<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Media Ide</title>
	<atom:link href="http://media-ide.bajingloncat.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://media-ide.bajingloncat.com</link>
	<description>Where Indonesia's online branding, social media, and creativity is talked about</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Aug 2010 03:56:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Iklan Rokok di Social Media</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/29/iklan-rokok-di-social-media/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/29/iklan-rokok-di-social-media/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Aug 2010 03:56:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[djarum]]></category>
		<category><![CDATA[smoking]]></category>
		<category><![CDATA[wismilak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=3617</guid>
		<description><![CDATA[Pengguna <em>social media</em> di Indonesia memang luar biasa banyaknya. Lebih dari 20 juta pengguna Facebook dan lebih dari 5 juta pengguna Twitter. Belum lagi dihitung mereka yang aktif di forum lokal seperti Kaskus. Wajar kalau populasi yang luar biasa ini dilirik oleh para pengiklan. Nggak heran banyak <em>brand</em> yang lalu mencemplungkan dirinya ke dunia <em>social media</em>. Karena memang pasarnya terlihat menggiurkan.<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/29/iklan-rokok-di-social-media/">Iklan Rokok di <em>Social Media</em></a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2010/04/tobacco.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/04/tobacco.jpg"><img class="alignleft" title="tobacco" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/04/tobacco-300x148.jpg" alt="tobacco" width="300" height="148" /></a>Pengguna <em>social media</em> di Indonesia memang luar biasa banyaknya. Lebih dari 20 juta pengguna Facebook dan lebih dari 5 juta pengguna Twitter. Belum lagi dihitung mereka yang aktif di forum lokal seperti Kaskus. Wajar kalau populasi yang luar biasa ini dilirik oleh para pengiklan. Nggak heran banyak <em>brand</em> yang lalu mencemplungkan dirinya ke dunia <em>social media</em>. Karena memang pasarnya terlihat menggiurkan.</p>
<p>Beragam <em>brand </em>dari beragam kategori telah masuk ke <em>social media</em> sejak 2 tahun lalu. Produk yang erat dengan telekomunikasi, makanan dan minuman, perawatan diri, otomotif, dll banyak yang telah memanfaatkan Facebook, Twitter, dan Kaskus sebagai kanal promosi mereka. Kebetulan semua <em>brand</em> ini adalah <em>brand</em> yang bersifat aman untuk setiap target audiens. Agak berbeda saat <em>brand </em>rokok yang mau masuk ke <em>social media</em>.</p>
<p><a href="http://www.pppi.or.id/Peraturan-Pemerintah-Republik-Indonesia-Nomor-81-Tahun-1999-tentang-Pengamanan-Rokok-Bagi-Kesehatan.html " target="_blank">Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 1999</a> yang diperbaharui lagi melalui <a href="http://www.pppi.or.id/PERATURAN-PEMERINTAH-REPUBLIK-INDONESIA-No.38-TAHUN-2000.html " target="_blank">Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2000</a> mengatur penayangan promosi rokok di media elektronik (seharusnya media internet masuk sebagai bagian dari media elektronik). Peraturan ini juga didukung oleh kesepakatan <a href="http://www.pppi.or.id/assets/files/EPI%20Final%20for%20Web%20ver%200811.pdf " target="_blank">Etika  Pariwara Indonesia</a>.Peraturan dan etika ini yang membatasi gerak produsen rokok untuk melaksanakan promosinya.</p>
<p>Hingga saat ini memang belum ada peraturan resmi yang lebih detil membatasi seberapa jauh <em>brand </em>rokok bisa tayang di ranah daring. Namun setidaknya poin Pasal 18 dari Peraturan Pemerintah di atas bisa menjadi acuan dasar, “<em>materi iklan dilarang ditujukan terhadap dan menampilkan dalam bentuk gambar atau tulisan anak dan atau wanita hamil.</em>” Khusus untuk anak, kesepakatan Etika Pariwara Indonesia Pasal 2.2 adalah materi iklan tidak boleh ditayangkan di media periklanan yang sasaran utama khalayaknya berusia di bawah 18 tahun. Detilnya silakan baca sendiri di <a href="http://www.pppi.or.id/assets/files/EPI%20Final%20for%20Web%20ver%200811.pdf" target="_blank">tautan ini</a> halaman 26.</p>
<p>Artinya iklan rokok (dengan batasan-batasan visualnya) boleh tayang di kanal yang pengunjung mayoritasnya adalah 18 tahun ke atas. Wajar jika portal seperti Detik.com atau Kompas.com lalu bisa menayangkan iklan-iklan rokok. Meski seharusnya perlu dilengkapi data statistik demografi pengunjung masing-masing portal sebagai bukti, namun sepintas kita juga tahu kalau pengunjung dua portal di atas adalah para pekerja kantoran.</p>
<p>Lain halnya kalau iklan rokok (dalam beragam variasinya) muncul di <em>social media</em>. Dulu Kaskus pernah menayangkan iklan Marlboro yang lalu <a href="http://archive.kaskus.us/thread/1573221" target="_blank">diprotes</a> oleh beberapa anggotanya, karena khawatir iklan ini dibaca oleh banyak anggota Kaskus yang masih di bawah 18 tahun. Kurang tahu apakah kini Kaskus melakukan filterisasi penayangan iklan yang mengandung <em>brand </em>rokok hanya untuk pengunjungnya yang sudah 18 tahun. Mudah-mudahan sih begitu, karena toh saat kita registrasi, kita juga memasukkan tanggal lahir kita.</p>
<p>Banyak <em>brand </em>kini juga memanfaatkan Facebook Public Profile. Pemilik Facebook Public Profile bisa melakukan pengaturan limitasi agar siapapun yang Like dengan <em>brand </em>ini hanyalah pengguna Facebook yang berusia 18 tahun ke atas. Saat beriklan melalui Facebook Social Ads-pun, <em>brand </em>bisa mengatur agar target penayangan iklannya hanyalah mereka yang berusia 18 tahun ke atas. Setidaknya ini akan memfilter agar anak-anak tidak terekspos oleh program promosi <em>brand </em>tersebut.</p>
<p>Yang menjadi dilema adalah saat <em>brand </em>rokok memanfaatkan media Twitter untuk melaksanakan aksi promosinya. Dari lebih 5 juta pengguna Twitter memang tidak ada data demografi yang bisa dilihat berapa persen sebetulnya penggunanya yang di bawah 18 tahun. Namun melihat seringnya terjadi <em>trending topic </em>yang dibahas oleh pengguna-pengguna Twitter yang masih ABG, bisa kita lihat kalau jumlahnya sangat signifikan sehingga bisa menentukan tren percakapan yang terjadi di Twitter.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/wismilak-diplomat-2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3619" title="wismilak-diplomat-2" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/wismilak-diplomat-2.jpg" alt="" width="530" /></a></p>
<p>Artinya, kalau memang <em>brand </em>rokok mau berpromosi di Twitter, mereka harus bisa memfilter itu terlebih dahulu. Sebaiknya <em>brand </em>rokok tidak bisa meniru plek-plekan pola kampanye <em>brand</em> lokal lainnya yang pernah memanfaatkan Twitter untuk promosinya. Kenyataannya sejak minggu lalu ada <em>brand </em>rokok yang memperlakukan sama bahwa semua pengguna Twitter adalah berusia 18 tahun ke atas (setidaknya itu kesan yang ditimbulkan). Cek saja halaman profil <a href="http://twitter.com/diplomatsukses " target="_blank">@diplomatsukses</a> yang jelas-jelas menampilkan <em>brand </em>Wismilak di halaman profilnya. Seketika saja orang langsung tahu ini adalah profil <em>brand </em>rokok. Apalagi di profil ini jelas-jelas ditampilkan pula URL situs kampanyenya. Hmm, entah berapa banyak pengguna Twitter yang berusia di bawah 18 tahun yang akhirnya tertarik untuk berkunjung ke situsnya.</p>
<p>Program kampanye yang dilakukan <em>brand </em>Wismilak ini murni dilakukan di Twitter. <em>Brand </em>ini tidak memfilter siapa saja yang boleh ikutan dengan kontes merangkai tweet dengan tagar #artisukses. Semua orang boleh ikutan. Nggak jarang ditemukan beberapa anak SMU yang ikutan bermain dengan tagar ini. Apalagi kalau hadiahnya memang cocok dan menarik bagi mereka.</p>
