Kala Akun Twitter Pseudonim Menghasilkan
Akun Twitter pseudonim menghasilkan revenue? Sudah terjadi di 2011. Dengan keunikan gaya katanya masing-masing, akun-akun seperti ini ternyata bisa mendapatkan banyak follower. Para ABG yang doyan bermain di Twitter suka sekali mem-follow akun seperti ini. Banyak akun pseudonim pun menjadi sukses karena kekahasannya. Ada @pepatah, @tweetramalan, @soalCINTA, dll.
Orang mem-follow karena konten akun tersebut menarik. Buat orang yang kehabisan bahan mentweet, akun-akun ini menjadi salah satu cara mereka untuk berkomentar. Apalagi saat tweet mereka mendapatkan RT dari akun pseudonim tersebut. Pasti bangganya setengah mati. Dengan interaksi semacam ini, wajar jika brand akhirnya ikut melirik akun-akun pseudonim ini sebagai media penyampaian pesan. Bisa bersifat langsung, bisa berupa kuis, atau permainan hashtag. Sudah banyak pemilik akun pseudonim yang mendapatkan rejeki tambahan selama 2011 kemarin. Semakin tinggi follower yang mereka punya, semakin besar potensi pendapatannya.
Banyak teori bilang kalau jumlah follower itu tidak penting, tapi lebih penting interaksinya. Kenyataannya, angka follower itu angka seksi yang selalu menjadi tolak ukur keberhasilan akun. Wajar jika muncul akun-akun baru yang demi eksistensi berusaha mendapatkan follower sebesar mungkin. Caranya? Ada yang membelinya. Bahkan ada servis lokal yang menawarkan itu. Silakan deh coba sendiri.
Atau ada yang nggak mau pusing. Meski membutuhkan investasi lebih besar, ia lebih baik membeli akun orang lain saja. Caranya, ya dicari akun yang temanya sesuai dengan keinginannya. Transaksi dengan pemilik akun. Lalu serah terima login dan password. Setelah itu, terserah si pemilik akun akan menggunakannya untuk apa. Biasanya, hal pertama yang dilakukan adalah dengan mengganti nama akun dan bio. Ada juga loh servis lokal yang menawarkan ini.
Kelemahan cara ini adalah, para follower akan bingung, kenapa tiba-tiba muncul akun asing di linimasanya. Meskipun isi tweetnya masih bertemakan sama, tetap saja hal ini terasa janggal. Pastinya akan ada ratusan, bahkan ribuan yang akan unfollow. Namun jumlah itu tetap saja tidak terasa signifikan kalau sebelum transaksi berlangsung, jumlah follower-nya mencapai jutaan. Anggap saja itu acceptable loss.
Nah, ini yang terjadi ketika tanggal 2 Januari kemarin tiba-tiba akun pseudonim populer @soalCINTA berubah nama menjadi @DennyJA_CINTA. Entah berapa nilai transaksi yang terjadi ya, karena @soalCINTA itu kini sudah memiliki lebih dari 1 juta follower, dan merupakan salah satu akun pseudonim populer dan langganan bagi brand untuk berpromosi. Akun @soalCINTA saat ini masih punya potensi mendapatkan penghasilan yang tinggi setiap bulannya. Selain akun @DennyJA_CINTA, ia sebelumnya juga punya akun @DennyJA_Pantun.
Setelah membeli akun, Denny JA (cek profilnya) kini mengadakan kontes di akunnya. Lumayan tuh hadiahnya. Jujur saja, agak bingung sih dengan motivasinya melakukan pembelian akun ini. Apakah di sini ia berniat investasi untuk kepentingan kampanye klien-kliennya? Sehingga saat kampanye pilkada (atau apapun), ia bisa memanfaatkan akun ini sebagai salah satu kanal promosi klien-kliennya? Meski aneh juga sih, karena karakteristik follower akun ini kan kebanyakan para ABG yang kemungkinan besar tak terlalu peduli dengan isu-isu politik.
Apakah Anda punya pemikiran lain?


kalo menyangkut bisnis, apapun cara akan di jalankan,
tapi ya bener kalo followernya ga ngerti dan ga suka toh pelan2 pada unfollow ya rugi sendiri sih
beh selalu ngiri saya baca tulisan rapi macam gini
emang udah boleh ya akun twitter gitu diperjualbelikan?
bukannya ada poin di TOS twitter yang bilang ga boleh diperjualbelikan?
