Home » Arsip

Arsip Artikel dengan Tag “twitter”

Experiential »

[3 May 2011 | 12 komentar | 3,532 views]
Ulang Tahun Perdana #twitalk

Ada yang spesial di hari Jumat, 29 April 2011 kemarin. Hari itu, persis satu tahun yang lalu akun @twitalkID resmi dibuat, oleh seorang Pungkas Riandika (@pungkas). Yang berbeda dari #twitalk ini adalah konsep live show yang dibawa ke ranah Twitter. Setiap hari Kamis malam, seminggu sekali, akun ini akan mengajak mengobrol tanya jawab dengan satu tokoh di Twitter. Pertanyaannya dikumpulkan dari audiens. #twitalk berusaha menjembatani warga Twitter yang biasanya suka malu-malu tanya ke tokoh (atau mungkin diabaikan si tokoh). Konsepnya menarik, dan ini rupanya bisa berjalan terus hingga lebih dari 40 tokoh ditampilkan dalam setiap acaranya.

Online Living »

[15 Apr 2011 | 19 komentar | 7,105 views]
Twitter – Antara Teori dan Realita

Tulisan hari ini yang fun saja. Tentunya Anda sudah banyak mendengar “aturan” tak tertulis di Twitter. Banyak yang telah berbagi cerita tentang itu (hihihi termasuk di blog ini). Namun sesungguhnya “aturan” hanyalah panduan. Kenyataan realitanya bisa jadi berbeda sama sekali. Apakah Anda juga merasakan hal serupa?

Interview »

[14 Apr 2011 | 24 komentar | 21,123 views]
Elle & Jess: Dua Bersaudari Pengelola Butik GOWIGASA

Beberapa orang mungkin sempat melihat video dua kakak beradik cantik Elle dan Jess ini. Di video itu mereka lipsynch sambil berjoget. Kalau diperhatikan ada sesuatu yang berbeda di video ini dibandingkan video lipsynch yang sudah banyak beredar sebelumnya. Mereka berulang kali berganti pakaian. Entah ada berapa banyak set pakaian dipakai di video ini. Nah, kali ini Media Ide berkesempatan mengajak Elle dan Jess untuk bercerita tentang diri mereka dan tentunya aksi video mereka ini.

Online Branding »

[13 Apr 2011 | 14 komentar | 2,382 views]
Kontes Daring dan Antisipasinya

Di tulisan sebelumnya telah disebutkan ada banyak cara para peserta kontes mengakali permainan. Tentunya sebagai penyelenggara kontes, kita harus bisa mengantisipasinya, dengan cara menghadangnya dari sisi teknis dan dari sisi mekanisme kontes itu sendiri. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi terjadinya kecurangan:

Online Living »

[11 Apr 2011 | 11 komentar | 2,251 views]
Kontes Daring dan Para Pemburunya

Sudah dua tahun lebih banyak brand lokal yang memanfaatkan kanal daring untuk melakukan engagement dengan konsumen. Cara yang paling sering dilakukan adalah dengan menyelenggarakan kuis atau kontes yang spesifik hanya untuk target mereka di ranah daring. Bentuk kreasinya tentu bermacam-macam, disesuaikan dengan tema kampanye, dengan mekanisme permainannya masing-masing.

Online Communities »

[4 Apr 2011 | 32 komentar | 3,158 views]
Memutuskan Menjadi Seorang Buzzer

Dulu masa blog masuk masa popularitas, bisa terhitung dengan jari siapa saja yang terlihat sebagai influencer utamanya. Waktu itu brand meminta bantuan para blogger untuk menuliskan artikel dengan memuat informasi brand sebagai bagian dari tulisannya. Sekarang di eranya Twitter merajalela, peran individu yang menjadi influencer/buzzer/rainmaker/catalyst/apapun namanya melebar. Bisa dibilang, banyak kesempatan menjadi seorang buzzer di ranah Twitter.

Experiential »

[20 Mar 2011 | 6 komentar | 2,603 views]
BlackBerry Live & Rockin’

Kayaknya hampir semua orang di ranah social media tahu kalau Sabtu malam kemarin itu ada perhelatan BlackBerry Live & Rockin’ di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Yah, kalau nggak tahu berarti memang Anda kurang eksis di Twitter. :) Ada sesuatu yang baru di event konser musik ini, yang mungkin bisa dikatakan sebaagai salah satu contoh sukses penyelenggaraan event yang berbasis device dan social media di Indonesia.

Online Communities »

[12 Mar 2011 | 15 komentar | 2,048 views]
Kalau <em>Brand</em> Punya Penggemar

Seharusnya brand senang ya kalau ia ternyata punya banyak penggemar. Ada orang memang yang bersifat netral terhadap brand. Ada lagi yang hanya ingat akan brand kalau si brand sedang berbuat salah. Namun yang biasanya langka adalah menemukan orang yang cinta banget dengan si brand. Memang sih untuk brand besar seperti Harley Davidson, Bentley, Coca-Cola, bisa ditemukan banyak penggemar yang loyal. Namun kalau brand telekomunikasi lokal? Hmmm… belum tentu.