<p>Karena tagar #artisukses ini secara otomatis ditampilkan pula di <a href="http://www.wismilak-diplomat.com/ " target="_blank">situs utamanya</a>, maka tweet dari anak SMU ini pun dengan otomatis langsung tampil pula di situsnya. Dalam setiap kampanye <em>brand</em> rokok, seperti disebutkan di atas, tidak boleh ada gambar atau tulisan anak di dalamnya. Fungsi otomatis <em>feed </em>dari Twitter ini padahal menampilkan “tulisan” si anak di dalam situs utama. Meski ini terjadi secara tidak langsung, <em>brand </em>seakan-akan mendukung aktivitas yang dilakukan si anak dengan menayangkan tweet-nya di situsnya.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/wismilak-diplomat.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3620" title="wismilak-diplomat" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/wismilak-diplomat.jpg" alt="" width="530" /></a></p>
<p>Ada baiknya <em>brand </em>rokok mulai memperbaiki aktivitasnya di <em>social media</em>. Kalau memang dirasakan Twitter bukanlah tempat yang cocok untuk melakukan kampanyenya, sebaiknya ya jangan dipaksakan. Kecuali ya, <em>digital agency</em> yang mewakili si <em>brand</em> punya ide yang sangat luar biasa cerdas sehingga target kampanye daringnya di Twitter benar-benar tersegmentasi untuk mereka yang berusia 18 tahun (kalau bisa kabari ya, ingin tahu juga nih).</p>
<p>Beberapa hari lalu juga ada kampanye serupa di Twitter dari <a href="http://twitter.com/hikmahpuasa" target="_blank">@hikmahpuasa</a>. Setidaknya <em>brand </em>ini lebih elegan berkampanyenya di Twitter. Nggak jelas-jelas mempromosikan <em>brand </em>rokok, meski tetap saja masih ada kemungkinan kalau peserta kontesnya masih berusia 18 tahun ke bawah.</p>
<p>Seperti disebutkan di atas, memang belum ada sih etika pariwara yang secara detil membahas <em>social media</em>. Kalau pun ada <em>brand </em>rokok ada yang melakukannya, kita juga tidak bisa dengan gampang bilang yang si <em>brand </em>lakukan itu benar atau salah. Namun, akan lebih baik kalau si <em>brand </em>punya komitmen/kesadaran terlebih dahulu, untuk tidak akan melakukannya di media yang diduga berisikan pengguna yang masih di bawah 18 tahun (meski itu tanpa pembenaran data statistik).</p>
<p>Cek juga tulisan lama <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/04/12/sempitnya-ruang-gerak-rokok-di-ranah-daring/" target="_blank">di sini</a>.</p>
<div></div>
<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/29/iklan-rokok-di-social-media/">Iklan Rokok di <em>Social Media</em></a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/29/iklan-rokok-di-social-media/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyambut SparXup Awards 2010</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/28/menyambut-sparxup-awards-2010/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/28/menyambut-sparxup-awards-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 09:27:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Online Living]]></category>
		<category><![CDATA[local game]]></category>
		<category><![CDATA[portal]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[social network]]></category>
		<category><![CDATA[sparxup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=3609</guid>
		<description><![CDATA[Para pengembang dotcomer di ranah daring generasi sekarang jauh lebih beruntung dibandingkan mereka yang memulai bisnis dotcomer di era 2000-an. Di era itu banyak yang terlalu optimis dan berpikir pendek bahwa <em>hype </em>bisnis dotcomer itu akan cepat menghasilkan uang melalui IPO. Kenyataannya, ekspektasi pasar berbeda. Saat itu penetrasi internet pun belum tinggi. Orang juga masih sangat khawatir akan keterbukaan identitasnya di ranah daring, apalagi kalau mereka diminta untuk bertransaksi di ranah daring.<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/28/menyambut-sparxup-awards-2010/">Menyambut SparXup Awards 2010</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2010/08/sparxup.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Para pengembang dotcomer di ranah daring generasi sekarang jauh lebih beruntung dibandingkan mereka yang memulai bisnis dotcomer di era 2000-an. Di era itu banyak yang terlalu optimis dan berpikir pendek bahwa <em>hype </em>bisnis dotcomer itu akan cepat menghasilkan uang melalui IPO. Kenyataannya, ekspektasi pasar berbeda. Saat itu penetrasi internet pun belum tinggi. Orang juga masih sangat khawatir akan keterbukaan identitasnya di ranah daring, apalagi kalau mereka diminta untuk bertransaksi di ranah daring.</p>
<p>Sekarang kondisinya sudah jauh berbeda. Lebih dari 10% masyarakat Indonesia mengakses internet. Jejaring sosial seperti Facebook dan pendahulunya Friendster, membuat orang lebih berani terbuka di ranah daring. Transaksi uang sudah banyak yang berani melakukan, meski masih sebatas transfer rekening dalam pembayarannya. Kebiasaan pengguna internet Indonesia dalam menggunakan kartu kredit sudah bisa terlihat saat mereka bertransaksi membayar <em>hosting</em>, beli <em>template</em>, beli gambar, hingga belanja buku di Amazon.</p>
<p>Mungkin karena beragam kondisi itu, banyak “orang gila” yang memanfaatkan momentum ini untuk membangun bisnis berbasis dotcom. Kita sempat mengenal para anak muda yang berjibaku membangun situs <em>microblog </em>berbasis lokasi <a href="http://koprol.com" target="_blank">Koprol.com</a>, yang berujung pada diakuisisinya situs ini oleh Yahoo! Cukup banyak pula situs jejaring sosial yang bermunculan dan masih bertahan, dari <a href="http://fupei.com" target="_blank">Fupei.com</a>, <a href="http://akucintasekolah.com" target="_blank">AkuCintaSekolah.com</a>, dan kini ada B<a href="http://bundagaul.com" target="_blank">undaGaul.com</a>. Nggak sedikit pula yang pernah terdengar lalu tenggelam seperti <a href="http://moodmill.com" target="_blank">Moodmill.com</a>, <a href="http://kafebalita.com" target="_blank">Kafebalita.com</a>, dll. Kini ada pula <a href="http://gantibaju.com" target="_blank">Gantibaju.com</a> dan <a href="http://urbanesia.com" target="_blank">Urbanesia.com</a> yang sepertinya mulai naik daun di kalangan pengguna di ranah daring.</p>
<p>Sebenarnya masih banyak lagi situs-situs lokal (yang jujur saja, nggak semuanya pernah kedengeran) yang ikut meramaikan dunia dotcomer masa kini. Mereka kini dikenal dengan istilah para<em> startup lokal</em>. Baca saja liputan blog Dailysocial.net yang bikin terheran-heran, “Eh, ini situs apa lagi ya? Kok baru tau saya?” Bahkan pernah ada kejadian dalam 1 bulan muncul 3 situs dalam kategori sama, <em><a href="http://dailysocial.net/2010/08/19/3-situs-serupa-diluncurkan-dalam-seminggu/ " target="_blank">social commerce</a></em>. Seakan-akan semua pengembang punya semangat baru untuk membuat sesuatu yang baru.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/sparxup.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3610" title="sparxup" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/sparxup.jpg" alt="" width="530" /></a></p>
<p>Terlepas dari apakah benar situs-situs baru ini punya pangsa pasar yang jelas, keberadaan mereka semua diakui membangkitkan semangat baru di ranah dotcomer Indonesia. Seorang mahasiswa atau murid SMU-pun terpancing untuk ikut membangun bisnis di dunia dotcom baru ini. Biarkan persaingan sehat yang menentukan siapa yang akhirnya menjadi pemenang.</p>
<p>Para <em>startup lokal </em>pun kini lebih beruntung. Pertama, diakuisisinya Koprol oleh Yahoo membuat Indonesia menjadi semakin dilirik oleh investor kelas dunia. Kedua, ada gerakan dari bawah yang ikut mendukung perkembangannya. Sebut saja pertemuan bulanan para <em>startup lokal </em>yang digagas oleh Natali Ardianto, Nuniek, dan Sanny Gaddafi (Sagad). Lalu yang lebih heboh adalah keberadaan <a href="http://sparxup.com/ " target="_blank">SparXup Award</a> yang digagas oleh Semut Api dan <a href="http://dailysocial.net" target="_blank">Dailysocial.net</a>.</p>
<p>Melalui SparXup Award, para <em>startup lokal </em>bisa berkompetisi memperebutkan hadiah 200 juta untuk 2 pemenang dan <em>coaching </em>selama 6 bulan oleh tim SparXup. Syaratnya adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Perusahaan digital StartUp yang tidak berada di bawah <em>brand </em>besar.</li>
