<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Media Ide &#187; video</title>
	<atom:link href="http://media-ide.bajingloncat.com/tag/video/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://media-ide.bajingloncat.com</link>
	<description>Where Indonesia's online branding, social media, and creativity is talked about</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 14:52:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Maunya sih Viral Video, tapi..</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2012/01/14/maunya-sih-viral-video-tapi/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2012/01/14/maunya-sih-viral-video-tapi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2012 01:09:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[coffin]]></category>
		<category><![CDATA[jakfm]]></category>
		<category><![CDATA[mini]]></category>
		<category><![CDATA[nokia]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<category><![CDATA[youtube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=4894</guid>
		<description><![CDATA[Selama seminggu kemarin ada 2 <em>brand </em>yang mencoba peruntungannya melalui penyebaran video melalui Twitter. Ide awalnya serupa, video disebar di Twitter, dengan harapan mem-viral, jadi bahan omongan, dan membangun <em>interest </em>audiens lebih lanjut. Pastinya nanti video ini akan diikuti dengan langkah lanjutan, berupa pengenalan produk <em>brand </em>secara halus melalui medium yang sama. Harapannya, audiens bisa ikut merasakan keterlibatan dengan <em>brand </em>dan ingat dengan pesan yang disampaikannya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2012/01/brand-mini-getaway.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Selama seminggu kemarin ada 2 <em>brand </em>yang mencoba peruntungannya melalui penyebaran video melalui Twitter. Ide awalnya serupa, video disebar di Twitter, dengan harapan mem-viral, jadi bahan omongan, dan membangun <em>interest </em>audiens lebih lanjut. Pastinya nanti video ini akan diikuti dengan langkah lanjutan, berupa pengenalan produk <em>brand </em>secara halus melalui medium yang sama. Harapannya, audiens bisa ikut merasakan keterlibatan dengan <em>brand </em>dan ingat dengan pesan yang disampaikannya.</p>
<p>Namun itu teori. Kenyataannya, di dunia <em>social media </em>ini banyak hal tak terduga yang bisa memukul balik kampanye gerilya seperti itu. Walaupun demikian, sebenarnya kita sudah bisa memprediksi sih kampanye seperti apa yang akan menimbulkan publikasi negatif. Di Indonesia ini sudah cukup banyak contohnya.</p>
<p>Misalnya, tahun lalu seorang selebriti bernama <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2011/04/10/saat-selebriti-menghilang/" target="_blank">Carissa Putri dinyatakan hilang</a>. Infonya beredar di banyak info selebriti. Kalau kita cari berita tentang itu di Google, kita akan menemukan satu situs yang akan memberitahukan kapan Carissa Putri akan kembali. Meski kesan hilangnya Carissa Putri ini bernuansa negatif, setidaknya kita bisa tahu kalau ini trik promosi produk Nokia. Pada dasarnya kita toh nggak pernah menganggap serius semua berita di info gosip selebriti. Situs yang bisa kita buka pun secara tak langsung sudah membuat kita tahu kalau ini adalah situs Nokia, meski tak ada logo <em>brand </em>itu di situsnya. Tema tentang orang kehilangan memang tidak enak, namun dengan cepat kita bisa tahu kalau ini adalah trik promosi belaka, sehingga tidak membuat kita khawatir berlebihan.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2011/06/06/mengirim-peti-mati-demi-buzz/" target="_blank">Aksi pengiriman peti mati</a> ke sejumlah petinggi media tahun lalu juga sama buruknya. Jadi pembicaraan orang banyak sih, tapi sayangnya semuanya berbicara negatif. Simbol peti mati bukanlah simbol yang tepat untuk menyampaikan pesan komunikasi sebuah produk, apalagi kalau yang dikirimkan itu adalah peti mati berukuran anak kecil, dan diterima oleh orang yang punya anak kecil.</p>
<p>Nah, minggu lalu itu akun Twitter <a href="http://twitter.com/101Jakfm" target="_blank">@101Jakfm</a> menyebarkan <a href="http://www.youtube.com/watch?v=BnnV2eNWnZs%20" target="_blank">video CCTV</a> di akun Twitternya, kalau salah satu stafnya kerampokan uang Rp. 25 juta. Berita ini terlihat serius, sehingga nggak sedikit yang meneruskannya ke akun <a href="http://twitter.com/TMCPoldaMetro%20" target="_blank">@TMCPoldaMetro</a>. Kenyataannya ini hanyalah promosi radio tersebut dalam rangka <a href="http://www.101jakfm.com/details/1003/-b-style-color-crimson-jak-hunters-b-berhasil-tangkap-buronan-jak-fm" target="_blank">ulang tahunnya yang ke-5</a>. Sebal? Jelas, karena banyak orang menganggap berita ini dengan sangat serius.</p>
<p><object width="530" height="389" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/BnnV2eNWnZs?version=3&amp;hl=en_US" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed width="530" height="389" type="application/x-shockwave-flash" src="http://www.youtube.com/v/BnnV2eNWnZs?version=3&amp;hl=en_US" allowFullScreen="true" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" /></object></p>
<p>Lebih menyebalkan lagi adalah yang terjadi persis semalam. Salah satu aktivis Stand Up Comic Indonesia, <a href="http://twitter.com/ernestprakasa" target="_blank">Ernest Prakasa</a>, tiba-tiba mengirimkan serentetan tweet dengan video yang mengesankan kalau dia diculik. Banyak teman yang kenal dengannya, dan menganggap hal ini dengan sangat serius. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran teman-temannya. Apakah benar terjadi sesuatu dengannya? Berikut ini <a href="http://www.youtube.com/watch?v=gM48MS4PdEY" target="_blank">videonya</a>.</p>
