<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Media Ide &#187; presentation</title>
	<atom:link href="http://media-ide.bajingloncat.com/tag/presentation/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://media-ide.bajingloncat.com</link>
	<description>Where Indonesia's online branding, social media, and creativity is talked about</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 14:52:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Refleksi 2011: Tips Twitter untuk Pemilik Akun Brand</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/12/08/refleksi-2011-tips-twitter-untuk-pemilik-akun-brand/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/12/08/refleksi-2011-tips-twitter-untuk-pemilik-akun-brand/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 02:04:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[presentation]]></category>
		<category><![CDATA[privacy]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=4795</guid>
		<description><![CDATA[Selama tahun 2011 kemarin banyak muncul kejadian lucu di beragam akun Twitter milik <em>brand</em>. Nggak semuanya sih sempat tercatat, tapi kalau sempat jadi bahan omongan, pasti tweetnya akan dibuat tangkap gambarnya (hihihi, sebelum yang punya akun sadar dan menghapus tweetnya). Nah, berikut ini adalah 6 tweet yang sempat ditangkat. Mudah-mudahan ada hikmah yang bisa diambil ya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2011/12/twitter-tips-self-control-your-account.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Selama tahun 2011 kemarin banyak muncul kejadian lucu di beragam akun Twitter milik <em>brand</em>. Nggak semuanya sih sempat tercatat, tapi kalau sempat jadi bahan omongan, pasti tweetnya akan dibuat tangkap gambarnya (hihihi, sebelum yang punya akun sadar dan menghapus tweetnya). Nah, berikut ini adalah 6 tweet yang sempat ditangkat. Mudah-mudahan ada hikmah yang bisa diambil ya.</p>
<p><strong>1. Jangan mengespam <em>follower </em>Anda sendiri</strong></p>
<p>Maksudnya sih memberitahu kalau ada promo khusus untuk gerai Starbucks di beberapa mal. Namun cara yang dilakukan tidak dengan menggunakan <em>reply</em>, tapi tweet umumnya. Per tweet pun dilakukan dalam rentang jarak yang sebentar. Akibatnya, untuk semua <em>follower </em>akun Starbucks, hal ini jadi terasa mengganggu, karena semua tweet Starbucks ini jadi membanjiri linimasa mereka.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/12/twitter-tips-dont-spam-your-followers.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4799" title="twitter tips - don't spam your followers" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/12/twitter-tips-dont-spam-your-followers.jpg" alt="" width="530" height="398" /></a></p>
<p><strong>2. Jangan menyakiti basis konsumen yang sudah loyal kepada Anda</strong></p>
<p>Tweet yang disampaikan First Media ini memang kebijakan dari korporatnya. Sayangnya kebijakan itu mencederai pelanggan yang sudah loyal. Waktu itu seiring dengan berlakunya UU ITE, First Media secara sepihak (tanpa konfirmasi dengan pelanggannya), melakukan <em>block </em>terhadap Torrent. Tiba-tiba di hari itu, semua pengguna heran kenapa tidak ada yang bisa mengakses Torrent. Setelah ditanyakan ke akunnya, baru ada pemberitahuan resmi di tweet First Media mengenai pemberlakuan <em>block </em>ini. First Media berasumsi kalau Torrent digunakan oleh pelanggan untuk mengunduh bajakan.</p>
<p>Tindakan ini diikuti protes para <em>follower</em>-nya. Makian pun bermunculan dari mana-mana. Namun akhirnya keputusan First Media ini pun dibatalkan. Keesokan harinya akses Torrent sudah dibuka kembali.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/12/twitter-tips-dont-hurt-your-customers.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4797" title="twitter tips - don't hurt your customers" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/12/twitter-tips-dont-hurt-your-customers.jpg" alt="" width="530" height="398" /></a></p>
<p><strong>3. Jangan membuat kelucuan tentang diri Anda sendiri</strong></p>
<p>Menteri yang satu ini memang suka bikin ulah. Ulah yang membuat dirinya jadi bahan lelucon banyak orang. Salah satunya adalah saat ia menulis tweet alay. Mungkin tujuannya supaya akrab dengan kebanyakan pengguna Twitter yang masih remaja. Akibat yang didapat adalah sebaliknya. Ia malah yang dijadikan bahan guyonan. Saking banyak yang mencelanya, tweet ini pun sempat muncul menjadi <em>trending topic </em>Indonesia.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/12/twitter-tips-dont-make-fun-of-yourself.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4798" title="twitter tips - don't make fun of yourself" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/12/twitter-tips-dont-make-fun-of-yourself.jpg" alt="" width="530" height="398" /></a></p>
<p><strong>4. Tetaplah sesuai pada karakteristik <em>brand </em>Anda</strong></p>
<p>Yang jelas ini bukan admin yang salah mentweet karena tweet ini tidak dihapus sama sekali. Agak aneh saja sih melihat isi tweet ini, apakah memang ini pencitraan yang disajikan oleh <em>brand </em>Yaris? Memang sih, karakter Yaris di Twitter memang selalu agak <em>witty</em>, tapi mungkin perlu ada batasan kali ya. Entahlah apakah setelah ini, kalau orang mendengar kata kerokan dan bulu hidung, yang muncul di benaknya adalah Yaris?</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/12/twitter-tips-stay-true-to-your-brand.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4801" title="twitter tips - stay true to your brand" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/12/twitter-tips-stay-true-to-your-brand.jpg" alt="" width="530" height="398" /></a></p>
<p><strong>5. Kendalikan manajemen akun Anda.</strong></p>
<p>Kalau kasus yang menimpa Burger King jelas masalah admin yang tidak benar. Bisa jadi si admin men-tweet di akun yang salah. Kejadian sekali salah tweet seperti ini mungkin masih dimaafkan, karena toh admin juga manusia. Namun kalau sampai terjadi dalam 2 hari berturut-turut itu namanya nggak belajar.</p>
<p>Sekedar tips, untuk para admin <em>brand</em>, untuk terhindar dari kecerobohan ini, sebaiknya Anda menggunakan aplikasi klien Twitter yang terpisah sama sekali dengan aplikasi yang dipakai untuk pribadi. Meski banyak aplikasi klien Twitter yang menyediakan fitur <em>multiple account</em>, tapi kecerobohan seperti ini pasti bisa terjadi. Pencegahan paling aman adalah dengan menggunakan aplikasi yang berbeda sama sekali.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/12/twitter-tips-self-control-your-account.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4800" title="twitter tips - self control your account" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/12/twitter-tips-self-control-your-account.jpg" alt="" width="530" height="398" /></a></p>
<p><strong>6. Jangan ngomong jorok.</strong></p>
<p>Ini sih berlaku untuk semua ya, nggak hanya untuk akun <em>brand</em>. Namun kalau yang menulis tweet kata-kata jorok ini adalah <em>brand </em>seperti Metro TV, tentu sungguh malu luar biasa. Mungkin karena keteledoran admin ini (misal: membiarkan ponselnya tergeletak), membuat orang yang tak bertanggung jawab bisa mengakses akunnya. Kecerobohan yang ternyata berdampak fatal terhadap pencitraan Metro TV.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/12/twitter-tips-avoid-bad-words.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4796" title="twitter tips - avoid bad words" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/12/twitter-tips-avoid-bad-words.jpg" alt="" width="530" height="398" /></a></p>
