Home » Arsip

Arsip Artikel dengan Tag “banner”

Online Living »

[18 Mar 2009 | 17 komentar | 4,268 views]
Menunggu itu Menyebalkan

Semua pasti setuju akan hal ini. Saat Anda mengantri atau terkena kemacetan di jalan, Anda pasti merasa waktu Anda terbuang percuma. Saat komputer Anda sudah penuh dengan banyak aplikasi, Anda pasti akan tidak sabar menunggu proses loading-nya. Nah, demikian pula dengan proses loading sebuah situs. Anda nggak akan sabar disuruh menunggu situs yang harus loading lama tapi hanya berisikan jualan belaka.
Mari kembali ke tahun 1997-1998 dimana koneksi internet masih pelan. Saat itu kalau mau membuka gambar berukuran 100 KB saja, bisa menunggu setengah mati. Karena koneksi yang pelan itulah, situs …

Online Branding »

[16 Jul 2008 | 17 komentar | 3,557 views]
Mengkomersialkan Dotcom di Indonesia, Sampai Seberapa Jauh?

Ini sebetulnya pertanyaan ya, dan bukan pemberitahuan. Namun, setidaknya tulisan awal di bawah ini mungkin bisa membantu memberi gambaran kondisi yang sudah ada. Yang jelas Indonesia bukan US atau Eropa yang punya banyak dermawan teknologi. Di negeri-negeri itu, para pengembang portal atau aplikasi web bisa lebih mudah mendapatkan pendanaan dari banyak yayasan. Di Indonesia, walah, bisa menemukan 1 orang saja sudah bersyukur…

Online Branding »

[22 Nov 2007 | 15 komentar | 5,180 views]
<em>Rich Media Banner</em>, Apa Lagi Nih?

Ini masih ilmu yang didapat dari Rich Media Workshop minggu lalu. Terlepas dari kegiatan workshop itu adalah sarana jualannya MDAS (Microsoft Digital Advertising Solution), ada beberapa hal baru yang menarik dipresentasikan di sana. Salah satunya adalah tentang rich media banner, yang tentunya berbeda dengan banner standar yang sering kita lihat di Detik.com atau Okezone.com.

Online Branding »

[1 Feb 2007 | 4 komentar | 3,445 views]
Detik Obral Iklan Murah

Hampir semua pengguna internet tahu, kalau Detik saat ini adalah portal terbesar dan teraktif di Indonesia. Sekitar enam juta page view setiap harinya, dan meninggalkan rentang yang cukup jauh dengan pesaing terdekatnya, portal berita KCM (Kompas Cyber Media).
Hal ini berimbang dengan biaya pemasangan iklan di Detik yang juga tertinggi saat ini. Saking banyaknya iklan hingga rasanya sekarang Detik lebih mirip portal iklan daripada berita. Kalau dianalogikan dengan media cetak, Detik ini ibarat Pos Kota versi online. Beberapa banner iklan pun terasa berlebihan.

Online Branding »

[18 Jan 2007 | Satu komentar | 4,251 views]
Riset Media <em>Online</em> di Indonesia

Internet sudah lama dikenal di negeri kita. Tapi percaya atau tidak, belum pernah ada satu lembaga independen yang mulai mendata beragam hal yang berhubungan dengan dunia online. Riset yang paling mendasar mungkin bisa didapat dari APJII. Dari sini kita setidaknya bisa mengetahui jumlah pengguna internet di Indonesia. Namun itu pun, hanya bersifat estimasi yang dilakukan pada tahun 2005.

Online Branding »

[12 Nov 2006 | 159 komentar | 14,491 views]
Memasang Iklan di <em>Blog</em> Anda

Memang tidak semua blogger ingin kalau blog-nya dipasangi iklan. Apalagi kalau iklannya itu berupa banner besar-besar, sudah pasti dihindari oleh para blogger. Umumnya, iklan yang sering muncul di blog adalah Google AdSense. Tapi, benarkah efektif memasang AdSense di blog-blog Indonesia?

AdSense hanya bisa berfungsi dengan lebih benar kalau bahasa yang digunakan dalam blog adalah Bahasa Inggris. Kalau blog-nya berbahasa Indonesia, mayoritas yang akan muncul adalah iklan layanan masyarakat dari Google. Hal ini disebabkan karena masih sedikitnya pengiklan AdSense yang menggunakan Bahasa Indonesia.

Online Branding »

[2 Aug 2006 | 6 komentar | 3,456 views]
CPM vs <em>Fixed Monthly Spot</em>

Bila diperhatikan beberapa bulan belakangan ini, website komunitas Friendster dipenuhi dengan iklan-iklan lokal. Mayoritas pemasang iklan adalah dari produk-produk Telkom dan Unilever. Telkom dengan iklan TelkomNet Instan dan Speedy-nya, sementara Unilever yang merajai dengan iklan-iklan CloseUp, Clear, dan Sunsilk. Iklan-iklan lain yang pernah terlihat muncul, meski tidak dominan adalah Samsung, Gery Biscuit dan Kapanlagi.com.

Online Branding »

[17 Apr 2006 | 5 komentar | 3,494 views]
<em>Pixel Advertising</em>, Tren Baru Setelah <em>Banner</em>?

Beberapa bulan yang lalu, seorang mahasiswa Inggris bernama Alex Tew meluncurkan website Millian Dollar Homepage untuk membantu biaya kuliahnya. Di website ini, pengunjung bisa melihat 1 juta pixel yang dijual seharga $1 per pixel-nya. Idenya yang unik ini ternyata menjadi tren baru. Desain pixel advertising yang berukuran mikro ini menjadi sesuatu yang menarik saat dikolase satu sama lain. Pengunjung dibuat penasaran saat menelusuri setiap pixel-nya.