Info dan artikel baru seputar advergame, animasi, komik, video, viral, dan website.
Ngeblog di Persinggahan Lain
Kategori: Info, Blog — Pitra @ Sunday, February 10, 2008, 11:12 pm

Semua blogger di jagad ini sudah tahu kalau Dian Sastro itu ngeblog. Si model cantik ini mengkompori temannya, Wulan Guritno, untuk ngeblog pula. Di tempat lain, Maia pun ikut meramaikan jagad blog pula di tongkrongannya Detik yang baru. Semua blogger menanti-nanti, kapan ya Cinta Laura ikutan blogging? emoticon

Lah, para seleb jadi banyak yang mulai blogging. Saking selebnya, satu posting di blognya Dian Sastro bisa disampiri hingga 150 komentar dalam 3 hari. Bayangkan blog Media Ide ini yang mencapai rekor tertinggi posting per tulisannya saja butuh waktu tahunan. Itu pun harus topik yang nyeleneh, supaya memancing banyak komentar.

Ngomong-ngomong soal blogging, mampirlah di persinggahan saya lainnya di Dagdigdug. Tapi nggak janji pula akan sering blog di sana. Karena saya bukan Paman Tyo atau Ndoro Kakung yang sepertinya punya kemampuan menghentikan waktu untuk menulis di banyak blognya. Pokoknya, semua yang nggak berhubungan dengan pekerjaan atau kompetensi saya, akan coba saya tuliskan di blog itu (niatnya). Biar sekali-sekali bisa menulis santai, tanpa beban tema topik tertentu.

Update: pada saat posting ini ditulis, Roy Suryo akhirnya ngeblog juga. Jadi, bukan tren sesaat lagi donk?

Iklan Komersial di Blog, Tertarik Nggak?
Kategori: Knowledge, Blog — Pitra @ Monday, December 3, 2007, 11:19 pm

Iklan di BlogBeberapa waktu lalu pasti sudah banyak yang melihat iklan XL di blog Paman Tyo, Ndoro Kakung, Enda, dan Pak Nukman. Format iklannya disesuaikan dengan blog masing-masing. Ada yang mengambil format banner, dan ada yang sekedar menampilkan tautan teks saja. Beberapa di antara mereka juga sedikit mengulas tentang kampanye Makin Seru-nya XL  di blog masing-masing.

Sehabis Pesta Blogger kemarin, teman-teman Merdeka juga sempat menyinggung, perlu nggak ya teman-teman blogger Merdeka beriklan? Kalau iya, formatnya seperti apa? Pengukurannya bagaimana? Lalu, bagaimana kita menilai sebuah blog itu cocok/layak dipasang iklan? Yang jelas, yang dimaksud di sini tentu bukan sekedar AdSense, AdBrite, Chikita, dan sebagainya. Tapi, memanfaatkan media blog sebagai alternatif media pemasangan iklan untuk kampanye produk atau brand tertentu. Kalau di luar, mungkin seperti iklan yang tampil di blog TechCrunch, ProBlogger, atau Boing Boing.

Blog Indonesia jumlahnya banyak (sekarang lebih dari 150.000, bukan 130.000 lagi) dan ragamnya jelas sangat bervariasi. Terlepas dari si blogger mau atau nggak dipasangi iklan, tentu saja perlu ada penyeleksian blog-blog mana yang kira-kira cocok untuk ditaruh iklan komersial di dalamnya. Iklannya pun tentu harus kontekstual pula dengan konten blognya.

Misalnya, kalau ada produk telepon genggam ingin beriklan, mungkin ia akan cocok untuk dipasang di Disitu atau Trendy Gadget. Kalau produknya susu untuk keluarga, mungkin cocok kalau ditaruh di blognya Lita atau Venus. Atau kalau produknya berhubungan dengan perhiasan atau pakaian, mungkin cocok kalau ditaruh di blognya Fashionese Daily. Pemetaan blog-blog ini juga menjadi penting agar kita bisa tahu jumlah blog yang ada pada kategori segmen tertentu.