<p>Seharusnya masih banyak sih ya kejadian lucu <em>brand </em>lainnya di Twitter, namun sayang tak terekam jejaknya. Semoga saja, 6 contoh di atas bisa membuat akun <em>brand </em>lebih refleksi diri dan berhati-hati lagi di tahun 2012.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/12/08/refleksi-2011-tips-twitter-untuk-pemilik-akun-brand/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dari Diary ke Dunia Daring</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/10/15/dari-diary-ke-dunia-daring/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/10/15/dari-diary-ke-dunia-daring/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 14:33:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Living]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[diary]]></category>
		<category><![CDATA[microblog]]></category>
		<category><![CDATA[plurk]]></category>
		<category><![CDATA[presentation]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2886</guid>
		<description><![CDATA[Ini sebenarnya adalah catatan <a href="http://freshyourmind.com/2009/10/10/gaul-dan-eksis-dengan-diary-online/" target="_blank">materi presentasi FreSh</a> minggu lalu. Ceritanya kemarin memang tentang bagaimana perempuan menyimpan catatan curhatnya via diary. Setelah sebelumnya sempat tanya ke beberapa perempuan di Plurk dan Twitter, ternyata masih ada dari mereka yang kini masih menulis diary, meski mereka juga memiliki blog. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2009/10/diary.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2009/10/diary.jpg"><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2009/10/diary-300x199.jpg" alt="diary" title="diary" width="300" height="199" class="alignleft size-medium wp-image-2887" /></a>Ini sebenarnya adalah catatan <a href="http://freshyourmind.com/2009/10/10/gaul-dan-eksis-dengan-diary-online/" target="_blank">materi presentasi FreSh</a> minggu lalu. Ceritanya kemarin memang tentang bagaimana perempuan menyimpan catatan curhatnya via diary. Setelah sebelumnya sempat tanya ke beberapa perempuan di Plurk dan Twitter, ternyata masih ada dari mereka yang kini masih menulis diary, meski mereka juga memiliki blog. </p>
<p>Menurut pengakuan beberapa dari mereka, ada yang menulis diary dari sejak SMA, dan menyimpannya hingga berjilid-jilid diary. Isinya murni curhat atas kejadian yang baru saja mereka alami. Sesuatu yang sifatnya sangat pribadi, sehingga bahkan keluarga mereka pun tak tahu apa isinya. Ada teman yang cerita pula betapa marahnya ia saat pernah menemukan orang tuanya membaca-baca buku diary miliknya.</p>
<p>Beberapa ada yang benar-benar beralih, memanfaatkan blog untuk media curhat mereka. Ada blog tempat mereka berbagi cerita kepada khalayak. Ada pula yang memiliki blog pribadi, diberi <em>password</em>, supaya tak ada yang mengusik dan membaca kisah ceritanya. Ada pula yang memanfaatkan Facebook Notes untuk menyimpan cerita dan hanya bisa dibaca oleh teman-teman terbatas yang di-<em>tag</em>. Ada yang memanfaatkan Twitter dan Plurk untuk curhatan singkat, biasanya sih berupa rasa kesal, gugup, bahagia, atau perasaan apapun yang menghinggap di sanubarinya saat itu.</p>
<p>Banyak alternatif medium untuk mewujudkan ungkapan hatinya di ranah daring. Hal serupa berlaku pula dengan foto. Dulu masih sempat ngetren berfoto di dalam <em>photobox</em> dan memasukkannya di dompet. Kalau sekarang, mereka lebih senang menggunakan kamera ponsel, mengangkat kameranya ke atas kepala 45 derajat, memalingkan wajah, berekspresi imut, dan menjepretkan kamera ponselnya. Hasil fotonya? Langsung dari ponsel diunggah ke Facebook, atau dibagi ke temannya melalui koneksi <em>bluetooth</em>. Lebih cepat dan praktis. </p>
<p>Semua yang berawal dari diary yang tertutup kini semakin lama semakin terbuka. Cerita di blog pun beragam, dari pengalaman sehari-hari ke kantor, kuliah, kisah romantis, puisi, hingga yang serius seperti pengalaman profesional seseorang. <em>Status update</em> di Facebook, Plurk, dan Twitter sudah menjadi hal yang lumrah.</p>
<p><object style="margin:0px" width="425" height="355"><param name="movie" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=gauldaneksisdengandiaryonline-091009003134-phpapp02&#038;stripped_title=gaul-dan-eksis-dengan-diary-online" /><param name="allowFullScreen" value="true"/><param name="allowScriptAccess" value="always"/><embed src="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=gauldaneksisdengandiaryonline-091009003134-phpapp02&#038;stripped_title=gaul-dan-eksis-dengan-diary-online" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="355"></embed></object></p>
<p>Meski bebas berekspresi di ranah daring, ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan. Setiap tulisan dan <em>status update</em> Anda akan dibaca oleh orang lain. Kalau tidak berhati-hati dalam menulis, bisa-bisa apa yang Anda tulis malah menyakiti hati orang lain (dan sialnya, dibaca oleh semua orang). Setiap tulisan dan <em>status update</em> itu mewakili karakteristik diri penulisnya. Melalui itulah, para pembaca di ranah daring mencoba memahami seperti apa kepribadian dan perilaku Anda. Kalau yang Anda tulis adalah sesuatu yang bermanfaat, para pembaca pun akan suka, bahkan merasa terinspirasi. Mereka akan selalu menantikan setiap tulisan terbaru Anda.</p>
<p>Dunia daring memang tempat untuk berbagi. Menulis diary itu memang bisa menenangkan beban pikiran. Semua emosi bisa ditumpahkan, dan Anda akan lega setelah semuanya tercurahkan. Namun, jangan lupa untuk menaruhnya di tempat yang tepat. Jikalah isi cerita sangatlah sensitif, taruhlah saja di diary pribadi Anda, di buku, atau di blog yang ter-<em>password</em>, sehingga tak terbaca oleh orang lain yang menjadi subjek diary Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/10/15/dari-diary-ke-dunia-daring/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Survei Blogger Indonesia 2009</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/05/21/survei-blogger-indonesia-2009/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/05/21/survei-blogger-indonesia-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 May 2009 14:03:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Communities]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[presentation]]></category>
