Info dan artikel baru seputar advergame, animasi, komik, video, viral, dan website.
Blog 101: Apa Itu Blog?
Kategori: Knowledge, Blog — Pitra @ Monday, May 5, 2008, 3:14 pm

BlogGara-gara baca chat-nya Tikabanget dengan teman gaul mayanya, ternyata masih banyak di dunia sana yang bingung tentang definisi sebuah blog, format blog, dan apa kaitannya dengan nama domain. Untuk yang sering baca blog ini, mungkin nggak usahlah kalian baca posting ini, karena kalian pasti sudah tahu semua. Namun, untuk yang tiba-tiba menemukan posting ini gara-gara terdampar dari belantara Google akibat mencari info soal blog, mudah-mudahan tulisan berikut bisa sedikit memberi pencerahan.

Isu 1: Apa beda blog dan website?

Blog itu ya sebuah website. Yang namanya website bisa ada beragam. Kalau sebuah website itu berisikan banyak berita terkini dan menjadi pusat segala informasi, maka website itu bisa dikategorikan dalam portal. Misalnya: Kompas.com, Detik.com, PortalHR.com, Seleb.tv, Kapanlagi.com, dll. Masing-masing portal biasanya punya segmennya sendiri-sendiri. Makanya, ada yang disebut dengan portal berita, portal hiburan, portal pendidikan, dan macam-macam.

Ada pula website yang dikategorikan sebagai website komunitas, dimana isinya berisi sekumpulan anggota yang mempunyai ketertarikan yang sama. Misalnya: Kaskus.us, Kafegaul.com, Bluefame.com, dll. Ada lagi yang komunitas tapi berfokus pada jejaringan sosial, seperti Friendster.com, Fupei.com, LiveConnector.com, dll.

Nah, blog adalah website yang isinya berupa tulisan-tulisan yang merupakan opini dari pemilik blog. Biasanya blog disajikan berurutan berdasarkan tanggal. Tulisan terbaru yang dibuat, dimunculkan di paling atas. Ciri lain dari blog adalah adanya komentar. Pembaca blog bisa memberikan tanggapan terhadap isi tulisan. Penulis blog bisa memberikan balasannya pula di bagian komentar itu.

Isu 2: Apakah blog itu harus gratis?

Nggak juga. Kebetulan saja kebanyakan penyedia blog memberikannya secara gratis. Ada pula penyedia layanan blog premium di negeri luar sana. Jadi, nggak ada hubungannya sebuah blog dengan layanannya yang gratis atau berbayar.

(lanjut?)

Zaman Gelap Akan (Sudah) Tiba
Kategori: Knowledge, Video/TV — Pitra @ Saturday, April 5, 2008, 10:36 pm

Sabtu pagi tadi banyak yang tiba-tiba tidak bisa mengakses YouTube. Katanya sih karena kesalahan teknis salah satu ISP yang merembet hingga akhirnya hampir semua pengguna internet Indonesia tidak bisa mengakses YouTube. Akses ke Multiply, MySpace, Rapidshare juga ikut tertutup. Mungkin benar ini ‘kecelakaan,’ tapi kita berandai-andai kalau amanah Menkominfo Mohammad Nuh ke APJII ini benar-benar terwujud, mungkin benar kata Ndoro Kakung, “masa kegelapan sudah datang.”

Hanya gara-gara satu film nggak bermutu, kita bisa kehilangan satu sumber ilmu pengetahuan di dunia maya ini. Ibaratnya, kalau film Fitna itu borok di kaki Anda, Menkominfo bertindak langsung cari jalan pintas dengan mengamputasi seluruh kaki Anda. Memang karena amputasi itu, Anda nggak akan punya borok di kaki lagi. Namun, Anda juga nggak akan bisa berjalan, berlari, bahkan belajar mendaki gunung lagi karena kaki Anda sudah tidak ada.

Ada sejuta alasan kenapa hanya gara-gara film Fitna, menutup akses ke YouTube (dan situs-situs lainnya) tidak memberikan manfaat. Ini hanya beberapa saja. Anda sekalian pasti punya banyak alasan tambahan lainnya:

  • Selain hiburan, YouTube menyajikan informasi bermanfaat, dari tutorial berupa screencast, cuplikan info teknologi, materi kuliah, dan banyak pengetahuan positif lainnya. Kalau Nokia itu handphone sejuta umat, maka YouTube bisa dibilang video sharing-nya sejuta umat.

  • Kalau kita yang di Indonesia tidak bisa masuk ke YouTube, dan film itu dibiarkan tetap ada di YouTube (dan situs-situs lainnya), malah tidak akan memecahkan masalah utama. Film itu akan terus dinikmati oleh jutaan masyarakat lainnya di dunia, dan memberikan informasi distorsi tentang Islam yang semakin besar. Seharusnya kita yang mayoritas beragama Islam punya kewajiban memberikan informasi penyeimbang positif terhadap film itu melalui media yang sama. Justru dengan menutup akses pemakai internet Indonesia ke YouTube, seakan-akan kita jadi menutup mata dan tidak peduli dengan umat Islam lainnya di dunia.