<li>Beroperasi di bawah 3 tahun.</li>
<li>Memiliki staf dan pekerja di bawah 20 orang.</li>
<li>Penghasilan di bawah Rp 1 Miliar setahun.</li>
</ol>
<p>Ada 8 kategori penghargaan yang akan diberikan untuk acara SparxUp Award 2010 ini:</p>
<ol>
<li><em>Best social network site</em>.</li>
<li><em>Games</em>.</li>
<li><em>E-commerce</em>.</li>
<li><em>Mobile apps.</em></li>
<li>WAP.</li>
<li>Portal.</li>
<li><em>User generated content.</em></li>
<li><em>Use of technology</em>.</li>
</ol>
<p>Bagi para dotcomer muda yang tertarik, silakan kunjungi saja situs resminya dan daftarkan situs kalian. Registrasi akan ditutup pada tanggal 15 Oktober 2010. Siapa tahu karya Anda dinilai paling kreatif dan kompetitif dalam hal bisnis. Silakan coba saja, nggak ada ruginya kan?</p>
<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/28/menyambut-sparxup-awards-2010/">Menyambut SparXup Awards 2010</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/28/menyambut-sparxup-awards-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konotasi Buruk dalam Pesan TVC</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/24/konotasi-buruk-dalam-pesan-tvc/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/24/konotasi-buruk-dalam-pesan-tvc/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Aug 2010 01:51:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Creative Works]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[djarum]]></category>
		<category><![CDATA[mie sedaap]]></category>
		<category><![CDATA[tvc]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=3603</guid>
		<description><![CDATA[Terus terang sangat jarang nonton TV nih, tapi bukan berarti lantas nggak perhatian dengan iklan-iklan TVC yang muncul, saat nggak sengaja lewat depan TV. Dua TVC ini memang sempat menjadi pembicaraan saat sahur tadi pagi di Twitter, iklan Djarum versi Ramadan dan iklan Mie Sedaap versi Papa Hidup Lagi. Simak dulu deh iklannya.<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/24/konotasi-buruk-dalam-pesan-tvc/">Konotasi Buruk dalam Pesan TVC</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2010/08/papa.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Terus terang sangat jarang nonton TV nih, tapi bukan berarti lantas nggak perhatian dengan iklan-iklan TVC yang muncul, saat nggak sengaja lewat depan TV. Dua TVC ini memang sempat menjadi pembicaraan saat sahur tadi pagi di Twitter, iklan Djarum versi Ramadan dan iklan Mie Sedaap versi Papa Hidup Lagi.</p>
<p>Simak dulu deh iklannya.</p>
<p><strong>Djarum</strong><br />
<object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="480" height="385" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/CdTE3y5oPWE?fs=1&amp;hl=en_US" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="480" height="385" src="http://www.youtube.com/v/CdTE3y5oPWE?fs=1&amp;hl=en_US" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p><strong>Mie Sedaap</strong><br />
<object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="480" height="385" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/7VsqoUhTGTI?fs=1&amp;hl=en_US" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="480" height="385" src="http://www.youtube.com/v/7VsqoUhTGTI?fs=1&amp;hl=en_US" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Yang lalu terjadi perubahan <em>dubbing </em>menjadi:<br />
<object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="480" height="385" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/JpsoR-cRVmc?fs=1&amp;hl=en_US" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="480" height="385" src="http://www.youtube.com/v/JpsoR-cRVmc?fs=1&amp;hl=en_US" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Memang sebuah iklan memang tidak pernah ditujukan untuk mendidik penontonnya. Tujuan iklan adalah memberikan informasi dengan cara menarik agar penonton tidak melepaskan matanya selama 30 detik dari iklan tersebut. Namun bukan berarti sebuah iklan bebas tanpa etika.</p>
<p>Entah karena pengaruh sinetron, TVC Djarum ini terasa tidak elegan dalam menyampaikan pesannya. Pesan “Puasa menahan diri, sabarkan hati..” seharusnya bisa ditampilkan dengan gaya lain, yang:</p>
<ul>
<li>tidak memaki-maki seorang ibu, meskipun itu adalah ibu mertua,</li>
<li>tidak memberikan perbedaan panggilan antara ibu kandung dan ibu mertua. Cek saja dialog si istri, “Ibu kamu mana?” Bukankah ibu si suami sudah menjadi ibu si istri juga?</li>
</ul>
<p>Iklan Mie Sedaap ini lebih parah lagi. Nggak kebayang kalau iklan ini sampai lalu ditiru oleh anak yang menontonnya. Di iklan ini:</p>
<ul>
<li>si 	anak diajarkan untuk berbohong oleh ayahnya,</li>
<li>si 	anak berbohong dengan bilang, “Aku nggak punya Papa&#8230;” lalu 	menangis.</li>
</ul>
<p>Seorang Ayah mana yang tidak akan sedih kalau mendengar anaknya sendiri ngomong seperti itu? Berbohong sudah satu hal, tapi bilang kalau ayahnya sudah nggak ada, itu jauh lebih parah lagi. Mungkin karena sempat menuai banyak protes, akhirnya iklan ini diedit, dan dialog di atas diganti dengan “Papaku&#8230;” lalu menangis. Tetap saja sih, esensi kebohongannya tetap ada.</p>
<p>Sekali lagi sebuah iklan memang tidak ditujukan untuk mendidik, tapi untuk menghibur. Namun apakah itu artinya harus berdampak membuat orang lain menjadi bodoh?</p>
<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/24/konotasi-buruk-dalam-pesan-tvc/">Konotasi Buruk dalam Pesan TVC</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/24/konotasi-buruk-dalam-pesan-tvc/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dari Social Media ke Televisi</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/22/dari-social-media-ke-televisi/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/22/dari-social-media-ke-televisi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2010 15:18:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Online Living]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>
		<category><![CDATA[music]]></category>
		<category><![CDATA[sctv]]></category>
		<category><![CDATA[sinta jojo]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[youtube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=3593</guid>
		<description><![CDATA[Episod Harmoni di SCTV pada tanggal 20 Agustus 2010 kemarin adalah episod yang terakhir. Yang menarik dari setiap episod penayangannya adalah percakapan yang terjadi bersamaan di ranah Twitter. Hampir semua orang membicarakan ini hingga selalu saja muncul topik-topik dalam barisan <em>trending topic </em>Twitter yang membahas acara Harmoni. Semua orang berkomentar, entah itu pujian, kritikan, guyonan. Acaranya di televisi, tapi lucunya, ramainya justru di ranah daring.<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/22/dari-social-media-ke-televisi/">Dari <em>Social Media</em> ke Televisi</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2010/08/harmoni2.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/harmoni1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-3595" title="harmoni1" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/harmoni1-300x74.jpg" alt="" width="300" height="74" /></a>Episod Harmoni di SCTV pada tanggal 20 Agustus 2010 kemarin adalah episod yang terakhir. Yang menarik dari setiap episod penayangannya adalah percakapan yang terjadi bersamaan di ranah Twitter. Hampir semua orang membicarakan ini hingga selalu saja muncul topik-topik dalam barisan <em>trending topic </em>Twitter yang membahas acara Harmoni. Semua orang berkomentar, entah itu pujian, kritikan, guyonan. Acaranya di televisi, tapi lucunya, ramainya justru di ranah daring.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/harmoni3.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3596" title="harmoni3" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/harmoni3.jpg" alt="" width="219" height="287" /></a>Saat ini akun Twitter resmi Harmoni SCTV @harmoniSCTV memiliki hampir 24.000 <em>follower</em>. Akun ini sejak awal menginformasikan waktu <em>taping </em>program televisi ini. Pada saat acaranya tayang di televisi, dengan rutin @harmoniSCTV menceritakan siapa saja yang saat ini bernyanyi. Kalau si penyanyi punya akun Twitter, maka @harmoniSCTV akan menyebutkannya. Lucu juga sambil menonton pertunjukannya di televisi, informasi seputar lagu, artis, musisi, hingga gaun disampaikan langsung oleh akun ini.</p>