		<category><![CDATA[research]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2470</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu hal menarik dari perhelatan <a href="http://freshyourmind.com/2009/05/21/fresh-mei09-belajar-dari-iklan-online/" target="_blank" >FreSh Mei'09</a> kemarin adalah rilis resmi <a href="http://www.indopacedelman.com/survey/" target="_blank" >Survei Blogger Indonesia</a>, riset tentang karakteristik blogger Indonesia, yang dibuat oleh IndoPacific Edelman dibantu oleh komunitas Blogfam. Penelitian ini dilakukan secara daring dan diikuti oleh 219 blogger yang berusia 26-30 tahun (30%), 36-40 tahun (23%), 31-35 tahun (20%), lebih dari 41 tahun (15%) dan 21-25 tahun (11%). Lebih lengkap tentang hasil risetnya bisa dilihat di <a href="http://www.slideshare.net/indopacedelman/final-report-blogger-survey-2009" target="_blank" >salindia</a> berikut ini. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2009/05/blogger.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Salah satu hal menarik dari perhelatan <a href="http://freshyourmind.com/2009/05/21/fresh-mei09-belajar-dari-iklan-online/" target="_blank" >FreSh Mei&#8217;09</a> kemarin adalah rilis resmi <a href="http://www.indopacedelman.com/survey/" target="_blank" >Survei Blogger Indonesia</a>, riset tentang karakteristik blogger Indonesia, yang dibuat oleh IndoPacific Edelman dibantu oleh komunitas Blogfam. Penelitian ini dilakukan secara daring dan diikuti oleh 219 blogger yang berusia 26-30 tahun (30%), 36-40 tahun (23%), 31-35 tahun (20%), lebih dari 41 tahun (15%) dan 21-25 tahun (11%). Lebih lengkap tentang hasil risetnya bisa dilihat di <a href="http://www.slideshare.net/indopacedelman/final-report-blogger-survey-2009" target="_blank" >salindia</a> berikut ini. </p>
<p><object style="margin:0px" width="425" height="355"><param name="movie" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=finalreportbloggersurvey2009-090520022519-phpapp01&#038;stripped_title=final-report-blogger-survey-2009" /><param name="allowFullScreen" value="true"/><param name="allowScriptAccess" value="always"/><embed src="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=finalreportbloggersurvey2009-090520022519-phpapp01&#038;stripped_title=final-report-blogger-survey-2009" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="355"></embed></object></p>
<p>Silakan unduh salindianya di <a href="http://www.slideshare.net/indopacedelman/final-report-blogger-survey-2009/download" target="_blank" >tautan ini</a>. Hasil survei ini diikuti pula dengan video wawancara dengan beberapa blogger.</p>
<p><object width="560" height="340"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/xifBjfyhkdA&#038;hl=en&#038;fs=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/xifBjfyhkdA&#038;hl=en&#038;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="560" height="340"></embed></object> </p>
<p>Lalu hal menarik apa yang bisa kita lihat dari penelitian ini?</p>
<ul>
<li>Ternyata tidak banyak blogger yang memikirkan sisi bisnis dari blognya. Mereka benar-benar memanfaatkan blog sebagai media berbagi pengetahuan, pengalaman, pemikiran, dan sedikit sekali yang memikirkan untuk mendapatkan penghasilan dari blog. Fakta ini menarik karena blog masih dimanfaatkan sebagai media sesungguhnya, dan bukan untuk mencari pendapatan belaka.</li>
<li>Blogger laki-laki (seperti diduga) banyak membahas topik teknologi di blognya, sementara blogger perempuan lebih banyak membahas topik-topik ringan, seperti hiburan, jalan-jalan, dan keseharian. Blogger laki-laki juga cenderung mengamati <em>traffic </em>kunjungan ke blognya, sementara perempuan tak terlalu peduli dengan <em>traffic</em>.</li>
<li>Intensitas menulis blog ternyata menurun setelah 2 tahun. Sesuatu yang wajar terjadi karena kejenuhan atau semakin kehabisan bahan menulis. Bisa jadi ini terjadi pula pada blogger yang tidak merasa mendapatkan manfaat, seperti: sedikitnya <em>traffic </em>dan komentar, atau tidak ada dampak positif dari upayanya menulis blog (seperti penghasilan tambahan, misalnya). Atau hal ini bisa saja terjadi seiring dengan semakin dewasanya blogger. Saat dulu pertama kali ia menulis, ia belum disibukkan oleh karir dan keluarga. Di tahun-tahun berikutnya saat karir dan keluarga menjadi prioritas, menulis blog lalu tidak lagi bisa seintensif dulu.</li>
<li>Media daring cukup dianggap sebagai sumber informasi terpercaya. Koran menduduki peringkat tertinggi, diikuti portal berita, televisi, lalu blog dan forum. Blog menduduki peringkat kedua sumber berita terpercaya di ranah daring. Hal ini bisa jadi karena blog ditulis secara subjektif oleh individu. Faktor subjektivitas ini yang membuatnya lebih dipercaya karena blog bebas dari pengaruh apapun.</li>
</ul>
<p>Ini memang masih penelitian awal. Respondennya pun hanya sekitar 200 orang, jauh dari populasi blogger Indonesia. Masih mungkin terjadi margin galat. Namun setidaknya ini bisa memberikan gambaran awal karakteristik blogger Indonesia saat ini. Studi lebih lanjut memang masih perlu dilakukan untuk memperdalam penelitian ini lebih dalam. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/05/21/survei-blogger-indonesia-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Situs dan Blog dengan Facebook Connect</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/03/29/situs-dan-blog-dengan-facebook-connect/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/03/29/situs-dan-blog-dengan-facebook-connect/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 01:48:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Creative Works]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[FreSh]]></category>
		<category><![CDATA[presentation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2368</guid>
		<description><![CDATA[Materi presentasi ini merupakan bahan cerita kemarin di Facebook Developers Garage Indonesia. Kebetulan yang menulis blog ini menjadi salah satu pembicara. Silakan disimak saja, dan untuk melihat demo sederhananya, Anda bisa kunjungi <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/testfacebookconnect/test.php" target="_blank">tautan ini</a>. Presentasi ini juga bisa Anda unduh langsung di <a href="http://www.slideshare.net/anakcerdas/facebook-connect/download" target="_blank">tautan in</a>i. Cerita lebih lengkap tentang Facebook Developers Garage Indonesia ini bisa dibaca di <a href="http://freshyourmind.com/2009/03/29/facebook-developer-garage-indonesia-mar09/" target="_blank">tautan ini</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2009/03/facebookconnect.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Materi presentasi ini merupakan bahan cerita kemarin di Facebook Developer Garage Indonesia. Kebetulan yang menulis blog ini menjadi salah satu pembicara. Silakan disimak saja, dan untuk melihat demo sederhananya, Anda bisa kunjungi <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/testfacebookconnect/test.php" target="_blank">tautan ini</a>. Presentasi ini juga bisa Anda unduh langsung di <a href="http://www.slideshare.net/anakcerdas/facebook-connect/download" target="_blank">tautan in</a>i. Cerita lebih lengkap tentang Facebook Developer Garage Indonesia ini bisa dibaca di <a href="http://freshyourmind.com/2009/03/29/facebook-developer-garage-indonesia-mar09/" target="_blank">tautan ini</a>.</p>
<p><object style="margin:0px" width="425" height="355"><param name="movie" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=facebookconnect-090328121138-phpapp01&#038;stripped_title=facebook-connect" /><param name="allowFullScreen" value="true"/><param name="allowScriptAccess" value="always"/><embed src="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=facebookconnect-090328121138-phpapp01&#038;stripped_title=facebook-connect" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="355"></embed></object> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/03/29/situs-dan-blog-dengan-facebook-connect/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Presentasi Membangun Konten Blog yang Positif dan Berpeluang Bisnis</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/01/13/presentasi-membangun-konten-blog-yang-positif-dan-berpeluang-bisnis/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/01/13/presentasi-membangun-konten-blog-yang-positif-dan-berpeluang-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 12:40:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Living]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[monetize]]></category>