<p><object width="530" height="389" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/gM48MS4PdEY?version=3&amp;hl=en_US" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed width="530" height="389" type="application/x-shockwave-flash" src="http://www.youtube.com/v/gM48MS4PdEY?version=3&amp;hl=en_US" allowFullScreen="true" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" /></object></p>
<p>Meski tak lama kemudian, banyak yang berpikir kalau ini pastilah kampanye <em>brand </em>terselubung. Mana mungkin pula dengan koneksi internet <em>mobile </em>yang kacut marut di negeri ini, kita bisa mengirimkan video saat kita panik. Kalaupun kita bisa mentweet, akan lebih masuk akal kalau kita menulis tweet dengan mencantumkan geotag lokasi tweet kita. Itu jauh lebih membantu daripada mengirimkan video yang sangat minim kemungkinan keberhasilannya.</p>
<p>Teman-teman di Twitter pun mulai mengusut, dan langsung ketahuan karena Ernest mengunggah videonya ke akun YouTube yang baru dibuat 12 Januari 2012. Lebih parah lagi, ternyata video itu diunggah dengan tag “getaway,” “MINI,” dan “Countryman.” Langsung tahu dong kalau ini ternyata hanyalah aksi promosi MINI. Sialnya, ketahuannya ini bukan bagian dari rencana <em>brand</em>. Ketahuannya karena kecerobohan <em>brand</em> sendiri. Lucunya, si pengunggah video lalu menghapus <em>tag </em>ini dari YouTube.</p>
<p>Jadilah Twitter pun penuh dengan cacian, ungkapan kekesalan setelah tahu ini hanya promosi belaka. Lihat pula semua yang berkomentar di <a href="http://www.youtube.com/watch?v=gM48MS4PdEY%20" target="_blank">YouTube</a>. Nggak ada komentar positif, dan lebih dari 90% menyatakan <em>dislikes</em>. Kreativitasnya di atas kertas memang keren, tapi tidak melulu yang keren di atas kertas berdampak positif saat diterapkan. Setuju sih dengan Mbak Alin yang menyatakan pendapatnya seperti ini:</p>
<blockquote class="twitter-tweet"><p>Org hilang, penculikan, pemerkosaan, penganiayaan gak boleh dijadikan topik campaign produk apapun. Gak etis!</p>
<p>&mdash; Angelina Rustandy (@dembul06) <a href="https://twitter.com/dembul06/status/157850468612177920" data-datetime="2012-01-13T15:44:19+00:00">January 13, 2012</a></p></blockquote>
<p><script src="//platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Masih banyak kok cara menarik perhatian audiens di <em>social media </em>tanpa menyinggung hal-hal di atas. Ernest pun akhirnya menghapus tweet-tweetnya. Mungkin ia menyesal? Entahlah. Semoga saja. Hal seperti ini juga bisa menjadi pembelajaran bagi individu yang diminta <em>brand </em>untuk mengkomunikasikan pesannya. Pesan yang berbau negatif bisa ikut menyeret individu untuk ikut terseret negatif juga. Seperti semalam, tidak banyak yang tahu kalau ini kampanye MINI. Yang jelek malah akhirnya nama Ernest sendiri, karena ia dianggap mengunggah video yang menipu <em>follower</em>-nya. <em>Brand </em>MINI sih selamat (karena toh memang belum terekspos lebih jauh), namun nama Ernest yang akhirnya dicap jelek.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2012/01/brand-mini-getaway.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4895" title="brand mini getaway" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2012/01/brand-mini-getaway.jpg" alt="" width="530" height="398" /></a></p>
<p>Semoga saja <a href="http://www.campaignbriefasia.com/2012/01/post-16.html%20" target="_blank"><em>advertising agency </em></a>yang bertanggung jawab terhadap kampanye MINI ini pun memikirkan cara untuk ikut pula mengembalikan nama baik Ernest. Entahlah bagaimana caranya. Kita tunggu saja.</p>
<p>Contoh Nokia, peti mati, JAK FM, dan MINI seharusnya bisa memberi pelajaran agar tidak ada lagi yang melakukan hal serupa di masa datang. Hindari menggunakan pesan yang berbau kriminalitas yang sukar dibedakan antara nyata atau bohongan. Jangan sampai nanti saat benar terjadi kejadian kriminal, lalu ada yang mereportasinya di <em>social media</em>, malah membuat audiensnya menjadi apatis karena menganggapnya sebagai berita bohong.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2012/01/14/maunya-sih-viral-video-tapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>40</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesadaran Menjaga Privacy</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/11/21/kesadaran-menjaga-privacy/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/11/21/kesadaran-menjaga-privacy/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Nov 2011 12:37:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Living]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[privacy]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=4765</guid>
		<description><![CDATA[Sudah pernah lihat film interaktif karya Jason Zada yang berjudul Take This Lollipop? Untuk mengakses film ini, Anda harus menggunakan Facebook Connect. Nantinya, profil dan foto-foto Anda akan menjadi bagian dari interaktifitas film. Eksekusi teknisnya sama persis sebetulnya dengan <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/16/cerita-masa-depan/%20" target="_blank">This is My Story</a>. Bedanya di kekuatan cerita.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2011/11/privacy1.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/11/privacy1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4766" title="privacy" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/11/privacy1-300x165.jpg" alt="" width="300" height="165" /></a>Sudah pernah lihat film interaktif karya Jason Zada yang berjudul Take This Lollipop? Untuk mengakses film ini, Anda harus menggunakan Facebook Connect. Nantinya, profil dan foto-foto Anda akan menjadi bagian dari interaktifitas film. Eksekusi teknisnya sama persis sebetulnya dengan <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/16/cerita-masa-depan/%20" target="_blank">This is My Story</a>. Bedanya di kekuatan cerita.</p>