Hal penting lainnya, untuk yang tertarik beriklan melalui blognya, si blogger harus siap dengan data kuantitatif yang bisa dipertanggungjawabkan. Alangkah baiknya, bila sejak awal blog dibangun, ada catatan mengenai traffic blog tersebut. Untuk yang di-host di server sendiri, mungkin cukup memanfaatkan data statistik bulanan AwStats. Tapi yang nebeng di Blogspot atau Wordpress, bila mungkin, pasanglah Google Analytics di dalam template-nya. Data yang diambil minimal cukup unique visitor, page view, dan lama kunjungan di blog. Jumlah tulisan dan komentar per bulannya juga bisa membantu untuk menilai tingkat popularitas blog. Data ini yang menjadi argumen kuantitatif ramai atau populernya blog di mata pemasang iklan.

(lanjut?)

Membangun Blog itu Sulit-sulit Mudah
Kategori: Knowledge, Blog — Pitra @ Tuesday, October 30, 2007, 10:36 am

Bukan mudah-mudah sulit ya. Banyak sulitnya daripada mudahnya (kalau memang berniat jadi blogger serius). Sambil mencoba melengkapi apa yang sudah dituliskan Pak Nukman, ada beberapa pengalaman dari blog ini yang mungkin bisa dijadikan rujukan untuk mengembangkan sebuah blog menjadi lebih baik.

Pertama, pastilah passion. Ini sudah banyak diungkapkan para blogger lain. Kalau memang niat menjadi blogger, sebaiknya jangan tanggung-tanggung. Jangan menjadi blogger karena (katanya) bisa dapat duit banyak dari kegiatan ngeblog. Atau hanya ingin sekedar menampilkan profil diri online hanya karena sekarang fasilitas membuat website itu gampang.

Menulislah dalam blog karena Anda memang punya kecintaan untuk menulis. Tumbuhkan kesadaran kalau Anda ingin membagikan pengetahuan dan pengalaman Anda yang berharga kepada orang lain. Bukan karena Anda butuh duit. Ilmu Anda nggak akan habis kok kalau dibagikan. Bahkan Anda bisa belajar hal baru, karena setelah itu Anda dituntut untuk mengejar ilmu baru lebih banyak, supaya tetap tahu lebih dulu daripada orang lain.

Kedua, fokus. Pertimbangkan sejak awal konten blog yang akan Anda tulis. Blog ini akan dibawa ke arah mana. Apakah akan bersifat personal? Ataukah akan membahas tentang kecintaan Anda akan kuliner? Ataukah liputan jalan-jalan Anda ke berbagai kota? Sebenarnya tidak ada yang melarang Anda untuk mencampuradukkan beragam tulisan dalam satu blog. Hanya saja konsekuensinya, identitas blog Anda akan menjadi buram. Pilihlah tema konten yang tidak terlalu sempit, tapi juga tidak terlalu luas. Misalnya, blog ini membatasi hanya pada tulisan yang berhubungan dengan dunia kreatif, khususnya interaktif. Anda tidak akan menemukan curhat penulis di sini.

(lanjut?)

Apa Kata Blogger Soal Kemerdekaan?
Kategori: Viral, Blog, Widget — Pitra @ Thursday, August 16, 2007, 9:49 pm



Topik itulah yang mendasari pembuatan widget RSS Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini. Terpikirkan baru sore tadi, dan langsung dikerjakan dalam 3 jam kurang. Keyword yang menjadi dasar pencarian adalah kata-kata yang tentunya relevan dengan kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu: proklamasi, kemerdekaan, Indonesia Raya, dan Rengasdengklok. Pencarian dilakukan melalui fasilitas RSS yang diberikan oleh Google. Sebagai tambahan, dimasukkan pula RSS video bertemakan kemerdekaan yang diambil dari YouTube.

Silakan pasang widget ini di profil Friendster dan Blogger Anda. Caranya cukup klik get & share, dan klik tombol Friendster atau Blogger, lalu masukkan username dan password Anda. Kalau Anda mau pasang di blog atau website lainnya, bisa klik tombol embed, dan copy and paste kode HTML itu ke halaman Anda.

Masih bingung? Sudah, copy and paste saja kode berikut:

Ragam Komentar dan Kadar Candu
Kategori: Info, Blog — Pitra @ Tuesday, July 24, 2007, 2:19 pm

Setiap Anda menulis blog, tentu Anda mengharapkan ada seseorang yang berkomentar di blog Anda. Tapi pernahkah Anda merasakan bahwa komentar yang Anda dapatkan tidak sesuai dengan ekspektasi Anda? Blog Media Ide saat ini hanya memiliki 2.380 komentar. Di antaranya, banyak ragam komentar yang aneh, tidak pada tempatnya, tapi jelas-jelas bukan maksud kategori spam. Komentar yang rasanya tidak tepat dengan posting yang dimaksud, tapi karena bukan spam, rasanya jadi tidak etis untuk menghapus komentar tersebut.

Berikut tipe komentar yang dimaksud:

  • Tulisan membahas tentang satu topik dari kacamata tertentu (misal: pembuatan game tapi dilihat dari sudut pandang brand). Diawali dengan munculnya sebuah komentar yang bertanya tentang game tapi tidak pada konteks yang sama. Ia malah bertanya tentang bagaimana melakukan cheat game tertentu. Gara-gara komentar ini, hampir semua komentar di bawahnya bernada serupa, yang makin lama makin melenceng dari bahasan tulisan dalam posting.

  • Kebanyakan tulisan di blog ini memang membahas tentang suatu brand tertentu yang melakukan kampanye online. Semua tulisan ini adalah pandangan dari penulis, dan bukan pandangan dari pemilik brand, dan jelas-jelas tidak mewakili kepentingan brand. Yang lucu adalah, sering kali malah muncul pertanyaan-pertanyaan dalam komentar yang menanyakan hal tertentu yang hanya pemilik brand (atau agency-nya) yang tahu. Si penanya berharap akan mendapat jawabannya di blog ini. Pertanyaan ini jelas tidak akan bisa dijawab karena blog ini bukan dimiliki oleh pemilik brand tersebut. Analoginya, kalau Anda membaca ulasan tentang Kijang Innova di koran Kompas, Anda tidak akan bertanya tentang produk Kijang Innova ke redaksi Kompas bukan?

  • Komentar yang ala kadarnya, tapi selalu diembel-embeli dengan tautan ke website-nya di akhir kalimat. Kalau website yang dimaksud masih relevan dengan topik tulisan sebetulnya sih tidak apa-apa. Tapi kalau tautan tersebut merujuk pada referral website seperti Agloco, Asia Bersama, atau sejenisnya, tentu ini bisa dikatakan sebagai spam halus (dilakukan sendiri oleh manusia bersangkutan, dan bukan mesin). Untuk komentar seperti ini, biasanya selalu mengalami pengeditan. Komentar tidak diubah, tapi tautan ke referral website dihapus.

  • (lanjut?)

63 Tahun Kemerdekaan RI
ragam sponsor
Floor FX A-BOX Rank My Wall Eye Pleasure
komentar terakhir
  • thimbuthank for infonya :)
  • nyit_nyitniy iklan lux animasi pertamakan!!! Tp bwt orng indonesia niy da bgs c… ada kemajuan bwt iklan di...
  • Khalid MustafaMakasih atas informasinya via email ke pak Gatot nih pak, tindak lanjut permasalahannya sudah saya...
  • ryanemariii mencapai nirwana bersama-sama :D salam kenal yaaahhh
  • venusmakasih maaasss…makasiiiiihhh 230;.*dijambak*
  • gokimhockBagi anda yang menggunakan Mandriva 2008 bisa mencoba langkah yang sy tulis di blog ini....
  • Belutzhehehe… ini yang mau dibahas kemaren di FreSh 2 tentang narsism :D
  • ardieWah idenya bener2 bagus, saya masih bingung gmn caranya supaya blog saya muncul duluan di google search, selain...
ragam tautan
dari blog lain

dunia yang gatal

  • Tunggu...

eye pleasure

  • Tunggu...

RSSKQF