		<category><![CDATA[presentation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2199</guid>
		<description><![CDATA[Judulnya panjang ya? Di hari Selasa ini, bersama dengan <a href="http://enda.goblogmedia.com/"  target="_blank">Enda Nasution</a> (bapak blogger yang beken itu)  dan <a href="http://budiono.blogdetik.com/" target="_blank">Pak Budiono Darsono</a> (juragan Detik yang terkenal itu), kami sempat bercerita dalam seminar kecil yang diadakan oleh UPI YAI. Topik seminar seputar dunia blog dan portal dan peluang bisnis yang mungkin ada dari itu. Enda bercerita tentang pengenalan blog dan komunitasnya, serta beberapa contoh pengguna blog yang memanfaatkannya untuk berjualan produk. Pak Budiono bercerita tentang membangun portal berita serta kiat-kiat yang dilakukan Detik untuk mengikuti tren Web 2.0.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2009/01/slideshowupiyai.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Judulnya panjang ya? Di hari Selasa ini, bersama dengan <a href="http://enda.goblogmedia.com/"  target="_blank">Enda Nasution</a> (bapak blogger yang beken itu)  dan <a href="http://budiono.blogdetik.com/" target="_blank">Pak Budiono Darsono</a> (juragan Detik yang terkenal itu), kami sempat bercerita dalam seminar kecil yang diadakan oleh UPI YAI. Topik seminar seputar dunia blog dan portal dan peluang bisnis yang mungkin ada dari itu. Enda bercerita tentang pengenalan blog dan komunitasnya, serta beberapa contoh pengguna blog yang memanfaatkannya untuk berjualan produk. Pak Budiono bercerita tentang membangun portal berita serta kiat-kiat yang dilakukan Detik untuk mengikuti tren Web 2.0.</p>
<p>Nah, kalau cerita dari penulis blog ini bisa langsung disimak saja di presentasi berikut. Kalau mau mengunduh materi presentasinya, langsung saja kunjungi <a href="http://www.slideshare.net/anakcerdas/membangun-konten-blog-yang-positif-berpeluang-bisnis-presentation/">tautan ini</a>. </p>
<p><object style="margin:0px" width="425" height="355"><param name="movie" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=membangun-konten-blog-yang-positif-berpeluang-bisnis-1231846500232930-2&#038;stripped_title=membangun-konten-blog-yang-positif-berpeluang-bisnis-presentation" /><param name="allowFullScreen" value="true"/><param name="allowScriptAccess" value="always"/><embed src="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=membangun-konten-blog-yang-positif-berpeluang-bisnis-1231846500232930-2&#038;stripped_title=membangun-konten-blog-yang-positif-berpeluang-bisnis-presentation" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="355"></embed></object></p>
<p>Terima kasih kepada UPI YAI yang sudah menyelenggarakan ini. Mudah-mudahan akan makin banyak yang bersemangat ngeblog. Tentunya dengan blog yang berisi konten positif pula.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/01/13/presentasi-membangun-konten-blog-yang-positif-dan-berpeluang-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagi Prediksi Industri Kreatif di Tahun 2009</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/12/15/berbagi-prediksi-industri-kreatif-di-tahun-2009/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/12/15/berbagi-prediksi-industri-kreatif-di-tahun-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 13:44:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[FreSh]]></category>
		<category><![CDATA[presentation]]></category>
		<category><![CDATA[research]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2148</guid>
		<description><![CDATA[Daripada menunggu para pakar dunia kreatif (siapapun itu pakarnya) membuat pandangan mereka tentang apa yang tren di 2009, kenapa nggak kita sendiri saja yang membuatnya? Apa yang dikatakan pakar toh belum tentu juga benar. Memang, biasanya para pakar itu melihat apa yang terjadi secara historis dan menduga arah perkembangan yang terjadi di kemudian hari. Kenyataannya, toh nggak ada seorangpun yang lihai meramal. Kalau sudah begitu, bagaimana kalau kita saja yang berlagak menjadi seorang pakar dan ikut-ikutan melakukan prediksi?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2008/12/freshprediksi.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2008/12/freshprediksi.jpg"><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2008/12/freshprediksi-150x150.jpg" alt="" title="freshprediksi" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-2149" /></a></p>
<p>Di akhir tahun 2008 ini, komunitas <strong><a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=33721913697" target="_blank">FreSh</a></strong> akan kembali berkumpul hari Kamis esok, 18 Desember 2008 untuk â€œberlagakâ€ memprediksi tren industri kreatif di tahun 2009. Tempatnya di <a href="http://www.wetiga.com" target="_blank"><strong>Wetiga</strong></a>, angkringan canggih itu. Kita akan bersantai-santai lesehan sambil berbagi prediksi. Siapapun tentu boleh hadir. Siapapun tentu juga boleh ikutan bercerita tentang prediksinya. Silakan baca undangannya <a href="http://www.facebook.com/event.php?eid=49486944601" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p>Sebagai inisiasi awal, katanya ada <a href="http://enda.goblogmedia.com" target="_blank">Enda Nasution</a> dan <a href="http://geeks.netindonesia.net/blogs/norman/" target="_blank">Norman Sasono</a> yang akan sedikit bercerita. Dengar-dengar <a href="http://www.avianto.com" target="_blank">Boy Avianto</a> dan <a href="http://www.think.web.id/brain" target="_blank">Ramya Prajna</a> juga akan pula bercerita. Mereka masing-masing akan melihat tahun 2009 dari sudut pandang dan pengalaman masing-masing di bidangnya.</p>
<p>Apa yang disebut dengan industri kreatif itu sebenarnya sangat luas. Versi resmi dari <a href="http://industrikreatif-depdag.blogspot.com/" target="_blank">Departemen Perdagangan</a>, yang mencakup industri kreatif itu menyangkut: periklanan, arsitektur, pasar seni dan barang antik, kerajinan, desain, fesyen, video &#038; fotografi, permainan interaktif, musik, seni pertunjukan, penerbitan &#038; percetakan, layanan komputer &#038; piranti lunak, televisi &#038; radio, dan riset &#038; pengembangan. Jadi silakan saja, kalau ada yang mau berbagi cerita dari bidang-bidang di atas.</p>
<p>Sebagai pengantar, ada baiknya menyimak dulu presentasi yang pernah dibuat oleh Andi S. Boediman berikut tentang industri kreatif. Lumayanlah, buat pengantar dan dijadikan bahan diskusi nanti.</p>
<p><object style="margin:0px" width="425" height="355"><param name="movie" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=creative-industry-ecosystem-1196005918401697-2&#038;stripped_title=creative-industry-ecosystem" /><param name="allowFullScreen" value="true"/><param name="allowScriptAccess" value="always"/><embed src="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=creative-industry-ecosystem-1196005918401697-2&#038;stripped_title=creative-industry-ecosystem" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="355"></embed></object></p>