<p>Sayangnya situs Take This Lollipop sudah tidak lagi menampilkan konten yang dimaksud. Namun sudah ada nih yang merekam hasil interaktifitas <a href="http://www.youtube.com/watch?v=0DYFPupvo1Q%20" target="_blank">filmnya</a>. Atau coba saja buka di YouTube, cukup banyak <a href="http://www.youtube.com/results?search_query=take+this+lollipop" target="_blank">video reaksi</a> orang-orang yang telat melihat film ini.</p>
<p><object width="530" height="299" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/0DYFPupvo1Q?version=3&amp;hl=en_US&amp;rel=0" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed width="530" height="299" type="application/x-shockwave-flash" src="http://www.youtube.com/v/0DYFPupvo1Q?version=3&amp;hl=en_US&amp;rel=0" allowFullScreen="true" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" /></object></p>
<p>Apa yang ditayangkan di film di atas menunjukkan apa yang bisa didapat oleh Facebook setelah kita menekan Facebook Connect di suatu situs. Aplikasi itu bisa mengambil alamat email, foto-foto kita, profil kita (tidak semuanya), linimasa kita di Facebook, hingga siapa saja teman-teman kita. Perhatikan benar-benar deh setiap kita menggunakan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan Facebook, akan muncul tampilan <em>popup </em>yang menunjukkan akses apa saja yang kita izinkan kepada aplikasi tersebut. Semakin banyak permintaan akses di tampilan <em>popup</em>, sebaiknya kita harus semakin berhati-hati. Kalau kita tidak familiar dengan aplikasi itu, sebaiknya ya tidak usah mengaksesnya.</p>
<p>Apa yang terjadi di film garapan Jason Zada itu bukan nggak mungkin terjadi. Banyak orang jahat di sekitar kita yang siap mengambil data diri kita lalu menjualnya untuk kepentingan komersial (misalnya: menjual database email yang akhirnya menjadi penyebab segala bentuk <em>spam</em>). Atau yang mengintai apa yang kita lakukan di <em>online</em>, untuk mengetahui keberadaan kita di mana, apa yang kita lakukan, atau kapan kita tidak berada di rumah misalnya. Cerita “<a href="http://laindunia.media-ide.com/2010/09/15/kenalan-baru-di-facebook/" target="_blank">Kenalan Baru di Facebook</a>” ini bisa memberikan gambaran.</p>
<p>Intinya, batasilah data diri yang kita cantumkan di beragam jejaring sosial. Semua di tangan kita sendiri kok, yang memberi batasan apa yang boleh kita <em>share </em>di jejaring sosial. Kalau mau, pelajari lebih dalam pengaturan <em>privacy </em>di Facebook. Kita bisa mengaturnya secara fleksibel (meski bisa bikin pusing otak juga sih, karena opsinya yang terlalu banyak).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/11/21/kesadaran-menjaga-privacy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Courtesy of YouTube</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/11/04/courtesy-of-youtube/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/11/04/courtesy-of-youtube/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Nov 2011 01:48:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Living]]></category>
		<category><![CDATA[piracy]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>
		<category><![CDATA[youtube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=4758</guid>
		<description><![CDATA[Kalau ada program yang lagi tren di satu stasiun, yang lainnya pasti mengekor. Apalagi kalau programnya bisa diproduksi dengan biaya murah. Yang lagi <em>happening </em>belakangan ini adalah <a href="http://www.tabloidbintang.com/film-tv-musik/ulasan/15540-acara-qcourtesy-of-youtubeq-tumbuh-subur-di-tv-nasional.html%20" target="_blank">program TV yang berisikan kompilasi dari YouTube</a>. Nggak susah kok buatnya. Cari konten di YouTube (yang bisa dipilih dari ribuan banyaknya), unduh videonya pakai KeepVid atau KissYouTube atau sebangsanya. Tambahkan <em>host </em>yang jadi pengantar, isi dengan ilustrasi musik baru, dan jadilah satu program baru. Yakin deh, satu episod program ini bikinnya pasti cuma dalam hitungan jam.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2011/03/piracy.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/03/piracy.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4227" title="piracy" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/03/piracy-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Kalau ada program yang lagi tren di satu stasiun, yang lainnya pasti mengekor. Apalagi kalau programnya bisa diproduksi dengan biaya murah. Yang lagi <em>happening </em>belakangan ini adalah <a href="http://www.tabloidbintang.com/film-tv-musik/ulasan/15540-acara-qcourtesy-of-youtubeq-tumbuh-subur-di-tv-nasional.html%20" target="_blank">program TV yang berisikan kompilasi dari YouTube</a>. Nggak susah kok buatnya. Cari konten di YouTube (yang bisa dipilih dari ribuan banyaknya), unduh videonya pakai KeepVid atau KissYouTube atau sebangsanya. Tambahkan <em>host </em>yang jadi pengantar, isi dengan ilustrasi musik baru, dan jadilah satu program baru. Yakin deh, satu episod program ini bikinnya pasti cuma dalam hitungan jam.</p>
