Tulisan ini menyambung tulisan sebelumnya tentang Kopdar Pertama Belajar Kreatif. Saat itu yang rajin menulis blog ini ikut bercerita tentang pengalamannya mengembangkan perusahaan berbasis kreatif bernama Stratego dan lalu forum FreSh. Semuanya dijabarkan dalam beberapa poin, yang mudah-mudahan bisa menjadi tips bermanfaat bagi yang mendengarkannya.
Di era Web 2.0 ini, tak dipungkiri kalau kita punya kehidupan sosial pula di dunia maya. Bahasan di kategori ini akan bercerita seputar perilaku dan kebiasaan kita kala bersosialisasi melalui beragam jejaring sosial yang ada.
Kini semakin banyak brand melakukan pendekatan dengan konsumennya melalui pembuatan microsite, penyebaran viral, dan permainan online. Kategori ini akan membahas beragam kasus yang pernah ada.
Beraktivitas di dunia online sudah menjadi kehidupan sehari-hari. Aktivitas yang bermanfaat seperti chat, menulis blog, mengunggah foto dan video sudah menjadi hal yang lumrah. Kumpulan tulisan relevan dengan hal tersebut dibahas di kategori ini.
Tulisan ini menyambung tulisan sebelumnya tentang Kopdar Pertama Belajar Kreatif. Saat itu yang rajin menulis blog ini ikut bercerita tentang pengalamannya mengembangkan perusahaan berbasis kreatif bernama Stratego dan lalu forum FreSh. Semuanya dijabarkan dalam beberapa poin, yang mudah-mudahan bisa menjadi tips bermanfaat bagi yang mendengarkannya.
Ini bukan gosip kok, serius! Coba saja cek sendiri ke situs Ngerumpi. Situs ini adalah besutan baru dari sahabat Dagdigdug. Yang sebelumnya sudah pernah bergabung di Politikana, tentu akan langsung familiar melihat Ngerumpi, karena memang dibuat dengan basis engine yang sama. Bedanya adalah pada topik bahasannya. Kalau di Politikana, para anggotanya bebas menyumbang artikel yang erat hubungannya dengan dunia politik (meski kadang ekonomi pun masuk juga di dalamnya). Di Ngerumpi ini, topik bahasannya erat dengan dunia perempuan.
Berapa banyak teman Anda di Facebook? Cuma 100? Atau bahkan sampai 5.000? Seberapa kenal Anda dengan mereka semua? Pasti ada di antara mereka yang teman main Anda, atau rekan Anda kerja, atau saudara Anda, atau bahkan seseorang yang tidak Anda kenal sama sekali (dasar kebiasaan asal cari teman ya?). Kalau teman Anda sedikit tidak sulit memetakan jaringan pertemanannya, namun jika teman Anda sudah lebih dari 100 saja sudah terasa sulit memetakannya.
Namanya memang kopdar, tapi kopdar kali bukan sekedar hura-hura atau makan-makan, tapi kopdar berbagi pengalaman. Acara ini diinisiasi oleh Maydina Zakiah Siagian setelah ia ikut dalam kopdar FGD Expo sekitar 3 minggu lalu. Di kesempatan pertama ini juga, acara masih didukung oleh FGD Expo 2009 dan bertempat di markas Dyandra di ICBC-TCT, Indonesia City Tower lantai 7. Tema yang diangkat adalah creativepreneurship. Intinya, bagaimana seseorang bisa menjadi seorang entrepreneur di industri kreatif.
Mungkin ada yang ingin tahu kenapa tiba-tiba orang yang belum pernah menulis buku ini sebelumnya tiba-tiba menelurkan 2 buku sekaligus? Baik buku “E-Narcism, Gaul dan Eksis di Internet” maupun “F-Marketing, Optimalkan Personal Image & Product Branding Anda” ini diterbitkan oleh Kanaya Press, yang merupakan lini penerbitan baru dari grup Trubus.
engikuti tren yang sedang berlangsung, yang berbarengan pula dengan diluncurkannya buku “E-Narcism, Gaul dan Eksis di Internet” maka Media Ide pun ikut-ikutan bikin kontes. Ya, ya, ya, sudah banyak kontes menulis blog di jagad internet ini, tapi nambah satu lagi nggak apa-apa kan?
Situs social media yang muncul beberapa tahun lalu kini makin populer. Pengguna Facebook kini telah mencapai lebih dari 3 juta orang. Situs microblog Plurk yang muncul setahun lalu memiliki pengguna terbanyak dari Indonesia. Belakangan ini, situs microblog pendahulunya, Twitter semakin populer dan mengalami pertumbuhan pengguna di Indonesia.
Tepat hari Sabtu kemarin, situs Facebook diserbu lebih banyak orang pada saat bersamaan. Mereka dulu-duluan memilih username sesuai nama favorit mereka masing-masing. Katanya dalam 60 jam sejak proses registrasi username dilakukan, terjadi pembuatan 100.000 username per jamnya. Sejumlah 500.000 registrasi username terjadi dalam masa 15 menit, dan 3 juta registrasi username dalam 14 jam pertama.
Sudah lama blog ini tidak membahas desain maskot. Maskot bisa dikatakan mirip dengan logo, dan baik maskot ataupun logo harus bisa mewakili esensi brand yang diwakilinya. Kalau diperhatikan, orang pemerintah paling suka buat maskot (dan maaf, dengan desain yang garing pula). Ada maskot dari PLN (bisa terlihat di beberapa bus kota) yang terlalu harfiah menyimbolkan listrik = lampu. Ada pula maskot instansi lainnya yang menganalogikan seekor hewan dengan kegiatan yang dilakukannya, misalnya lebah = rajin.