<p>Lalu, berikut ini juga ada kumpulan prediksi tahun 2009 tentang dunia <em>social media</em>, yang ditulis oleh banyak blogger luar, dan dikompilasi oleh <a href="http://www.beingpeterkim.com/" target="_blank">Peter Kim</a>.</p>
<p><object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_211510048466531" name="doc_211510048466531" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" align="middle"	height="500" width="100%"><param name="movie"	value="http://documents.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=8944081&#038;access_key=key-2nug4v9b4fjt8fnjtb66&#038;page=1&#038;version=1&#038;viewMode="></param><param name="quality" value="high"></param><param name="play" value="true"></param><param name="loop" value="true"></param><param name="scale" value="showall"></param><param name="wmode" value="opaque"></param><param name="devicefont" value="false"></param><param name="bgcolor" value="#ffffff"></param><param name="menu" value="true"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowScriptAccess" value="always"></param><param name="salign" value=""><embed src="http://documents.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=8944081&#038;access_key=key-2nug4v9b4fjt8fnjtb66&#038;page=1&#038;version=1&#038;viewMode=" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_211510048466531_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" align="middle"  height="500" width="100%"></embed></param></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/12/15/berbagi-prediksi-industri-kreatif-di-tahun-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Acara Markplus Conference 09</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/12/11/tentang-acara-markplus-conference-09/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/12/11/tentang-acara-markplus-conference-09/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 16:16:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[Online Communities]]></category>
		<category><![CDATA[kfc]]></category>
		<category><![CDATA[markplus]]></category>
		<category><![CDATA[microblog]]></category>
		<category><![CDATA[new wave marketing]]></category>
		<category><![CDATA[presentation]]></category>
		<category><![CDATA[toyota]]></category>
		<category><![CDATA[yaris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2143</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa teman blogger dan pemain <em>online</em> memang mendapat undangan dari Markplus untuk hadir di acara <strong>Markplus Conference 2009</strong> yang bertemakan <em><strong>New Wave Marketing (NWM)</strong></em> ini. Hermawan Kartajaya, yang menggulirkan istilah NWM ini membaginya lagi menjadi <em>Mobile NW, Experiential NW,</em> dan <em>Social NW</em>. Ada lagi istilah <strong>12C</strong> (<em>Communitization, Confirming, Clarifying, Coding, Crowd-Combo (Co-Creation, Currency, Communal Activation, Conversation), Commercialization, Character, Caring,</em> dan <em>Collaboration</em>) yang menjadi turunan dari NWM. Entah kenapa Hermawan dari dulu suka sekali bikin singkatan-singkatan seperti ini ya? Untuk tahu tentang apa itu NWM dan semua jargonnya, mending baca saja semua artikelnya <a href="http://kompas.com/bisniskeuangan/newwavemarketing" target="_blank">di sini</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2008/12/markplus.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2008/12/markplus.jpg"><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2008/12/markplus.jpg" alt="" title="markplus" width="150" height="149" class="alignleft size-medium wp-image-2144" /></a>Beberapa teman blogger dan pemain <em>online</em> memang mendapat undangan dari Markplus untuk hadir di acara <strong>Markplus Conference 2009</strong> yang bertemakan <em><strong>New Wave Marketing (NWM)</strong></em> ini. Hermawan Kartajaya, yang menggulirkan istilah NWM ini membaginya lagi menjadi <em>Mobile NW, Experiential NW,</em> dan <em>Social NW</em>. Ada lagi istilah <strong>12C</strong> (<em>Communitization, Confirming, Clarifying, Coding, Crowd-Combo (Co-Creation, Currency, Communal Activation, Conversation), Commercialization, Character, Caring,</em> dan <em>Collaboration</em>) yang menjadi turunan dari NWM. Entah kenapa Hermawan dari dulu suka sekali bikin singkatan-singkatan seperti ini ya? Untuk tahu tentang apa itu NWM dan semua jargonnya, mending baca saja semua artikelnya <a href="http://kompas.com/bisniskeuangan/newwavemarketing" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p>Sebenarnya apa yang diceritakan Hermawan dan timnya dalam setiap seminarnya ini sebagian besar sudah cukup banyak kita ketahui. Untuk yang gemar membaca blog-blog seperti <a href="http://www.techcrunch.com" target="_blank">TechCrunch</a>, <a href="http://www.mashable.com" target="_blank">Mashable</a>, <a href="http://www.adrants.com" target="_blank">AdRants</a>, <a href="http://www.adfreak.com" target="_blank">AdFreak</a>, <em><a href="http://www.web-strategist.com/blog/" target="_blank">Web Strategist</a></em>, dan blog-blog <em>advertising</em>, pemasaran dan social media lainnya (dan hihihi&#8230; mungkin blog ini juga <img src='http://media-ide.bajingloncat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  ), ilmu yang didapat dari Hermawan ini bukanlah hal baru. Hanya saja, beliau mencoba mengemasnya menjadi barang baru, dengan menambahkan istilah-istilah menurut versinya. </p>
<p>Tidak salah juga sih. Kita memang butuh orang seperti beliau untuk meyakinkan kepada para petinggi-petinggi di pihak produsen untuk sadar dan membuka mata mereka akan dunia Web 2.0, dimana dunia sudah berubah. Kalau dulu komunikasi selalu bersifat vertikal dengan gencarnya iklan TV, radio, dan koran, kini komunikasi yang terjadi haruslah bersifat horisontal, dimana pemasar harus setara dan melakukan percakapan langsung dengan konsumennya. Bahkan ini bisa jadi suatu <em>joke</em>. Kalau nanti kita berargumentasi ke klien yang ragu akan kekuatan internet, kita bisa bilang, â€œPak Hermawan saja bilang seperti itu. Masa kalian tidak percaya?â€</p>
<p>Ringkasan pembukaan seminar yang menarik dari Hermawan bisa dibaca di artikel <a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/11/12182693/ribuan.marketer.hadiri.markplus.conference09" target="_blank">Kompas ini</a>. Sayangnya pembukaan seminar yang bagus kurang diikuti oleh seminar-seminar kecil yang menyusul setelahnya. Di tiga <em>stage</em> yang membahas tentang <em>mobile, experiential,</em> dan <em>social</em>, teman-teman yang hadir semua berkomentar sama. Ini kok jadi jualannya para <em>brand</em> yang menjadi kliennya Markplus ya? Semangat berbagi pengetahuan dan pengalaman tertutup oleh kebanggaan masing-masing <em>brand</em> yang bercerita tentang portfolio kampanye yang telah mereka lakukan. Hampir semua sekedar pamer portfolio tanpa cerita konsep dan alasan mereka melakukan kampanye tersebut. Serasa tidak ada <em>insight</em> menarik dari apa yang mereka presentasikan.</p>
<p>Seminar-seminar kecil berikutnya, sempat mampir di seminar <em>Research 2.0 on Social Media</em>, dengan pembicara dari tim Markplus sendiri. Pembicara bercerita tentang <em>social technographics</em>, yang juga pernah dibahas dulu kala di <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2008/03/10/tentang-socio-graph/">blog ini</a>. Ada yang lucu di sesi ini. Si pembicara seminar menyebut istilah <em>microblogging</em> sebagai suatu istilah metode riset <em>online</em>. Menurutnya, <em>microblogging</em> adalah metode mengumpulkan blog-blog  dalam jumlah terbatas untuk dianalisa. Hmm, entah ini istilah yang sebenarnya ada, atau ia yang salah menginterpretasikan referensi yang dibacanya? </p>
