<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Media Ide &#187; viral</title>
	<atom:link href="http://media-ide.bajingloncat.com/tag/viral/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://media-ide.bajingloncat.com</link>
	<description>Where Indonesia's online branding, social media, and creativity is talked about</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 14:52:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Maunya sih Viral Video, tapi..</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2012/01/14/maunya-sih-viral-video-tapi/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2012/01/14/maunya-sih-viral-video-tapi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2012 01:09:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[coffin]]></category>
		<category><![CDATA[jakfm]]></category>
		<category><![CDATA[mini]]></category>
		<category><![CDATA[nokia]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<category><![CDATA[youtube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=4894</guid>
		<description><![CDATA[Selama seminggu kemarin ada 2 <em>brand </em>yang mencoba peruntungannya melalui penyebaran video melalui Twitter. Ide awalnya serupa, video disebar di Twitter, dengan harapan mem-viral, jadi bahan omongan, dan membangun <em>interest </em>audiens lebih lanjut. Pastinya nanti video ini akan diikuti dengan langkah lanjutan, berupa pengenalan produk <em>brand </em>secara halus melalui medium yang sama. Harapannya, audiens bisa ikut merasakan keterlibatan dengan <em>brand </em>dan ingat dengan pesan yang disampaikannya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2012/01/brand-mini-getaway.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Selama seminggu kemarin ada 2 <em>brand </em>yang mencoba peruntungannya melalui penyebaran video melalui Twitter. Ide awalnya serupa, video disebar di Twitter, dengan harapan mem-viral, jadi bahan omongan, dan membangun <em>interest </em>audiens lebih lanjut. Pastinya nanti video ini akan diikuti dengan langkah lanjutan, berupa pengenalan produk <em>brand </em>secara halus melalui medium yang sama. Harapannya, audiens bisa ikut merasakan keterlibatan dengan <em>brand </em>dan ingat dengan pesan yang disampaikannya.</p>
<p>Namun itu teori. Kenyataannya, di dunia <em>social media </em>ini banyak hal tak terduga yang bisa memukul balik kampanye gerilya seperti itu. Walaupun demikian, sebenarnya kita sudah bisa memprediksi sih kampanye seperti apa yang akan menimbulkan publikasi negatif. Di Indonesia ini sudah cukup banyak contohnya.</p>
<p>Misalnya, tahun lalu seorang selebriti bernama <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2011/04/10/saat-selebriti-menghilang/" target="_blank">Carissa Putri dinyatakan hilang</a>. Infonya beredar di banyak info selebriti. Kalau kita cari berita tentang itu di Google, kita akan menemukan satu situs yang akan memberitahukan kapan Carissa Putri akan kembali. Meski kesan hilangnya Carissa Putri ini bernuansa negatif, setidaknya kita bisa tahu kalau ini trik promosi produk Nokia. Pada dasarnya kita toh nggak pernah menganggap serius semua berita di info gosip selebriti. Situs yang bisa kita buka pun secara tak langsung sudah membuat kita tahu kalau ini adalah situs Nokia, meski tak ada logo <em>brand </em>itu di situsnya. Tema tentang orang kehilangan memang tidak enak, namun dengan cepat kita bisa tahu kalau ini adalah trik promosi belaka, sehingga tidak membuat kita khawatir berlebihan.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2011/06/06/mengirim-peti-mati-demi-buzz/" target="_blank">Aksi pengiriman peti mati</a> ke sejumlah petinggi media tahun lalu juga sama buruknya. Jadi pembicaraan orang banyak sih, tapi sayangnya semuanya berbicara negatif. Simbol peti mati bukanlah simbol yang tepat untuk menyampaikan pesan komunikasi sebuah produk, apalagi kalau yang dikirimkan itu adalah peti mati berukuran anak kecil, dan diterima oleh orang yang punya anak kecil.</p>
<p>Nah, minggu lalu itu akun Twitter <a href="http://twitter.com/101Jakfm" target="_blank">@101Jakfm</a> menyebarkan <a href="http://www.youtube.com/watch?v=BnnV2eNWnZs%20" target="_blank">video CCTV</a> di akun Twitternya, kalau salah satu stafnya kerampokan uang Rp. 25 juta. Berita ini terlihat serius, sehingga nggak sedikit yang meneruskannya ke akun <a href="http://twitter.com/TMCPoldaMetro%20" target="_blank">@TMCPoldaMetro</a>. Kenyataannya ini hanyalah promosi radio tersebut dalam rangka <a href="http://www.101jakfm.com/details/1003/-b-style-color-crimson-jak-hunters-b-berhasil-tangkap-buronan-jak-fm" target="_blank">ulang tahunnya yang ke-5</a>. Sebal? Jelas, karena banyak orang menganggap berita ini dengan sangat serius.</p>
<p><object width="530" height="389" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/BnnV2eNWnZs?version=3&amp;hl=en_US" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed width="530" height="389" type="application/x-shockwave-flash" src="http://www.youtube.com/v/BnnV2eNWnZs?version=3&amp;hl=en_US" allowFullScreen="true" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" /></object></p>
<p>Lebih menyebalkan lagi adalah yang terjadi persis semalam. Salah satu aktivis Stand Up Comic Indonesia, <a href="http://twitter.com/ernestprakasa" target="_blank">Ernest Prakasa</a>, tiba-tiba mengirimkan serentetan tweet dengan video yang mengesankan kalau dia diculik. Banyak teman yang kenal dengannya, dan menganggap hal ini dengan sangat serius. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran teman-temannya. Apakah benar terjadi sesuatu dengannya? Berikut ini <a href="http://www.youtube.com/watch?v=gM48MS4PdEY" target="_blank">videonya</a>.</p>
<p><object width="530" height="389" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/gM48MS4PdEY?version=3&amp;hl=en_US" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed width="530" height="389" type="application/x-shockwave-flash" src="http://www.youtube.com/v/gM48MS4PdEY?version=3&amp;hl=en_US" allowFullScreen="true" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" /></object></p>