<p>Ada hal yang sangat berbeda di episode terakhir kemarin. Bukan, ini bukan ngomongin lagunya SBY yang dinyanyikan oleh Sandy Sandoro (agak malas ngebahas ini). Namun yang unik dari episod ini adalah dikenalkannya <em>rising star </em>baru, para penyanyi yang awal pergerakan musiknya justru lebih dikenal duluan di ranah daring. Yang pertama adalah duet kakak beradik <a href="http://twitter.com/gamal1990" target="_blank">Gamaliel</a> dan <a href="http://twitter.com/audreytapiheru" target="_blank">Audrey Tapiheru</a> yang sudah punya basis <em>fan</em> di <a href="http://www.youtube.com/user/gamal1990 " target="_blank">YouTube</a> sejak lebih dari <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/07/31/unjuk-suara-audrey-dan-gamaliel/" target="_blank">setahun lalu</a>.  Yang kedua adalah <a href="http://adhitiasofyan.wordpress.com/" target="_blank">Adhitia Sofyan</a>, desainer web merangkap musisi yang merilis lagu-lagunya secara gratis melalui blognya.</p>
<p>Aksi Gamaliel dan Audrey memang luar biasa. Mereka berdua mendapat <em>standing ovation</em>. Bisa jadi para penonton begitu terkesimanya akan kualitas penampilan 2 orang yang belum pernah mereka dengar sebelumnya. Di Twitter sendiri, ternyata banyak yang belum kenal dengan mereka. Mereka lebih kenal akan aksi <a href="http://twitter.com/sisisinta" target="_blank">Sinta</a> dan <a href="http://twitter.com/JojoeVitae" target="_blank">Jojo</a> di YouTube, tanpa pernah tahu eksistensi Gamaliel dan Audrey. Saat mereka tahu, banyak yang akhirnya malah mencemooh Sinta dan Jojo. Dunia Web 2.0 memang kejam rupanya. Saat melihat sesuatu yang lebih baik, yang lama dengan mudahnya dimaki-maki. Wajar saja kalau akhirnya Jojo sempat emosi di Twitter.</p>
<p>Sebetulnya tidak adil memang membandingkan antara kedua pasangan ini. Pendekatan yang mereka lakukan masing-masing berbeda. Akui saja, saat melihat keduanya toh kalian terhibur kan? Meski bersumber dari YouTube, bukan berarti kedua pasangan ini masuk dalam kategori yang sama ya. Jadi lihatlah <em>show</em> yang mereka tunjukkan dari kacamata yang berbeda.</p>
<p>Untuk yang belum lihat aksi Gamaliel dan Audrey Tapiheru di Harmoni SCTV, silakan lihat <a href="http://www.youtube.com/watch?v=-gTUQZtcPYU" target="_blank">rekamannya</a> di bawah ini. (Untung saja sekarang rekaman YouTube bisa lebih dari 10 menit, jadi musik ini tidak terpotong).</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="480" height="385" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/-gTUQZtcPYU?fs=1&amp;hl=en_US" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="480" height="385" src="http://www.youtube.com/v/-gTUQZtcPYU?fs=1&amp;hl=en_US" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/22/dari-social-media-ke-televisi/">Dari <em>Social Media</em> ke Televisi</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/22/dari-social-media-ke-televisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kemerdekaan, Tahun yang ke-65</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/17/kemerdekaan-tahun-yang-ke-65/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/17/kemerdekaan-tahun-yang-ke-65/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 10:52:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Online Living]]></category>
		<category><![CDATA[independence]]></category>
		<category><![CDATA[indonesiaunite]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=3585</guid>
		<description><![CDATA[Tahun lalu saat dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia ke-64, banyak ucapan kemerdekaan mengalir di Facebook, Twitter, Plurk (masih bergaung saat itu), dan blog. Bersama-sama teman blogger lainnya, bahkan sepakat untuk bikin tulisan ucapan bersama <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/08/14/kemerdekaan-tahun-yang-ke-64/ " target="_blank">tahun lalu</a>, lengkap dengan video <em>lipsynch</em> Hari Merdeka. Hihi, duluan kita kan daripada Keong Racun?<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/17/kemerdekaan-tahun-yang-ke-65/">Kemerdekaan, Tahun yang ke-65</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2010/08/indonesiaoptimis1.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Tahun lalu saat dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia ke-64, banyak ucapan kemerdekaan mengalir di Facebook, Twitter, Plurk (masih bergaung saat itu), dan blog. Bersama-sama teman blogger lainnya, bahkan sepakat untuk bikin tulisan ucapan bersama <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/08/14/kemerdekaan-tahun-yang-ke-64/ " target="_blank">tahun lalu</a>, lengkap dengan video <em>lipsynch</em> Hari Merdeka. Hihi, duluan kita kan daripada Keong Racun?</p>
<p>Tahun ini, di dirgahayu ke-65, gaung di ranah daring semakin luas. Mengingat populasi pengguna Twitter di Indonesia mencapai sekitar 5,6 juta orang, sudah hal lumrah setiap topik yang dilandasi suatu kesamaan peristiwa menjadi <em>trending topic</em>. Kali ini<a href="http://search.twitter.com/search?q=indonesia65" target="_blank"> #indonesia65</a> dan “<a href="http://search.twitter.com/search?q=merdeka" target="_blank">merdeka</a>” bertahan selama sehari penuh mengisi <em>trending topic </em>di Twitter. Isinya, harapan dan makna akan kemerdekaan, menurut versi masing-masing. Mudah-mudahan saja sih, apapun harapannya, tidak sekedar asal tweet, tapi memang dilandasi niat ingin berkontribusi positif untuk negeri ini.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/indonesiaoptimis1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3588" title="indonesiaoptimis1" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/indonesiaoptimis1.jpg" alt="" width="530" height="317" /></a></p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/indonesiaoptimis2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3587" title="indonesiaoptimis2" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/indonesiaoptimis2.jpg" alt="" width="530" height="317" /></a></p>
<p>Hal lain yang berbeda di tahun ini adalah upacara digital yang diadakan oleh <a href="http://indonesiaoptimis.org/ " target="_blank">Indonesia Optimis</a>. Situs ini sejak pukul 07:00 pagi tadi sudah bisa diakses semua fiturnya. Kita bisa mengklik setiap partisipan dalam upacara ini untuk mendengarkan lagu Indonesia Raya, pembacaann Pancasila, Pembukaan UUD 45,  hingga sambutan semangat kemerdekaan dari Iwan Esjepe (<a href="http://www.twitter.com/iwanesjepe" target="_blank">@iwanesjepe</a>), Pandji (<a href="http://www.twitter.com/pandji" target="_blank">@pandji</a>), dan Ndorokakung (<a href="http://www.twitter.com/ndorokakung" target="_blank">@ndorokakung</a>). Saat pukul 10:00 tepat, di situs ini bisa disaksikan langsung video pengibaran bendera, diiringi lagu Indonesia Raya.</p>
<p>Penyebaran informasi keberadaan situs ini ramai di Twitter, hingga akhirnya media Detik, Kompas, hingga Metro TV pun memberitakannya. Walhasil, situs ini menjadi susah diakses akibat terlalu banyaknya kunjungan yang masuk. Situs Indonesia Optimis juga mengajak pengunjungnya untuk hadir secara virtual di<a href="http://foursquare.com/venue/4259037"> Foursquare</a>, yang dihadiri oleh lebih dar 5.000 pengguna Foursquare.</p>
<p>Era <em>social media </em>memang membuat setiap orang bisa mengekspresikan semangat kemerdekaan dan nasionalismenya dari mana saja. Bahkan seseorang yang baru bangun dari tidur karena begadang sehabis sahur pun masih bisa ikutan upacara bendera secara digital. Eh, ini positif atau negatif ya? <img src='http://media-ide.bajingloncat.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/googleindonesia56.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3586" title="googleindonesia56" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/googleindonesia56.jpg" alt="" width="519" height="308" /></a></p>