<p>Lalu sempat mampir pula di seminar <em>Youth Marketing</em> yang membahas studi kasus Yaris dan KFC yang menggaet pasar anak muda. Yaris keluaran Toyota-Astra Motor yang sejak lama sudah fasih berjualan mobil untuk keluarga. Saat mereka harus menjual mobil untuk anak muda, banyak pola-pola baru yang harus mereka pikirkan. KFC identik dengan restoran keluarga dan merupakan <em>brand</em> tua yang ada di Indonesia (sudah hampir 30 tahun). Sekarang mereka merejuvenasi <em>brand</em>-nya dengan mereposisikan pada target anak muda. Caranya dengan menjadi promotor musik grup indie dan mengenalkan mereka melalui CD album yang bisa dibeli di restoran KFC.</p>
<p>Selanjutnya semua seminar kecil ini ditutup dan Hermawan, dibantu dengan beberapa panelis dari beberapa ketua asosiasi industri di Indonesia bercerita tentang <em>market outlook</em> 2009. Beragam figur dan angka prediksi ditunjukkan di sini. Intinya, kebanyakan asosiasi menilai positif pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2009. Bahkan tidak perlu takut terjadi kerusuhan saat terjadi Pemilu. Justru, dengan adanya caleg-caleg, akan terjadi penyebaran kue rejeki ke rakyat. Bayangkan, jika setiap caleg butuh dana 2-5 milyar untuk kampanye, betapa besarnya imbas ekonominya ke rakyat (dengan misalnya: pembuatan kaos, spanduk, poster, dll).</p>
<p>Masih ada acara terakhir sebetulnya dimana <em>Kompas Entertainment</em> menjadi bintang seminar. Sayang, sudah keburu pulang, dan tidak sempat mengikutinya. Untuk semua <em>slide </em>presentasinya, katanya akan diunggah oleh pihak Markplus dan setelatnya hari Jumat, bisa dilihat di <a href="http://www.markplusconference.com/" target=_"blank">situsnya</a>.</p>
<p>Jadi, apakah acara ini bagus atau tidak? Hihi, karena masuknya gratis, ya nggak rugilah. Kalau masuknya bayar ya mungkin akan berasa rugi, karena sudah tahu sebagian besar materi yang disajikan. Maaf juga tidak ada foto di <em>posting </em>ini. Karena ini acara serius dan yang datang bukan blogger gaul, sehingga tidak ada sesi foto-foto. <img src='http://media-ide.bajingloncat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>Update</em>: hampir seluruh materi presentasi kini bisa diunduh di <a href="http://www.markplusconference.com/downloads/" target=_"blank">sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/12/11/tentang-acara-markplus-conference-09/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Narsisme di FreSh ke-2</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/09/25/narsisme-di-fresh-ke-2/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/09/25/narsisme-di-fresh-ke-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Sep 2008 17:37:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[FreSh]]></category>
		<category><![CDATA[binus]]></category>
		<category><![CDATA[narcissism]]></category>
		<category><![CDATA[plurk]]></category>
		<category><![CDATA[presentation]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=462</guid>
		<description><![CDATA[<p>Pertemuan ke-2 FreSh kali ini diselenggarakan bekerja sama dengan BINUS Business School, dan mengetengahkan tema &#8220;Narsisme 2.0.&#8221; Sayangnya, dari hampir 50 peserta yang mendaftar, yang akhirnya datang hanya 31 peserta, namun asyiknya, 18 di antaranya adalah peserta baru. Diwajari juga sih, kondisi macet Jakarta sore hari kemarin memang menyiksa batin.</p><p>Tema narsisme ini diambil karena kita mau mengangkat kebiasaan kita yang aktif bergaul di dunia <em>online</em>, namun jarang dari kita yang mengeksplorasinya lebih jauh. </p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2008/11/logo2.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Pertemuan ke-2 FreSh kali ini diselenggarakan bekerja sama dengan BINUS Business School, dan mengetengahkan tema &ldquo;Narsisme 2.0.&rdquo; Sayangnya, dari hampir 50 peserta yang mendaftar, yang akhirnya datang hanya 31 peserta, namun asyiknya, 18 di antaranya adalah peserta baru. Diwajari juga sih, kondisi macet Jakarta sore hari kemarin memang menyiksa batin.</p>
<p>Tema narsisme ini diambil karena kita mau mengangkat kebiasaan kita yang aktif bergaul di dunia <em>online</em>, namun jarang dari kita yang mengeksplorasinya lebih jauh. Apa yang kita &#8216;sumbangkan&#8217; di dunia <em>online </em>kadang nggak lebih dari sekedar kehidupan kita sehari-hari semata, dan hanya sedikit di antaranya yang memberikan sumbangan positif bagi orang lain. Seakan-akan meski kita bersosialisasi di dunia maya, kita kurang mengangkatnya lebih jauh menjadi sesuatu yang lebih positif.</p>
<p>Acara dimulai dengan pemutaran video pengantar dari <a href="http://blog.caturpw.com/" target="_blank">Catur PW</a>. Ada 2 video yang diputar, yaitu:</p>
<p align="center"><object width="425" height="344"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/F-tZTWrEs74&#038;hl=en&#038;fs=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/F-tZTWrEs74&#038;hl=en&#038;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"></embed></object></p>
<p align="center"><object width="425" height="344"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Q0q-rxcCppA&#038;hl=en&#038;fs=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/Q0q-rxcCppA&#038;hl=en&#038;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"></embed></object></p>
<p>Selanjutnya pengantar diskusi dilakukan oleh si empunya blog ini yang memberikan pengantar kalau &ldquo;<em>Narcissism Is The Best.&rdquo;</em> <em>Slideshow</em>-nya bisa dilihat berikut ini: (Psst, slide ini jadi salah satu <em>featured slideshow </em>di Slideshare minggu ini).</p>
<p align="center">
<div id="__ss_608653" style="width: 425px; text-align: left;"><span style="text-decoration: underline;"><br />
</span><object width="425" height="355" data="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=narcissism-is-the-best-1221899180092806-9&amp;stripped_title=narcissism-is-the-best-presentation" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=narcissism-is-the-best-1221899180092806-9&amp;stripped_title=narcissism-is-the-best-presentation" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></div>
</p>
<p><span id="more-462"></span>
<p>Presentasi selanjutnya dilakukan oleh <a href="http://kappachan.blogspot.com/" target="_blank">Retno Nindya</a>, periset merangkap mahasiswa S2 BINUS yang sempat menggali <em>insight</em> tentang risetnya melalui Plurk dan Twitter. Nindya sedikit bercerita tentang apa itu <em>microblogging</em> karena tidak semua peserta yang datang mengerti benar apa itu Twitter dan Plurk. Nindya juga cerita kalau saat mencari <em>insight </em>melalui Plurk dan Twitter bisa punya dampak berbeda, karena karakteristik penggunanya yang berbeda.</p>
<p align="center">
<div id="__ss_614975" style="width: 425px; text-align: left;"><span style="color: #0000ee; font-family: Helvetica; line-height: normal; text-decoration: underline;"><br />
