Home » Arsip

Arsip Artikel dengan Kategori Online Living

Online Living »

[24 Jan 2010 | 9 komentar | 3,420 views]
Memasukkan Conversationalists dalam Social Technographics

Pernah dengar Social Technographics? Intinya bagaimana kita bisa mengaktegorikan profil para pengguna internet dalam, dari yang tidak aktif sama sekali hingga yang aktif menyumbang konten. Isu tentang Social Technographics ini bisa dibaca di tulisan blog ini hampir 2 tahun lalu. Lebih lengkapnya lagi bisa dibaca di buku E-Narcism (yang bisa dibeli di toko-toko buku terdekat). Sumber penelitian Social Technographics ini bisa dibaca di blog milik Forresters.

Online Living »

[12 Jan 2010 | 26 komentar | 7,579 views]
Peran Sebagai Seorang <em>Netizen</em>

Kumpul-kumpul Power Lunch di Markplus kemarin memang benar-benar “power.” Banyak figur terkenal hadir di sini. Sebut saja Pandji, Igor Saykoji, Syahrani, Olga Lydia, duet pembawa acara Apa Kabar Indonesia tvOne, Piyu, dan tokoh-tokoh kreatif Andi S Boediman, Shinta Bubu, Nukman Luthfie, Ivan Lanin, Enda Nasution, hingga petinggi-petinggi asosiasi dan pemilik merk, plus Pak Tifatul Sembiring. Ruangan jadi penuh sesak. Diskusi pun berjalan menarik, dengan Pak Hermawan Kartajaya sebagai pengarahnya.

Online Living »

[12 Dec 2009 | 32 komentar | 7,511 views]
Bertutur Sopan di <em>Social Media</em>

Satu hal yang berkesan dari Barcamp Indonesia tadi adalah presentasi dari Ilya. Ia bercerita tentang kata-kata kotor yang mewarnai dunia social media kita. Kata-kata makian kotor yang diawali dengan huruf N, K, M, dan J (sebut saja sendiri) yang ternyata cukup banyak muncul di Twitter, terutama dilakukan oleh teman-teman kita yang masih muda. Hal yang mungkin di awal kita membacanya terlihat lucu, tapi saat kita membaca dan terus membaca tweet dengan kata-kata kotor itu, kelucuan segera terbenam. Yang muncul adalah perkataan, “Astaga! Sedemikian parahnya kah teman-teman kita? Memaki-maki orang tua, guru, teman, saudara dengan kata-kata yang tidak pantas?”

Online Living »

[6 Dec 2009 | 8 komentar | 2,125 views]
Pendaftaran The BOBs Award 2009 Mulai Dibuka

Sejak 7 Desember 2009 ini Deutsche Welle kembali menyelenggarakan The BOBs, kompetisi blog internasional, yang salah satu kategorinya adalah blog berbahasa Indonesia. Meski kali ini adalah perhelatan The BOBs yang keenam, kategori bahasa Indonesia baru mulai diperkenalkan tahun lalu. Melalui persaingan yang tajam, (kebetulan) blog Media Ide ini yang terpilih sebagai Best Weblog Indonesian Language tahun 2008. Hadiahnya sih tak seberapa, tapi penganugerahannya yang luar biasa. Karena acara ini pula, jadi sempat mengikuti Global Media Forum dan kesempatan berjalan-jalan ke Jerman di bulan Juni 2008 lalu.

Online Living »

[1 Dec 2009 | 123 komentar | 14,035 views]
Blog Indonesia Terpopuler?

Karena baru saja Mas Wicaksono membahas tentang influencer dan Pak Ong membahas tentang social media di Indonesia maka nggak ada salahnya survei tentang blog Indonesia yang sempat dilakukan 2 minggu lalu (pertengahan Oktober 2009) ini ikut dipublikasikan di blog ini (mumpung masih relevan).

Online Living »

[29 Oct 2009 | 17 komentar | 3,561 views]
Nostalgia di Geocities

Situs Geocities sudah ditiadakan pelayanannya sejak Senin kemarin, meski belum semua situs yang dilayaninya terhapus. Haha, situs basi yang dulu pertama kali dibuat tahun 1997 ini sempat di-grab sebelum layanan Geocities itu terhapus. Untuk Anda yang sempat merasakan mendesain situs di era itu, pasti nostalgia bisa melihat desain era Web 0.5 ini (hihi, ini jauh sebelum era booming portal).

Online Living »

[27 Oct 2009 | 30 komentar | 6,068 views]
Hari Narablog Nasional – Tanya Jawab di Twitter

Hari ini Hari Narablog (Blogger) Nasional, sejak dicanangkannya pertama kali oleh Bapak Mohammad Nuh, eks Menkominfo, di Pesta Blogger yang pertama, tahun 2007. Ironisnya, kalau Anda bertanya ke teman-teman blogger di Pesta Blogger ke-3 kemarin, ternyata cukup banyak blogger insyaf (hihi, maksudnya, sudah jarang menulis blog lagi). Mudah-mudahan saja momen hari ini, bisa membangkitkan para blogger pasif untuk mendapatkan semangat menulis blog lagi.

Online Living »

[15 Oct 2009 | 23 komentar | 3,911 views]
Dari Diary ke Dunia Daring

Ini sebenarnya adalah catatan materi presentasi FreSh minggu lalu. Ceritanya kemarin memang tentang bagaimana perempuan menyimpan catatan curhatnya via diary. Setelah sebelumnya sempat tanya ke beberapa perempuan di Plurk dan Twitter, ternyata masih ada dari mereka yang kini masih menulis diary, meski mereka juga memiliki blog.