Gara-gara baca chat-nya Tikabanget dengan teman gaul mayanya, ternyata masih banyak di dunia sana yang bingung tentang definisi sebuah blog, format blog, dan apa kaitannya dengan nama domain. Untuk yang sering baca blog ini, mungkin nggak usahlah kalian baca posting ini, karena kalian pasti sudah tahu semua. Namun, untuk yang tiba-tiba menemukan posting ini gara-gara terdampar dari belantara Google akibat mencari info soal blog, mudah-mudahan tulisan berikut bisa sedikit memberi pencerahan.
Isu 1: Apa beda blog dan website?
Blog itu ya sebuah website. Yang namanya website bisa ada beragam. Kalau sebuah website itu berisikan banyak berita terkini dan menjadi pusat segala informasi, maka website itu bisa dikategorikan dalam portal. Misalnya: Kompas.com, Detik.com, PortalHR.com, Seleb.tv, Kapanlagi.com, dll. Masing-masing portal biasanya punya segmennya sendiri-sendiri. Makanya, ada yang disebut dengan portal berita, portal hiburan, portal pendidikan, dan macam-macam.
Ada pula website yang dikategorikan sebagai website komunitas, dimana isinya berisi sekumpulan anggota yang mempunyai ketertarikan yang sama. Misalnya: Kaskus.us, Kafegaul.com, Bluefame.com, dll. Ada lagi yang komunitas tapi berfokus pada jejaringan sosial, seperti Friendster.com, Fupei.com, LiveConnector.com, dll.
Nah, blog adalah website yang isinya berupa tulisan-tulisan yang merupakan opini dari pemilik blog. Biasanya blog disajikan berurutan berdasarkan tanggal. Tulisan terbaru yang dibuat, dimunculkan di paling atas. Ciri lain dari blog adalah adanya komentar. Pembaca blog bisa memberikan tanggapan terhadap isi tulisan. Penulis blog bisa memberikan balasannya pula di bagian komentar itu.
Isu 2: Apakah blog itu harus gratis?
Nggak juga. Kebetulan saja kebanyakan penyedia blog memberikannya secara gratis. Ada pula penyedia layanan blog premium di negeri luar sana. Jadi, nggak ada hubungannya sebuah blog dengan layanannya yang gratis atau berbayar.
(lanjut?)









Kepopuleran Friendster yang hampir menjangkau semua umat itu menarik banyak brand beriklan di sana. Namun pertanyaannya, apakah benar beriklan di Friendster adalah pilihan tepat untuk setiap jenis brand? Apakah tidak ada alternatif di luar Friendster yang jauh lebih segmented, lebih murah, dibuat oleh bangsa sendiri, yang bisa jadi memberikan ROI yang lebih tinggi daripada memasang iklan di Friendster?

Ada lagi yang lebih ekstrim. Sudah ada yang bergabung ke 








