Salah satu brand lingerieternama di Inggris, Bodas, membuat satu advergame lucu di website-nya. Di dalam advergame berjudul Bra Wars ini, Anda diminta untuk membuka tali bra sebanyak mungkin dalam kurun waktu tertentu. Segera setelah Anda selesai bermain, Anda akan tahu posisi peringkat Anda dari seluruh orang yang pernah memainkannya.
Sejak beberapa tahun belakangan ini, ada satu jargon baru di dunia online branding, yang jadi alat jualan para produsen Indonesia. Jargon microsite mulai dikenalkan oleh para produsen (dan para media online) kepada para konsumennya yang aktif di dunia maya. Sebenarnya, apakah microsite itu? Apakah berbeda dengan website pada umumnya?
Mengikuti jejak seri film BMW yang sukses luar biasa tahun lalu, Suzuki mencoba mengikutinya dengan membuat 4 episode film pendek bersambung, yang pastinya menggunakan mobil Suzuki sebagai kendaraan jagoannya. Saat ini filmnya baru ada 2 episode. Cuma rasanya, dibandingkan dengan film BMW yang berkualitas tinggi itu, film pendek dari Suzuki ini terasa kalah jauh kualitasnya. Malah lebih terlihat seperti TVC versi panjang. Yah, beda kelas mobilnya, ya beda kelas juga ya eksekusi filmnya.
Kalau ini sebetulnya koleksi lama. Aplikasi viral ini dari WRP (keluaran Nutrifood) ini sebetulnya sudah disebarkan lebih dari setahun yang lalu. Nggak tahu juga nih, apakah produk yang dipromosikan di viral ini masih ada atau nggak. Yang jelas, viral-nya cukup unik. Bagus deh pokoknya untuk sekedar lucu-lucuan. Silakan unduh viral-nya di sini.
Salah satu lembaga bantuan kemanusiaan PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa), World Food Program (United Nations’ World Food Programme), memulai inisiatif yang terhitung unik. Mereka meluncurkan sebuah adver-edu-game tentang bagaimana WFP melakukan kegiatannya dalam membantu mengatasi bencana kelaparan di suatu negara.
Menjelang akhir tahun, kita sekali lagi mendapat bencana (kayaknya rutin ya?). Kali ini, bencananya memang bukan bencana fisik seperti tsunami yang menimpa Aceh, melainkan bencana yang menimpa dunia informasi. Sejak putusnya serat optik di pedalaman laut dekat Taiwan, akses internet menjadi melambat, bahkan putus.
Siapa yang menyangka, blog ini masih bertahan hingga sekarang. Meski kadang susah payah menyempatkan waktu untuk posting, karena aktivitas luar lainnya yang terkadang padat. Dulu, keinginan untuk posting setelatnya 3 hari sekali selalu tersampaikan. Sekarang, wah, makin suka telat. Kadang, bisa seminggu tidak ada posting sama sekali. Seorang teman pernah bilang, “Wajar, namanya juga Media Ide. Mungkin kali ini lagi nggak ada ide, makanya nggak ada posting.” Benar juga ya…
Kemarin teman sempat memberikan banded promo L.A. Lights ini. Ternyata banded promo berupa bungkus rokok yang dibalut dengan bonus korek gas ini dijual khusus hanya di outlet Indomaret saja. Harganya lebih murah daripada bungkus L.A. Lights pada umumnya, dengan kemasan yang cukup menarik. Meski desainnya terlihat sederhana, ternyata teman (yang perokok) malah mengapresiasinya. Katanya, lebih enak seperti ini. Dia jadi nggak pernah ketinggalan korek gasnya lagi. Membawanya pun katanya jadi lebih praktis, karena baik rokok dan korek selalu berada di dalam satu tempat.
Don’t Die Ding adalah judul film animasi artistik terbaru keluaran marketing agency Curiosity Group, US. Visual yang ditampilkan dalam animasi ini agak abstrak, dan susah dimengerti. Intinya, dalam film animasi ini diceritakan kalau Ding menghadapi beragam tantangan hingga akhirnya ia berhasil dan terbang tinggi.
Mendengar ini pasti orang langsung tahu kalau yang dimaksud adalah Gudang Garam. Sudah lihat website-nya? Website yang ditujukan untuk para pecinta Gudang Garam ini lebih mirip seperti website majalah dibandingkan sebuah website perusahaan rokok. Malah bisa dikatakan, hampir seluruh kontennya tidak menyebutkan produk rokoknya sama sekali. Bahkan banner iklan pun tidak ada.