Arsip Artikel dengan Tag “portal”
Featured, Online Living »
Para pengembang dotcomer di ranah daring generasi sekarang jauh lebih beruntung dibandingkan mereka yang memulai bisnis dotcomer di era 2000-an. Di era itu banyak yang terlalu optimis dan berpikir pendek bahwa hype bisnis dotcomer itu akan cepat menghasilkan uang melalui IPO. Kenyataannya, ekspektasi pasar berbeda. Saat itu penetrasi internet pun belum tinggi. Orang juga masih sangat khawatir akan keterbukaan identitasnya di ranah daring, apalagi kalau mereka diminta untuk bertransaksi di ranah daring.
Online Living »
Setelah membaca tulisan di NavinoT kok ya jadi ingin mencoba memprediksi perkembangan blog di tahun 2009. Berikut ini poin-poin prediksinya:
Semakin banyak jumlah blog.
Semua tahu kalau jumlah blog dan blogger Indonesia terus bertambah banyak. Namun bukan berarti pertumbuhan itu akan diikuti oleh pertumbuhan konten positif. Perhatikan deh, semakin hari semakin banyak saja buku terbit yang bertemakan “menjadi kaya dengan blog.” Buku-buku itu mengesampingkan hakikat blog sebenarnya, yakni sebagai media penyaji informasi dan komunikasi antara penulis dan pembacanya.
Online Branding »
Ini sebetulnya pertanyaan ya, dan bukan pemberitahuan. Namun, setidaknya tulisan awal di bawah ini mungkin bisa membantu memberi gambaran kondisi yang sudah ada. Yang jelas Indonesia bukan US atau Eropa yang punya banyak dermawan teknologi. Di negeri-negeri itu, para pengembang portal atau aplikasi web bisa lebih mudah mendapatkan pendanaan dari banyak yayasan. Di Indonesia, walah, bisa menemukan 1 orang saja sudah bersyukur…
Interview »
Pasti sudah pernah baca kumpulan tulisan teknologi Disitu.com dong. Media ini berawal dari kumpulan tulisan blog yang dikerjakan beberapa kontributor yang membahas tema teknologi terkini. Namun kini, semakin beragamnya tulisan, dan rutinnya di-update membuat Disitu.com bertransformasi menjadi sebuah media online baru. Yah, mirip Engadget.com gitu lah. Bahkan kini Disitu.com sudah memiliki versi bahasa Inggris, dan versi yang bisa dibaca secara mobile.
Online Communities »
Sejak hampir sebulan lalu, pasti Anda sempat mengklik banner kotak berwarna biru di sebelah kanan. Website Rank My Wall ini adalah eksperimen pribadi, yang dikerjakan hanya di waktu senggang (meski senggang ya kok ternyata butuh lebih dari 2 jam sehari ya).
Online Communities »
Menyambung tulisan sebelumnya, sekarang coba kita lihat ranah negeri kita sendiri. Website mana saja yang kira-kira masuk kategori Web 2.0? Seperti yang sudah disebutkan, kriteria utama website adalah adanya konten yang bisa dibagi atau dikolaborasikan. Konten utama website adalah dari pengunjung website, dan bukan dari pemilik/penyelenggara website. Tapi ini bukan patokan utama ya, dan terbuka untuk sanggahan dan masukan.
Online Communities »
Tentu banyak yang sudah familiar dengan istilah Web 2.0, jadi nggak akan dibahas lagi di sini. Intinya adalah, sebuah website yang menyediakan sarana untuk orang berhubungan, berkolaborasi, hingga saling berbagi. Yang kini sudah familiar adalah jaringan sosial, seperti Friendster, MySpace, atau Facebook (yang makin populer). Atau versi Indonesia-nya, Fupei dan Aku Cinta Sekolah. Bahkan ada website yang namanya Ning yang memfasilitasi Anda untuk membuat jaringan sosial sendiri. Jadi, seperti Friendster dalam Friendster.
Online Branding »
Hari Kamis lalu, pihak Intimedia sempat mengundang beberapa pelaku bisnis web untuk mengikuti Seminar Bisnis Web di Era Web 2.0. Pada kesempatan ini, Mas Adri memberikan penjelasan tentang perbedaan penting antara Web 1.0 dan Web 2.0.