<p>Meski tak lama kemudian, banyak yang berpikir kalau ini pastilah kampanye <em>brand </em>terselubung. Mana mungkin pula dengan koneksi internet <em>mobile </em>yang kacut marut di negeri ini, kita bisa mengirimkan video saat kita panik. Kalaupun kita bisa mentweet, akan lebih masuk akal kalau kita menulis tweet dengan mencantumkan geotag lokasi tweet kita. Itu jauh lebih membantu daripada mengirimkan video yang sangat minim kemungkinan keberhasilannya.</p>
<p>Teman-teman di Twitter pun mulai mengusut, dan langsung ketahuan karena Ernest mengunggah videonya ke akun YouTube yang baru dibuat 12 Januari 2012. Lebih parah lagi, ternyata video itu diunggah dengan tag “getaway,” “MINI,” dan “Countryman.” Langsung tahu dong kalau ini ternyata hanyalah aksi promosi MINI. Sialnya, ketahuannya ini bukan bagian dari rencana <em>brand</em>. Ketahuannya karena kecerobohan <em>brand</em> sendiri. Lucunya, si pengunggah video lalu menghapus <em>tag </em>ini dari YouTube.</p>
<p>Jadilah Twitter pun penuh dengan cacian, ungkapan kekesalan setelah tahu ini hanya promosi belaka. Lihat pula semua yang berkomentar di <a href="http://www.youtube.com/watch?v=gM48MS4PdEY%20" target="_blank">YouTube</a>. Nggak ada komentar positif, dan lebih dari 90% menyatakan <em>dislikes</em>. Kreativitasnya di atas kertas memang keren, tapi tidak melulu yang keren di atas kertas berdampak positif saat diterapkan. Setuju sih dengan Mbak Alin yang menyatakan pendapatnya seperti ini:</p>
<blockquote class="twitter-tweet"><p>Org hilang, penculikan, pemerkosaan, penganiayaan gak boleh dijadikan topik campaign produk apapun. Gak etis!</p>
<p>&mdash; Angelina Rustandy (@dembul06) <a href="https://twitter.com/dembul06/status/157850468612177920" data-datetime="2012-01-13T15:44:19+00:00">January 13, 2012</a></p></blockquote>
<p><script src="//platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Masih banyak kok cara menarik perhatian audiens di <em>social media </em>tanpa menyinggung hal-hal di atas. Ernest pun akhirnya menghapus tweet-tweetnya. Mungkin ia menyesal? Entahlah. Semoga saja. Hal seperti ini juga bisa menjadi pembelajaran bagi individu yang diminta <em>brand </em>untuk mengkomunikasikan pesannya. Pesan yang berbau negatif bisa ikut menyeret individu untuk ikut terseret negatif juga. Seperti semalam, tidak banyak yang tahu kalau ini kampanye MINI. Yang jelek malah akhirnya nama Ernest sendiri, karena ia dianggap mengunggah video yang menipu <em>follower</em>-nya. <em>Brand </em>MINI sih selamat (karena toh memang belum terekspos lebih jauh), namun nama Ernest yang akhirnya dicap jelek.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2012/01/brand-mini-getaway.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4895" title="brand mini getaway" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2012/01/brand-mini-getaway.jpg" alt="" width="530" height="398" /></a></p>
<p>Semoga saja <a href="http://www.campaignbriefasia.com/2012/01/post-16.html%20" target="_blank"><em>advertising agency </em></a>yang bertanggung jawab terhadap kampanye MINI ini pun memikirkan cara untuk ikut pula mengembalikan nama baik Ernest. Entahlah bagaimana caranya. Kita tunggu saja.</p>
<p>Contoh Nokia, peti mati, JAK FM, dan MINI seharusnya bisa memberi pelajaran agar tidak ada lagi yang melakukan hal serupa di masa datang. Hindari menggunakan pesan yang berbau kriminalitas yang sukar dibedakan antara nyata atau bohongan. Jangan sampai nanti saat benar terjadi kejadian kriminal, lalu ada yang mereportasinya di <em>social media</em>, malah membuat audiensnya menjadi apatis karena menganggapnya sebagai berita bohong.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2012/01/14/maunya-sih-viral-video-tapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>40</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengirim Peti Mati Demi Buzz</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/06/06/mengirim-peti-mati-demi-buzz/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/06/06/mengirim-peti-mati-demi-buzz/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2011 09:31:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Living]]></category>
		<category><![CDATA[coffin]]></category>
		<category><![CDATA[publicity]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=4476</guid>
		<description><![CDATA[Di dunia daring ini menyebalkan ya. Ketinggalan beberapa jam saja sudah terasa basi. Termasuk berita ini nih. Baru bisa menulis sore hari, padahal berita hangatnya sudah berlalu tadi siang. Sejak tadi pagi ramai banget di Twitter, karena beberapa orang di kantornya menerima bingkisan peti mati. Awalnya dikira lelucon, tapi ketika semakin banyak yang melaporkan menerima, ternyata memang ada seseorang yang serius melakukannya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2011/06/petimati2.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Di dunia daring ini menyebalkan ya. Ketinggalan beberapa jam saja sudah terasa basi. Termasuk berita ini nih. Baru bisa menulis sore hari, padahal berita hangatnya sudah berlalu tadi siang. Sejak tadi pagi ramai banget di Twitter, karena beberapa orang di kantornya menerima bingkisan peti mati. Awalnya dikira lelucon, tapi ketika semakin banyak yang melaporkan menerima, ternyata memang ada seseorang yang serius melakukannya.</p>
<p>Sempat tadi usai <em>meeting </em>di salah satu <em>advertising agency </em>di Kelapa Gading, pas banget kantor tesebut kedatangan bingkisan serupa. Sebuah mobil jenasah parkir di depan kantor tersebut. Di dalamnya ada sekitar 4-5 peti berukuran panjang 1 meter. Salah satu peti memang ditujukan kepada petinggi <em>advertising agency </em>tersebut. Lalu sempat ngobrol dengan kurirnya, kalau ia masih harus mengantarkan 2 peti mati ke 2 pihak lagi. Sebelumnya ia telah mengantar ke beberapa tempat. Ada pihak yang mau menerima peti mati tersebut, ada yang tidak mau menerima.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/06/petimati2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4477" title="peti mati" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2011/06/petimati2.jpg" alt="" width="530" /></a></p>
