Arsip Artikel dengan Tag “new wave marketing”
Online Branding »
Setelah bulan Juni lalu menerbitkan buku F-Marketing, ada dampak akibat menarik dari buku tersebut. Selama 2 hari kemarin malah diminta untuk memberikan pelatihan kepada para telemarketer di sebuah perusahaan ritel terkemuka. Saat ini penjualan mereka sangat mengandalkan penayangan iklan di televisi dan majalah. Namun manajemen mulai menyadari kalau di masa datang, perusahaan tidak bisa mengandalkan sepenuhnya dari iklan.
Experiential »
Kalau Anda perhatikan sejak 3 tahun belakangan ini, kegiatan brand activation yang merambah ke area mal, sekolah, hingga pagelaran event besar seperti Indonesia International Motor Show, Bobo Fair, Indocomtech, dll pasti tak lepas dari keinginan brand untuk lebih banyak berinteraksi dengan pengunjung melalui sebuah pengalaman tak terlupakan. Bentuknya bisa beragam, dari kolam mandi bola untuk anak-anak, kuis berhadiah, pagelaran musik dan dansa, hingga penyediaan aplikasi interaktif state-of-the-art yang spesifik disesuaikan dengan tema kampanye brand tersebut.
Online Branding »
Tulisan ini agak terlambat, tapi mudah-mudahan belum usang ya. Sudah tahu kan kalau Sarah Aprilia itu benar-benar karakter fiktif? Seperti disebutkan di situs resminya, Sarah Aprilia alias Raline Rahmat Shah merupakan brand ambassador produk Bask Cologne keluaran dari Mustika Ratu. Sayangnya kemunculan brand ini terlambat karena gaungnya di social media sudah berkurang. Karakter Sarah Aprilia adalah murni rekaan untuk membangun hype Bask di ranah maya. Hayo mengaku, siapa yang merasa tertipu?
Online Branding »
Makin lama makin banyak brand dan perusahaan yang diwakilinya mengadakan acara yang khusus untuk para blogger. Rupanya blogger, dengan segala “ketenaranâ€-nya menjadi lirikan baru para brand untuk melakukan program aktivasinya. Para pemilik brand tentu sudah sangat berpengalaman dalam menghadapi perilaku para media, termasuk dalam menyelenggarakan konferensi pers. Para pemilik brand juga sudah berpengalaman berhadapan langsung dengan para konsumennya langsung melalui beragam program aktivasi brand di beragam event.
Online Branding, Online Communities, Online Living »
Meriahnya social media tak lepas dukungannya dari para pengguna yang semakin aktif memanfaatkannya. Tanpa pengguna yang menyumbang konten, situs social media tak akan ada apa-apanya. Selain sebagai penikmat video-video di YouTube, pengguna ikut pula mengirimkan karyanya, membuat mereka menjadi seorang prosumer. Mereka membaca blog, dan ikut pula menulis di blognya sendiri, terkadang menanggapi tulisan blogger lain, sehingga menciptakan percakapan yang menghidupkan situs-situs seperti Technorati dan Feedburner.
Experiential »
Dua hari ini kebetulan dapat pembagian tiket gratis dari Axis Java Jazz. Seperti telah disebutkan di tulisan sebelumnya, hampir semua acara Java Jazz tahun ini disponsori oleh Axis. Hanya sedikit konser yang dikenakan biaya tambahan untuk menontonnya. Bahkan, konser Matt Bianco yang berlangsung di 2 hari pertama pun ditanggung tiketnya oleh Axis. Citra Axis yang sempat buruk karena kebatalan konser Rihanna beberapa minggu lalu, bisa tertutup dengan suksesnya Jason Mraz konser 2 hari berturut-turut di Java Jazz ini.
Online Branding »
Hampir semua pakar pemasar baik di luar maupun Indonesia bilang kalau pemasaran vertikal sudah tidak cocok lagi di era internet ini. Bukan masanya lagi konsumen dicekokin pesan-pesan dari pemasar (brand). Yang ada, para konsumen mencoba cari tahu sendiri, menanyakan ke teman-temannya, apakah yang dikatakan si pemasar ini benar. Bahkan bisa jadi, pesan yang disampaikan oleh pemasar melalui televisi, radio, majalah, malah tidak sama dengan pesan yang ditangkap oleh konsumen melalui percakapannya dengan teman-temannya. Konsumen bisa jadi menyusun pesannya sendiri, mengungkapkan versinya sendiri tentang brand tersebut.
Online Branding »
Kemarin sudah sempat cerita tentang Facebook Page. Sebelum adanya Facebook Page, banyak brand yang sempat curi-curi membuat Facebook Profile untuk brand-nya. Seharusnya Facebook Profile memang diperuntukkan untuk pribadi, dan bukan untuk lembaga atau brand tertentu. Jatah untuk lembaga dan brand yang ingin berpromosi adalah Facebook Page.