<p>Tambahan: Google.co.id dan Google.com pun hari ini mengubah logonya menjadi merah putih sebagai tanda ucapan selamat merayakan kemerdekaaan bagi Indonesia.</p>
<p>Bonus: video <em>lipsynch </em>Hari Merdeka oleh teman-teman Kopdar Jakarta tahun lalu.<br />
<object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="344" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/6oPLtzxFOAY&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="344" src="http://www.youtube.com/v/6oPLtzxFOAY&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/17/kemerdekaan-tahun-yang-ke-65/">Kemerdekaan, Tahun yang ke-65</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/17/kemerdekaan-tahun-yang-ke-65/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bot untuk Terapi</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/15/bot-untuk-terapi/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/15/bot-untuk-terapi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2010 10:57:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Living]]></category>
		<category><![CDATA[privacy]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=3573</guid>
		<description><![CDATA[Di <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/12/bertutur-sopan-di-social-media/" target="_blank">tulisan terdahulu</a> sempat diceritakan kalau dunia <em>social media</em> bukanlah ruang pribadi. Kita harus menjaga tutur kata dalam mengungkapkan pendapat. Kenyataannya, masih banyak yang melihat <em>social media</em> sebagai tempat pelarian, tempat pelampiasan kekesalan, yang ditujukan kepada teman, orang tua, guru. Pikirnya, toh siapapun yang ia umpat di <em>social media</em> tidak akan dibaca oleh yang bersangkutan. Padahal kenyataannya, umpatannya justru dibaca oleh lebih banyak orang lagi.<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/15/bot-untuk-terapi/">Bot untuk Terapi</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2010/08/gurupkn1a.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Di <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/12/bertutur-sopan-di-social-media/" target="_blank">tulisan terdahulu</a> sempat diceritakan kalau dunia <em>social media</em> bukanlah ruang pribadi. Kita harus menjaga tutur kata dalam mengungkapkan pendapat. Kenyataannya, masih banyak yang melihat <em>social media</em> sebagai tempat pelarian, tempat pelampiasan kekesalan, yang ditujukan kepada teman, orang tua, guru. Pikirnya, toh siapapun yang ia umpat di <em>social media</em> tidak akan dibaca oleh yang bersangkutan. Padahal kenyataannya, umpatannya justru dibaca oleh lebih banyak orang lagi.</p>
<p>Jujur saja, sejak tulisan sebelumnya (setengah tahun lalu), ternyata masih saja ada yang mengumpat-umpat kasar di <em>social media</em>. Silakan cek saja di <a href="http://search.twitter.com" target="_blank">Twitter Search</a>, dan masukkan kata-kata makian sebagai <em>keyword</em>-nya. Pasti deh ada saja pengguna Twitter yang mengungkapkannya dalam <em>status update</em>-nya. Lebih miris lagi kalau tahu yang justru banyak mengumpat-umpat itu adalah remaja ABG.</p>
<p>Mau memberitahu ke mereka kalau itu perbuatan tidak terpuji? Hihi, siapa kita memangnya. Kalau pun memang kita mencoba mengingatkan, bisa jadi cuma sekedar pesan lewat saja.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/gurupkn1a.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3574" title="gurupkn1a" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/gurupkn1a.jpg" alt="" width="530" /></a></p>
<p>Sejak semalam di Twitter sebenarnya telah muncul sebuah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Bot " target="_blank">bot</a>, yang kebetulan dikerjakan oleh seorang teman. Si bot dengan <em>nickname</em> Twitter <a href="http://www.twitter.com/guru_pkn">@Guru_PKN</a> ini melakukan aksi yang sederhana. Hampir setiap kali ada pengguna Twitter memaki-maki dengan kata “bangsat” dan “asu” maka otomatis tweet itu akan di-RT-kan dengan menambahkan pesan “Tolong mulutnya dijaga yaa!”</p>
<p>Aksi yang sederhana sebetulnya. Setidaknya si penulis <em>status update </em>akan berpikir dua kali sebelum memaki-maki lagi (kecuali ya si @Guru_PKN ini langsung di-<em>block</em> oleh yang bersangkutan). Bahkan karena aksi ini, beberapa pengguna Twitter malah <a href="http://twitter.com/claulitania/statuses/21206547568" target="_blank">meminta maaf</a> kepada @Guru_PKN. Yang lebih lucu, ada yang mengira ini adalah pekerjaan <a href="http://twitter.com/DonnyYesaya/statuses/21142837368" target="_blank">gurunya sendiri</a>. Yang lebih mengkhawatirkan, malah si bot <a href="http://twitter.com/jessjumboo/statuses/21201077538" target="_blank">dimaki balik</a>. Bayangkan kalau bot ini adalah manusia sesungguhnya.</p>
<p>Tipikal bot seperti ini sebetulnya sudah banyak terjadi sebelumnya di ranah Twitter Indonesia. Bisa jadi, misalnya, setiap kali kita menulis <em>status update </em>dengan kalimat yang mengandung “wahihi,” “kode,” “jiee,” “eaaa,” dan banyak lagi, secara otomatis akan ada bot dengan <em>nickname </em>@kingdomofwahihi, @kingdomofkode, @kingdomofjiee, @kingdomofeaaa yang akan dengan iseng meng-RT kita. Memang sempat bikin pengguna Twitter pusing sih sebetulnya.</p>
<p>Ide penggunaan bot untuk terus mengingatkan pengguna Twitter yang suka berumpat kasar bisa jadi terapi yang baik sebetulnya. Mudah-mudahan setelah ini mereka semakin berhati-hati dalam berucap kata, baik di ranah daring maupun di dunia nyata. Oh ya, karena ini bot (alias pekerjaan mesin), disarankan tidak membuang energi berdebat dengannya ya. Apalagi sampai mengajak gelut, atau lebih ekstrimnya lagi, memintanya untuk mem-<em>follow back </em>Anda.  <img src='http://media-ide.bajingloncat.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/gurupkn3a.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3575" title="gurupkn3a" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/gurupkn3a.jpg" alt="" width="530" /></a></p>
<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/15/bot-untuk-terapi/">Bot untuk Terapi</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/15/bot-untuk-terapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi Kreasi Konten dalam Twitter</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/15/kolaborasi-kreasi-konten-dalam-twitter/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/15/kolaborasi-kreasi-konten-dalam-twitter/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2010 05:09:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Communities]]></category>
		<category><![CDATA[Book]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=3566</guid>
		<description><![CDATA[Membuat buku yang mengulas tentang Twitter itu sudah biasa. Ada puluhan buku tentang ini bisa ditemukan di banyak toko buku. Namun membuat sebuah buku yang isinya kolaborasi konten dari ratusan pengguna Twitter jelas sangat berbeda. Minggu lalu (duh, ini tulisan telat banget ya?) sebuah buku berjudul “Aku Padamu: Karena Cinta dapat Ditemukan dalam Kata” dirilis resmi untuk publik. Pengarangnya bukan 1 atau 2 orang, tapi sebuah akun Twitter kolaborasi <a href="http://www.anjinggombal.com/" target="_blank">@anjinggombal</a>.<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/15/kolaborasi-kreasi-konten-dalam-twitter/">Kolaborasi Kreasi Konten dalam Twitter</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2010/08/anjinggombal.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/anjinggombal.jpg"><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/anjinggombal-224x300.jpg" alt="" title="anjinggombal" width="224" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-3567" /></a>Membuat buku yang mengulas tentang Twitter itu sudah biasa. Ada puluhan buku tentang ini bisa ditemukan di banyak toko buku. Namun membuat sebuah buku yang isinya kolaborasi konten dari ratusan pengguna Twitter jelas sangat berbeda. Minggu lalu (duh, ini tulisan telat banget ya?) sebuah buku berjudul “Aku Padamu: Karena Cinta dapat Ditemukan dalam Kata” dirilis resmi untuk publik. Pengarangnya bukan 1 atau 2 orang, tapi sebuah akun Twitter kolaborasi <a href="http://www.anjinggombal.com/" target="_blank">@anjinggombal</a>.</p>
