Arsip Artikel dengan Tag “koprol”
Experiential »
Kebiasaan kopdar sepertinya sudah mendarah daging bagi netizen Indonesia. Aktif dulu di ranah daring, lalu pasti akan diikuti oleh ngumpul-ngumpul di dunia nyata. Makanya nggak heran, semakin banyak muncul komunitas baru yang pergerakannya dimulai dari ranah daring. Di tahun 2011 ini, bukan hanya kegiatan ngumpul-ngumpul yang diinisiasi komunitas yang semakin banyak, tapi juga muncul beberapa event berskala besar yang dihadiri kumpulan komunitas.
Online Communities »
Seorang Howard Rheingold pernah menuliskan dalam bukunya Virtual Communities (1993)  tentang keberadaan orang-orang yang terhubung melalui jaringan maya. Definisinya saat itu adalah “when people carry on public discussions long enough, with sufficient human feeling, to form webs of personal relationships,†yang konteksnya sebenarnya masih relevan hingga saat ini.
Online Living »
FreSh, Online Communities »
Karena memang belum pernah ada hari social media, maka sekonyong-konyong entah bagaimana ceritanya, Mashable mengajak pencinta social media untuk merayakannya pada tanggal 30 Juni. Para warga digital tentunya nggak lepas dari social media dalam kehidupan sehari-harinya. Nggak lepas dari notebook, netbook, smart phone, hingga hape cupu, demi berkoneksi sosial dengan teman-teman virtualnya di Twitter, Facebook, Kaskus, dll. social media sudah menemani perjalanan setiap detik hidup kita, di rumah, kantor, bus, mobil, hingga di kamar mandi.
Experiential »
Hari ini adalah hari pertama perhelatan Echelon 2010 di Singapura. Acara yang dihadiri oleh banyak peserta dari beragam negara ini memang banyak dinantikan oleh para penggiat web di Asia, terutama mereka yang masih bersifat start-up (baru mulai). Acara ini diikuti oleh banyak eksibitor dari Indonesia, India, Singapura, Australia, dan beberapa negara lain. Yang ikut serta menjadi eksibitor dari Indonesia adalah Krazymarket.com, Tokopedia.com, Urbanesia.com, BukuQ.com, amn.co.id, Medresalabs.com. Seharusnya ada Koprol.com, tapi sejak diakuisisi Yahoo! Koprol sudah tidak dianggap start-up lagi.
Creative Works »
Hari ini mungkin hari yang bersejarah di dunia web Indonesia, karena untuk pertama kalinya ada situs karya anak bangsa yang diakui memiliki potensi besar, sehingga raksasa seperti Yahoo! mengakuisinya. Proses menuju akuisisi ini ternyata bukan proses sebentar. Apalagi di antara 11 tim Koprol yang tahu hal ini hanya 3 pembesarnya saja, Fajar Budiprasetyo, Daniel Armanto, dan Satya Witoelar. Sisanya baru tahu kemarin malam. Koprol yang dulu di bawah bendera SkyEight kini menjadi bagian dari tim Yahoo! Asia (hehe, alias semuanya perlu berganti kartu nama sekarang).
Creative Works »
Salah satu keunggulan Twitter, dari sudut pandang pengembang, adalah API-nya yang sangat terbuka. Banyak pengembang yang tak punya hubungan dengan Twitter.com memanfaatkan API ini dan membangun aplikasi baru di atasnya. Ada yang membangun aplikasi untuk men-tweet seperti Tweetdeck atau Tuitwit. Ada yang mencoba menginterpretasi setiap tweet, menyusun suatu formula, lalu menentukan tingkat popularitas seorang pengguna Twitter. Yang menyenangkannya, mereka yang membuat aplikasi ini pun membuka API mereka supaya bisa dimanfaatkan oleh pengembang lain.
Online Communities »
Waktu kecil badge selalu terasosiasikan dengan kegiatan Pramuka. Di era Web 2.0 badge diasosiasikan dengan aktivitas seseorang saat mengarungi sebuah situs social media. Tahun lalu Plurk membangun diferensiasinya dengan menciptakan berbagai badge prestasi seseorang saat beraktivitas di mikroblog tersebut. Ini menjadi pemicu para pengguna awal untuk meraih prestasi sebanyak-banyaknya. Hingga saat generasi awal pengguna Plurk yang mencapai karma 100 dan mendapatkan hampir semua badge, kebosanan pun mulai muncul. Tidak ada prestasi baru yang bisa dicapai. Belakangan ini, Plurk menciptakan beberapa badge baru untuk mengajak orang meraih prestasi lebih tinggi (seperti meng-invite lebih dari 10.000 plurker baru).



