Demi Sebuah Badge
Waktu kecil badge selalu terasosiasikan dengan kegiatan Pramuka. Di era Web 2.0 badge diasosiasikan dengan aktivitas seseorang saat mengarungi sebuah situs social media. Tahun lalu Plurk membangun diferensiasinya dengan menciptakan berbagai badge prestasi seseorang saat beraktivitas di mikroblog tersebut. Ini menjadi pemicu para pengguna awal untuk meraih prestasi sebanyak-banyaknya. Hingga saat generasi awal pengguna Plurk yang mencapai karma 100 dan mendapatkan hampir semua badge, kebosanan pun mulai muncul. Tidak ada prestasi baru yang bisa dicapai. Belakangan ini, Plurk menciptakan beberapa badge baru untuk mengajak orang meraih prestasi lebih tinggi (seperti meng-invite lebih dari 10.000 plurker baru).
Tahun 2010 memang diprediksikan sebagai eranya situs berbasis lokasi, dan ini dibuktikan dengan suksesnya Foursquare dan Gowalla, termasuk Koprol, situs mikroblog lokal yang memang membangun diferensiasinya di sana. Saat ini sepertinya para pengguna aktif social media lagi suka-sukanya eksis di Foursquare. Mereka berlomba-lomba menjadi Mayor (walikota) di lokasi tertentu. Kemana-mana nggak lupa untuk check-in. Menjadi Mayor memang dianggap sebagai salah satu bentuk prestasi, karena dianggap orang tersebut memang eksis di lokasi itu.
Foursquare juga menciptakan berbagai badge yang intinya mirip dengan Plurk, mengajak penggunanya untuk punya target tertentu. Semua badge ini terkait dengan check-in yang dilakukan penggunanya di suatu lokasi. Yang bagusnya lagi, badge ini dikaitkan juga dengan aktivitas sosialnya. Seperti badge BFF (Best Friend Forever) yang didapat saat seorang pengguna check-in 10 kali dengan seorang teman yang sama. Atau Swarm Badge, saat ada 50 orang check-in di tempat yang sama.
Foursquare juga memanfaatkan popularitas badge ini sebagai sarana kerja sama komersialnya dengan suatu brand. Sebegitu fleksibelnya Foursquare, sehingga Foursquare dengan mudah bisa membuatkan sebuah badge yang terkait dengan aktivitas di sebuah kota dan event. Seperti kerja sama yang dilakukan antara Foursquare dan Starbucks. Pengguna Foursquare yang check-in di lokasi Starbucks yang sudah ditentukan, akan mendapat bonus badge Barista. Starbucks pun mendapat keuntungan karena melalui Foursquare, mereka bisa tahu pelanggan loyal mereka. Plus review dan tips para pengguna tentang Starbucks di lokasi tersebut.
Untuk kalian yang aktif di Foursquare, bisa ikut bergabung di milis id-foursquare (ya, beneran, belum apa-apa sudah ada milisnya) atau follow @id4sq di Twitter. Info-info lain seputar badge Foursquare bisa dilihat di blog ini dan ini.
Sebagai bonus, ini foto hasil kumpul-kumpul id-foursquare di Nathan Coffee, Plaza Semanggi, semalam. Gara-gara ini, langsung dapat Swarm Badge. Oh iya, yang datang memang kurang lebih cuma segini, padahal yang mengaku check-in di lokasi ini ada lebih dari 100 orang. Hihi, banyak yang curang ya?



[...] This post was mentioned on Twitter by Pitra, Pitra, Federal Marcos, pandu gunawan, ID-4SQ and others. ID-4SQ said: RT @anakcerdas: Demi Sebuah Badge http://bit.ly/bbzWpk #4sqdayjkt [...]
aku gak ikut gituan.. Well, punya accountnya sih tapi gk perna dibuka.. Hahag..
Simple, kotaku kan ndeso –gak ada mall ato resto2 gahul gitu. Mau check in di mana coba? Huhuhu. *lah curcol
bagi gw, yang namanya check in ituh… ya di hotel! short time! *eh?*
emang deh pitra sebelum tidur pasti ngeblog dulu.
gue ada di situ, salam kenal semua!
Haha aku gak pernah mainan foursquare, cuman penonton saja
Kok ada si Nunik sama Ade hahahaha. Keluyuran terus skarang… hohoho.
Ahhh jadi pengen kemarin beneran ke sana
Kita wajib loh satu saat nanti mengadakan gathering SUPER SWARM BAGDE yaa
Btw, abis gabung di milis, jangan lupa kenalan :p
Hahaha ada wajahku! Saya jujur check-in dong
Tadinya mau remote tapi ternyata ada yg pengen ditemani ngider2 ke Centro, ya udah abis dari Centro naik deh ke atas
waduh cepet aja udah diposting ke blog, hidup pitra!
Aley: it was my first debut of my comeback to social media gathering actually, after 5 years of seclusion
wah saya ndak punya Iphone, ndak punya BB, ndak punya Palm, dan Android (salah tulis ndak sih
)
aku ada juga loooo.. tapi ga ikut foto foto
aduhhh
aq lupa cek in
hehe
ga kuku liat mayor venue nya
hmm.. eksistensi 4sq memang semakin menggurita di mana2. ini jadi tantangan buat koprol yang merupakan konten lokal supaya lebih berbeda dan memiliki pengguna setia
[...] model serupa dengan lencana atau status mayor pada 4sq untuk memberi penghargaan kepada [...]
[...] komunitas. Saya ingat, pertama kali ikut gathering lagi adalah saat @id4sq pada 16 April 2010 kumpul2 di Nathan Coffee Sky Dingin Plangi untuk mendapatkan Swarm [...]
Tinggalkan komentar Anda!
Facebook Page
Books
Media Ide Friends
Kategori
Arsip
Tag
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
Artikel Terakhir
Komentar Terakhir
Setiap materi dalam blog ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.
© 2005-2008 Media Ide. Didukung oleh PT Strategi Optima, menggunakan WordPress dengan theme modifikasi dari Arthemia.