<p>Terus masalahnya di mana? Ya tentunya nggak ada masalah sih, sepanjang video yang diambil itu seizin YouTube (tertulis) dan tentunya seizin pengunggah kontennya. Yang seharusnya mendapatkan kredit adalah pembuat konten video yang mengunggahnya ke YouTube. Di sini YouTube hanya menjadi situs yang menyediakan platform untuk berbagi video. Hak cipta video itu sendiri ada di tangan pengunggahnya.</p>
<p>Memang ada aturannya? Tentu ada. Kalau kita menggunakan suatu situs, pasti akan ada aturan mainnya. Cuma memang biasanya jarang banget sih ada orang yang membaca. Aturan main yang biasa disebut <em>terms and conditions</em> ini yang mengikat setiap pihak yang berhubungan dengan situs, termasuk pengguna yang menjadi anggota YouTube dan pemirsa yang hanya ikut menikmati isinya tanpa menjadi anggota. Nih, kalau mau lebih detil, silakan baca di <a href="http://www.youtube.com/t/terms" target="_blank">tautan ini</a>.</p>
<p>Terkait dengan program TV di atas, mudah-mudahan memang para pembuat programnya membaca <em>terms and conditions </em>nomor 5B (baca yang dicetak tebal):</p>
<p style="padding-left: 30px;"><em>Content is provided to you AS IS. You may access Content for your information and personal use solely as intended through the provided functionality of the Service and as permitted under these Terms of Service. <strong>You shall not download any Content unless you see a “download” or similar link displayed by YouTube on the Service for that Content. You shall not copy, reproduce, distribute, transmit, broadcast, display, sell, license, or otherwise exploit any Content for any other purposes without the prior written consent of YouTube or the respective licensors of the Content. </strong>YouTube and its licensors reserve all rights not expressly granted in and to the Service and the Content.</em></p>
<p>Mudah-mudahan sih ya setiap program TV itu benar-benar mendapatkan izin yang seharusnya. Lucu aja sih, bergerak di bidang kreatif, dengan tujuan menghasilkan konten kreatif, tapi kok ya menggunakan materi yang tidak menghargai hasil kreativitas orang lain.</p>
<p>Baca juga tulisan lama di blog ini tentang <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2011/03/17/menghargai-karya-orang-lain/" target="_blank">Menghargai Karya Orang Lain</a>.</p>
<p>Kredit foto: <a href="http://www.flickr.com/photos/33692920@N05/3769651333/" target="_blank">Emberflylayouts</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/11/04/courtesy-of-youtube/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indomie dan Rapper</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/05/11/indomie-dan-rapper/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/05/11/indomie-dan-rapper/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 May 2011 06:06:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[indomie]]></category>
		<category><![CDATA[j20]]></category>
		<category><![CDATA[nigeria]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=4382</guid>
		<description><![CDATA[Sudah tahu dong kalau Indomie itu ada di banyak negara. Nggak hanya Asia, <em>brand </em>Indomie itu sudah sampai di Timur Tengah, hingga Afrika. Di t<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/10/11/saat-merk-lokal-dibela/ " target="_blank">ulisan terdahulu</a>, bisa dilihat foto sebuah <em>billboard </em>besar Indomie di Kuwait. Bahkan pembelaan teradap <em>brand </em>ini muncul saat peredaran produk ini dilarang di Taiwan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2011/05/indomiej20.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/05/indomiej20.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4384" title="indomiej20" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/05/indomiej20-300x248.jpg" alt="" width="200" /></a>Sudah tahu dong kalau Indomie itu ada di banyak negara. Nggak hanya Asia, <em>brand </em>Indomie itu sudah sampai di Timur Tengah, hingga Afrika. Di t<a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/10/11/saat-merk-lokal-dibela/ " target="_blank">ulisan terdahulu</a>, bisa dilihat foto sebuah <em>billboard </em>besar Indomie di Kuwait. Bahkan pembelaan teradap <em>brand </em>ini muncul saat peredaran produk ini dilarang di Taiwan.</p>
<p>Ternyata Indomie pun populer di Nigeria. Bahkan seorang <em>rapper </em>lokal di negeri itu yang bernama <a href="http://twitter.com/J2Ocean" target="_blank">J2Ocean</a> membuat lagu yang asli seluruhnya di<em>-branding </em>oleh Indomie. Bahkan judul lagunya pun Indomie. Isi lagunya? Yang diceritakan adalah cara masaknya, cara asyik makan Indomie, dll. Hahaha lucu banget sih.. dan ini di Nigeria pula. Cek avatar Twitter si <em>rapper </em>deh yang juga di-<em>branding </em>oleh Indomie.</p>
<p>Berikut ini video Indomie dari J2Ocean. Silakan ngakak <img src='http://media-ide.bajingloncat.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><object width="530" height="331"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/WG2dLLIZK3Y?fs=1&amp;hl=en_US&amp;rel=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="530" height="331" src="http://www.youtube.com/v/WG2dLLIZK3Y?fs=1&amp;hl=en_US&amp;rel=0" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/05/indomiej20stats.jpg"><img class="size-full wp-image-4383 aligncenter" title="indomiej20stats" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/05/indomiej20stats.jpg" alt="" width="530" height="419" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/05/11/indomie-dan-rapper/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>My Story</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/03/29/my-story/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/03/29/my-story/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Mar 2011 00:34:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[competition]]></category>
		<category><![CDATA[ef]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=4267</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama rasanya nggak mendengar ada kontes blog. Kebanyakan kontes daring belakangan ini hanya ada di Twitter dan Facebook. Kebanyakan berupa kuis. Kalaupun bukan kuis, ajang pemilihannya berdasarkan popularitas (seperti <em>vote </em> atau <em>likes</em>), yang tidak menentukan kualitas sesungguhnya dari sebuah konten.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2011/03/efenglishfirst.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/03/efenglishfirst.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4268" title="efenglishfirst" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/03/efenglishfirst.jpg" alt="" width="530" /></a><br />
Sudah lama rasanya nggak mendengar ada kontes blog. Kebanyakan kontes daring belakangan ini hanya ada di Twitter dan Facebook. Kebanyakan berupa kuis. Kalaupun bukan kuis, ajang pemilihannya berdasarkan popularitas (seperti <em>vote </em> atau <em>likes</em>), yang tidak menentukan kualitas sesungguhnya dari sebuah konten.</p>
<p>Beberapa minggu lalu yang aktif di Twitter pasti pernah membaca tagar #mystory, sebuah cerita di Twitter yang mengajak orang untuk berbagi imajinasi apa yang akan terjadi pada diri kita 20 tahun mendatang. Terlalu pendek memang kalau sekedar diceritakan melalui 140 karakter, sementara imajinasi kita pasti jauh lebih luas daripada itu.</p>
<p>#mystory bukanlah ajang kontes Twitter, melainkan kontes menulis blog (yang rasanya sudah lama tidak ada). Kontes ini disponsori oleh <a href="http://www.englishfirst.co.id/" target="_blank">English First</a>. Â Silakan mampir ke <a href="http://bit.ly/EFmystory">http://bit.ly/EFmystory</a>, dan baca aturan mainnya. Akan ada 1 (satu) iPad untuk satu pemenang favorit. Lalu jurinya (penulis blog ini dan <a href="http://venus-to-mars.com/ " target="_blank">Simbok Venus</a> juga akan memilih 16 (enam belas) tulisan terbaik yang berhak mendapatkan hadiah keren lainnya dari EF.  Batas pengiriman terakhir adalah tanggal 31 Maret 2011, yakni 2 hari lagi!</p>
<p>Lalu apa yang perlu Anda tuliskan? Bebas. Apapun tak ada batasan. Tentunya asalkan mengikuti syarat dan ketentuannya ya. Anda bisa berimajinasi tentang kota seperti apa yang akan Anda tinggali 20 tahun mendatang. Anda juga bisa membayangkan keluarga seperti apa yang Anda cita-citakan 20 tahun mendatang. Atau Anda bisa bermimpi menjadi seoang figur politik berpengaruh yang mensejahterakan bangsa ini 20 tahun mendatang.</p>
<p>Anda bisa pula video interaktif dari English First ini di <a href="http://www.this-is-my-story.com/ " target="_blank">tautan ini</a>. Silakan Anda unggah foto dan lengkapi data diri, maka video akan menayangkan kesuksesan yang mungkin Anda akan dapatkan dalam waktu 20 tahun mendatang.</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut tentang kontes ini (dan tentunya pengumumannya), jangan lupa untuk pantau terus <a href="http://www.twitter.com/EF_EnglishFirst" target="_blank">@EF_EnglishFirst</a> ya!</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/11/ef1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3829" title="ef1" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/11/ef1.jpg" alt="" width="530" height="753" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/03/29/my-story/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Embrace Life</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/20/embrace-life/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/20/embrace-life/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Nov 2010 14:50:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Creative Works]]></category>
		<category><![CDATA[safety]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=3891</guid>
		<description><![CDATA[Tahun ini YouTube memberikan penghargaan Ad of the Year kepada iklan layanan masyarakat berjudul â€œ<em><a href="http://www.youtube.com/watch?v=h-8PBx7isoM " target="_blank">Embrace Life - Always Wear Your Seat Belt</a></em>,â€ mengalahkan iklan Old Spice yang sempat populer itu. Di iklan ini, seorang Bapak ceritanya sedang menyetir mobil. Tiba-tiba, karena meleng, si Bapak kaget dan mau menabrakkan mobilnya. Seketika itu juga si Anak dan si Ibu bergerak ke arahnya dan mengalungkan kedua tangan mereka di badan si Ayah, sehingga menyerupai sabuk pengaman.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2010/11/embraceyourself.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Tahun ini YouTube memberikan penghargaan Ad of the Year kepada iklan layanan masyarakat berjudul â€œ<em><a href="http://www.youtube.com/watch?v=h-8PBx7isoM " target="_blank">Embrace Life &#8211; Always Wear Your Seat Belt</a></em>,â€ mengalahkan iklan Old Spice yang sempat populer itu. Di iklan ini, seorang Bapak ceritanya sedang menyetir mobil. Tiba-tiba, karena meleng, si Bapak kaget dan mau menabrakkan mobilnya. Seketika itu juga si Anak dan si Ibu bergerak ke arahnya dan mengalungkan kedua tangan mereka di badan si Ayah, sehingga menyerupai sabuk pengaman.</p>
<p>Sebelumnya, hampir semua iklan yang berhubungan dengan keselamatan jalan raya selalu dilihat dari sisi yang kematian, cacat, dan dampak emosional yang terjadi setelah kecelakaan. Iklan ini sungguh berbeda. Iklan ini membangun emosi tentang betapa pentingnya hidup, cinta, dan keluarga. Siapa sih yang tidak cinta dengan keluarganya? Siapa sih yang tidak ingin semua anggota keluarganya kembali dengan selamat dari perjalanan? Iklan ini mengingatkan kita untuk selalu menjaga dan memperhatikan anggota keluarga kita selama perjalanan.</p>
<p>Menunjukkan rasa <em>care </em>dalam komunikasi pesan, membangun cerita yang menyentuh, akan lebih memberikan pesan yang mengena daripada sekedar menunjukkan bahaya dan akibatnya. Silakan baca lebih lengkap latar belakang pembuatan iklan ini <a href="http://www.alexandercommercials.co.uk/Makingof.html" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p><object width="530" height="385"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/h-8PBx7isoM?fs=1&amp;hl=en_US"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/h-8PBx7isoM?fs=1&amp;hl=en_US" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="530" height="385"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/20/embrace-life/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa Itu Influencer?</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/19/apa-itu-influencer/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/19/apa-itu-influencer/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2010 03:18:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Communities]]></category>
		<category><![CDATA[influencer]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>
		<category><![CDATA[vimeo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=3869</guid>
		<description><![CDATA[Banyak pakar <em>social media </em>yang bercerita tentang definisi <em>influencer</em>. Ada pula yang menyebutnya dengan istilah yang berbeda: <em>rainmaker</em>, <em>catalyst</em>, pemengaruh, tapi punya maksud yang serupa, yakni orang-orang yang bisa mempengaruhi orang lain. Kalau konteksnya <em>social media</em>, ya berarti medium untuk mempengaruhinya melalui Facebook, Twitter, Kaskus, blog, atau kanal <em>social media </em>lainnya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2010/11/influencer.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Banyak pakar <em>social media </em>yang bercerita tentang definisi <em>influencer</em>. Ada pula yang menyebutnya dengan istilah yang berbeda: <em>rainmaker</em>, <em>catalyst</em>, pemengaruh, tapi punya maksud yang serupa, yakni orang-orang yang bisa mempengaruhi orang lain. Kalau konteksnya <em>social media</em>, ya berarti medium untuk mempengaruhinya melalui Facebook, Twitter, Kaskus, blog, atau kanal <em>social media </em>lainnya.</p>
<p>Sebelum terlalu jauh ke sana, lebih enak menikmati <a href="http://vimeo.com/16430345">video dokumenter</a> yang ditulis dan disutradarai oleh Paul Rojanathara dan Davis Johnson ini dulu. Film ini bercerita tentang pandangan orang kreatif berpengaruh di New York tentang apa itu influencer<em>.</em></p>
<p><iframe src="http://player.vimeo.com/video/16430345?byline=0&amp;portrait=0&amp;color=ff9933" width="530" height="298" frameborder="0"></iframe></p>
<p>Beberapa pendapat menarik yang muncul di video ini:</p>
<p>Rob Stone, Cornerstone: <em>influencer </em>adalah seseorang yang punya cara berpikir dan cara mengekspresikan diri yang berbeda-beda.</p>
<p>Josh Peskowitz, <em>fashion editor</em>: <em>influencer </em>adalah seseorang yang menjadi perhatian banyak orang karena kreatif dan inovasinya, atau bisa mengenali apa yang terjadi di masa datang dan bisa mempopulerkannya lebih dahulu dibanding orang lain.</p>
<p>Sky Gellatly, Team Epiphany: <em>influencer</em> adalah seseorang yang sangat dihormati, yang setiap opininya punya nilai.</p>
<p>Deirdre Maloney, BPMW Agency: <em>influencer </em>adalah seseorang yang bisa mengambil ide, <em>brand</em>, konsep, yang tidak ada dalam kesadaran <em>mainstream</em>, lalu mengubahnya menjadi kesadaran <em>mainstream</em>.</p>
<p>Jeff Staple, Staple Design: <em>influencer </em>adalah seseorang yang didengarkan opininya, dipercayai, dan membuat orang lain bereaksi setelahnya.</p>
<p>Seorang <em>influencer</em> tidak hanya melakukan aksi melalui mulut belaka, tapi juga melalui aktivitas kehidupannya sehari-hari. Lebih banyak lagi tentang <em>influencer</em> dan pengaruhnya terhadap dunia kreatif seperti musik, <em>fashion</em>, dan hiburan bisa disimak di penuturan menarik di <a href="http://vimeo.com/16430345">video dokumenter</a>  ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/19/apa-itu-influencer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lost in Val Sinestra</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/17/lost-in-val-sinestra/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/17/lost-in-val-sinestra/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2010 17:29:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Creative Works]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=3833</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan sebelumnya sempat dibahas tentang video interaktif untuk promosi <em><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/16/cerita-masa-depan/ " target="_blank">brand </a></em><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/16/cerita-masa-depan/ " target="_blank">EF</a>. Video yang dibuat <em>customized</em> menampilkan nama dan foto pengguna. Nah, ternyata di luar sana ada yang punya ide serupa, tapi dengan eksekusi yang jauh luar biasa. Situs Lost in Val Sinestra dipilih menjadi salah satu situs dengan desain dan konsep terbaik. Situs ini menampilkan <em>trailer </em>film <em>thriller </em>tentang beberapa orang yang tiba-tiba menghilang misterius di sebuah villa terpencil.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2010/11/valsinestra01.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Tulisan sebelumnya sempat dibahas tentang video interaktif untuk promosi <em><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/16/cerita-masa-depan/ " target="_blank">brand </a></em><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/16/cerita-masa-depan/ " target="_blank">EF</a>. Video yang dibuat <em>customized</em> menampilkan nama dan foto pengguna. Nah, ternyata di luar sana ada yang punya ide serupa, tapi dengan eksekusi yang jauh luar biasa. Situs Lost in Val Sinestra dipilih menjadi salah satu situs dengan desain dan konsep terbaik. Situs ini menampilkan <em>trailer </em>film <em>thriller </em>tentang beberapa orang yang tiba-tiba menghilang misterius di sebuah villa terpencil.</p>