Billy Koesoemadinata baru saja menulis..Short Story #82: Tahun Baru, Terus..?
wah kok jadi aneh ya, dari @soalCINTA menjadi @DennyJA_CINTA, malah jadi gak komersial gitu namanya, kurang menarik.
Masih belum ada ide mas pit, nanti kalau sang ide sudah muncul aku ping kemari
..
sementara coba kilik kilik sang klien hihihi.. siapa tau dia keceplosan
Setuju sama Mas Warm, kalau nggak suka bisa diunfoll, malah rugi berkurang followersnya. Tapi kalau sudah jutaan, berkurang seratus followes juga nggak masalah kali ya.
Indahjuli baru saja menulis..Menonton Musikal Laskar Pelangi Highlights
Beneran deh
Jadi komodifikasi
Akun media sosial sekedar jadi komoditas yang bisa dialihkan dengan nilai tertentu
Pertanyaanku, apakah itu hanya akun yang dialihkan atau admin akun juga ikut dialihstatuskan?
Gerakan unfollow? Aku kok gak terlalu yakin. Masyarakat kita tidak mempunyai daya kritis yang begitu besar untuk melakukan aksi boikot. Kl pun ada, itu tidak signifikan
Bukik baru saja menulis..Bukik Bertanya: Undangan untuk Berkolaborasi
kalau sudah tidak nyaman tinggal klik UNFOLLLOW aja kok repot…
yang jadi pertanyaan itu dibeli berapa duit?
Aku memang bukan ABG
Buktinya gak follow akun2 ituh hahaha
Ceritaeka baru saja menulis..Ngomongin Inovasi
fenomena menarik, ada apa gerangan.
kira2 dijual berapa ya….
apakah ini untk persiapan 2014….
Kalo twitter bisa memenuhi demand brand dan pemasang iklan sejak dulu (entah dengan ads atau apa) seperti yg dilakukan twitter. Mungkin jual-beli akun twitter dengan nilai seperti yg di gosipkan, gak akan terjadi
kalau dilihat dari profile DJA
dia concern(aktif, dapet award,dll) di dunia politik
bisa jadi g jauh jauh buat di monetize untuk #2014
tentunya dia udah punya banyak link orang dalem
decision maker untuk social media campaign
tau sendiri kucuran duit Parpol seberapa gede
canggih, ada model website kaya yukfollow. ckckck
Nard4Reynard baru saja menulis..Ih, jijik banget…
wih canggih gan .
tentu saja ABG yang lebih menarik. karena politik sekarang sudah dimainkan dengan atasan yang bersangkutan oleh
Gathot Novin baru saja menulis..PELATIH BARCELONA AKAN PINDAH
Bikin ahhh, siapa tahu laku
Rusa baru saja menulis..#oblongmerahmuda, Persembahan 4 Tahun Blogger Ngalam
Lama2 eksistensi di twitter bisa di salah gunakan.
seperti kejadian akun2x maupun pages2x FB yang diperjual belikan maupun yang di hack untuk kepentingan dagang..
ada teman dengan friendlist luar biasa, di hack.. besoknya jadi “sinar jaya elektronik”..lol
terlihat konyol memang, tapi 1% orang tidak pintar yang terjaring pun sudah ckup untuk menangguk keuntungan…
twitter?? even more greater market can be reach…
lisda baru saja menulis..Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik
makasih atas infonya, baru tau aku soal twitter, mungkin soal cinta tuh keywordnya terkenal deh, sekarang dah banyak yg cyber scream, 1 orang punya akun begitu banyak hihi.
sekali lagi makasih atas infonya moga sukses selalu
Yani baru saja menulis..“RTR” Remote Control Cars
Tinggalkan komentar Anda!
Facebook Page
Books
Media Ide Friends
Kategori
Arsip
Tag
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
Artikel Terakhir
Komentar Terakhir
Setiap materi dalam blog ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.
© 2005-2008 Media Ide. Didukung oleh PT Strategi Optima, menggunakan WordPress dengan theme modifikasi dari Arthemia.