  • Secara kepemilikan, YouTube memang milik orang asing. Namun berbeda dengan stasiun televisi US yang sering mendistorsikan berita, media YouTube bebas digunakan oleh siapa saja dan untuk siapa saja. Kenapa nggak media ini kita pakai semaksimum mungkin untuk meningkatkan citra positif bangsa Indonesia? Dengan menutup YouTube, kita akan kehilangan satu media besar yang bisa dipakai untuk mengenalkan budaya bangsa kita (dengan gratis pula).

(lanjut?)

Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik
Kategori: Knowledge — Pitra @ Friday, March 28, 2008, 11:40 am

Biar singkat, sebut saja UU ITE. UU yang membahas transaksi informasi dan elektronik (khususnya di dunia maya) ini akan mulai berlaku 1 April. Sudah banyak yang membahas tentang ini di ranah blog. Untuk yang ingin membaca versi PDF-nya, silakan unduh di sini. Atau, coba unduh pula rekaman Perspektif Online tadi pagi di blognya Thomas. Di acara Pespektif Online ini, Pak Wimar dan Wulan Guritno mewawancari Menkominfo Pak Nuh, dengan bintang tamu Pak Budi Rahardjo.

Sayangnya di acara itu, Wulan agak-agak egois dalam menyampaikan pertanyaan. Pertanyaan seputar teman selebritis yang difoto pakai bikini di pantai (alias BuCiL), yang diajukannya kurang relevan dengan konteks UU ITE, dan malah menghabiskan waktu diskusi. Padahal itu bisa digantikan dengan pertanyaan lebih penting, misalnya seputar: sekuritas, keamanan transaksi, kebebasan berpendapat, dll.

Kebanyakan kekhawatiran soal UU ITE lebih pada situs porno. Kalau Anda ikutan mailing list dewasa nonamanis, Anda bisa membaca keramaian diskusi sana. Semua juga tahu, situs porno buatan lokal itu berjubel jumlahnya di Indonesia. Bahkan, blog ini pun sempat membuat peringkat beberapa situs porno tersebut, dan bahkan mewawancari salah satu pengelolanya. Itu memang realita yang ada sekarang. Sudah banyak blog yang membahas tentang sensor pornografi, jadi nggak akan dibahas di sini.

Secara pribadi, UU ITE ini memang ada positif dan negatifnya. Contoh dampak positif yang mungkin muncul di masa datang mungkin seperti ini:

  • Semua kegiatan pengajuan harga, kontak kerja sama, penagihan berbasis elektronik dilindungi hukum. Semua kiriman email ke klien yang terdokumentasi bisa menjadi bahan pertimbangan hukum, bila suatu waktu terjadi masalah dalam proses kerja sama. Untuk kita yang kerjanya di ranah maya, tentu ini memiliki nilai positif.

  • Jika kita melakukan transaksi perbankan (misalnya melalui Klik BCA) dan dirugikan karena (misalnya) ketekan tombol submit 2 kali, dan ini tidak diantisipasi oleh pengelola transaksi, maka kita berhak secara hukum menuntut pengelola transaksi tersebut. Tuntutan ini juga bisa berlaku untuk mereka yang menjadi merchant egold, PayPal, dsb.

  • Bila ada perusahaan yang mendaftarkan nama domain dengan maksud menjelekkan produk/merk/nama tertentu, perusahaan tersebut bisa dituntut untuk membatalkan nama domain. Makanya, kalau ada yang membuat nama domain pitrajelek.com atau pitrabusuk.com, berhati-hatilah. :-)

  • Semua yang tertulis dalam sebuah blog menjadi resmi hak cipta penulisnya dan dilindungi hak kekayaan intelektualnya. Makanya, berhati-hatilah menulis dalam blog, karena tulisan negatif yang merugikan pihak lain, juga ikut resmi menjadi hak cipta penulisnya, dan itu bisa dituntut oleh pihak yang dirugikan.

  • (lanjut?)

Setiap Situs Komunitas ada Segmennya
Kategori: Website, Knowledge — Pitra @ Tuesday, March 25, 2008, 3:59 pm

Selamat masuk kantor kembali semuanya!!! Kalau mau baca cerita ringan-ringan tentang liburan, silakan mampir ke sini. Namun kalau lebih tertarik untuk membaca yang sedikit lebih ‘berat,’ monggo lanjutkan membaca tulisan berikut.

Nah, kali ini mau cerita tentang situs komunitas nih. Nggak mungkin kali ya kalau kita belum pernah dengar Friendster atau Facebook. Keduanya situs jaringan sosial populer untuk segala umat. Semua segmen usia (tentunya yang familiar dengan internet) pasti tahu kedua situs itu. Bahkan acara-acara di radio populer pun pasti punya akun Friendster dan Facebook supaya pendengarnya bisa ikutan meng-add as friend.

