Waktu kecil badge selalu terasosiasikan dengan kegiatan Pramuka. Di era Web 2.0 badge diasosiasikan dengan aktivitas seseorang saat mengarungi sebuah situs social media. Tahun lalu Plurk membangun diferensiasinya dengan menciptakan berbagai badge prestasi seseorang saat beraktivitas di mikroblog tersebut. Ini menjadi pemicu para pengguna awal untuk meraih prestasi sebanyak-banyaknya. Hingga saat generasi awal pengguna Plurk yang mencapai karma 100 dan mendapatkan hampir semua badge, kebosanan pun mulai muncul. Tidak ada prestasi baru yang bisa dicapai. Belakangan ini, Plurk menciptakan beberapa badge baru untuk mengajak orang meraih prestasi lebih tinggi (seperti meng-invite lebih dari 10.000 plurker baru).
Sebetulnya kita bersyukur membaca judul di atas, karena semakin sedikit ruang gerak bagi brand rokok untuk berkampanye daring. Di televisi, iklan rokok hanya boleh tayang setelah jam 21:00 malam. Tujuannya jelas, untuk menghindari ekspos rokok kepada mereka yang masih muda (di bawah 18 tahun). Setiap iklan di televisi, radio, dan media cetak, peringatan kesehatan “Merokok dapat Menyebabkan Serangan Jantung, Impotensi dan Gangguan Kehamilan dan Janin” selalu menempel. Kalau di media cetak, tinggi peringatan ini harus 15% dari tinggi iklannya. Dimanapun terlihat sebuah brand rokok, peringatan kesehatan ini harus selalu ada.
Tulisan ini terpicu oleh oleh tulisan dua blogger senior ini, Ivan Lanin dan Thomas Arie. Nggak kenal? Ya wajar, mereka berdua generasi blogger awal
Mereka berdua bisa dikatakan selebriti pada masanya. Mampirlah dulu ke blog mereka, baca tulisannya, lalu silakan lanjutkan membaca tulisan blog ini.
Berita ini agak telat, karena proses peluncuran resmi Plasa.com sendiri sudah dilakukan sejak hari Sabtu malam kemarin. Meski diundang saat peluncurannya, dengan sangat terpaksa kemarin tidak bisa datang karena urusan dinas lapangan di tempat lain. Namun melihat peluncurannya dengan tayangan blocking time di televisi, tentunya Telkom tidak main-main dengan barang rejuvenasinya ini. Apalagi, dalam 3 tahun mendatang, Plasa.com akan mendapat suntikan dana tambahan 2 juta USD untuk memperbesar skala dan ekspansinya ke berbagai model pengembangan fitur baru.
Selama 3 hari ini, 26-28 Maret 2010, di Sentul City (sekitar 38 kilometer dari Cawang), sedang diadakan Indonesian Hot Air Balloon Adventure yang pertama. Sebenarnya sih, penggunaan balon udara raksasa ini telah dilakukan pada acara nikah massal di Lampung dan Palembang. Saksi dan penghulu beserta pilot naik dalam satu keranjang dan diterbangkan, lalu menjalankan akad nikah di udara (enak kan kalau ikut nikah massal dan dapat sponsor?).
Bisa jadi semua orang sudah kenal dengan situs Plasa.com. Eh, ada yang belum? Kalau begitu, mungkin Anda masih terlalu muda untuk mengingatnya. Pada masanya dulu di sekitar tahun 2000-an tumbuh banyak situs portal. Bahkan saat itu sempat ada pameran komputer, dan para pemain situs portal itu ikut bereksibisi di sana. Pernah dengar Kopitime.com? Kitakita.com? Lipposhop.com? Kalau pernah dengar tiga situs ini, berarti Anda memang sudah tidak muda lagi. Tiga situs ini hanya sebagian dari puluhan situs portal berbasis konten lainnya yang ambruk di era dotcomer tahun 2000-an.
Salah satu yang biasanya (lebih baik) dihindari saat melakukan kampanye daring adalah kontes yang meminta kita untuk meraih suatu target yang berbasis angka. Bentuknya bisa bermacam-macam dari, sistem voting, polling, hingga kontes tinggi-tinggian score dalam sebuah game. Segala hal yang berhubungan dengan angka memang akan mempermudah kuantifikasi penilaian secara sistem. Namun yang sering dilupakan, segala hal yang berhubungan dengan angka akan mengundang tangan-tangan jahil untuk melakukan hacking. Mumpung isu ini lagi ramai dibahas di milis KopdarJakarta, sekalian saja dibuat posting-nya.
Sabtu malam ini mudah-mudahan benar menjadi tonggak dibenahinya Kotatua (entah kenapa ya ejaannya disambung) Jakarta agar menjadi andalan wisata kota Jakarta. Di Indonesia tidak banyak lokasi heritage seperti ini, yang masih terkumpul dalam satu lokasi kalau nggak salah hanya Jakarta, Bandung, dan Semarang. Sayangnya, perhatiannya dari dulu setengah-setengah. Perbaikan pedestrian, penataan Kali Besar, pemugaran bangunan bersejarah, antara iya dan tidak.
Pagi tadi salah seorang yang sempat menggagas semangat Indonesia Unite, Alex Abimanyu telah meninggalkan kita. Belasungkawa dari ratusan warga Twitter membanjiri timeline. Banyak dari mereka yang belum pernah bertemu langsung dengan beliau. Namun, eksistensinya serta inisiatifnya sejak Indonesia Unite membuat orang mencoba kenal dekat dengannya melalui tweet-nya.