<p>Memang sejak beberapa bulan lalu para pengguna Twitter sempat aktif menulis tweet gombalan dengan tagar #anjinggombal. Temanya beragam, dari plesetan merk, nama tempat, sejarah, teknologi, semuanya menjadi landasan menggombal di Twitter. Lucu-lucu sih memang membaca setiap gombalan ini. Dari yang sangat norak sampai ada yang meluluhkan hati.</p>
<p>Bagusnya, pemrakarsa tagar #anjinggombal ini tidak berhenti sampai situ. Mereka rupanya rajin mengarsipkan setiap tweet itu. Seperti kita ketahui, pencarian tweet di Twitter hanya terbatas sampai 1.500 terakhir dalam periode yang terbatas. Lepas dari itu, pencarian akan sulit dilakukan.</p>
<p>Yang menarik, media daring ini lalu berkembang menjadi sebuah buku. Isinya kompilasi gombalan #anjinggombal selama berbulan-bulan lamanya. Penulisnya ya ratusan orang, yakni mereka yang telah berkontributor menyampaikan tweet gombalan mereka masing-masing. Sebuah aksi <em>crowdsourcing</em> yang terkompilasi menjadi sebuah media yang berbeda dengan media asalnya.</p>
<p>Lalu menjadi milik siapa konten buku ini? Biasanya, setiap penulis buku, sebagai pemilik karya berhak mendapatkan royalti dari penjualan setiap bukunya. Bagaimana kalau isi bukunya dimiliki oleh ratusan orang? Tim editor @anjinggombal pun akhirnya memutuskan bahwa untuk setiap keuntungan yang didapat dari buku ini, akan sepenuhnya diserahkan kepada Yayasan Tunas Cendekia, yayasan yang bergerak membantu anak-anak Indonesia.</p>
<p>Sebenarnya pola serupa bisa dilakukan untuk beragam konten menarik lainnya di Twitter. Semua kompilasi #kultwit, #memetwit, #fiksimini, dan ragam tagar lainnya bisa diadaptasi menjadi media baru, seperti buku, yang keuntungannya bisa dimanfaatkan untuk kegiatan sosial. Setidaknya, karya tweet kita di Twitter tidak lenyap begitu saja, malah bisa bermanfaat bagi orang lain.</p>
<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/15/kolaborasi-kreasi-konten-dalam-twitter/">Kolaborasi Kreasi Konten dalam Twitter</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/15/kolaborasi-kreasi-konten-dalam-twitter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Narsis Biar Eksis</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/03/narsis-biar-eksis/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/03/narsis-biar-eksis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 02:56:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[enarcism]]></category>
		<category><![CDATA[sinta jojo]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[youtube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=3557</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang menyangka Sinta dan Jojo, dua orang mahasiswi yang awalnya biasa saja, kini mendadak menjadi selebriti dan diperbincangkan dimana-mana? Hanya demi ekspresi diri semata, video <em>lipsynch </em>mereka menjadi tontonan masyarakat dunia? Sesuatu yang tidak direncanakan ternyata berdampak nyata bagi mereka berdua. Terlepas dari argumentasi apakah keduanya bisa dibilang kreatif atau tidak, tindakan mereka membuktikan, kalau setiap orang kini berpeluang menjadi seseorang yang eksis, dengan hanya bermodalkan konsistensi di ranah <em>social media</em>.<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/03/narsis-biar-eksis/">Narsis Biar Eksis</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2010/08/narsisbiareksis.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/narsisbiareksis.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-3558" title="narsisbiareksis" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/narsisbiareksis-300x249.jpg" alt="" width="300" height="249" /></a>Siapa yang menyangka Sinta dan Jojo, dua orang mahasiswi yang awalnya biasa saja, kini mendadak menjadi selebriti dan diperbincangkan dimana-mana? Hanya demi ekspresi diri semata, video <em>lipsynch </em>mereka menjadi tontonan masyarakat dunia? Sesuatu yang tidak direncanakan ternyata berdampak nyata bagi mereka berdua. Terlepas dari argumentasi apakah keduanya bisa dibilang kreatif atau tidak, tindakan mereka membuktikan, kalau setiap orang kini berpeluang menjadi seseorang yang eksis, dengan hanya bermodalkan konsistensi di ranah <em>social media</em>.</p>
<p>Tidak ada yang bilang suara Sinta dan Jojo bagus. Kesukaan mereka mungkin hanya karaoke dan berjoget. Bisa jadi banyak pula ribuan orang pengguna internet lainnya yang punya kesukaan serupa. Namun hanya Sinta dan Jojo saja yang terlihat berani menunjukkan kesukaannya itu di ranah <em>social media</em>. Tindakan yang ternyata membuka kesempatan bagi mereka berdua untuk kini bisa tampil di televisi. Tindakan yang ternyata membuat mereka berdua menjadi bahan percakapan terus di Twitter, bahkan menjadi <em>trending topic </em>selama hampir seminggu ini.</p>
<p>Lalu apakah untuk eksis dan diakui banyak orang, kita harus menjadi seperti Sinta dan Jojo? Nggak dong. Kesempatan menjadi seperti mereka bisa jadi cuma datang sekali. Belum tentu juga eksistensi mereka berdua bisa bertahan lama, apalagi kalau aktivitas mereka di <em>social media </em>YouTube tidak diikuti oleh rangkaian hal lain yang lebih kreatif dan menarik. Yang perlu kita lakukan untuk bisa eksis dan mendapat pengakuan adalah konsisten berkarya dalam hal-hal yang jauh lebih kreatif.</p>
<p>Seorang teman fotografer menunjukkan kalau ia bisa menjadi seorang yang narsis dengan memamerkan foto-foto karyanya di beberapa blognya. Bahkan ada satu <a href="http://poeticpicture.wordpress.com/ " target="_blank">blog khusus</a> yang ia pakai untuk menampilkan jepretan hitam putih profil beberapa orang kenalannya, dari blogger, artis, politisi, hingga orang yang bukan siapa-siapa. Si fotografer menunjukkan keahliannya di sini. Hal ini menambah besar peluang bagi dirinya untuk dikenal oleh beragam lapisan masyarakat, yang pastinya secara tidak langsung akan memberikan nilai ekonomi pada profesionalitas pekerjaannya.</p>
<p>Seorang teman lainnya punya hobi menulis fiksi. Terlepas dari blog pribadinya, ia punya satu blog khusus untuk <a href="http://petualangan-jaune.blogspot.com/" target="_blank">cerita berserinya</a>. Ia menunjukkan kenarsisannya dengan mengeksplorasi bakat tulis-menulisnya. Tidak jarang pula ada blogger yang menunjukkan dirinya eksis dengan mengadaptasi <a href="http://venus-to-mars.com" target="_blank">tulisan</a>-<a href="http://sillystupidlife.com/" target="_blank">tulisan</a> di blognya dan merangkumnya  menjadi sebuah buku. Tulisannya di blog diakui mencerahkan para pembacanya. Saat tulisannya dicetak menjadi sebuah buku, si blogger pun senang, karena itu artinya akan ada banyak pembaca baru yang (mudah-mudahan) akan tercerahkan. Penggemarnya pun semakin banyak. Tanpa terasa kenarsisannya menulis bisa berimbas kepada tingkat eksisnya.</p>
<p>Ada lagi seorang teman yang sangat peduli terhadap dunia daring di Indonesia. Ia juga sangat peduli terhadap munculnya pengembang-pengembang situs muda. Melalui <a href=" http://dailysocial.net" target="_blank">blognya</a>, ia berbagi informasi ini kepada para pembacanya. Ia tidak berharap banyak profit, tapi ia senang kalau dunia daring Indonesia bisa tumbuh dan berkembang. Sebagai pengamat, ia menuliskan beragam bocoran info terbaru. Blognya kini menjadi rujukan perkembangan utama perkembangan dunia dotcom baru Indonesia. Kini semua orang tahu dan kenal akan dirinya. Jelas sudah tidak diragukan lagi tingkat eksistensi dirinya di kalangan pengembang dotcom baru Indonesia.</p>
<p>Narsis tidak melulu harus pamer foto diri dengan gaya alay. Narsis tidak melulu harus bergaya norak dan mengetik dengan bahasa libet. Narsis bisa dilakukan dengan cara unjuk keahlian dan kemampuan. Anda punya keahlian menulis, berpuisi, fotografi, desain, ilustrasi, tunjukkanlah di <em>social media </em>yang tepat dan pamerkan ke segenap teman Anda.</p>