<p>Yang membuatnya beda dibandingkan <em>trailer </em>biasa adalah, film ini mengajak kita dan 9 orang teman kita sebagai bintangnya. Sebelum melihat film, kita harus terkoneksi dulu ke Facebook. Lalu kita diminta memilih 9 teman kita. Selanjutnya silakan menikmati <em>trailer</em>-nya. Cuplikan <em>trailer </em>ini akan menampilkan nama dan avatar kita dan 9 teman kita, dan menampilkan secara acak salah satu album foto kita di Facebook. Semuanya ditampilkan halus menjadi satu kesatuan film. Silakan simak <a href="http://www1.lost-in-val-sinestra.com/018494ce2570ab0d19" target="_blank">film ini</a> yang menampilkan banyak blogger ternama sebagai bintangnya.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/11/valsinestra02.jpg"><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/11/valsinestra02-591x1024.jpg" alt="" title="valsinestra" width="530" class="alignnone size-large wp-image-3835" /></a></p>
<p>Metode komunikasi yang disampaikan film ini sebetulnya menarik. Konsep film ini dibuat seakan-akan oleh kita, dengan teman-teman kita yang menjadi bintangnya. Meski film tetap linear, namun ada sentuhan personal yang disampaikannya. Film ini menjadi unik untuk setiap orang yang melihatnya. Film ini tidak bicara sendiri, tapi melibatkan audiens sebagai bagian dari elemen film. Produser film asli dan audiens saling melakukan <em>co-creation </em>dalam pembuatannya.</p>
<p>Setiap orang akan senang melihat bagian dirinya (meski hanya dalam bentuk avatar) muncul menjadi bagian dari film. Ia lalu akan menyebarkannya di Facebook, dengan men-<em>tag</em> nama-nama teman yang ikut membintangi film itu, yang akan ikut pula membuat versi lain dari film itu. Seketika akan muncul dengan cepat ratusan film yang masing-masing punya sentuhan unik dan personal. Sesuatu yang tak mungkin bisa diwujudkan dalam film format konvensional.</p>
<p>Sebetulnya menarik loh kalau ada yang mau mencoba konsep ini untuk film pendek Indonesia. Ada yang tertarik untuk mencoba?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/17/lost-in-val-sinestra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Masa Depan</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/16/cerita-masa-depan/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/16/cerita-masa-depan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2010 11:49:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[ef]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=3828</guid>
		<description><![CDATA[Coba mampir ke <a href="http://www.this-is-my-story.com " target="_blank">situs ini</a> untuk menikmati kampanye daring menarik dari EF (English First) bertemakan â€œCerita Apa yang Akan Kamu Tulis?â€ Melalui kampanye ini, anak muda yang menjadi target EF diajak untuk bercerita tentang masa depan. Membayangkan bagaimana di tahun-tahun mendatang menjadi seorang yang sukses dan dielu-elukan masyarakat dunia.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2010/11/ef0.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Coba mampir ke <a href="http://www.this-is-my-story.com " target="_blank">situs ini</a> untuk menikmati kampanye daring menarik dari EF (English First) bertemakan â€œCerita Apa yang Akan Kamu Tulis?â€ Melalui kampanye ini, anak muda yang menjadi target EF diajak untuk bercerita tentang masa depan. Membayangkan bagaimana di tahun-tahun mendatang menjadi seorang yang sukses dan dielu-elukan masyarakat dunia.</p>
<p>Saat pertama kali masuk, Anda cukup memilih jenis kelamin, nama Anda, dan foto Anda. Situs ini lalu akan menayangkan sebuah video pendek yang di-<em>customize </em>sesuai profil Anda. Nama Anda akan muncul sebagai bagian dari video, tertera di koran-koran dan televisi. Foto Anda akan muncul pula di koran, spanduk, poster, hingga acara televisi. Video yang spesifik dibuat khusus untuk membangun mimpi Anda.</p>
<p>Hal ini menarik. Anak muda kan memang suka bermimpi. Membayangkan kesuksesan diri, membayangkan bagaimana rasanya menjadi orang populer. Video ini mencoba menggali <em>insight </em>itu dan mewujudkannya dalam bentuk yang lebih personal. Pesan EF pun tidak terlalu keras. Di video ini lebih disebutkan bahwa perjalanan Anda menjadi seorang yang sukses ini bermula saat Anda belajar di EF. Terlepas dari pesan iklannya, video ini seharusnya bisa membangun kesadaran anak muda untuk berani bermimpi tentang masa depan dan mewujudkannya.</p>