<p>Saat perjalanan pulang dari <em>meeting</em>, sudah muncul berita di <a href=" http://www.detiknews.com/read/2011/06/06/120706/1653879/10/pengirim-peti-mati-dari-buzz-co-motifnya-strategi-pemasaran " target="_blank">Detik.com</a> tentang siapa pelaku di balik pengirimannya. Ringkasan berita hari ini juga bisa dibaca di <a href="http://www.thejakartaglobe.com/home/coffin-deliveries-spook-jakarta-newsrooms/445288 " target="_blank">Jakarta Globe</a>. Kok ya bisa, yang mengirimkannya ternyata adalah seseorang yang memang sudah bisa dibilang senior di dunia <em>marketing.</em>Kalau kenal dengan orangnya, pasti tahu kalau <a href="http://twitter.com/sumarketer" target="_blank">Sumardy</a> ini sejak setahun belakangan ini mencoba menawarkan konsep <em>marketing </em>barunya, yakni <em>word of mouth marketing</em>. Menurutnya, <em>marketing </em>dengan cara tradisional itu sudah mati, dan tidak relevan lagi di era sekarang. Sudah saatnya <em>brand </em>menggunakan cara baru, yang mengundang banyak orang untuk ramai membicarakannya.</p>
<p>Hari ini memang akan menjadi peluncuran perdana kantor baru dan buku terbarunya, yang memang spesialisasi di bidang tersebut. Katanya di Twitter pagi tadi, â€œ<em>If you&#8217;re not TALKABLE, you&#8217;re BORING. Let&#8217;s make a talkable monday! <img src='http://media-ide.bajingloncat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </em>â€ Memang apa yang diharapkannya benar-benar terjadi. Seharian ini semua orang membicarakan aksinya.</p>
<p>Sebagai seseorang yang mengaku â€œpakarâ€ <em>word of mouth</em>, bisa jadi ia sendiri tak menduga dampaknya bisa seheboh ini. Sialnya, masyarakat umum melihatnya sebagai kampanye negatif. Aksi ini pun akhirnya malah menjelekkan namanya sendiri. Apalagi kini sampai polisi mendatangi kantornya, menggiringnya ke polsek, bahkan menganggapnya sebagai <a href="http://www.detiknews.com/read/2011/06/06/151119/1654142/10/polisi-meski-trik-pemasaran-paket-peti-mati-merupakan-teror" target="_blank">aksi teror</a>.</p>
<p>Adalah sesuatu yang konyol saat membuat sebuah kampanye <em>marketing </em>yang berhubungan dengan keresahan masyarakat. Efek <em>buzz</em>-nya memang tinggi, tersebar dengan sangat cepat. Namun resikonya juga tinggi, karena besar kemungkinannya berbalik menyerang diri sendiri.</p>
<p>Nah, sekarang tunggu saja apa aksi selanjutnya dari Sumardy dan kantor barunya ini. Kalau memang ia pakar <em>word of mouth</em>, seharusnya ia bisa mengubah yang negatif menjadi positif. Aksi yang pastinya akan sangat sulit, karena sudah banyak orang yang tersakiti dan tersinggung setelah melihat peti-peti mati itu langsung ada di hadapannya.</p>
<p>Baca juga artikel <a href="http://theunspunblog.com/2011/06/06/coffins-delivered-to-your-doorstep-effective-viral-campaign-or-bad-taste/" target="_blank">blog Unspun</a> yang langsung menerima peti mati serupa di kantornya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2011/06/06/mengirim-peti-mati-demi-buzz/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sarah Aprilia, Siapakah Dia?</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/09/04/sarah-aprilia-siapakah-dia/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/09/04/sarah-aprilia-siapakah-dia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 10:05:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[microblog]]></category>
		<category><![CDATA[plurk]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2772</guid>
		<description><![CDATA[â€œButuh guru ke rumah?â€ Di sebelah tulisan itu terlihat seorang wanita cantik bernama Sarah Aprilia menawarkan jasanya. Terpampang nomor telpon dan email si Sarah. Poster ini ditempel di beberapa SMA di Jakarta. Kalau Anda menelpon nomor tersebut, akan ada pesan dengan suara seksi, â€œHalo, aku lagi nggak bisa angkat telpon. Tinggalin pesan aja, yah.â€ Untuk email, silakan coba saja. Tadi sempat coba untuk di-<em>add</em> sebagai YM, tapi gagal. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2009/09/sarah-aprilia-8.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2009/09/sarah-aprilia.jpg"><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2009/09/sarah-aprilia-300x225.jpg" alt="sarah aprilia" title="sarah aprilia" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-2773" /></a>â€œButuh guru ke rumah?â€ Di sebelah tulisan itu terlihat seorang wanita cantik bernama Sarah Aprilia menawarkan jasanya. Terpampang nomor telpon dan email si Sarah. Poster ini ditempel di beberapa SMA di Jakarta. </p>
<p>Kalau Anda menelpon nomor tersebut, akan ada pesan dengan suara seksi, â€œHalo, aku lagi nggak bisa angkat telpon. Tinggalin pesan aja, yah.â€ Untuk email, silakan coba saja. Tadi sempat coba untuk di-<em>add</em> sebagai YM, tapi gagal. </p>
<p>Beredar pula video di YouTube yang isinya 2 orang anak cowok yang kesengsem melihat si guru dari atas, apalagi saat si guru menyibakkan rambutnya. Videonya bisa dilihat berikut ini.</p>
<p><object width="425" height="344"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/45jGFMXEE9g&#038;color1=0xb1b1b1&#038;color2=0xcfcfcf&#038;feature=player_embedded&#038;fs=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowScriptAccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/45jGFMXEE9g&#038;color1=0xb1b1b1&#038;color2=0xcfcfcf&#038;feature=player_embedded&#038;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" allowScriptAccess="always" width="425" height="344"></embed></object></p>
