Percaya atau tidak, I Can’t Believe It’s Not Butter! (ICBINB!) adalah nama sebuah brand margarin keluaran Unilever (internasional, bukan Indonesia). Bedanya, margarin ini tidak terbuat dari bahan mentega. Terlepas dari namanya yang ajaib, brand ini baru saja meluncurkan kampanye online berupa animasi seri 4 episod.
Berbeda dengan advergame lainnya, Nutrilon Royal: Pencarian Harta Karun dari Nutricia ini hanya dimainkan pada saat event. Game ini diperuntukkan untuk 2 target segmen, yang masing-masing memiliki perbedaan dalam jenis mini game di dalamnya. Game yang ditargetkan untuk segmen anak-anak usia 4-7 tahun (sesuai dengan target produknya) memiliki mini game yang sederhana dan mudah untuk dimainkan. Sementara versi game yang ditargetkan untuk segmen dewasa (khususnya para dokter), memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi.
Produsen Dannon di US meluncurkan brand Frusion, minuman yoghurt untuk sarapan pagi. Di website-nya, www.frusion.com, pengunjung bisa melihat beragam hiburan online. Dari TVC hingga online game.
Untuk online game-nya, Frusion mengadaptasi game klasik tinju Punch Out. Untuk semakin menunjukkan kesan klasik, desain visual game pun dibuat dengan gaya pixel art. Di advergame ini, pemain harus mengalahkan 4 lawannya secara berturut-turut. Keempat lawan ini divisualkan dalam bentuk sarapan khas US, seperti sereal, muffin, sandwich, dan bagel.
Coca-Cola memang nggak ada habisnya. Dulu, Coca-Cola sempat membuat TVC dengan menggunakan karakter-karakter dari game Final Fantasy. Kali ini, Coca-Cola di Cina, dengan nama brand iCoke, meluncurkan TVC yang menggabungkan antara live shoot dengan animasi ber-setting dunia game online World of Warcraft.
Produsen mobile phone Kyocera pada awal Januari 2005 kemarin meluncurkan produk terbarunya, Koi/KX2. Mobile phone ini dilengkapi dengan fitur kamera, yang menjadi andalannya. Promosi online mobile phone ini memanfaatkan advergame berjudul Red Carpet Blitz.
Istilah ini diambil dari salah satu tulisan James Cherkoff di www.collaboratemarketing.com. Disebut demikian karena konsepnya mirip dengan konsep open source dalam pembuatan software, yaitu bertumpu pada komunitas. Komunitas yang di dalamnya terdiri dari banyak orang yang berpikiran serupa.
Hampir setahun lalu, Pepsodent memunculkan maskotnya, Pepo dan Sigi. Pepo adalah karakter berbentuk odol, sementara Sigi berbentuk sikat gigi. Keduanya ditemani oleh 3 rekannya: Giham, Giser, dan Ringring. Mereka semua tinggal di Kota Gigi dan sering bertualang bersama. Dalam petualangannya, mereka sering bertemu dengan 3 kuman bandel: Kokus, Plakis, dan Plakus.
Rich Media didefinisikan oleh eMarketer.com sebagai media advertising yang memanfaatkan motion (animasi/video), suara dan/atau interaktifitas yang melibatkan audiens. Keterlibatan ini bisa ditujukan untuk memantapkan persepsi brand di benak konsumen.