya ingin membuktikan kalau isu kekhawatiran ini bisa dihilangkan. Mereka dengar-dengar sudah menjalin kerja sama dengan BII dan BCA, dan metode pembayarannya bisa bervariasi, dari kartu kredit, transfer, hingga pemanfaatan “mata uang” T-Cash (Telkomsel) dan F-Transfer (Flexi). Kita tunggu saja, apakah ini bisa menghilangkan kekhawatiran orang untuk belanja di ranah daring Indonesia.
Para penjual produk tentunya bisa memanfaatkan forum komunitas yang ada untuk memperkuat penjualan. Kalau Anda punya toko di sana, segeralah siapkan thread topik untuk menunjang pemasaran produk Anda. Siapkan dengan beragam artikel menarik di thread itu. Sehingga, saat situs Plasa.com ini resmi diluncurkan tanggal 27 Maret 2010, Anda sudah jauh lebih siap daripada para kompetitor Anda di sana.
Oh ya, siap-siap saja. Berdasarkan info dari seorang teman yang bekerja di Mojopia (yang kebetulan hampir semuanya kenal, termasuk bosnya), yang juga merupakan pengembang versi rejuvenasinya Plasa.com, akan ada kontes berhadiah 24 iPad yang dibagikan setiap jam saat peluncuran resminya. Kalau untuk ini, tunggu saja nanti info lebih lanjutnya ya (mudah-mudahan ini bukan gosip).











amiiinn! semoga beneran ada hadiah iPad nya
menurut kamu dengan melihat versi betanya, rejuvenasi plasa.com ini bakal sukses gak? bukan mendorong untuk judge the book by its cover, cuma kami menunggu opini pakar
kalau tak salah, eranya Plasa.com itu berbarengan dengan Xoom, Geocities, ato Lycos
wah untung saya gak tau situs Kopitime.com, Kitakita.com dan Lipposhop.com?
semoga beneran deh itu gosipnya :p
Kita tunggu saja tanggal mainnya
Social comments and analytics for this post…
This post was mentioned on Twitter by anakcerdas: new post: rejuvenasi plasa.com. Sudah pernah lihat tampilan barunya? http://bit.ly/bnmzqF #plasadotcom…
kalau bgtu saya termasuk yang ngak tau deh apa itu plsa.com *saya kan masih muda mas pitra
komunitas dulu kalo ngak salah ada yg namanya pondokput**i.com ya pit? *kabur*
Kalo tau plasa.com tapi g tau kitakita.com, berarti setengah tua ya? LOL.
menunggu peluncuran Plasa.com hasil rejuvenasi sembari membayangkan iPad dalam genggaman
Memang yang namanya bisnis ada yang keukeuh untuk bertahan dengan konsep lamanya (sebagai positioning) dan ada juga yang berubah untuk menciptakan positioning yang baru.
Mau dong iPad nya
Sudah ada kontes iPadnya. Salah satu bilbornya sudah biasa dilihat di Perempatan Tugu Summarecon, Jln.Perintis Kemerdekaan.
Wah,..
Boleh juga nih artikel..
Mau minta ijin,..boleh numpang copas ngga…
Thanks.
Ipad sepertinya hadiah yang menarik
kafegaul??? hihihi… jadi inget masa lalu…
)
mau donk ipad nyaaa…
[...] dengan tayangan blocking time di televisi, tentunya Telkom tidak main-main dengan barang rejuvenasinya ini. Apalagi, dalam 3 tahun mendatang, Plasa.com akan mendapat suntikan dana tambahan 2 juta USD [...]
wh keren Ipad nya.. bagaimana cara dapatin nya
wah mayan tuh ……
tapi dahabis ya…???
berarti.. kita2 nggak bisa buka mail lagi donk..
Tinggalkan komentar Anda!
Facebook Page
Books
Media Ide Facebook Friends
Ayo gabung!Login
Media Ide Friends
Kategori
Arsip
Tag
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
Artikel Terakhir
Komentar Terakhir
Setiap materi dalam blog ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.
© 2005-2008 Media Ide. Didukung oleh PT Strategi Optima, menggunakan WordPress dengan theme modifikasi dari Arthemia.