Home » Online Branding

Protes Ala Facebook

30 November 2010 1,930 views 3 komentar

Ada yang nge-like Facebook Page DKNY? Nah, sejak Senin kemarin wall post di Facebook Page ini penuh dengan protes dari PETA (People for the Ethical Treatment of Animals). Mereka melakukan protes anti fur untuk DKNY.

Tiga belas pengguna Facebook mengganti profil foto mereka dengan huruf kapital, dan melakukan posting secara berturut-turut, sehingga terbaca dari atas ke bawah “DK BUNNY BUTCHER.” PETA protes penggunaan bulu kelinci yang menjadi bagian dari clothing DKNY. Inisiatif ini berujung pada ratusan pendukung lain yang ikut membanjiri Facebook Page dan menghujani wall post dan komentar dengan kritikan serupa. Dalam sekejab, Facebook Page ini memiliki 200.000 fans. Tentunya mereka bergabung bukan karena suka akan DKNY tapi untuk ikutan mengirim protes.

Cara yang dilakukan PETA ini dikenal dengan istilah letter bombing. Silakan cek situs ini untuk tahu cara membuatnya.Aksi seperti ini pernah melanda Facebook Page milik salah satu Gubernur di Amerika Serikat. Waktu itu para pemrotes menuntut diberlakukannya Undang-undang Autism.

Selain protes di dunia virtual, PETA secara bersamaan juga melakukan demonstrasi di depan kantor Donna Karan’s New York.Seperti disebutkan di artikel Mashable, juragan kampanye protes Ashley Byrne mengatakan kalau PETA mulai beralih melakukan protes melalui kanal Facebook, dengan tujuan bisa meraih audiens baru yang mungkin belum tahu tentang kekejaman yang terjadi pada setiap fur di setiap lini clothing-nya.

Barusan saja Selasa malam pukul 22:30 WIB, saat ngecek ke Facebook Page DKNY, admin sudah melakukan tindakan. Saat ini wall post hanya menampilkan posting dari DKNY saja, namun tetap saja komentar makian dan kritikan bisa dilihat di bawah setiap posting-nya.

Kalau dulu orang protes sambil panas-panasan di jalan raya, belum tentu juga bisa berhadapan dengan pihak yang diinginkan. Belum tentu juga didengar orang, karena semakin banyak yang antipati dengan protes di jalan. Melalui Facebook, protes seperti ini bisa langsung mendapat perhatian banyak orang, terutama kaum netizen yang pastinya akan dengan cepat menyebarkannya ke orang-orang lain.

Kalau menurut pendapat Anda, lebih bergaung mana? Protes di jalan raya atau protes di social media?

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

3 komentar »

  • Protes Ala Facebook | Marketeers :

    [...] Artikel ini juga bisa dibaca di blog penulis: Protes Ala Facebook [...]

  • kurniasepta :

    tergantung TV dan korang, meliput yg mana. Media itulah yg bisa membuat jadi hip

  • Yodhia @ Blog Strate :

    Hebat juga cara protesnya…..keren….

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge