Home » Online Living

Bermain Android Honeycomb

12 June 2011 4,494 views 11 komentar


Masih ngomongin Android, belakangan ini semakin menikmati kembali penggunaannya, terutama sejak memegang sebuah tablet Acer Iconia yang ber-OS Honeycomb. Haha, rasanya beda banget lah, karena berbeda dengan OS Eclair, Froyo, atau Gingerbread, OS Honeycomb ini memang didesain untuk ukuran tablet 10 inci. Salah satu aplikasi keren yang tertanam langsung saat pegang Acer Iconia adalah Google Music. Anggaplah ini semacam Media Player-nya Honeycomb, dengan tampilan yang menarik.

Setelah pegang beberapa minggu Acer Iconia, jadi sempat mencoba banyak aplikasi menarik dari Android Market. Berikut ini beberapa rekomendasi aplikasi (bukan games) yang layak dicoba:

Feedly

Melalui aplikasi ini, kita bisa membaca tulisan-tulisan terakhir dari beragam blog terkenal dari beragam genre. Dari teknologi, interior, grafis, hingga games. Kita bisa memasukkan bacaan dari Google Reader milik kita untuk ditampilkan di sini. Tampilan desainnya bagus dan rapih, dan memang didesain untuk tablet.

MoboPlayer

Ini mungkin pemutar multimedia yang saat ini paling keren di Android Market. Bisa memutar hampir semua ekstensi video, dari AVI, FLV, MP4, hingga MKV. Putar di sini, colok kabel Micro HDMI dari tablet ke layar televisi, dan kita bisa mendapatkan hiburan yang menyedapkan mata.

EasyTube

Aplikasi ini sangat mudah dipakai bila kita ingin mengunduh koleksi video YouTube.

MP3 Music Downloader

Aplikasi ini akan langsung melakukan pencarian lagu yang kita inginkan. Koleksi lagu yang terunduh akan langsung masuk dalam playlist. Kita juga bisa mencari lirik lagu yang sudah kita unduh. Aplikasi ini akan mencari lagu melalui jalur yang dianggap legal. Oleh karena itu, tidak semua lagu yang didapat berisikan penuh. Ada beberapa lagu populer yang hanya bisa diunduh potongan 15-30 detiknya saja.

Tablet Wallpaper

Melalui aplikasi ini, kita bisa mencari wallpaper untuk tablet Honeycomb. Kita bisa mencari berdasarkan kategori yang sudah disiapkan, atau berdasarkan keyword. Langsung pilih dan set as wallpaper.

Dropbox

Aplikasi ini seperti namanya, berhubungan dengan situs Dropbox.com. Anggaplah ini sebagai situs tempat kita menyimpan berkas kita secara virtual, yang tersinkronisasi dengan offline. Aplikasi di Android ini serupa fungsinya dengan versi desktop-nya.

Tweetcomb

Sangat banyak aplikasi klien untuk Twitter di Android, namun (rasanya) baru aplikasi Tweetcomb yang didesain untuk ukuran tablet.

CamCard

Ini mungkin aplikasi paling canggih di Android. Aplikasi komersial seharga $6.99 ini menyederhanakan pengarsipan kartu nama. Saat kita menerima kartu nama dari relasi, kita tinggal foto kartu nama ini menggunakan aplikasi ini. Setelah difoto, aplikasi ini akan memindai dan memotong kartu nama dan mengarsipkannya dalam file. Lalu aplikasi ini akan melakukan pemindaian lebih jauh dan memprediksi nama, alamat, telepon, fax, email, dll, dan langsung meng-input-nya dalam kontak kita. Jadi kita nggak perlu risau kalau kita kehilangan kartu nama relasi kita, karena kita sudah punya arsipnya.

Quickoffice Pro HD

Aplikasi ini mungkin yang paling mahal di Android Market, harganya $24.99. Versi HD adalah versi yang memang didesain untuk tablet. Fungsinya menggantikan Microsoft Office di Windows, karena aplikasi ini memiliki versi word, excel, dan power point-nya sendiri, yang compatible dengan versi Mircrosoft. Alternatif lainnya untuk Android bisa pula menggunakan Documents to Go atau Think Free, meski dua aplikasi ini belum ada yang didesain untuk ukuran tablet.

File Station

Sebelumnya ada aplikasi ASTRO File Manager yang paling enak dipakai untuk Android versi lawas. Untuk versi Honeycomb, silakan coba aplikasi File Station. Melalui aplikasi ini kita bisa melakukan manajerial berkas data lebih enak. Kita bisa langsung mensortirnya pula berdasarkan tipe file aplikasi, video, musik, gambar, dan dengan mudahnya bisa langsung kita share pula ke email, Bluetooth, Dropbox (kalau memang punya), dll.

Screenshot ER

Aplikasi Screenshot ER mungkin saat ini barulah satu-satunya aplikasi tangkap gambar layar di Android Market untuk Honeycomb. Yang paling repot untuk aplikasi screenshot adalah dibutuhkannya akses root sebelum bisa menjalankan aplikasi tersebut. Nggak semua device Android gampang untuk di-root. Caranya bikin pusing. Nah, untungnya Acer Iconia ini sangat gampang di-root. Yang dibutuhkan hanya sebuah kartu Micro SD tertanam di dalamnya, lalu unduh aplikasi di tautan ini. Semuanya otomatis. Nggak sampai 5 menit, akses ke root pun bisa diperoleh. Kalau masih bingung, silakan tonton video ini.

Market Access

Salah satu yang menyebalkan dari Android Market adalah limitasi transaksi pembelian hanya untuk regional tertentu. Akibatnya, beberapa aplikasi tidak bisa kita beli hanya karena kita berada di luar Amerika. Untuk “menipu”-nya kita bisa menggunakan aplikasi Market Access, yang akan mensimulasikan device Android kita berada di teritori Amerika. Aplikasi Market Access ini hanya bisa dipakai pada device yang sudah di-root. Alternatif lainnya adalah menggunakan aplikasi Market Enabler.

Oh ya, tidak semua aplikasi di atas bisa ditemukan di Android Market ya. Silakan langsung cari di Google saja, dengan mengetik misalnya “Market Access apk download.” Nah, tertarik untuk mencoba? Hihihi, cari tablet Android dulu kalau mau :)

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

11 komentar »

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge