Apakah keduanya berkaitan? Bisa saja. Coba lihat edisi-edisi majalah Bobo dan Kids Fantasi. Hampir semua brand yang beriklan di sana, memanfaatkan komik untuk mengkomunikasikan pesannya.
Pemanfaatan komik untuk komunikasi suatu brand sebetulnya bukan barang baru. Bobo malah telah melakukan hal ini sejak hampir 5 tahun lalu. Dulu tidak terlalu banyak, namun kini bisa dilihat hampir semua iklan di majalah tersebut menggunakan ilustrasi dan komik.
Yang paling sering terlihat muncul di Bobo adalah komik Paddle Pop. Kisah petualangan singa Paddle Pop dalam mengarungi berbagai daerah bernuansa fantasi mengajak anak untuk ikut asyik di dalamnya. Penggunaan maskot brand sebagai tokoh jagoan dalam komik memang paling banyak dilakukan. Di akhir cerita, brand tetap sebagai hero, dimana maskot brand berhasil mengalahkan musuh atau berhasil menyelesaikan suatu permasalahan.

Bentuk komunikasi serupa juga terlihat di komik Petualangan Fristi. Muncul di majalah Bobo dan Kids Fantasi, komik dengan sepasang jagoan bernama Neros dan Jazzmin ini, mengajak pembaca untuk hanyut dalam dunia petualangan Fristi. Sesuai dengan karakteristik brand-nya yang penuh imajinasi, cerita petualangan tokoh Neros dan Jazzmin ini pun penuh dengan imajinasi. Dalam kehidupan sehari-hari mereka, tokoh antagonis Profesor Jahat selalu mengganggu ketentraman dengan ciptaan-ciptaan ajaibnya. Namun di akhir cerita, selalu saja Profesor Jahat berhasil dikalahkan oleh para jagoan Fristi.
(lanjut?)