Arsip Artikel dengan Tag “influencer”
Experiential, FreSh »
Obrolan seru FreSh di perhelatan Social Media Festival hari pertama waktu itu membahas fenomena kampanye brand di social media. Acara dibuka lebih dulu oleh Pandu Padmanegara yang bercerita tentang Facebook Groups social media Strategist Club, yang berisikan orang-orang dari beragam latar belakang, yang mau berbagi ilmu demi pemanfaaatan social media yang positif di Indonesia. Belum gabung? Silakan kunjungi tautan ini untuk melihat isinya.
Online Branding »
Online Branding »
Minggu lalu saat sahur bebeapa hari sebelum lebaran, Pak Subiakto (@subiakto) sempat berbagi ilmu tentang WOMM. Pak Subiakto banyak bicara tentang keputusan pembelian, yang sangat dipengaruhi oleh rekomendasi dari orang lain, terutama dari orang yang dikenal (keluarga, saudara, teman, dll). Iklan semata di televisi tidak akan menjamin konsumen akan melakukan transaksi. Ringkasannya bisa disimak di bawah ini.
Online Branding »
Sudah lama nggak meng-update blog ini. Alasan standarnya adalah kesibukan. Terima kasih loh untuk teman-teman yang sudah menanyakan kapan blog ini diperbaharui lagi. Hihi, baiklah, setelah 3 minggu absen, mudah-mudahan bisa mulai kontinu lagi.
Kali ini mau bahas tentang kenapa brand semakin banyak yang mencari buzzer di Twitter. Kalau ngomong teori (dan yang seharusnya terjadi), brand perlu mencari siapa saja yang menjadi key opinion leader (KPL) di kanal-kanal social media.
Online Living »
Untuk yang aktif di Twitter, mungkin sudah familiar dengan situs Klout. Situs ini, dengan algoritmanya sendiri, mencoba mengecek karakteristik seseorang berdasarkan aktivitas hariannya di Twitter, Facebook, dan LinkedIn. Klout akan mengkategorikan seseorang masuk karakteristik tertentu berdasarkan tingkat partisipasi aktif, seringnya berbagi info, konsistensi, dan fokus/melebar dalam membahas sesuatu (tapi jangan tanya ya bagaimana mereka menganalisa itu semua).
Online Communities »
Dulu masa blog masuk masa popularitas, bisa terhitung dengan jari siapa saja yang terlihat sebagai influencer utamanya. Waktu itu brand meminta bantuan para blogger untuk menuliskan artikel dengan memuat informasi brand sebagai bagian dari tulisannya. Sekarang di eranya Twitter merajalela, peran individu yang menjadi influencer/buzzer/rainmaker/catalyst/apapun namanya melebar. Bisa dibilang, banyak kesempatan menjadi seorang buzzer di ranah Twitter.
Online Branding »
Seperti pernah disebutkan di tulisan dulu kala, bahwa seseorang yang populer tidak berarti adalah seorang influencer yang baik. Seorang pengguna Twitter mungkin bisa punya ribuan follower, tapi bukan berarti itu bisa dijadikan patokan kalau ia pula bisa mempengaruhi para follower-nya.
Online Living »
Pertemuan FreSh bulan Desember 2010 kemarin membahas tentang prediksi ranah daring 2011, ditinjau dari sisi teknologi, bisnis, dan social media. Di sisi teknologi, Aulia Masna dan Almaujudy yang berbagi tentang perkembangan dunia mobile di 2011. Di sisi bisnis dan pemasaran, Yuswohady yang bercerita tentang kemungkinan yang terjadi saat GDP Indonesia mencapai $3.000 setahun.