<p>Anda suka sekali mengamati perkembangan budaya dan politik, tweet-kan tanggapan Anda dengan kritis. Tunjukkan kalau Anda berani menanggapi setiap masukan dan berdebat positif dengan teman-teman Anda. Apapun kegiatan narsis yang Anda lakukan, sepanjang Anda konsisten melakukannya, tak lama Anda akan punya <em>personal brand</em> yang lekat dengan itu. Kalau sudah punya <em>personal brand</em>, nggak usah khawatir soal eksis-eksisan, karena itu akan datang kepada Anda dengan sendirinya.</p>
<p>Kredit foto: <a href="http://www.flickr.com/photos/gi/4382957809/" target="_blank">TheAlieness GiselaGiardino</a></p>
<p>Tulisan ini juga dimuat di blog <a href="http://acerid.com/2010/08/narsis-biar-eksis/" target="_blank">Acer Indonesia</a>.</p>
<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/03/narsis-biar-eksis/">Narsis Biar Eksis</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/03/narsis-biar-eksis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fenomena Keong Racun</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/01/fenomena-keong-racun/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/01/fenomena-keong-racun/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 04:34:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Living]]></category>
		<category><![CDATA[sinta jojo]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[youtube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=3547</guid>
		<description><![CDATA[Semua pasti sudah tahu lah ya tentang aksi duet <a href="http://www.youtube.com/watch?v=VKP1t3gQ_o0 " target="_blank">Sinta Jojo</a> di YouTube. Apalagi setelah ekspos media besar-besaran selama hampir seminggu kemarin. Mungkin media <em>mainstream</em> baru menghebohkannya minggu ini, tapi percaya atau nggak di ranah Twitter, aksi duet Sinta Jojo ini sudah dibicarakan hampir sebulan yang lalu. Media <em>mainstream </em>yang terlambat melangsirnya.<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/01/fenomena-keong-racun/">Fenomena Keong Racun</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2010/08/keongracun.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/keongracun.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-3548" title="keongracun" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/keongracun-300x217.jpg" alt="" width="300" height="217" /></a>Semua pasti sudah tahu lah ya tentang aksi duet <a href="http://www.youtube.com/watch?v=VKP1t3gQ_o0 " target="_blank">Sinta Jojo</a> di YouTube. Apalagi setelah ekspos media besar-besaran selama hampir seminggu kemarin. Mungkin media <em>mainstream</em> baru menghebohkannya minggu ini, tapi percaya atau nggak di ranah Twitter, aksi duet Sinta Jojo ini sudah dibicarakan hampir sebulan yang lalu. Media <em>mainstream </em>yang terlambat melangsirnya.</p>
<p>Lalu bagaimana sebuah video (yang sejujurnya garing banget) ini bisa membuat dua mahasiswi ini menjadi terkenal? Padahal nggak banyak orang juga yang pernah dengar lagu ini saat dinyanyikan aslinya oleh Lissa, seorang penyanyi dangdut yang juga tidak terkenal. Faktor distribusi informasi di <em>social media </em>memang berperan penting.</p>
<p>Awalnya mungkin mengunggah video <em>lipsynch </em>parodi di YouTube tak berbeda dengan yang banyak dilakukan oleh pengguna YouTube di negara lain. Untuk menjadi terkenal prinsipnya sih sederhana: video <em>lipsynch</em> harus lucu (baik karena penyanyinya atau karena lagunya). Faktor Sinta dan Jojo berparas cantik menambah unsur plus pemberitaan. Kalau tidak cantik, setidaknya pembuat video harus berani malu dan bertingkah lucu, seperti yang dilakukan oleh <a href="http://www.youtube.com/user/moymoypalaboy" target="_blank">Moymoy Palaboy</a> dari Filipina.</p>
<p>Media <em>mainstream </em>seperti koran, majalah, dan televisi belakangan ini semakin sering mencari topik-topik yang hangat dibicarakan di <em>social media</em> dan mengulas serta mengkonfirmasinya di medianya. Ingat <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/09/04/sarah-aprilia-siapakah-dia/ " target="_blank">Sarah Aprilia</a> tahun lalu, karakter guru seksi yang sempat heboh di Kaskus? Blog ini pernah membahasnya, dan akhirnya dijadikan referensi di kolom Komodifikasi media cetak Kompas. Atau kasus <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/06/14/lapang-dada-dan-memohon-maaf/" target="_blank">Nissin</a> di Facebook yang sempat heboh dibicarakan di Twitter. Media <em>mainstream</em> daring Detik.com melirik percakapan yang terjadi ini. Lebih jauh lagi, Detik.com mengkonfirmasi langsung ke pihak Nissin dan membantu menjelaskan permasalahannya di portalnya.</p>
<p>Hal serupa terjadi pada video Keong Racun ini. Setelah ramai dibicarakan di Twitter, ramai juga muncul di banyak <em>thread </em>di Kaskus, media <em>mainstream</em> akhirnya pun melirik. Duo cantik Sinta Jojo tentunya bernilai berita tinggi, dari sisi informasi teknologi, hiburan lagu, hingga gosip. Liputan di majalah Hai, hingga bahasan di <em>infotainment</em>. Dampaknya memicu lebih luas lagi percakapan di <em>socia media </em>seperti Twitter. Lihat saja grafik-grafik di bawah ini, volume pembicaraan &#8216;keong racun&#8217; dan derivatnya sangat tinggi hingga beberapa kali menjadi <em>trending topic</em>.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/keongracun-trendistic.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3552" title="keongracun-trendistic" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/keongracun-trendistic.jpg" alt="" width="530" /></a></p>
<p>Sumber: <a href="http://trendistic.com/keong-racun/">http://trendistic.com/keong-racun/</a></p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/keongracun-tweetstats.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3551" title="keongracun-tweetstats" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/keongracun-tweetstats.jpg" alt="" width="530" /></a></p>
<p>Sumber: <a href="http://tweetstats.com/trends">http://tweetstats.com/trends/</a></p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/keongracun-googlesearchinsights.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3550" title="keongracun-googlesearchinsights" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/keongracun-googlesearchinsights.jpg" alt="" width="530" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/keongracun-googlesearchinsights2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3549" title="keongracun-googlesearchinsights2" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/08/keongracun-googlesearchinsights2.jpg" alt="" width="530" /></a></p>
<p>Sumber: <a href="http://www.google.com/insights/search/">http://www.google.com/insights/search/</a></p>
<p>Akankah ada &#8216;artis&#8217; baru yang akan seheboh Sinta dan Jojo lagi di masa datang? Kalau formulanya tepat sih bisa saja. Namun susahnya di <em>social media</em>, susah menjadi terkenal kalau hanya sekedar penjadi pengikut. Jadi, pikirkan ide kreatif konyol, yang tidak sekedar meniru Sinta dan Jojo, tapi punya kekhasan tersendiri. Sesuatu yang unik, keren, tak terduga. Lemparkan <em>buzz </em>tentang video ini di Kaskus dan Twitter. Kalau memang mantap, dijamin deh efek <em>word of mouth</em> akan luar biasa.</p>
<p>Yang jadi pertanyaan sebetulnya, kalau Sinta dan Jojo bisa jadi seterkenal ini, kenapa kakak beradik <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/07/31/unjuk-suara-audrey-dan-gamaliel/" target="_blank">Audrey dan Gamaliel</a> yang justru sangat bagus performa musiknya di <a href=" http://www.youtube.com/user/gamal1990" target="_blank">YouTube</a> tidak mendapatkan publisitas heboh ya? Apakah media <em>mainstream </em>tidak tahu akan mereka?</p>
<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/01/fenomena-keong-racun/">Fenomena Keong Racun</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/08/01/fenomena-keong-racun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dunia dalam Twitter</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/07/25/dunia-dalam-twitter/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/07/25/dunia-dalam-twitter/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 16:56:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Communities]]></category>