<p>Hanya saja, karena setiap orang boleh mengunggah foto apapun, tanpa batasan. Hihi, jadi bukan tidak mungkin mengisi video dengan gambar-gambar yang â€œtidak sehat.â€ Oh ya, kalau mau ngakak, silakan lihat video versi <a href="http://www.this-is-my-story.com/v/7VRRA20U6216" target="_blank">Gayus Tambunan</a> ini.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/11/ef1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3829" title="ef1" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/11/ef1.jpg" alt="" width="530" height="753" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/16/cerita-masa-depan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Upaya Nokia Indonesia Memanfaatkan Social Media dan Endorser</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/15/upaya-nokia-indonesia-memanfaatkan-social-media-dan-endorser/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/15/upaya-nokia-indonesia-memanfaatkan-social-media-dan-endorser/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2010 14:18:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[nokia]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=3814</guid>
		<description><![CDATA[Nokia Indonesia mungkin salah satu regional Nokia yang paling aktif berkampanye digital. Coba saja perhatikan, setiap seri baru yang muncul akan selalu diikuti oleh kampanye daringnya. Terkadang bentuknya sederhana, hanya berupa situs info produk, namun terkadang upaya komunikasinya luar biasa, yang melibatkan elemen <em>social media</em> dan <em>endorser</em>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2010/11/nokiagener8.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Nokia Indonesia mungkin salah satu regional Nokia yang paling aktif berkampanye digital. Coba saja perhatikan, setiap seri baru yang muncul akan selalu diikuti oleh kampanye daringnya. Terkadang bentuknya sederhana, hanya berupa situs info produk, namun terkadang upaya komunikasinya luar biasa, yang melibatkan elemen <em>social media</em> dan <em>endorser</em>.</p>
<p>Beberapa bulan lalu ada kampanye <a href="http://nokia.co.id/eksismeter" target="_blank">Nokia Eksismeter</a> untuk mempromosikan seri C3, ponsel Nokia untuk keperluan <em>social media</em>. Dibuatlah sebuah situs yang mengukur popularitas pengguna di Facebook dan Twitter. Mungkin ini adalah situs kampanye lokal pertama di Indonesia yang mengintegrasikan data pengguna Facebook dan Twitter sebagai bagian dari mekanisme program. <em>Communitization </em>pengguna Facebook dan Twitter secara tak langsung terjadi dalam program ini. Kampanye ini dianggap sukses dan program ini direplikasi untuk kampanye Nokia di Thailand, Brazil, dan banyak negara lain.</p>
<p>Selanjutnya Nokia Eksismeter ini diperluas, untuk mempromosikan seri X5 yang identik dengan ponsel musik. Bedanya kali ini Nokia Indonesia memanfaatkan figur yang saat itu baru tenar di ranah daring, yakni Sinta dan Jojo. Konsepnya sendiri mengadaptasi yang sudah dilakukan Sinta dan Jojo sebelumnya, yakni menyanyi <em>lipsynch</em>. Di situs ini, seorang blogger gaul yang dekat dengan anak muda, Benazio, juga diikutsertakan. Bena bersama Sinta dan Jojo muncul dalam beberapa seri video interaktif. Pengunjung tentunya bisa ikut berkomentar. Melalui kampanye ini, Sinta dan Jojo yang hobi menyanyi dipercaya sebagai <em>character </em>yang punya jiwa yang sama dengan X5.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/11/x5-screenshot2.jpg"><img class="alignnone size-large wp-image-3815" title="x5-screenshot2" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/11/x5-screenshot2-716x1024.jpg" alt="" width="530" /></a></p>
<p>Bena sendiri di blognya, beberapa kali mengadakan kontes. Kontes lucu-lucuan ini ternyata menarik bagi massa pembaca Bena. Apalagi, hadiah Nokia C3 menanti bagi setiap pemenang kontes di blog ini. Nokia Indonesia memang termasuk yang royal terhadap para netizen. Dulu beberapa seri Nokia C3 juga sempat dibagikan ke banyak blogger. Tidak ada tuntutan apapun. Para blogger silakan menggunakannya semaksimal mungkin, dan berbagi pengalamannya di Twitter, Facebook, atau blognya. Nokia berharap, upayanya ini memicu <em>conversation </em>tentang seri C3 di kalangan netizen.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/11/nokiagener8.jpg"><img class="size-medium wp-image-3816 alignleft" title="nokiagener8" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2010/11/nokiagener8-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a>Produk terakhir yang baru saja diluncurkan adalah Nokia N8 yang punya kelebihan dari sisi video yang berkualitas HD (<em>high definition</em>). Untuk menunjukkan keunggulannya, Nokia Indonesia meminta Joko Anwar, sutradara kawakan, sebagai <em>endorser</em>. Joko lalu membuat film pendek yang bisa dilihat hasilnya di <a href="http://nokia.co.id/gener8 " target="_blank">situs promosinya</a>. Selanjutnya dibuat kontes penulisan naskah lanjutan dari film pendek itu. Delapan pemenang dipilih, dan mereka bersama Joko Anwar membuat video lanjutan berdasarkan naskah masing-masing pemenang. Totalnya ada 8 kemungkinan akhir cerita yang kemudian akan ditentukan berdasarkan <em>vote</em>. Nokia Indonesia menciptakan suatu <em>collaboration </em>antara kreator film independen dan sutradara senior. Harapannya, ponsel video ini bisa menjadi pilihan kreator film independen saat dihadapkan dengan bujet produksi terbatas.</p>
<p><em>Communitization, character, conversation, collaboration </em>adalah 4 ciri dari 12 ciri yang disebut-sebut Hermawan Kartajaya sebagai elemen New Wave Marketing, yang terlihat dalam beberapa kampanye lokal Nokia Indonesia. Kita tunggu saja program kejutan apalagi di ranah daring yang akan dikeluarkan oleh Nokia Indonesia di akhir 2010 ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2010/11/15/upaya-nokia-indonesia-memanfaatkan-social-media-dan-endorser/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