Live ConnectorKepopuleran Friendster yang hampir menjangkau semua umat itu menarik banyak brand beriklan di sana. Namun pertanyaannya, apakah benar beriklan di Friendster adalah pilihan tepat untuk setiap jenis brand? Apakah tidak ada alternatif di luar Friendster yang jauh lebih segmented, lebih murah, dibuat oleh bangsa sendiri, yang bisa jadi memberikan ROI yang lebih tinggi daripada memasang iklan di Friendster?

Jawabannya, bisa jadi ada, asal si pengiklan jeli dan telaten mantengin setiap situs di Indonesia. Menggali insight langsung dari target pasar juga bisa menjadi masukan. Contohnya, adakah di antara kalian yang tahu apa itu Live Connector? Kalau kalian pekerja kantoran atau mahasiswa, atau bahkan profesional di dunia online sekalipun, dijamin belum tentu kalian pernah mendengarnya. Tapi coba kalian tanya ke saudara-saudara kalian yang masih SMP. Junior-junior ABG yang doyan chatting pasti kenal apa itu LC (istilah populer Live Connector). Mereka bisa 20-30 menit nongkrongin situs itu, untuk chatting sampai membangun jejaring sosial.

Itu contoh segmentasi berdasar usia. Ada lagi segmentasi berdasar profesi atau hobi. Adakah di antara kalian yang tahu apa itu Ayo Foto atau Fotografer.net? Semua yang doyan fotografi pasti tahu kedua situs itu. Para anggotanya sudah terbiasa berbagi galeri foto dan me-review foto di situ. Atau untuk para ibu-ibu, ada yang sudah familiar dengan situs Ibu dan Anak. Situs ini memang dikhususkan untuk para ibu-ibu muda dengan anak-anak mereka yang masih kecil.

Fotografer.net Ibu dan Anak

It's My LifeAda lagi yang lebih ekstrim. Sudah ada yang bergabung ke It’s My Life? Kalau berniat bergabung, hati-hatilah membaca syarat dan kondisinya. Jangan dilewatkan seperti biasanya kalau kalian bergabung dengan situs-situs komunitas lainnya. Situs komunitas ini memang spesifik untuk para pria yang ’sejenis.’ Situs ini merupakan bagian dari upaya edukasi AIDS dan HIV yang disponsori oleh LSM FHI. Promo situs ini bisa ditemukan bisa kalian search di Google berdasarkan keyword tertentu. Intinya, diharapkan yang tahu situs ini hanyalah mereka yang memang targetnya.

Masih banyak lagi situs-situs serupa yang sangat segmented. Untuk beberapa brand, bisa jadi lebih efisien beriklan di situs-situs yang sudah jelas targetnya, daripada ‘nembak’ ke situs umum. Untuk para pengembang situs komunitas, pertimbangkan pula membuat situs-situs dengan target yang niche, supaya tidak bersaing langsung dengan situs-situs populer seperti Friendster atau Facebook.

Tentang Socio Graph
Kategori: Website, Knowledge — Pitra @ Monday, March 10, 2008, 8:47 am

Salah satu blog wajib baca adalah blognya Jeremiah Owyang. Ia banyak menganalisa perkembangan socio graph di US. Menurut Jeremiah, socio graph adalah representasi hubungan yang kita miliki. Di era kini, socio graph ini menjelaskan tentang pribadi kita, hubungannya dengan komunitas bisnis atau pergaulan melalui website jaringan sosial.

Coba cek materi presentasinya di forum Supernova yang bisa diunduh di tautan ini. Di materi itu, sedikit dijelaskan tingkat perilaku seseorang dalam beraktivitas online. Dari sekedar spectator (pengamat) yang sekedar membaca blog atau menyimak video, hingga menjadi seorang creator (pembuat) yang menulis blog, mengunggah video, musik, dan melakukan posting beragam artikel dimana-mana.

Socio Graph

Socio Graph

(lanjut?)

ragam sponsor
Join the GMI panel and get paid for your opinions! Floor FX A-BOX Rank My Wall Eye Pleasure
komentar terakhir
  • DaifieMenurut w gay tu sbnr ny cm slah pmikiran ja,. N di sebab kn faktor sikologis,. Krna gk mgkn ada asap klo gk da...
  • mumuwaa… ada gw… aseeek…
  • Ratih AprilianiWahhh!!!! ……. Kalau dah jelek ms hrs lbh jelek lg!!!! Tapi blh deh dicoba,...
  • fenderakapan neh ada u wilayah palembang? padahal banyak loh band indie palembang yang kreatiffffff band gue musti...
  • jedwhoaalaaaahhhhhhhhh
  • StrinefoxSuperhero..?? tiap orang pasti pengen jadi superhero lah pastinya….tapi apa siap nanggung...
  • Antonius SetiawanGw tuch suuuukaaa banget dech ama ristynya…..Oke….Gi le….dech pokoknye.
  • OllieSaya pernah nyasar beneran dan ‘melakukannya’ beneran di toilet cowok T_T Tolong pengelola gedung...
ragam tautan
dari blog lain

dunia yang gatal

  • Tunggu...

eye pleasure

  • Tunggu...

RSSKQF