</span><object width="425" height="355" data="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=microsoft-powerpoint-freshpresentation-1222236297073072-9&amp;stripped_title=fresh-2-narcism-20-presentation-presentation" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=microsoft-powerpoint-freshpresentation-1222236297073072-9&amp;stripped_title=fresh-2-narcism-20-presentation-presentation" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></div>
</p>
<p><a href="http://www.ayokesini.com/" target="_blank">Sofia Kartika</a>, salah satu peserta yang sudah aktif di Plurk masih bingung bagaimana caranya ia mencari <em>insight </em>serupa untuk kebutuhan kerjanya. Forum lalu memberi masukan kalau bisa saja kalau memang topiknya serius, akan lebih baik bila dilemparnya ke Twitter. Kalau ingin dilempar ke Plurk, sebaiknya gaya pertanyaan harus dibuat lebih <em>fun </em>dan jangan dibuat serius.</p>
<p><a href="http://virtual.co.id/blog" target="_blank">Pak Nukman</a> yang juga datang sebagai peserta menambahkan kalau seperti biasanya kita bergaul, kita harus menempatkan diri pada konteksnya. Beliau selalu menuliskan hal serius di kedua blognya, namun saat masuk ke Plurk, karakter humoris dan bercandanya muncul. Dua sikap yang berbeda karena beliau berada pada lingkungan yang berbeda pula. </p>
<p>Selanjutnya presentasi ketiga dibawakan oleh <a href="http://www.kukuhtw.com/" target="_blank">Kukuh TW</a> yang sempat punya usul membuat <em>user-generated t-shirt </em>untuk Pesta Blogger 2008. Melalui aplikasi yang sudah dibuatnya di <a href="http://meoncover.com/pb2008.php" target="_blank">meoncover.com</a>, Kukuh menawarkan pola pembuatan <em>t-shirt </em>dengan <em>avatar</em>, URL blog, dan nama blogger yang ikut berpartisipasi. Masih banyak pertanyaan, baik dari Kukuh sendiri maupun dari forum, seperti pola bisnisnya akan seperti apa, lalu bekerja sama dengan siapa untuk mencetak <em>digital </em>setiap <em>t-shirt </em>tersebut, dan yang paling penting, bagaimana menjaga agar itu tidak disalahgunakan. Misalnya: ada seseorang yang mengunggah gambar Miyabi sebagai <em>avatar</em>-nya, apakah dibolehkan?</p>
<p align="center">
<div id="__ss_614944" style="width: 425px; text-align: left;"><span style="text-decoration: underline;"><br />
</span><object width="425" height="355" data="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=self-generated-tshirt-1222234916362912-9&amp;stripped_title=self-generated-t-shirt-presentation" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=self-generated-tshirt-1222234916362912-9&amp;stripped_title=self-generated-t-shirt-presentation" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></div>
</p>
<p>Di luar presentasi utama tersebut, ada beberapa peserta yang melakukan presentasi spontan. <a href="http://www.think.web.id/brain" target="_blank">Rama</a> sedikit bercerita identitas <em>online</em>. Kebanyakan orang (termasuk yang nulis blog ini) punya identitas awal tanpa perencanaan jelas. Namun, sebaiknya dengan semakin dikenalnya seseorang di dunia maya, ada suatu saat dimana seseorang harus mengganti identitas awalnya (yang tanpa perencanaan) dengan namanya sendiri. Kalau dulu eranya <em>anonymous</em>, sekarang sejak munculnya jejaring sosial seperti Friendster, seseorang akan menjadi eksis bila muncul dengan namanya sendiri. </p>
<p>Lalu ada pula Visnu K. Mahmud dari Pulse Communications yang bercerita tentang &quot;<em>Digital Indonesia Rising</em>&quot; yang agak sedikit melenceng dari tema, tapi nggak apa-apa. Visnu ini tadinya mau presentasi pada <em>event </em>perdana FreSh, tapi karena waktu itu sudah terlalu malam, jadi terpaksa dibatalkan. Di presentasinya, Visnu menjelaskan potensi-potensi dari Indonesia yang luar biasa, yang seharusnya, bisa menjadi modal untuk berinvestasi di area digital. </p>
<p>Menurutnya, pengguna internet Indonesia &quot;hanya&quot; 10%, tapi tahukah kalau 10% itu adalah 25 juta, jumlah yang hampir sama dengan penduduk Australia. Di tahun 2012 diharapkan akan meningkat hingga 40%. Visnu juga percaya kemampuan SDM IT Indonesia luar biasa, dan tidak melulu bergantung pada SDM luar negeri yang hanya memberi beban biaya tambahan. Bila investasi di area digital sejak sekarang, besar kesempatannya untuk membangun <em>presence</em>, <em>influence</em> dan <em>leadership</em>. </p>
<p>Terakhir, presentasi spontan dari Adeline Djelita dari Indo.com. Ia bercerita tentang program blog <em>travelling review </em>yang akan dibuat oleh <a href="http://www.paketrupiah.com/" target="_blank">paketrupiah.com</a>. Pengalaman Adeline sebelumnya di tahun 2006, meski <em>event </em>itu berhadiah wisata ke Bali, ternyata sedikit sekali peserta yang ikut registrasi. Ia menjadi agak pesimis bila hal ini dilakukan ulang, hanya akan menimbulkan kegagalan serupa. </p>
<p>Banyak masukan dari forum, terutama dari mereka-mereka yang sudah pernah membuat kompetisi <em>review </em>blog serupa. Tips-tips yang disampaikan antara lain: jangan mempersulit peserta untuk berpatisipasi dengan &quot;memaksa&quot; mereka memasang <em>banner</em> atau kode <em>javascript</em>, berhubunganlah dengan blogger yang punya <em>influence </em>banyak, dan jangan lupa rasakan dulu menjadi seorang blogger sebelum berniat melakukan kompetisi itu.</p>
<p align="center"><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/image/freshke2-1.jpg" border="0" /></p>
<p>Acara FreSh ke-2 ini pun akhirnya ditutup dengan foto bersama. Terima kasih kepada para peserta yang sudah berniat datang di sore hari yang panas dan macer ini. Kita masih diberi kesempatan untuk bersilaturahmi dan berbuka puasa bersama. Terima kasih juga kepada Pak Minaldi Loeis dan Bu Dilla dari BINUS Business School yang telah memungkinkan kesempatan ini terjadi (meski sayang, mereka tidak bisa hadir di acara ini kemarin).</p>
<p>Kredit foto: <a href="http://www.flickr.com/photos/kaniav/" target="_blank">Kania</a></p>
<p>Tulisan lainnya yang terkait:</p>
<ul>
<li><a href="http://kukuhtw.multiply.com/journal/item/139/Event_Fresh_ke-2" target="_blank"><em>Event</em> Fresh ke-2</a> </li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/09/25/narsisme-di-fresh-ke-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Pertemuan Perdana FRESH (Video Presentasi)</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/09/02/tentang-pertemuan-perdana-fresh-video-presentasi/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/09/02/tentang-pertemuan-perdana-fresh-video-presentasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2008 17:14:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[FreSh]]></category>
		<category><![CDATA[presentation]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/09/02/tentang-pertemuan-perdana-fresh-video-presentasi/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tulisan ini hanya untuk meng-update tulisan sebelumnya. Rekaman video pertemuan perdana Fresh sudah diunggah ke situs <a href="http://www.videoku.tv/action/videolist/uservideolist/?user_id=109658" target="_blank">videoku.tv</a>. Mau diunggah ke YouTube, ternyata sekarang dibatasi per unggahan video maksimum hanya 10 menit. Karena nggak sempat (baca: malas) memotong-motong video dan merendernya ulang, maka akhirnya diunggahlah ke videoku.tv yang tidak ada restriksi itu. </p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2008/11/fresh1.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Tulisan ini hanya untuk meng-update tulisan sebelumnya. Rekaman video pertemuan perdana Fresh sudah diunggah ke situs <a href="http://www.videoku.tv/action/videolist/uservideolist/?user_id=109658" target="_blank">videoku.tv</a>. Mau diunggah ke YouTube, ternyata sekarang dibatasi per unggahan video maksimum hanya 10 menit. Karena nggak sempat (baca: malas) memotong-motong video dan merendernya ulang, maka akhirnya diunggahlah ke videoku.tv yang tidak ada restriksi itu. </p>