<p>Isu tentang dirinya hangat menjadi pembicaraan di forum Kaskus. Bahkan muncul pula di <a href="http://ridu.web.id/2009/09/04/sarah-aprilia-guru-les-fenomenal/" target="_blank">beberapa</a> <a href="http://www.bloggerceria.com/2009/09/profil-dan-foto-sarah-aprilia-guru-les.html" target="_blank">blog</a>. <a href="http://www.plurk.com/search#q=sarah aprilia" target="_blank">Plurk</a> dan <a href="http://search.twitter.com/search?q=sarah+aprilia" target="_blank">Twitter</a> pun ramai membicarakannya. Oh ya, si Sarah Aprilia ini sendiri punya akun di <a href="http://www.plurk.com/sarah_aprilia" target="_blank">Plurk</a> dan <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1806994220" target="_blank">Facebook</a>. Ia juga cukup rajin meng-<em>update status</em>-nya di Plurk. Begitu aktifnya Sarah di <em>social media</em>, sehingga cukup yakin kalau ini adalah praktik viral <em>brand</em> tertentu. Hanya saja, <em>brand</em> apa?</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2009/09/sarah-aprilia-2.jpg"><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2009/09/sarah-aprilia-2-300x225.jpg" alt="sarah aprilia 2" title="sarah aprilia 2" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-2774" /></a>Kalau dari kasak-kusuk cari dan tanya sana-sini, kemungkinan besar ini adalah aksi dari Axe. Ingat kampanye Axe dengan bintang Asmirandah? Ciri-cirinya khas sekali terlihat di sini, dari pendekatan wanita cantik pintar terhadap cowok yang nggak PD. Plus aksi pesan suara bila mengontak nomor telpon yang disebutkan. Lalu siapa Sarah Aprilia sebenarnya? Katanya sih sebenarnya ia adalah salah satu partisipan Putri Indonesia tahun lalu, dari Sumatra Utara, dengan nama asli <a href="http://www.facebook.com/raline.r.shah" target="_blank">Raline Rahmat Shah</a>.  </p>
<p>Terlepas dari Sarah Aprilia ini adalah karakter fiktif atau bukan, aksinya di <em>social media</em> benar-benar luar biasa. Lihat saja para pengguna Plurk yang bertanya jawab dengannya. Kita tunggu saja, apakah benar <em>brand</em> Axe yang berada di baliknya? Ataukah memang ternyata Sarah Aprilia ini benar seorang guru asli dan bukan buatan siapapun.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/09/04/sarah-aprilia-siapakah-dia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>48</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Di Mana Laura?</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/02/17/di-mana-laura/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/02/17/di-mana-laura/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 12:26:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[cinema]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[microsite]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/?p=2270</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini dapat kiriman pesan dari beberapa teman di Plurk, yang merujuk <a href="http://dimanalaura.com" target="_blank">situs ini</a>. Halaman muka situs itu menampilkan informasi tentang seorang anak bernama Laura Ayuningtyas yang hilang. Bagi siapa yang menemukannya, harap memberitahukan ibunya, Rini Ayuningtyas di suatu alamat email. Yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang proses pencarian Laura juga bisa mengisi nama dan email di tempat yang disediakan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2009/02/dimanalaura0.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Hari ini dapat kiriman pesan dari beberapa teman di Plurk, yang merujuk <a href="http://dimanalaura.com" target="_blank">situs ini</a>. Halaman muka situs itu menampilkan informasi tentang seorang anak bernama Laura Ayuningtyas yang hilang. Bagi siapa yang menemukannya, harap memberitahukan ibunya, Rini Ayuningtyas di suatu alamat email. Yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang proses pencarian Laura juga bisa mengisi nama dan email di tempat yang disediakan.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2009/02/dimanalaura1.jpg"><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2009/02/dimanalaura1.jpg" alt="" title="dimanalaura1" width="460" height="354" class="alignnone size-full wp-image-2272" /></a></p>
<p>Untuk yang tak biasa melihat situs seperti ini, nggak akan menduga kalau sebenarnya situs ini adalah bagian dari upaya <em>viral </em>yang dilakukan film <a href="http://therealpocong.com/" target="_blank">The Real Pocong</a>. Terlepas dari judul film pocong yang mulai makin menggelikan dan tidak kreatif ini, upaya membangun <em>awareness </em>film ini terlihat unik. Meski sayang juga, misteri hilangnya Laura langsung dijawab dengan terlalu sederhana: â€œ<em>Ternyata Laura Diculik Pocong</em>â€ melalui situs The Real Pocong. Rasanya akan lebih keren kalau misteri ini tidak usah dijawab, dan biarkan penonton menyimak jawaban misteri ini di filmnya.</p>
<p><em>Viral </em>ternyata juga berjalan melalui Facebook, melalui profil fiktif <a href="http://www.facebook.com/profile.php?sid=c70765c54c7dde65bcbd83706c4dd5aa&#038;id=1214644492" target="_blank">Rini Ayuningtyas</a>, yang statusnya berisikan keluhan Rini akan hilangnya Laura sejak Senin kemarin.</p>
<p>Tambahan, dulu film Pocong 2 pun niat promosinya loh. Baca tulisan masa lalu Media Ide <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2006/12/18/pocong-2-versi-web/" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2009/02/dimanalaura2.jpg"><img src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/uploads/2009/02/dimanalaura2.jpg" alt="" title="dimanalaura2" width="460" height="307" class="alignnone size-full wp-image-2273" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2009/02/17/di-mana-laura/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Viral Berbeda dengan Spam</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/10/24/viral-berbeda-dengan-spam/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/10/24/viral-berbeda-dengan-spam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 01:41:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[axe]]></category>
		<category><![CDATA[markplus]]></category>
		<category><![CDATA[new wave marketing]]></category>
		<category><![CDATA[privacy]]></category>
		<category><![CDATA[spam]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/10/24/viral-berbeda-dengan-spam/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Beberapa hari lalu di Plurk muncul komentar kesal kalau beberapa orang menerima sebaran email dari Axe. Mereka heran untuk apa sih Axe kirim-kirim seperti ini. Mereka pun heran darimana Axe mendapatkan alamat email mereka. Memang, apa yang dilakukan <em>brand </em>Axe dengan menyebar email kepada orang-orang secara asal ini bukanlah <em>viral</em>. Ini&#160;jelas-jelas <em>spam</em>. Tak berbeda dengan apa yang dilakukan para penjual Cailis, Viagra, atau MLM <em>online</em>. Hehe, apa Axe mau disamakan dengan mereka?</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2008/11/virus.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><img class="floatright" title="Viral - Spam" alt="Viral - Spam" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/image/virallogo.gif" border="0" />Beberapa hari lalu di Plurk muncul komentar kesal kalau beberapa orang menerima sebaran email dari Axe. Mereka heran untuk apa sih Axe kirim-kirim seperti ini. Mereka pun heran darimana Axe mendapatkan alamat email mereka. Memang, apa yang dilakukan <em>brand </em>Axe dengan menyebar email kepada orang-orang secara asal ini bukanlah <em>viral</em>. Ini&nbsp;jelas-jelas <em>spam</em>. Tak berbeda dengan apa yang dilakukan para penjual Cailis, Viagra, atau MLM <em>online</em>. Hehe, apa Axe mau disamakan dengan mereka?</p>
<p>Terkadang pihak <em>advertising agency </em>sendiri masih salah kaprah dengan istilah <em>viral</em>. <em>Viral </em>itu proses, dan bukan media. Mereka sering &#8216;menjual&#8217; ke kliennya, berargumen kalau <em>viral </em>itu berbiaya murah. Tinggal sebarkan via email atau milis, nanti pasti penerima email akan mengklik tautan dan masuk ke situs si <em>brand</em>. Kalau 1-2 tahun lalu mungkin hal itu masih berlaku. Sekarang konsumen kan sudah cerdas. Semakin banyak pengirim serupa seperti itu, semakin banyak pula email yang masuk ke tempat sampah.</p>
<p><em>Viral </em>bukan sekedar mengirim email belaka. Yang pertama harus diperhatikan, akan dikirim ke alamat email mana saja dan apakah si penerima sudah menyatakan kesediaannya untuk menerima email seperti itu. Apakah <em>database </em>alamat email itu didapat dengan membelinya dari pihak ketiga? Perlu ditanyakan lebih dahulu ke pihak ketiga ini, bagaimana metode mereka mengumpulkan alamat email.</p>
<p>Bisa jadi mereka hanya sekedar mengumpulkan alamat email kontak dari setiap blog atau milis saja. Mereka tidak menanyakan ulang ke pemilik email bersangkutan tentang kesediaan mereka menerima informasi iklan baik dari pihak ketiga itu maupun dari pihak lain yang bekerja sama dengan pihak ketiga itu. Kalau tidak ada proses ini, apa yang mereka lakukan adalah <em>harvesting</em>, dan ini adalah kegiatan yang melanggar <em>privacy </em>pemilik email.</p>
<p><span id="more-469"></span>
<p>Lalu, bagaimana caranya <em>brand </em>bisa mendapatkan data email yang valid dan tidak berefek <em>spam</em>? Banyak caranya. Misalnya, bila <em>brand </em>selalu melakukan kegiatan <em>below the line</em>, manfaatkan ini untuk mendapatkan pula alamat email target. Pastikan juga pemilik email setuju untuk berlangganan pesan dari <em>brand </em>baik itu dalam format surat, email, ataupun SMS. Jika mereka tidak setuju, hargai pendapat mereka, dan langsung coret data mereka dari <em>database</em>. </p>
<p>Cara lainnya, adalah dengan melakukan inisiasi awal memasang iklan besar-besaran dengan iming-iming hadiah. Saat pengunjung mendaftar dan berpartisipasi dalam kuis atau permainan yang disediakan oleh situs <em>brand</em>, sediakan opsi serupa seperti di atas. Berikan juga fasilitas agar pengunjung bisa keluar sewaktu-waktu dari <em>database</em>. Cara ini memang mahal di awal, namun akan menjadi lebih murah saat kampanye <em>brand </em>berlanjut di kemudian hari, karena upaya <em>brand </em>untuk mengakuisis pengunjung baru semakin sedikit.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Kalau merunut teori </span><em><a href="http://www.markplusinc.com/NWMC/" target="_blank">New Wave Marketing</a></em><span>-nya Hermawan Kartajaya, pemilik </span><em>brand </em><span>harus terlebih dahulu melakukan tahapan </span><em><a href="http://kompas.com/read/xml/2008/10/27/06063924/confirm.or.ignore" target="_blank">confirming</a></em><span>. </span><em>Brand </em><span>sebaiknya mengecek terlebih dahulu apakah si pemilik email sudi menerima email tersebut. Kalau si pemilik email merasa isi email itu tidak relevan dengannya, ia tentu akan menolak. Jika ini dipaksakan, maka yang dilakukan </span><em>brand </em><span>hanyalah kegiatan </span><em>spam</em><span> belaka.</span></p>
<p>Menyebarkan informasi tentang situs suatu <em>brand </em>melalui email tidak lantas bisa disebut sebagai <em>viral</em>. <em>Viral </em>itu sebuah proses dimana orang membicarakannya di ranah <em>online</em>, entah itu di blog, forum, jejaring sosial, dll. Sekarang caranya, adalah bagaimana men-<em>trigger </em>sehingga pembicaraan itu muncul, dan terjadi secara positif. Apa yang dilakukan Axe kemarin (serta banyak <em>brand </em>lainnya mungkin) memang menjadi pembicaraan tapi efek yang ditimbulkan negatif.</p>
<p align="left">Jadi, mohon demi kebaikan <em>brand </em>Anda juga, pastikan <em>advertising agency </em>yang mengelola <em>brand </em>Anda tahu bedanya antara <em>viral </em>dan <em>spam</em>. Kalau mereka nggak mengerti, mungkin Anda harus cari pihak lain yang bisa membantu Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/10/24/viral-berbeda-dengan-spam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ucapan Lebaran Versi Bakmie GM dan Pertamina</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/10/08/ucapan-lebaran-versi-bakmie-gm-dan-pertamina/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/10/08/ucapan-lebaran-versi-bakmie-gm-dan-pertamina/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 12:53:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Creative Works]]></category>
		<category><![CDATA[bakmie gajah mada]]></category>
		<category><![CDATA[idul fitri]]></category>
		<category><![CDATA[interactive]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[print ad]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/10/08/ucapan-lebaran-versi-bakmie-gm-dan-pertamina/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Sebetulnya sudah diniatkan dari awal sebelum Lebaran untuk mengumpulkan iklan-iklan lucu dan menarik seputar Idul Fitri yang dipersembahkan oleh suatu <em>brand</em> melalui media cetak dan internet. Begitu libur datang, langsung lupalah sudah semua niat itu. :-)</p><p>Namun sebelum libur Lebaran, di koran Kompas sempat ditemukan ucapan menarik dari Bakmie Gajah Mada. Lihat saja iklan cetaknya yang lucu di bawah ini. Hihi, kalau bisa mengucapkan maaf sekaligus sombong, kenapa nggak? </p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2008/11/bakmiegm.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Sebetulnya sudah diniatkan dari awal sebelum Lebaran untuk mengumpulkan iklan-iklan lucu dan menarik seputar Idul Fitri yang dipersembahkan oleh suatu <em>brand</em> melalui media cetak dan internet. Begitu libur datang, langsung lupalah sudah semua niat itu. <img src='http://media-ide.bajingloncat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Namun sebelum libur Lebaran, di koran Kompas sempat ditemukan ucapan menarik dari Bakmie Gajah Mada. Lihat saja iklan cetaknya yang lucu di bawah ini. Hihi, kalau bisa mengucapkan maaf sekaligus sombong, kenapa nggak? </p>
<p align="center"><img title="Bakmie GM" alt="Bakmie GM" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/image/bakmiegm.jpg" border="0" /></p>
<p>Di ranah maya, Pertamina sempat pula membuat <em>viral </em>ucapan Lebaran, yang disebar via email. Di <em>viral </em>ini, Anda diminta menuliskan nama-nama orang yang pernah berbuat salah kepada Anda dalam waktu 30 detik. Untuk mencobanya, silakan langsung saja unduh <em>file</em>-nya di <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/widget/pertaminalebaran/pertaminalebaran.zip" target="_self">sini</a> (510 LB). </p>
<p align="center"><img title="Pertamina" alt="Pertamina" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/image/pertaminalebaran.jpg" border="0" /></p>
<p>Artikel lalu yang relevan:</p>
<ul>
<li><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2008/10/05/kartu-lebaran-gratis/" target="_blank">Kartu Lebaran Gratis</a> </li>
<li><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2008/09/30/mohon-maaf-lahir-dan-batin-1-syawal-1429-h/" target="_self">Mohon Maaf Lahir dan Batin 1 Syawal 1429 H</a> </li>
<li><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2008/07/18/pertamina-pasti-pas-viral/" target="_self">Pertamina Pasti Pas <em>Viral</em></a> </li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/10/08/ucapan-lebaran-versi-bakmie-gm-dan-pertamina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertamina Pasti Pas Viral</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/07/18/pertamina-pasti-pas-viral/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/07/18/pertamina-pasti-pas-viral/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 01:21:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<category><![CDATA[widget]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/07/18/pertamina-pasti-pas-viral/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kalau ini sebaran <em>viral </em>dari Pertamina. Temanya tentang 'Pasti Pas' dimana di beberapa pom bensin yang ditunjuk, Pertamina menjamin kalau takaran dan pengukuran isi bensin selalu pas. Seperti <em>viral </em>lainnya, ini hanya <em>teaser </em>yang merujuk ke situs Pertamina Pasti Pas yang sudah ada lebih dulu. <em>Viral </em>bisa diunduh di <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/file/pertaminapastipas.zip">tautan ini</a>, sementara <em>preview widget</em>-nya bisa dilihat di bawah. </p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2008/11/pertamina.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Kalau ini sebaran <em>viral </em>dari Pertamina. Temanya tentang &#8216;Pasti Pas&#8217; dimana di beberapa pom bensin yang ditunjuk, Pertamina menjamin kalau takaran dan pengukuran isi bensin selalu pas. Seperti <em>viral </em>lainnya, ini hanya <em>teaser </em>yang merujuk ke situs Pertamina Pasti Pas yang sudah ada lebih dulu. <em>Viral </em>bisa diunduh di <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/file/pertaminapastipas.zip">tautan ini</a>, sementara <em>preview widget</em>-nya bisa dilihat di bawah. </p>
<p><script type="text/javascript" src="http://widgetserver.com/syndication/subscriber/InsertWidget.js?appId=089ba124-a456-449d-a638-97981f83a1a7"></script><noscript><a href="http://www.widgetbox.com/widget/pertamina-pasti-pas">Ambil widget ini</a></noscript></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/07/18/pertamina-pasti-pas-viral/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Untuk Sunsilk, Hati-hati Kalau Kirim Mail Blast</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/07/02/untuk-sunsilk-hati-hati-kalau-kirim-mail-blast/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/07/02/untuk-sunsilk-hati-hati-kalau-kirim-mail-blast/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 09:54:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[email]]></category>
		<category><![CDATA[privacy]]></category>
		<category><![CDATA[spam]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/07/02/untuk-sunsilk-hati-hati-kalau-kirim-mail-blast/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Akhirnya kejadian juga deh. Secara rutin, biasanya situs <a href="http://www.circleofbeauty.net/" target="_blank">Sunsilk <em>Circle of Beauty</em></a> mengirimkan <em>newsletter</em>. Isinya pemberitahuan seputar info situs dan aktivitas Sunsilk yang terbaru. Hanya saja, siang ini terjadi &#34;kecelakaan.&#34; Entah kenapa, admin situs mengirimkan <em>newsletter </em>kosong, tanpa judul, dan berulang-ulang.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2008/11/email2.gif" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Akhirnya kejadian juga deh. Secara rutin, biasanya situs <a href="http://www.circleofbeauty.net/" target="_blank">Sunsilk <em>Circle of Beauty</em></a> mengirimkan <em>newsletter</em><span>. Isinya pemberitahuan seputar info situs dan aktivitas Sunsilk yang terbaru. Hanya saja, siang ini terjadi &quot;kecelakaan.&quot; Entah kenapa, admin situs mengirimkan </span><em>newsletter </em><span>kosong, tanpa judul, dan berulang-ulang.</span></p>
<p>Para penerima <em>newsletter </em>pun kebingungan. &quot;Kecelakaan&quot; lebih besar pun terjadi, saat salah seorang penerima yang kebingungan membalas <em>email </em>tersebut. Anehnya, <em>newsletter </em>kosong itu ternyata bisa di-<em>reply </em><span>(bukankah seharusnya </span><em>newsletter </em>itu satu arah?). Akhirnya, terjadi deh kejadian lebih lucu. Semua orang saling <em>reply </em>satu sama lain, seperti layaknya milis di yahoogroups atau googlegroups. </p>
<p>Nggak terbayangkan, bila pada saat pengiriman <em>newsletter </em>kosong itu ditujukan (misalnya) untuk 500 orang. Lalu satu orang membalasnya lagi ke 500 anggota lainnya, dan demikian seterusnya. Nggak kebayang di sore hari akan banyak orang yang mengumpat karena <em>mailbox</em>-nya dipenuhi oleh banyak <em>email junk</em>, yang semuanya terinisasi dari situs <em>brand </em>terkenal.</p>
<p>Hanya saja, ada sedikit keanehan. Mungkin karena kebanyakan penerima <em>email </em>tidak terlalu paham konsep <em>mail blast </em>atau <em>newsletter</em>, sebagian dari mereka malah menganggap &quot;kecelakaan&quot; ini sebagai media milis baru. Nggak heran, makanya beberapa dari penerima lalu saling berkenalan. Nggak tau deh ini, apakah ini musibah atau berkah untuk <em>brand </em>Sunsilk? Padahal ini lagi masanya si <em>brand </em>promo <a href="http://indonesia.gangofgirls.com/" target="_blank">kampanye terbaru</a> loh. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/07/02/untuk-sunsilk-hati-hati-kalau-kirim-mail-blast/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Microsite Indonesia di Pertengahan Juni Ini</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/06/18/microsite-indonesia-di-pertengahan-juni-ini/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/06/18/microsite-indonesia-di-pertengahan-juni-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 15:35:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[axe]]></category>
		<category><![CDATA[biore]]></category>
		<category><![CDATA[microsite]]></category>
		<category><![CDATA[mizone]]></category>
		<category><![CDATA[relaxa]]></category>
		<category><![CDATA[softex]]></category>
		<category><![CDATA[telkom]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/06/18/microsite-indonesia-di-pertengahan-juni-ini/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Daripada dibahas setiap <em>microsite </em>per <em>posting</em>, mendingan dijabarin saja semua deh sekaligus di sini. Info tentang <em>microsite </em>ini didapat sebagian dari kiriman <em>email </em>dari milis dan orang tak dikenal (hehe, <em>spam</em> bukan itu namanya?). Ada pula yang didapat dari bisikan orang-orang <em>advertising agency</em>. Ada pula yang didapat karena melihat <em>banner</em>-nya di suatu situs.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2008/11/microsite-jadi100persenkamu.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p>Daripada dibahas setiap <em>microsite </em>per <em>posting</em>, mendingan dijabarin saja semua deh sekaligus di sini. Info tentang <em>microsite </em>ini didapat sebagian dari kiriman <em>email </em>dari milis dan orang tak dikenal (hehe, <em>spam</em> bukan itu namanya?). Ada pula yang didapat dari bisikan orang-orang <em>advertising agency</em>. Ada pula yang didapat karena melihat <em>banner</em>-nya di suatu situs.</p>
<ul>
<li><em><a href="http://www.waaxe.org/" target="_blank"><strong>We Are Afraid of Axe Effect</strong></a></em></li>
</ul>
<p><img class="floatleft" title="We Are Afraid of Axe Effect" alt="We Are Afraid of Axe Effect" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/image/microsite-waaxe.jpg" border="0" />Mudah-mudahan situs ini hanya <em>teaser </em>saja, sambil menunggu versi <em>real</em>-nya yang katanya <em>launch </em>1 Juli 2008. Soalnya, info yang ditawarkan sekarang rasanya biasa saja. Format blog, mengambil cuplikan-cuplikan video Axe dari YouTube, dikasih komentar, sehingga berkesan itu komentar seorang cewek yang takut akan efek Axe. Isinya pun nggak lebih kreatif daripada isi sebuah blog pribadi. </p>
<p>Seorang pribadi (bukan tim) yang sudah terbiasa membuat dan menulis blog, akan bisa membuat situs ini jauh lebih bagus daripada kondisi situs sekarang. Makanya, mudah-mudahan ini hanya <em>teaser </em>saja, sebelum aksi nyata Axe di 1 Juli. Malu ah kalau biasa-biasa saja. Situs Axe di luar negeri keren-keren loh.</p>
<ul>
<li><a href="http://www.sweetyuntukcitacita.com/" target="_blank"><strong>Sweety untuk Cita-cita</strong></a></li>
</ul>
<p><img class="floatleft" title="Sweety untuk Cita-cita" alt="Sweety untuk Cita-cita" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/image/microsite-sweety.jpg" border="0" />Situs sederhana dari Sweety, produk dari Softex Indonesia. Saking sederhananya, masih ada pilihan masuk ke dalam situs, Flash atau HTML. Hmm, seperti era dulu kala ya? Isi situs versi Flash pun biasa saja. Bukan sesuatu yang spesial sehingga harus di-<em>flash</em>-kan. Lalu, apa perlunya pakai Flash? </p>
<p>Di situs ini ditampilkan pula tautan ke halaman Tips. Herannya, tautan ini menuju <a href="http://indofamily.net/women/" target="_blank">keluar situs</a>, yang kelihatannya adalah milik si pembuat situs, dan tidak ada relevansinya dengan <em>brand </em>Sweety. Aneh bukan?</p>
<ul>
<li><strong>Relaxazone</strong> (bisa masuk via <a href="http://www.relaxazone.com/" target="_blank">Relaxazone.com</a> atau <a href="http://www.zonague.com/" target="_blank">Zonague.com</a>)</li>
</ul>
<p><img class="floatleft" title="Relaxazone" alt="Relaxazone" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/image/microsite-relaxazone.jpg" border="0" />Situs ini cukup oke, karena upaya mengembangkan komunitasnya terlihat lumayan sukses. Targetnya memang ke siswa-siswa sekolah. Fitur <em>Care &amp; Share </em>juga menarik. Setiap anggota bisa curhat, dan akan ditanggapi oleh anggota lainnya. Pakar pun juga kadang ikut terlibat membahas masalah curhat. </p>
<p>Yang terlihat sepintas dari situs ini, sepertinya Relaxa mencoba menjadi portalnya anak muda. Membuat sebuah portal dengan segala info itu adalah upaya ambisius. Sangat berbeda dengan membuat <em>microsite </em>untuk kampanye pendek 2-3 bulan. Namun kalau memang Relaxa mau membuat hal seperti ini, sebaiknya bersiap untuk program jangka panjang (tidak hanya setahun).</p>
<ul>
<li><a href="http://www.semuabisabicara.com/" target="_blank"><strong>Semua Bisa Bicara</strong></a>
<div /></li>
</ul>
<p><em><img class="floatleft" title="Semua Bisa Bicara" alt="Semua Bisa Bicara" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/image/microsite-semuabisabicara.jpg" border="0" />Microsite </em>dari Telkom ini sebagai bagian dari upaya promo Speedy ke pengguna internet. Ide menariknya adalah permainan membuat balon kata, dimana kita bebas menuliskan kata-kata apapun. Gambar bisa menggunakan <em>library </em>yang sudah ada, atau kita bisa mengunggahnya sendiri. </p>
<ul>
<li><a href="http://www.jadi100persenkamu.com/" target="_blank"><strong>Jadi 100 Persen Kamu</strong></a></li>
</ul>
<p><img class="floatleft" title="Jadi 100 Persen Kamu" alt="Jadi 100 Persen Kamu" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/image/microsite-jadi100persenkamu.jpg" border="0" />Mizone makin sering berkampanye <em>online </em>ya? Belum lama berselang situs Jadi 100 Persen Kamu ini sudah berganti wajah kembali. Situs <em>full flash</em> dengan ukuran hampir 600 KB ini mencoba <em>inline </em>dengan tema TVC dan iklan cetaknya. Mizone membuat 3 karakter dengan personifikasi berbeda-beda, Mibody, Mimind, dan Mimood. Setiap karakter menampilkan tipsnya sendiri-sendiri. Animasi intronya pun cukup oke. </p>
<p>Sekedar masukan, mungkin perlu ditambahan tombol <em>on/off </em>untuk audio. Bisa gila kalau harus mendengar <em>music loop </em>itu terus-menerus. Sebaiknya desain juga mempertimbangkan layar <em>widescreen </em>yang kini sudah banyak dipakai para pengguna <em>notebook</em>. Kalau dilihat di <em>widescreen</em>, terlihat desain terpotong di kiri dan kanan layar.</p>
<ul>
<li><em><a href="http://www.mensthing.info/" target="_blank"><strong>Men&#8217;s Thing</strong></a></em></li>
</ul>
<p><img class="floatleft" title="Men's Thing" alt="Men's Thing" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/image/microsite-mensthing.jpg" border="0" />Desain situs Biore untuk pria ini menarik secara grafis. <em>Branding </em>dari Men&#8217;s Biore terlihat kuat menjadi bagian dari desain. Penggunaan foto sebagai tips juga menarik. Hanya saja mungkin karena kuisnya belum ada, belum ada yang menjadi pengikat agar pengunjung mau datang kembali ke situs ini.&nbsp; Atau, konten tipsnya bisa semakin diperbanyak dan dijalin dengan fitur RSS dan komentar, agar pengunjung lebih tertarik untuk datang ke situs ini lagi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hmm, sudah <strong>6 <em>microsite </em>kampanye</strong> tuh. Ada <em>brand </em>lain yang berkampanye, tapi belum disebut? Cerita-cerita donk! Tapi jangan takut dikritik ya&#8230;</p>
<p>Artikel lalu yang relevan:</p>
<ul>
<li><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2008/04/27/apa-yang-viral-minggu-kemarin/" target="_self">Apa Yang <em>Viral</em> Minggu Kemarin?</a> </li>
<li><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2006/03/11/axe-di-internet-ii/" target="_self">Axe di Internet II</a> </li>
<li><a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2006/02/24/axe-di-internet/" target="_self">Axe di Internet</a> </li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/06/18/microsite-indonesia-di-pertengahan-juni-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kalau Nggak Dapat Pasangan, Cium Monitor Saja</title>
		<link>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/05/06/kalau-nggak-dapat-pasangan-cium-monitor-saja/</link>
		<comments>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/05/06/kalau-nggak-dapat-pasangan-cium-monitor-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 05:12:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra Satvika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Branding]]></category>
		<category><![CDATA[microsite]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://media-ide.bajingloncat.com/2008/05/06/kalau-nggak-dapat-pasangan-cium-monitor-saja/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Setidaknya, itu yang ditangkap dari kampanye nyeleneh terbaru dari Mentos di luar sana. Kunjungi saja situsnya, <a href="http://www.mentoskisscam.com/" target="_blank">Mentos Kiss Cam</a>, untuk melihat film interaktif garapan terbaru dari Mentos ini. Untuk menikmati situs ini, Anda sekalian harus punya <em>webcam </em>dan internet berkecepatan tinggi. Kalau nggak, ya mohon maaf, berarti situs beride gila ini nggak bisa Anda nikmati.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
	<img src="wp-content/uploads/2008/11/mentoskisscam1.jpg" alt="This image has no alt text" />
	</p><p><img class="floatleft" title="Mentos Kiss Cam" alt="Mentos Kiss Cam" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/image/mentoskisscam1.jpg" border="0" />Setidaknya, itu yang ditangkap dari kampanye nyeleneh terbaru dari Mentos di luar sana. Kunjungi saja situsnya, <a href="http://www.mentoskisscam.com/" target="_blank">Mentos Kiss Cam</a>, untuk melihat film interaktif garapan terbaru dari Mentos ini. Untuk menikmati situs ini, Anda sekalian harus punya <em>webcam </em>dan internet berkecepatan tinggi. Kalau nggak, ya mohon maaf, berarti situs beride gila ini nggak bisa Anda nikmati.</p>
<p>Pertama kali, pilih cowok atau cewek yang ingin Anda cium. Kalau pilih cewek, nanti Anda akan menyaksikan seorang cewek seksi berbikini keluar dari laut dan berjalan menuju Anda. Anda harus memberinya permen Mentos terlebih dahulu. Izinkan situs ini mengakses <em>webcam </em>Anda, lalu Anda pun bisa berinteraksi dengan si cewek. Interaksinya? Ya dengan ciuman donk! Silakan cium-cium monitor Anda sepuas mungkin, untuk melihat reaksi si cewek. Psst.. Lihat kiri kanan dulu sebelum melakukan hal ini, nanti Anda dikira gila lagi.</p>
<p>(Kalau nggak mau dibilang gila, <em>webcam </em>Anda bisa ditutupi dengan kertas saja. Nggak usah Anda cium-cium monitor segala. Kecuali kalau memang Anda ingin, ya monggo saja).</p>
<p align="center"><img title="Mentos Kiss Cam" alt="Mentos Kiss Cam" src="http://media-ide.bajingloncat.com/wp-content/files/image/mentoskisscam2.jpg" border="0" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://media-ide.bajingloncat.com/2008/05/06/kalau-nggak-dapat-pasangan-cium-monitor-saja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