		<category><![CDATA[brand]]></category>
		<category><![CDATA[gathering]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=3542</guid>
		<description><![CDATA[Karena halaman utama <a href="http://cetak.kompas.com/read/2010/07/25/03332626/twitter.revolusi.140.karakter" target="_blank">Kompas hari ini</a> ngomongin Twitter, maka nggak salah juga kalau blog ini (lagi-lagi) ngomongin Twitter pula. Cuma daripada ngomongin 'revolusi' (yang sebenarnya tidak ada yang direvolusikan), lebih baik blog ini berbagi tentang beragam dunia yang muncul di dalam Twitter. Sejak mengikuti Twitter hampir 2 tahun lalu dan mengikuti perkembangannya di lokal, percakapan di Twitter semakin luas. Kalau dulu hanya bicara seputar obrolan antara teman yang itu-itu pula, sekarang setiap tweet merangkul hampir semua aspek dunia dalam kehidupan nyata kita.<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/07/25/dunia-dalam-twitter/">Dunia dalam Twitter</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2009/10/twitterbird2.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><img class="alignleft" title="Twitter" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2009/10/twitterbird2.jpg" alt="" width="300" />Karena halaman utama <a href="http://cetak.kompas.com/read/2010/07/25/03332626/twitter.revolusi.140.karakter" target="_blank">Kompas hari ini</a> ngomongin Twitter, maka nggak salah juga kalau blog ini (lagi-lagi) ngomongin Twitter pula. Cuma daripada ngomongin &#8216;revolusi&#8217; (yang sebenarnya tidak ada yang direvolusikan), lebih baik blog ini berbagi tentang beragam dunia yang muncul di dalam Twitter. Sejak mengikuti Twitter hampir 2 tahun lalu dan mengikuti perkembangannya di lokal, percakapan di Twitter semakin luas. Kalau dulu hanya bicara seputar obrolan antara teman yang itu-itu pula, sekarang setiap tweet merangkul hampir semua aspek dunia dalam kehidupan nyata kita.</p>
<p><strong><span style="color: #ff0000;">Dunia Sosialita</span></strong></p>
<p>Kalau ini jelas. Sejak dulu hingga sekarang, Twitter menjadi sarana yang tepat untuk mengakrabkan diri. Bisa jadi karena Twitter kita jadi merasa dekat dengan orang-orang yang jarang kita jumpai (bahkan mungkin belum pernah ketemu), karena setiap saat kita berbagi cerita di dalamnya. Twitter menjadi media sosialisasi, mendekatkan yang jauh. Lihat saja kopdar #pinoditaTU tadi sore. Dua teman Twitter @pinot dan @ditut yang tinggal di Kuwait dan belum pernah berjumpa dengan siapapun di Jakarta. Saat kopdar #pinoditaTU tadi, mereka mendapat sambutan hangat dari puluhan teman-teman di Twitter yang datang bergantian. Seseorang yang sebelumnya hanya kita kenal dengan ID-nya kini menjadi terasa lebih dekat setelah kita berjumpa mata dengannya.</p>
<p><strong><span style="color: #ff0000;">Dunia Pemasaran</span></strong></p>
<p>Beragam <em>brand </em>semakin banyak yang memasuki Twitter. Setiap hari selalu saja bisa ditemukan kuis berhadiah. Peserta umumnya diajak menjawab soal atau merangkai tweet dengan kata-kata tertentu dengan mencantumkan tagar. <em>Brand </em>juga memanfaatkan Twitter untuk menjaga relasi dengan konsumennya. Kini semakin banyak brand fesyen dan restoran yang terjun ke Twitter dan berinteraksi langsung dengan para <em>follower</em>-nya.</p>
<p><strong><span style="color: #ff0000;">Dunia dalam Berita</span></strong></p>
<p>Media daring seperti Detik.com dan Kompas.com pun mau nggak mau terjun pula ke ranah Twitter. Mereka mengenalkan berita-berita unggulan mereka di sana. Sejujurnya, penulis blog ini sangat jarang berkunjung ke dua portal ternama itu. Namun saat ada berita menarik dan itu di-RT-kan oleh teman di Twitter, berita itu menjadi punya nilai lebih. Karena direferensikan oleh teman, pastilah berita itu sesuatu yang layak dibaca. Hal ini mengundang kita untuk mengklik tautan dan membaca detil berita itu. Portal berita memang diperlukan, tapi eksistensi mereka di Twitter sangat dibutuhkan untuk menjaring para pembaca baru.</p>
<p><strong><span style="color: #ff0000;">Dunia Selebritas</span></strong></p>
<p>Sudah banyak artis terkenal yang bermain di Twitter. Sherina bahkan masuk menjadi artis papan atas kelas dunia di Twitter (dilihat dari jumlah <em>follower</em> dan tingkat interaksinya di dalamnya). Saat kita mem-<em>follow</em> seorang selebritas, kita seakan-akan menjadi merasa dekat dengan orang tersebut. Apalagi kalau tweet kita dibalas olehnya, bisa jadi kita langsung merasa menjadi orang penting sejagad maya, karena eksistensi diri kita di Twitter akhirnya dikenal oleh orang yang kita kagumi. Menjadi seorang selebritas di Twitter juga bukan tidak peduli dengan penggemar. Sesekali puluhan ribu <em>follower </em>itu perlu diberikan respon (meski tau sih, hihi, membaca <em>mention </em>yang begitu cepatnya setiap detik memusingkan). Pilih-pilih yang memang layak direspon, nggak perlu semuanya.</p>
<p><strong><span style="color: #ff0000;">Dunia Akademis</span></strong></p>
<p>Sepertinya yang jadi tren belakangan ini adalah menyampaikan kuliah melalui Twitter (kultwit). Materi 140 karakter disampaikan berseri, hingga sampai puluhan (bahkan ratusan) tweet. Semuanya pakai nomor dan tagar untuk memudahkan pencarian. Herannya, apa mereka semua lupa akan keberadaan blog ya? Bukannya blog memudahkan menyampaikan itu semua? Blog juga membuatnya terarsip rapih dan tersimpan selamanya di arsip pencarian Google. Atau setidaknya setelah mereka menyampaikan kultwit, mereka seharusnya merapihkan ulang dan menuliskannya di blog. Jadi info yang tersampaikan bisa direferensikan ulang kepada para <em>follower</em> yang telat membacanya.</p>
<p><strong><span style="color: #ff0000;">Dunia Politik</span></strong></p>
<p>Dengan Jakarta dinyatakan sebagai “ibukota” Twitter di Asia, dan diestimasikan ada 5,6 juta pengguna Twitter di Indonesia, nggak mungkin politisi tidak tertarik untuk bermain di media ini. Entah itu seorang figur menteri yang membangun komunikasi dengan <em>follower</em>-nya, atau seorang figur muda yang berharap akan mendapat dukungan politis di masa datang, hingga seorang anggota DPR yang nggak sungkan-sungkan beradu argumen dengan para <em>follower</em>-nya. Enaknya jejak percakapan tercatat. Kalau ada yang niat, semua jejak tweet ini bisa disimpan, dan dijadikan bahan argumentasi saat si politisi tidak melaksanakan niat dan perkataannya.</p>
<p>Masih banyak sebetulnya dunia-dunia lainnya bersinggungan di Twitter (religi, romansa, olahraga, hingga misteri). Hmm, mungkin menarik juga kalau dunia-dunia ini dijadikan bahan buku ya? Atau rekan-rekan punya cerita lain dalam dunia pergaulannya di Twitter?</p>
<p><div class="rssfooter">
<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/07/25/dunia-dalam-twitter/">Dunia dalam Twitter</a> ini adalah artikel dari: <a href="http://media-ide.com">Media Ide</a><br/>
--
Sudah pernah membaca buku-buku berikut?<br/>

<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/e-narcism-gaul-dan-eksis-di-internet/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_enarcism_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/20/f-marketing-optimalkan-personal-image-product-branding-anda/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_fmarketing_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/26/twitter-plurk-%e2%80%93-mengenal-ranah-microblog-indonesia/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_twitterplurk_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/06/14/cerita-dari-jerman/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_8haridijerman_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/11/14/cerita-dari-hong-kong/" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_hongkong_rss.jpg" /></a> <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/12/19/mengikuti-acer-workshop-di-lombok/
" ><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/banner/banner-h100_lombok_rss.jpg" /></a> 

<br/>
</div></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/07/25/dunia-dalam-twitter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