<p><a href="http://www.videoku.tv/action/viewvideo/4156/FreSh__Mengapa_Harus_Online_/" target="_blank">Video pertama adalah presentasi Boy Avianto</a>.  <a href="http://www.videoku.tv/action/viewvideo/4158/Fresh__6_Tips_Membangun_Bisnis_Online/" target="_blank">Video kedua adalah presentasi Andy Orangemood. </a> <a href="http://www.videoku.tv/action/viewvideo/4194/FreSh__Tanya_Jawab/" target="_blank">Selanjutnya diakhiri dengan sesi tanya jawab dengan peserta. </a> <a href="http://www.videoku.tv/action/viewvideo/4187/FreSh__Books_for_Hope/" target="_blank">Grace Sai dari Books for Hope juga bercerita tentang program perpustakaannya.</a>  <a href="http://www.videoku.tv/action/viewvideo/4191/FreSh__Unplugged_us/" target="_blank">Kemudian dilanjutkan dengan presentasi pendek nan inspiratif dari Ilya Alexander.</a>  <a href="http://www.videoku.tv/action/viewvideo/4164/FreSh__Apa_itu_FreSh_/" target="_blank">Terakhir, ditutup oleh Anggun Himawan yang bercerita tentang makhluk apa FRESH itu sebenarnya. </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/09/02/tentang-pertemuan-perdana-fresh-video-presentasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Pertemuan Perdana FRESH</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/08/31/tentang-pertemuan-perdana-fresh/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/08/31/tentang-pertemuan-perdana-fresh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2008 04:12:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[FreSh]]></category>
		<category><![CDATA[gathering]]></category>
		<category><![CDATA[presentation]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/08/31/tentang-pertemuan-perdana-fresh/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Akhirnya terlaksana juga <em>event </em>perdana FRESH (<em>Freedom of Sharing</em>) ini. Didukung oleh rekan-rekan yang datang membawa rekan-rekannya yang lain, <em>event </em>ini didatangi sekitar 35 orang (mungkin lebih), dari beragam bidang profesi. Seperti biasa <em>event </em>pada umumnya, dimulai dengan sedikit terlambat (yah, resiko acara di sore hari setelah jam kerja ya begini ini), namun tetap asyik.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2008/11/fresh1.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><img class="floatright" title="Fresh" alt="Fresh" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/image/fresh1.jpg" border="0" />Akhirnya terlaksana juga <em>event </em>perdana FRESH (<em>Freedom of Sharing</em>) ini. Didukung oleh rekan-rekan yang datang membawa rekan-rekannya yang lain, <em>event </em>ini didatangi sekitar 35 orang (mungkin lebih), dari beragam bidang profesi. Seperti biasa <em>event </em>pada umumnya, dimulai dengan sedikit terlambat (yah, resiko acara di sore hari setelah jam kerja ya begini ini), namun tetap asyik.</p>
<p>Acara perkenalan masing-masing diikuti dengan pembagian jeruk bertuliskan &ldquo;<em>Get Fresh</em>,&rdquo; mudah-mudahan akan mengawali kesegaran pertemuan di sore itu. Sedikit pengantar pembuka dari <a href="http://www.caturpw.com/" target="_blank">Catur PW</a> sambil memutar video lucu dari YouTube tentang kemungkinan berakhirnya <em>dotcomers bubble </em>yang kedua.</p>
<p align="center"><object width="425" height="344"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/I6IQ_FOCE6I&#038;hl=en&#038;fs=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/I6IQ_FOCE6I&#038;hl=en&#038;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"></embed></object></p>
<p>Untuk inisasi di <em>event </em>perdana ini <a href="http://avianto.com/" target="_blank">Boy Avianto</a> dan <a href="http://orangemood.wordpress.com/" target="_blank">Andy Orangemood</a> kemarin memberikan sedikit presentasi pengantar. Kalau Boy bercerita tentang &ldquo;Percuma Bisnis Online&rdquo; dan Andy bercerita tentang &ldquo;Tips Memulai Bisnis <em>Online </em>yang Sukses.&rdquo; Penjelasan tentang hal-hal ini bisa dibaca pula di <a href="http://www.salsabeela.com/2008/08/30/pertemuan-pertama-fresh-freedom-of-sharing/" target="_blank">blognya Ollie</a> yang sudah menuliskannya dengan rapih. </p>
<p><em>Event </em>FRESH<em> </em>ini bukanlah acara komersial, dan tidak seorangpun dari pembicara presentasi yang boleh &#8216;berjualan.&#8217; Donasi yang terkumpul dalam acara ini sebagian kecil untuk sewa tempat, dan selebihnya didonasikan ke pihak yang membutuhkan. Dalam <em>event </em>perdana ini, hasil donasi yang berjumlah lebih dari Rp. 450.000 (detilnya nggak ingat), akan diserahkan kepada Grace Sai atas nama <em>Books for Hope</em>, yang kini kiat membangun perpustakaan dengan koleksi 1.000 buku di setiap kampung. </p>
<p>Grace sendiri (yang berkewarganegaraan Malaysia) sempat memberikan presentasi singkat tentang model bisnis yang ia geluti. Lucunya, meski ia bukan warga Indonesia, kepeduliannya terhadap masyarakat kampung Indonesia (yang sebetulnya punya potensi pintar) sangat tinggi. Detil cerita presentasi ini juga bisa dibaca di blognya Ollie.</p>
<p align="center"><img title="Fresh" alt="Fresh" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/image/fresh2.jpg" border="0" /></p>
<p><span id="more-456"></span>
<p>Presentasi dadakan juga muncul dari Ilya Alexander dengan judul &ldquo;Unplugged.us.&rdquo; Ia mengajak agar kita sejenak &ndash; yang setiap kali di kantor dan di rumah menatap komputer terus-menerus &ndash; untuk mau mencabut diri. Pertanyaan uniknya, siapa yang terakhir dengan kaki telanjang menginjak tanah basah?</p>
<p>Acara ditutup oleh Anggun Himawan yang sedikit memberikan pengantar apa itu FRESH, mau ada kegiatan apa saja, dan siapa saja yang boleh bergabung. Acara FRESH tentunya akan dibuat rutin (mudah-mudahan terlaksana). Lebih lengkap tentang ini bisa pula dibaca di blognya Ollie.</p>
<p>Sepanjang acara ini berlangsung, sebisa mungkin seluruh aktivitas ini kami rekam (dengan segala keterbatasannya ya, <em>wong</em> kami bukan tukang video). Saat ini liputan videonya masih diedit. Nanti kalau sudah beres, akan diunggah ke YouTube. Untuk materi presentasinya, nanti kami coba minta izin dulu dengan para penulisnya. Kalau memang diizinkan, akan kami unggah pula ke Slideshare.</p>
<p>Kredit foto: <a href="http://www.flickr.com/photos/tya" target="_blank">Satya</a>, <a href="http://www.flickr.com/photos/kukuhtw" target="_blank">Kukuh TW</a>.</p>
<p>Tulisan lainnya yang terkait:</p>
<ul>
<li><a href="http://www.salsabeela.com/2008/08/30/pertemuan-pertama-fresh-freedom-of-sharing" target="_blank">Pertemuan Perdana Fresh (<em>Freedom of Sharing</em>)</a> </li>
<li><em><a href="http://blog.caturpw.com/2008/08/31/get-fresh-thinkactshare.html" target="_blank">get FreSh! | Think.Act.Share</a></em> </li>
<li><a href="http://orangemood.wordpress.com/2008/08/31/fresh-freedom-of-sharing-community/" target="_blank">FreSh : <em>Freedom Of Sharing Community</em></a> </li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/08/31/tentang-pertemuan-perdana-fresh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

